Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Karya Abu Uwais Muhammad Yasin bin Sutan Muslim bin Amir bin Syamsuddin tentang pemikiran dakwah Buya Hamka dalam buku Buya Hamka dan Manhaj Salaf : Wahhabi dalam pandangan Buya Hamka (Studi Historiografi) Seftia Utami Putri; Etmi Hardi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pemikiran dakwah Buya Hamka yang terdapat dalam buku Buya Hamka dan Manhaj Salaf : Wahhabi dalam Pandangan Buya Hamka Karya Abu Uwais Muhammad Yasin bin Sutan Muslim bin Amir bin Syamsuddin. Buku ini menggambarkan pemikiran dakwah Buya Hamka dalam bentuk yang berbeda dari beraqidah asy’ariyah dan mathuridiyyah yang selama ini beredar di masyarakat. Tujuan penelitian ini memaparkan dakwah Buya Hamka dalam buku Buya Hamka dan Manhaj Salaf : Wahhabi dalam pandangan Buya Hamka Karya Abu Uwais Muhammad Yasin bin Sutan Muslim bin Amir bin Syamsuddin. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dimana penelitian ini membatasi diri pada bahan-bahan koleksi dari kepustakaan saja tanpa melakukan riset ke lapangan (data wawancara). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif historis dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis).
PETANI KARET DI NAGARI GUNUANG MALINTANG TAHUN 1998-2020 Dinda Sri Vidya; Etmi Hardi
Ensiklopedia of Journal Vol 5, No 4 (2023): Vol. 5 No. 4 Edisi 3 Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v5i3.1812

Abstract

Abstract: Nagari Gunuang Malintang is one of the rubber producing areas in 50 Kota District. The majority of the Gunuang Malintang people work as rubber farmers, with the presence of rubber farmers in Gunuang Malintang Nagari, some of the people work as rubber farmers in Gunuang Malintang Nagari. The purpose of this research is to find out how rubber farmers are dealing with the economic conditions of rubber farmers in Nagari Gunuang Malintang in 1998-2020. The method used in this study is the historical method, namely: heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. the research results found can be seen from the presence of rubber farmers in Nagari Gunuang Malintang. The sale of rubber in Nagari Gunuang Malintang by farmers was only done once, namely on Thursday. With the existence of a rubber plantation in Nagari Gunuang Malintang, it can open jobs for the people in Nagari Gunuang Malintang.Keyword: Farmer, Rubber, Mount Malintang
Suara di Balik Prahara Berbagi Narasi tentang Tragedi '65: Studi Historiografi tentang Tindak Kekerasan Masa G30S/PKI Nangci Salvitri; Etmi Hardi
Jurnal Kronologi Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v5i3.730

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tindak kekerasan yang terjadi pada masa G30S/PKI dalam buku Suara di Balik Prahara Berbagi Narasi tentang Tragedi '65 karya Baskara T. Wardaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tindak kekerasan yang terjadi pada masa G30S/PKI dalam buku karya Baskara, serta mendeskripsikan latar belakang penulis dan kondisi jiwa zaman dalam buku tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode analisis isi, yaitu sebuah penelitian yang terbatas pada bahan-bahan koleksi diperpustakaan dengan menganalisis suatu karya atau tulisan baik dalam bentuk buku, artikel, jurnal dan lain sebagainya yang menggambarkan dan mengungkap arti lebih mendalam dari isi buku tersebut . Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa aksi penumpasan terhadap anggota dan simpatisan PKI dilakukan dengan berbagai tindak kekerasan, baik laki-laki maupun perempuan diperlakukan sama. Sering terjadi penculikan pada saat malam hari, pertunangan massal terjadi diberbagai daerah, ada korban yang ditembak kemudian dimasukkan ke dalam luweng, banyak korban yang disiksa saat mereka dipenjara, serta ada juga korban yang langsung ditembak mati saat penangkapan. Hal ini berdasarkan kesaksian para korban dan saksi mata pada masa itu yang terdapat dalam buku Baskara. serta ada juga korban yang langsung ditembak mati saat penangkapan. Hal ini berdasarkan kesaksian para korban dan saksi mata pada masa itu yang terdapat dalam buku Baskara. serta ada juga korban yang langsung ditembak mati saat penangkapan. Hal ini berdasarkan kesaksian para korban dan saksi mata pada masa itu yang terdapat dalam buku Baskara.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU BERKELANJUTAN: KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU SEJARAH SMAN DI KOTA PADANG Etmi Hardi; Refnywidialistuti Refnywidialistuti; Herdi Setiawan; Nurhizrah Gistituati; Rusdinal Rusdinal
Jurnal Visipena Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v14i2.2380

