Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Studi Historiografi Gambaran Kehidupan Geisha dalam Dua Karya Sastra Fadhilatul Silmi; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 1 No 3 (2019): GALANGGANG SEJARAH: Publishing July 2019
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.607 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3515548

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang gambaran kehidupan Geisha dalam prespektif karya sastra yang ada pada masa itu. Karya yang diteliti adalah Novel Remy Sylado yang berjudul “Kembang Jepun” dan Novel Arthur Golden yang berjudul “Memoar of a Geisha”. Sebagai salah satu sumber sejarah, kedua novel ini mampu menjelaskan mengenai gambaran kehidupan Geisha. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana sesungguhnya gambaran kehidupan Geisha yang disorot melalui novel dan dua penulis yang sama membahas tentang gambaran kehidupan Geisha, yaitu Remy Sylado dan Arthur Golden. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, di mana peneliti membatasi pada bahan-bahan koleksi dari perpustakaan saja tanpa melakukan riset ke lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi yang terfokus pada analisis wacana yang bersifat menggali informasi yang dibutuhkan dari karya-karya yang dianalisis. Kesimpulan yang diperoleh melalui penelitian ini Geisha bukanlah sebuah profesi, seperti wanita penghibur yang hanya menonjolkan kelebihan fisik semata. Akan tetapi untuk menjadi seorang Geisha perlu menguasai berbagai keterampilan seperti keterampilan olah tubuh, seni bertutur kata, merias diri, bermusik, menari dan berpengetahuan luas sehingga Geisha bisa disebut karya seni yang berjalan. Dalam novel “Kembang Jepun” tidak ada sekolah khusus untuk Geisha, seorang Geisha dilatih oleh Geisha senior yang ada di dalam sinju, sinju adalah rumah atau tempat tinggal para Geisha. Sedangkan dalam novel “Memoar of a Geisha” terdapat sekolah khusus Geisha dan di sana dilatih oleh Geisha profesional, dan pelatih menjadi seorang Geisha profesional dan sangat terkenal digion perlu perjuangan yang sangat berat.
Usaha Bubuk Kopi Cap 3 Sendok “TRIO”: Home Industry di Kota Padang (1928-2019) Selma Jesti Rahayu; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 1 No 3 (2019): GALANGGANG SEJARAH: Publishing July 2019
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.591 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3515560

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian sejarah ekonomi tentang home industri yang membahas perkembangan Usaha bubuk kopi Cap 3 Sendok “TRIO” di Kota Padang yang berada di daerah Kelurahan Pasa Gadang Kampung Pondok Kecamatan Padang Selatan Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang langkahnya, yaitu heuristik, verifikasi, kritik sumber dan selanjutnya historiografi atau penulisan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa usaha bubuk kopi Cap 3 Sendok dirintis oleh keturunan Tionghoa dan sudah ada sejak tahun 1928 hingga sekarang masih bertahan dan sudah berlangsung selama tiga generasi. Usaha ini sejak dahulunya hingga sekarang bersifat statis dan hanya mampu berproduksi untuk skala rumah tangga. Namun demikian, usaha ini tetap diwariskan hingga sekarang dan menjadi satu-satunya usaha bubuk kopi yang masih ada di Kelurahan Pasa Gadang.
H. Fauzi Siin: Perjalanan Karir dari Militer hingga Menjadi Bupati Kabupaten Kerinci (1966-2009) Erda Fitriyani; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 2 No 1 (2020): GALANGGANG SEJARAH: Publishing January 2020
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.3669416

