Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Effectiveness of Gym Ball Pelvic Rocking and Breathing Relaxation Techniques in Reducing Labor Pain During the Active Phase of the First Stage at Gandrungmangu II Health Center, Cilacap Mujiarti; Peni Cahyati; Etin Rohmatin; Santi Yuliastuti
Media Informasi Vol. 21 No. 3 (2025): October
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v22i3.926

Abstract

Labor pain during the active phase of the first stage of labor is often intense and can lead to maternal exhaustion, stress, and prolonged delivery if not effectively managed. This study aimed to evaluate the effectiveness of pelvic rocking with gymball compared to breathing relaxation techniques in reducing labor pain intensity among mothers at Gandrungmangu II Health Center, Cilacap Regency. A quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest method was employed. Forty laboring mothers were selected using purposive sampling and divided equally into two intervention groups. Pain intensity was measured using the Visual Analogue Scale (VAS) before and after the intervention. The pelvic rocking group performed exercises on a gymball, while the control group practiced breathing relaxation during contractions. The results showed a significant decrease in mean pain scores in both groups, with a more substantial reduction in the gymball group (from 8.30 to 3.10) compared to the breathing group (from 8.05 to 6.80). The p-value obtained was 0.000 (p < 0.05), indicating a statistically significant difference between the two methods. This study concludes that pelvic rocking with gymball is a more effective non-pharmacological technique for managing labor pain. It is recommended to integrate this method into standard intrapartum care in primary health facilities, supported by structured training and implementation protocols. Further research should explore its impact on labor duration, maternal satisfaction, and neonatal outcomes to enhance maternal health services.
Rancangan Media Edukasi Berbasis Comic Book Aksi Sera “PPAM Kesehatan Reproduksi pada Situasi Krisis Kesehatan Remaja” di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Risni Sri Wahyuni; Etin Rohmatin; Laila Putri Suptiani
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.554

Abstract

Bencana termasuk kejadian dikarenakan dari faktor alam, non-alam dan sosial. Angka kejadian bencana di Indonesia menurut BNPB (2022) terjadi hingga 2.152 kali bencana. Dampak bencana mengakibatkan kesehatan reproduksi terganggu. Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) adalah aktivitas prioritas kesehatan reproduksi dengan mesti cepat diselenggarakan untuk situasi krisis kesehatan. Adanya media edukasi berbasis comic book “Aksi Sera” ini dapat memberikan pengetahuan dan memenuhi kebutuhan kelompok rentan salah satunya remaja ketika pra bencana, ketika bencana serta paska bencana. Tujuan Penelitian membuat produk media edukasi berbasis comic book Aksi Sera bagi remaja di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Metode penelitian tersebut memakai metode penelitian serta pengembangan maupun research and development (RnD). Teknik pengambilan sampel memakai teknik purposive sampling melalui total 38 orang dengan tergolong menuju tahap uji coba barang kumpulan sedikitnya diperoleh 8 orang serta uji coba lapangan diperoleh 30 orang. Analisis data dipakai termasuk analisis melalui kuantitatif serta kualitatif. Hasil peneletian ini yaitu barang media edukasi dengan dasar comic book “Aksi Sera” yang berisi tentang Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi Untuk Keadaan Krisis Kesehatan Remaja. Penilaian ahli materi diterima nilai prevalensi 92% termasuk pada golongan paling layak. Penilaian ahli media diterima nilai prevalensi 90% termasuk pada golongan paling layak. Hasil uji coba kelompok sedikit diterima nilai 91% termasuk pada golongan paling layak. Hasil uji coba lapangan diterima prevalensi 90,4% termasuk pada golongan paling layak. Kesimpulan penelitian ini menghasilkan produk media edukasi berbasis comic book “Aksi Sera” bagi remaja di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Tahun 2023 melalui delapan langkah penelitian serta perluasan maupun research and development (RnD) yang sangat layak untuk dipakai media edukasi. Bagi remaja diharapkan dapat menggunakan media edukasi berbasis comic book “Aksi Sera” sebagai pedoman kesehatan reproduksi pada saat menghadapi krisis kesehatan
Rancangan Video Animasi “Cespia” (Cegah Kanker Serviks Dengan Iva Untuk Hidup Bahagia) Pada Wanita Usia Subur Di Desa Rajamandala Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya Hilda Lu'lu'ul Amanah; Etin Rohmatin; Laila Putri Supianai
Journal of Midwifery and Health Research Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Midwifery and Health Research
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36743/jmhr.v2i1.573

Abstract

Kanker serviks merupakan keganasan yang berasal dari serviks dan merupakan salah satu penyebab kematian pada wanita.Salah satu metode deteksi dini lesi pra kanker yaitu inspeksi visual asetat (IVA), di Indonesia berdasarkan 3.439 kasus hanya (12,8%) yang memeriksakan IVA karena kurangnya informasi dan pendidikan mengenai cara, syarat serta tempat pemeriksaan IVA. Rancangan video animasi CESPIA (cegah kanker serviks dengan IVA untuk hidup bahagia) adalah media pembelajaran berbasis video animasi tentang kanker serviks dan IVA. Penelitian ini adalah untuk menguji kelayakan produk video animasi CESPIA dalam memberikan informasi kepada WUS mengenai kanker serviks dan IVA. Penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D). Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah 40 orang yang termasuk dalam tahap uji coba kelompok kecil 10 orang dan uji coba kelompok besar 30 orang. Dari penelitian dan pengembangan ini adalah video animasi CESPIA. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penilaian ahli materi 83,75% kategori sangat layak, penilaian ahli media 52,85% kategori “cukup layak”, uji coba skala kecil 87,44% kategori sangat layak. Penilaian ahli materi 92,5% kategori sangat “layak”, penilaian ahli media 91,42% kategori “sangat layak” selanjutnya uji coba skala besar 75,93% kategori “layak”. Hasil akhir produk video animasi CESPIA dilakukan publishing di plathform Youtube sebagai media edukasi.