Abstract

Di samping kegiatan sertifikasi yang dilakukan secara kontinue, pemerintah juga melakukan berbagai kegiatan pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan, termasuk di kalangan guru sejarah tingkat SMAN di Kota Padang. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian diskriptif kualitatif yang menggunakan berbagai sumber, yakni studi dokumentasi/arsip, wawancara lapangan, dan observasi. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan model analisis interaktif Milles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan bahwa dari 70 orang guru sejarah SMAN Kota Padang, sebagian besarnya telah disertififikasi, baik melalui kegiatan PLPG (Program Latihan Profesi Guru), PPG (Pendidikan Profesi Guru) Dalam Jabatan, maupun PPG Pra jabatan. Di samping itu mereka juga senantiasa melakukan usaha peningkatan kompetensi profesional melalui berbagai program, baik yang diselenggarakan pemerintah, maupun melalui lembaga profesi, seperti MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran),dan FKGS (Forum Komunikasi Guru Sejarah).AbstractLaw Number 14 of 2005 explicitly states that teaching is a recognized profession. Therefore, teachers are required to have academic qualifications, competencies, educator certificates, be physically and mentally healthy, and have the ability to realize national education goals. In addition to ongoing certification activities, the government is also carrying out various activities to develop teacher professionalism, including among high school history teachers in Padang City. This research is qualitative descriptive research in which the data were obtained through documentation/archive studies, field interviews, and observation. The data obtained was processed by using the Milles and Huberman interactive analysis model. The results of the study found that most of the 70 history teachers at SMAN Kota Padang had been certified, either through the Teacher Professional Training Program (PLPG) or Teacher Professional Education (PPG). Efforts to increase teachers’ professional competence are always carried out through various programs, both those organized by the government and through professional institutions, such as the Subject Teacher Discussion (MGMP) and the History Teacher Communication Forum (FKGS).
“Dari Tambang ke Tenun: Transformasi Sosial-Ekonomi Mantan Pekerja Tambang di Silungkang Pasca Penutupan Tambang Ombilin (2016–2024)” Windy Anggreani Saputri; Etmi Hardi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4438

Abstract

This study explores the social and economic transformation experienced by former coal mine workers in Silungkang District, Sawahlunto City, following the closure of the Ombilin Coal Mine in 2016. The termination of mining operations marked a turning point for a community that had long depended on the extractive industry. The sudden loss of employment forced many former miners to adapt and seek new sources of livelihood. One significant adaptation was the shift from industrial labor to traditional craftsmanship, particularly to the production of songket weaving a cultural heritage deeply rooted in Silungkang society.This research employs a qualitative approach with a social-historical method. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and analysis of relevant archives and documents. These methods were used to understand the personal experiences of former miners in the process of occupational transition, as well as to examine how this transformation reshaped their social identity and community dynamics.The findings reveal that the transition from mining to weaving represents more than an economic survival strategy; it reflects a profound redefinition of social identity. Former miners who once worked in the industrial sector have rebuilt their lives through weaving and small-scale entrepreneurship. The involvement of family members, community solidarity, and government training programs have further supported the sustainability of this new livelihood.This phenomenon demonstrates the remarkable adaptability of the Silungkang community in responding to structural change. Through the revival of songket weaving, former miners have not only created new economic opportunities but also preserved and revitalized their cultural identity in the post-mining era.
Improving Student Learning Participation in Social Studies Learning Through the Role Playing Method in Class VII of Junior High School (SMP) N 5 Padang Dimas Sartika; Etmi Hardi; Indyana Indyana
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 7, No 2 (2025): July
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v7i2.8533

Abstract

This study aims to improve learning participation through the role playing method in the subject of Social Studies class VII.8 at SMP Negeri 5 Padang. This type of research is classroom action research (CAR). The subjects of the study were 33 students of class VII.8 SMP Negeri 5 Padang. The object of this study is learning participation in the subject of Social Sciences through the application of the role playing method.  Data collection techniques used observation sheets, questionnaires, field notes and documentation. The data from the study were analyzed descriptively qualitatively. The results of this study indicate that the application of the role playing method in Social Studies learning can improve learning participation. For the aspect of learning participation in cycle I, participation in asking questions had a percentage of 53.57%, answering questions 52.38%, completing assignments 54.76%, discussing 52.38%, taking notes on lesson materials 55.95%, working on questions 53.57%, completing tests individually 53.57%, and concluding lesson materials 51.19%. In the action stage of cycle II, the percentage of each aspect increased from the results of the score obtained in cycle I, participation in asking questions had a percentage of 76.19%, answering questions 79.76%, completing assignments 82.14%, discussing 80.95%, taking notes on lesson materials 77.38%, working on questions 78.57%, completing tests individually 77.38%, and concluding lesson materials 77.38%.