Abstract

Artikel ini merupakan kajian biografi tematis yang membahas tentang H. Fauzi Siin. Kajian dalam Artikel ini mendeskripsikan perjalanan karir H. Fauzi Siin semenjak tahun 1966 ketika beliau memulai pendidikan militer dan menjadi Bupati Kabupaten Kerinci sampai tahun 2009. Penulisan ini menggunakan sejarah lisan dengan wawancara sebagai metode dalam memperoleh data sejarah dengan menggunakan pendekatan biografi yaitu studi tokoh. Oleh sebab itu, sesuai dengan kaidah penelitian sejarah dilakukan empat tahap. Pertama heuristik, yaitu mengumpulkan data melalui studi pustaka dan wawancara. Kedua kritik sumber, melakukan pengujian data melalui kritik eksternal dan internal. Ketiga, analisis dan interpretasi data. Keempat, mendeskripsikan data dalam bentuk penulisan ilmiah. Dari hasil penelitian ini diketahui bagaimana proses perjalanan karir H. Fauzi Siin sosok pemberani yang memiliki sikap tegas dan disiplin sehingga mampu meniti karirnya dari militer hingga menjadi Bupati di Kabupaten Kerinci (1966-2009). H. Fauzi Siin merupakan perwira TNI yang bertugas di Kodam Siliwangi. Setelah menyelesaikan pendidikan militer di SECAPA ZENI tahun 1967, H. Fauzi Siin mengawali karirnya dengan jabatan sebagai Danton III Kompi A Yonzipur 3 Kodam Siliwangi tahun 1968, Danton III Kompi Zeni B/P Brigif 12/Guntur dalam operasi penumpasan gerombolan PGRS/Paraku di Kalimantan Barat tahun 1969, hingga tahun 1984 menjadi Danrem Korem 064 Maulana Yusuf Kodam III Siliwangi. Karir sebagai bupati dimulai tahun 1999 hingga 2009. Sebagai bupati, H. Fauzi Siin sukses membangun Kabupaten Kerinci di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, politik, sosial, budaya dan pariwisata.
Peran Taman Nasional Batang Gadis dalam Upaya Melestarikan Hutan Larangan di Mandailing Natal (2004-2018) Nur Kholilah; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 2 No 3 (2020): GALANGGANG SEJARAH: Publishing July 2020
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.3957996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan Taman Nasional Batang Gadis Sejak Tahun 2004, Menjelaskan Peran Taman Nasional Batang Gadis dalam Melestarikan Hutan Larangan dan Menjelaskan Bagaimana Upaya Taman Nasional Batang Gadis dalam Memanfaatkan nilai-nilai kearifan lokal untuk melestarikan hutan lindung.Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang dilakukan melalui empat tahap. Pertama adalah Heuristik yaitu pengumpulan data, kedua adalah kritik sumber atau tahap pengolahan data atau menganalisis sumber informasi melalui kritk eksternal dan internal, ketiga adalah interpretasi di mana penulis menggabungkan data dan sumber yang telah diperoleh sesuai dengan fakta dan kenyataan yang ada, ke empat adalah tahap penulisan sejarah (historiografi) dengan langkah terakhir di mana penulis melakukan penulisan dari data fakta dan sumber yang diperoleh dalam bentuk karya ilmiah yang sesuai dengan kaidah-kaidah penelitian sejarah.
Studi Historiografi tentang Dakwah Walisongo di Jawa dalam Buku Fakta Baru Walisongo Karya Zainal Abidin Bin Syamsuddin serta Buku Walisongo Glora Dakwah dan Jihad di Tanah Jawa (1404-1482) Karya Rachmad Abdullah Resa Rahmanita; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 3 No 3 (2021): GALANGGANG SEJARAH: Publishing July 2021
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the walisongo da'wah contained in the Walisongo New Fact Book by Zainal Abidin Bin Syamsuddin and the Walisongo Book of Da'wah and Jihad in the Land of Java (1404-1482), by Rachmad Abdullah. These two books describe Walisongo's da'wah in Java in a different form from the mystical and ma'rifat that the Javanese people have believed so far. The purpose of this study is to describe Walisongo's da'wah in Java in the book Walisongo New Facts by Zainal Abidin Bin Syamsuddin and Walisongo Glora's Book of Da'wah and Jihad in Java (1404-1482), by Rachmad Abdullah. This research is a library research, where this research limits itself to collection materials from the library without conducting field research (interview data). The approach used is a historical qualitative approach using content analysis methods. The conclusion obtained from this study is that the Walisongo da'wah described in these two books was obtained from the same source so that they have the same point of view and background in understanding Islamic studies in the beliefs held by the same Islamic group.Keywords: walisongo, da'wah, background.
Kehidupan Sosial Ekonomi Buruh PT Sumatera Tropical Spices di Kenagarian Sungai Buluh Kabupaten Padang Pariaman Tahun 1993-2020 Amirah Amani; Etmi Hardi
Galanggang Sejarah Vol 3 No 3 (2021): GALANGGANG SEJARAH: Publishing July 2021
Publisher : PAMA Aksara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the Socio-Economic Life of Workers of PT Sumatra Tropical Spices in Kenagarian Sungai Buluh, Padang Pariaman Regency 1993-2020. This study aims to explain how the changes and development of socio-economic life and the level of welfare of the workers of PT Sumatra Tropical Spices. This study uses historical methods, which include heuristics, source criticism, analysis, synthesis, and interpretation as well as historiography (historical writing). The results of this study indicate that the socio-economic life of workers at PT Sumatra Tropical Spices from 1993-2020 has increased. The initial changes in socio-economic life were seen after 1998 and slowly increased in the following years. Workers of PT Sumatra Tropical Spices work from 08.00-17.00 WIB, with that they get income in the form of salaries, production bonuses, THR, health facilities, and pension benefits. With a steady income, some of them already have private homes, are able to own two-wheeled vehicles (motorcycles), washing machines, televisions, and other electronic devices, as well as the education of the workers' children who are able to send them to college.
Perkembangan Majalah Simba di SMA Negeri 1 Bas Siska BR Damanik; Hendra Naldi; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 1 No 1 (2019): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.317 KB) | DOI: 10.24036/jk.v1i1.2

