Claim Missing Document
Check
Articles

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN WAKAF PADA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) RIAU Syahrudin, Syahrudin; Afif, Mufti; Tianti Mudi Awalia, Fadhila; Kamaluddin, Imam; Rusli, Lathiefa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 4 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i4.1700-1706

Abstract

Pengelolaan wakaf merupakan aspek penting dalam mendukung keberlanjutan ekonomi pesantren. Namun, keterbatasan pemahaman dan kemampuan para nazhir wakaf sering menjadi hambatan dalam memanfaatkan potensi aset wakaf secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan wakaf pada Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Riau melalui metode survei, pre-test, dan post-test. Program ini diawali dengan identifikasi tingkat pemahaman awal para mitra dan diikuti dengan pelatihan interaktif, FGD, serta studi praktek pengelolaan aset wakaf yang produktif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman mitra tentang konsep dasar, hukum, dan teknik pengelolaan wakaf. Mitra mampu mengidentifikasi peluang pengembangan wakaf produktif dan menyusun rencana pengelolaan aset secara lebih strategis. Peningkatan ini tercermin dari perbandingan hasil pre-test dan post-test, serta tingginya partisipasi dalam diskusi yang menghasilkan ide-ide inovatif pada pengembangan pesantren mitra. Monitoring dan evaluasi juga menunjukkan komitmen mitra untuk mengimplementasikan hasil pelatihan, termasuk penyebarluasan pengetahuan tentang wakaf kepada masyarakat luas. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan pendekatan pendidikan berbasis aksi, potensi wakaf dapat dimanfaatkan secara lebih maksimal untuk pemberdayaan ekonomi umat. Hal ini memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan literasi wakaf, pembentukan agen literasi, dan penguatan posisi wakaf sebagai instrumen keuangan syariah yang strategis pada pesantren. Dengan keberlanjutan program, diharapkan pesantren di Riau mampu menjadi pusat pengelolaan wakaf yang inovatif dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Bullish and Bearish Strategies Based on Technical Analisys: MACD, RSI, and SO JII30 2025 Miftahul Huda; Mufti Afif; Ahmad Suminto; Amelia Putri Arizka Zaharani
Journal of Economics, Law, and Humanities Vol. 4 No. 2 (2025): Economics, Law, and Humanities
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jelhum.v4i2.5282

Abstract

The purpose of this study is to enhance public literacy in the use of Islamic investment applications to prevent fraud and minimize losses in stock trading. Along with global technology advancement, trading activities have become more effective and efficient, requiring individuals to be financially literate in managing their assets. One productive financial management strategy is investment in the Islamic capital market, which allows funds to grow without violating Sharia principles such as gharar and maisir. This study employs a descriptive qualitative method by analyzing time series data over six months, from January to June 2025. The data were analyzed using three technical indicators: Moving Average Convergence Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), and Stochastic Oscillator (SO), to determine bullish and bearish positions in stock trading. The findings indicate that using a single technical indicator is ineffective in providing accurate buy and sell signals. In contrast, combining all three indicators proves to be more effective in improving the accuracy of technical analysis and supporting investment decisions that comply with Sharia principles. This research is expected to serve as a reference for novice investors to understand the importance of financial literacy and the application of technical analysis in Islamic stock investments.
Bridging Waqf and Sukuk: Cross-Country Insights from Indonesia and Malaysia on Islamic Social Finance Innovation Mufti Afif; Syahruddin; Khurun’in Zahro’; Nur Suriana Awaludin
MUSLIM HERITAGE Vol 10 No 1 (2025): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v10i1.10510

