Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN TIN SEBAGAI SABUN ANTIBAKTERI DAN HAND SANITIZER DI MASA PANDEMI COVID-19 Saptarini, Nyi Mekar; Pratiwi, Rimadani; Maisyarah, Intan Timur
DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v13i2.35600

Abstract

Daun tin (Ficus carica L.) terbukti mengandung metabolit sekunder yang memberikan aktivitas antibakteri. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini adalah memanfaatkan daun tin dan tanaman pekarangan sebagai bahan aktif untuk membuat sabun antibakteri dan hand sanitizer. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, yaitu secara daring dan luring. Kegiatan daring dilakukan dengan membuat pembuatan video tutorial pembuatan sabun antibakteri dan hand sanitizer menggunakan tanaman yang ada di sekitar tempat tinggal mahasiswa, kemudian diunggah di media social. Kegiatan luring dilakukan dengan sosialisasi cara mencuci tangan yang baik disertai pemberian sabun antibakteri, hand sanitizer, leaflet, dan poster. Hasil yang diamati adalah jumlah dan respons masyarakat yang menonton video tutorial serta meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai cara mencuci tangan yang baik. Video tutorial pembuatan sabun antibakteri dan hand sanitizer memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat, bahwa kedua sediaan tersebut dapat dibuat dengan mudah menggunakan tanaman yang ada di sekitar tempat tinggal. Simpulan kegiatan ini adalah PKM membuka wawasan masyarakat mengenai kemudahan pembuatan sabun antibakteri dan hand sanitizer serta peluang wirausahanya di masa pandemic COVID-19 yang sangat memerlukan sabun antibakteri dan hand sanitizer untuk memutuskan rantai penyebaran COVID-19.
EDUKASI PENGGUNAAN PIGMEN TANAMAN SEBAGAI INDIKATOR UNTUK PENINGKATAN PEMAHAMAN PELAJAR SMA TERHADAP MATERI TITRASI ASAM BASA DI DESA BABAKAN KAB.CIREBON Hasanah, Aliya Nur; zuhrotun, ade; Pratiwi, Rimadani; Kusuma, Sri Agung Fitri; Rahayu, Driyanti
Dharmakarya Vol 12, No 3 (2023): September, 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v12i3.41574

Abstract

Kegiatan edukasi penggunaan pigmen tanaman sebagai indikator asam basa pada titrasi asam basa dan cara ekstraksinya telah dilakukan di SMA yang terletak di Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon dengan tahapan pre-test untuk mengetahui baseline pengetahuan siswa terkait indikator asam basa dan pigmen, dilanjutkan dengan edukasi dan diakhiri dengan post test menggunakan materi yang sama dengan pre-test Pre-test dilakukan untuk mengukur pengetahuan SMA terkait pigmen, cara ekstraksi dan penggunaannya sebagai indikator asam basa dengan memberikan 4 pertanyaan dasar, terhadap 136 peserta. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi dengan metode ceramah menggunakan slide Powerpoint disertai demo dalam bentuk video dan tanya jawab, setelah itu dilanjutkan dengan post test dengan menggunakan pertanyaan yang sama, dimana 55,88% mengalami peningkatan, 43,38% mengalami hasil yang tetap, dan 0,7% yang menurun. Hasil analisis terhadap hasil post test dan kuesioner sesudah kegiatan menunjukkan para siswa mampu beradaptasi terhadap sistem pembelajaran dari tim pelaksana kegiatan PPM, yang artinya siswa mampu mengembangkan pengetahuannya, belajar dari pengalaman sebelumnya (pre-test) serta adanya informasi tambahan dari materi yang diberikan oleh tim pelaksana PPM selama edukasi dan diskusi.
Review Metode Analisis Warfarin dalam Plasma dengan Berbagai Instrumen Sholihah, Shofuro; Putriana, Norisca Aliza; Pratiwi, Rimadani
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.2.128-144.2021