Abstract

This research is the study of the history of the press to describe the development of an existing school magazine at a school inthe Agam, that derived from SMA Negeri 1 Baso which already exists since 2006 up to the last on 2018. This research includes the research of history, and therefore this research follows the history of the method are: (1) heuristic are searching and collecting information from primary and secondary sources, (2) criticism of sources including internal and external criticism, that is whit a test of the authencity of the source or specified materials, (3) interpretasion which interprets activity data that has been collected and (4) historiography is stage presentation of research results in the form of scientific work. The results of this research show that the magazine Simba started in 2006, originally created by teachers in SMA Negeri 1 Baso. The magazine started to grow, not only in the school environment but also to other schools in the vicinity of SMA Negeri 1 Baso, government institutions and agencies in the District of Agam. The developments carried out namely by upgrading the existing writings in the magazine, conducting such visits to the home of puisi Taufik Ismail and conducts training in extracurricular writing in SMA Negeri 1 Baso
Pengaruh Jiwa Zaman dan Latar Belakang Penulis Dalam Dua Karya Novel: Laut Bercerita dan Dua Batang Ilalang Ayuni Rianty; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.27 KB) | DOI: 10.24036/jk.v2i1.29

Abstract

Explanation of the events regarding the Student Movement in the novel Dua Batang Ilalang by Wahjoe Sardono and Laut Bercerita by Leila S Chudori, it is necessary to do a review or interpretation of whether the background and soul of the era influenced the exposure in the novel. This study aims to describe the influence of the mental condition of the age and the background of the author on the portrayal of the student movement in his work. Researchers apply a historiographic approach, using the method of library research with text or document data sources. Four stages: First, prepare supporting objects such as stationery. Second, the collection of works (bibliography) relating to the student movement, New Order and novel writers in the form of hardcopy and softcopy. Third, time management. Fourth, read and make note of results. The results of the study are: (1) Background of the writer, Leila S. Chudori is a writer since childhood, when he grew up he became a journalist for Tempo magazine. Wahjoe Sardono is a well-known comedian in Indonesia, and several other professions that he was involved in. (2) The Condition of the Soul of the Age, Storytelling Sea: 2017. Social and political conditions at that time were more democratic which gave freedom to the writers. Two Batang Ilalan: 1999. The transitional period of reform caused limitations and restraints on the author. The background causes different perspectives and special characteristics on the author's presentation in his work. While the soul of the times influences the limitations and freedom of imagination and language style as outlined.
Hasan Bari DT Bagindo Rajo Pejuang PRRI DI Kuranji Kota Padang (1958-1961) Muhammad Alseprianto; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.449 KB) | DOI: 10.24036/jk.v2i1.32