Abstract

Abstract The integration of waqf and sukuk is a strategic innovation in productive waqf management to support socio-economic development. Indonesia and Malaysia, as two countries with the largest Muslim populations and rapidly growing Islamic financial infrastructures, are relevant case studies to explore the implementation of this model. This research aims to examine sukuk-based productive waqf management in Indonesia and Malaysia, highlighting the challenges, potentials, and implementation of the integration model. This research utilizes a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. The results show that waqf-based sukuk is a strategic innovation to optimize waqf assets and promote Islamic economic growth. However, its implementation still faces obstacles in the form of structural complexity, the need for regulatory harmonization, and low investor awareness. Waqf-based sukuk faces challenges in the form of structural complexity that requires careful planning and regulatory compliance that requires a harmonized legal framework. Low investor awareness of the instrument is also an obstacle to increasing its widespread adoption.   Abstrak Integrasi wakaf dan sukuk merupakan inovasi strategis dalam pengelolaan wakaf produktif untuk mendukung pembangunan sosial-ekonomi. Indonesia dan Malaysia, sebagai dua negara dengan populasi Muslim terbesar dan infrastruktur keuangan syariah yang berkembang pesat, menjadi studi kasus yang relevan untuk mengeksplorasi implementasi model ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan wakaf produktif berbasis sukuk di Indonesia dan Malaysia, dengan menyoroti tantangan, potensi, dan implementasi model integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sukuk berbasis wakaf merupakan inovasi strategis untuk mengoptimalkan aset wakaf dan mendorong pertumbuhan ekonomi Syariah. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan berupa kompleksitas struktural, kebutuhan harmonisasi regulasi, dan rendahnya kesadaran investor. Sukuk berbasis wakaf menghadapi tantangan berupa kompleksitas struktur yang memerlukan perencanaan matang dan kepatuhan terhadap regulasi yang membutuhkan kerangka hukum harmonis. Rendahnya kesadaran investor terhadap instrumen ini juga menjadi hambatan dalam meningkatkan adopsi secara luas. Keywords: Integrasi Wakaf; Sukuk; Wakaf Produktif; Indonesia; Malaysia.
Bridging Waqf and Sukuk: Cross-Country Insights from Indonesia and Malaysia on Islamic Social Finance Innovation Mufti Afif; Syahruddin; Khurun’in Zahro’; Nur Suriana Awaludin
MUSLIM HERITAGE Vol 10 No 1 (2025): Muslim Heritage: Jurnal Dialog Islam dengan Realitas
Publisher : Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/muslimheritage.v10i1.10510

Abstract

Abstract The integration of waqf and sukuk is a strategic innovation in productive waqf management to support socio-economic development. Indonesia and Malaysia, as two countries with the largest Muslim populations and rapidly growing Islamic financial infrastructures, are relevant case studies to explore the implementation of this model. This research aims to examine sukuk-based productive waqf management in Indonesia and Malaysia, highlighting the challenges, potentials, and implementation of the integration model. This research utilizes a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. The results show that waqf-based sukuk is a strategic innovation to optimize waqf assets and promote Islamic economic growth. However, its implementation still faces obstacles in the form of structural complexity, the need for regulatory harmonization, and low investor awareness. Waqf-based sukuk faces challenges in the form of structural complexity that requires careful planning and regulatory compliance that requires a harmonized legal framework. Low investor awareness of the instrument is also an obstacle to increasing its widespread adoption.   Abstrak Integrasi wakaf dan sukuk merupakan inovasi strategis dalam pengelolaan wakaf produktif untuk mendukung pembangunan sosial-ekonomi. Indonesia dan Malaysia, sebagai dua negara dengan populasi Muslim terbesar dan infrastruktur keuangan syariah yang berkembang pesat, menjadi studi kasus yang relevan untuk mengeksplorasi implementasi model ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengelolaan wakaf produktif berbasis sukuk di Indonesia dan Malaysia, dengan menyoroti tantangan, potensi, dan implementasi model integrasi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sukuk berbasis wakaf merupakan inovasi strategis untuk mengoptimalkan aset wakaf dan mendorong pertumbuhan ekonomi Syariah. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan berupa kompleksitas struktural, kebutuhan harmonisasi regulasi, dan rendahnya kesadaran investor. Sukuk berbasis wakaf menghadapi tantangan berupa kompleksitas struktur yang memerlukan perencanaan matang dan kepatuhan terhadap regulasi yang membutuhkan kerangka hukum harmonis. Rendahnya kesadaran investor terhadap instrumen ini juga menjadi hambatan dalam meningkatkan adopsi secara luas. Keywords: Integrasi Wakaf; Sukuk; Wakaf Produktif; Indonesia; Malaysia.