Abstract

Warfarin merupakan obat antikoagulan oral yang digunakan untuk menangani penyakit terkait dengan tromboembolisme. Warfarin memiliki indeks terapi yang sempit serta memiliki kecenderungan berinteraksi dengan obat maupun herba sehingga membutuhkan pemantauan yang cermat pada efek farmakologi yang ditimbulkan. Penentuan pemberian dosis serta pengamatan efek dari interaksi warfarin dengan obat atau herba salah satunya dapat diketahui dengan menganalisis konsentrasi warfarin dalam plasma darah. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang bertujuan untuk memberikan tinjauan mengenai metode yang digunakan untuk menganalisis konsentrasi warfarin dalam plasma darah serta teknik preparasi sampelnya. Metode yang digunakan dalam review artikel ini menggunakan penelusuran melalui basis data PubMed®. Hasil yang didapatkan bahwa metode yang umum digunakan untuk determinasi warfarin dalam plasma darah yakni high-performance liquid chromatography (HPLC) serta ultra-HPLC dengan detektor ultraviolet (UV), fluoresensi (FLD), diode array (DAD), maupun spektroskopi massa (MS). Metode lainnya yaitu spektrofotometri UV/Vis dan spektrofotometri fluoresensi serta elektroforesis. Dari metode tersebut, metode HPLC dengan detektor spektroskopi massa paling banyak digunakan untuk menganalisis warfarin serta teknik preparasi sampel yang umum digunakan yakni preparasi sampel yang umum digunakan yakni presipitasi protein menggunakan asetonitril sebagai protein presipitan serta penambahan asam untuk meningkatkan nilai recovery warfarin dari plasma darah
Narrative Review: Analisis Mapping Suhu di Ruang Penyimpanan Pedagang Besar Farmasi (PBF) Bonor, Toga; Ahadi, Husna Muharram; Mulyasyari, Ade Irma; Pratiwi, Rimadani
Majalah Farmasetika Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mfarmasetika.v10i2.62328

Abstract

Obat merupakan aspek penting dalam menunjang derajat kesehatan manusia, sehingga memerlukan penjagaan kualitas obat dari hulu ke hilir yang salah satunya penyimpanan. Ruang penyimpanan perlu dilakukannya pemantauan untuk menjaga kualitas dari obat yang disimpan. Kajian literatur ini membahas mapping suhu yang dilakukan pada ruang penyimpanan berbagai PBF (Pedagang besar Farmasi) di kota Bandung dan Jakarta. Metode tinjauan literatur menggunakan narrative review. Artikel yang dicari menggunakan basis data Google Scholar dan Pubmed serta dibatasi terkait dengan tahun terbit dari tahun 2015-2025. Dari hasil review artikel yang dilakukan terdapat beberapa faktor yang menyebabkan fluktuasi suhu yang menjadi faktor penting dalam ruang penyimpanan seperti posisi barang, jumlah barang, posisi ruangan, kuantitas cahaya masuk, dan kelembaban. Posisi dan jumlah barang berperan pada kepadatan ruangan yang berpengaruh pada kelembaban dan sirkulasi udara. Posisi ruangan berperan pada jumlah alat yang digunakan untuk mengontrol suhu. Kuantitas cahaya masuk berperan pada tingkat kelembaban ruangan. Semua faktor tersebut saling mendukung untuk mendapatkan ruangan dengan suhu dengan nilai fluktuatif yang cenderung kecil.
Validasi Pengiriman Produk Rantai Dingin Pada Salah Satu PBF di Kota Bandung Nabila Tahara; Rimadani Pratiwi; Rio Bahtiar; Winda Meliani Putri
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i4.591

Abstract

Pharmaceutical Wholesalers (PBFs) have the responsibility to ensure that the quality of pharmaceutical products is maintained in accordance with Good Drug Distribution Practices (CDOB). One of the regulated aspects is related to the control of temperature-sensitive cold chain products. Product control must ensure product quality from receipt, storage to distribution to consumers. One of the efforts to ensure product quality during the delivery process is to conduct cold chain product delivery validation which aims to ensure product delivery remains at the appropriate range for patient safety. Delivery validation is carried out using Coolbox and Polyurethane box delivery media to compare the duration of the delivery media can maintain the temperature in the appropriate range and also ensure the necessary conditioning time before the product can be transferred to the delivery media. Also used are 4 icepacks, 5 icepacks and 6 icepack variations. Temperature is monitored for 1x24 hours, 2 x 24 hours and 3 x 24 during the standard delivery process. Temperature monitoring using a thermo logger and data processing using the Testo Comfort Software Basic 5.0 app. The results showed that Polyurethane Box using 5 icepacks could maintain the longest temperature of 49 hours and 40 minutes