Abstract

Hasan Basri is a warrior From the Jappanese era until the PRRI uphevelin the city of Padang, in the articel thematic biography. This study analyzes the role of Hasan Basri as the comander pleton Reculer in the up[heavel in the City of Padang. This study uses the Historical method of the Heuristic proces, or the collection of sources and then proceed with the process of source criticism and data interpretation.The last stand is the writingof history so that this biography can be completed.the result showed that the attack on the land of Kuranjiwas faced by Hasan Basri agains the central army until finnalythe PRRI troops continued to recede toward the Lubuk Minturun. After the meetingin pariaman in the atmosphereof the PRRI upheavel, it was decided to form five Battalions under the Devision of devisi Banteng . Hasan Basri who has a hard attitude and will never back down to fight to Lubuk Alung and Solok by bringging his wife and children. The strunggle of Hasan Basri must end with his surrender to the headquarters of the central army so that he is sworn in to return to to the lap ibu pertiwi.
Efektivitas Penerapan Pembelajaran IPS Berbasis Projek (Project Based Learning) di Kalangan Guru IPS SMP Negeri di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman Erianjoni Erianjoni; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.976 KB) | DOI: 10.24036/jk.v2i2.44

Abstract

Dalam Kurikulum 2013 dinyatakan adanya tiga model dalam Pembelajaran IPS Terpadu yang wajib dipedomani guru dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Ketiga model itu ialah Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning), Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning), dan Pembelajaran Inguiry/Disvovery. Hasil pengamatan awal yang dilakukan di berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Pasaman menunjukan bahwa model pembelajaran IPS yang digunakan para guru sangat beragam. Akan tetapi hanya sebagian kecil dari mereka yang telah menggunakan ketiga model tersebut dalam proses pembelajaran. Sebagian besar mereka cenderung masih menggunakan model pembelajaran konvensional yang berada di luar ketiga model yang diamanatkan Kurikulum 2013. Fenemona ini tentunya menarik untuk ditelusuri lebih lanjut. Berdasarkan permasalahan di atas tim peneliti mencoba untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru sejarah di Kabupaten Pasaman terhadap salah satu model pembelajaran IPS, yaitu Pembelajaran Berbasis Projek (Project Based Learning) dalam bentuk pengabdian masyarakat. Bentuk kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah berupa penyuluhan dan pelatihan. Dalam mencapai tujuan yang ditetapkan, maka metode yang digunakan adalah metode partisipatoris yang menekankan kepada peran serta seluruh perserta pelatihan untuk mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan. Tahap pelatihan ini dimulai dengan penetapan tujuan pelatihan, kemudian diikuti dengan materi pelatihan. Setelah itu diikuti dengan kegiatan workshop yang melibatkan instruktur dan para peserta. Hasil kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kemampuan dan pemahaman para guru IPS tingkat SMP di Kecamatan Rao Selatan Kabupaten Pasaman terhadap materi IPS dengan menggunakan model pembelajaran projek. Model pembelajaran ini telah mampu dipahami dan diaplikasikan guru secara baik. Para guru IPS telah mampu menerapkan model ini secara maksimal dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran IPS lebih kreatif dan dinamis, tidak lagi bersifat pasif dan membosankan.