Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Preferensi Pengguna terhadap Layanan Bus Rapid Transit (BRT) Purwokerto-Purbalingga Fauzan Romadlon; Yudha Saintika
Jurnal Manajemen Transportasi & Logistik (JMTRANSLOG) Vol 7, No 2 (2020): JULI
Publisher : Institut Transportasi dan Logistik Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54324/j.mtl.v7i2.359

Abstract

The objectives of BRT are divided into three aspects; environment, social, and economics  Bus Rapid Transit (BRT) in Purwokerto and Purbalingga is new mass transportation. The route of BRT is from Bulupitu Bus Station to Bukateja Bus Station round trip. Unfortunately, the operation of the BRT is not fully supported by the community, especially ridership. Ridership involvement is very important to support sustainability transportation service. Data collection was carried out from 163 BRT ridership. The method used is descriptive statistics, including ridership demographics and experience. Moreover, parametric statistics are used to determine the level of significance of the relationship between demographic aspects and experience with ridership preferences. The results are in economics preferences, age range and travel time of ridership to the BRT stop are significant. Social preferences are influenced by routine of using BRT, ridership residential, travel time, and ridership waiting time at BRT stops. As environmental preferences criteria are influenced by work and the ridership age range. As a recommendation, BRT operators should improve the quality and quantity of services so that BRT becomes mass transportation that is environmentally friendly and able to meet the needs of the people in these two regions
Analisis As-Is Pada Perencanaan Strategis Sistem Informasi Kementerian Perhubungan Yudha Saintika
Journal of INISTA Vol 1 No 1 (2018): September 2018
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v1i1.13

Abstract

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merupakan institusi dibawah pengawasan Menteri Perhubungan Berdasarkan hasil observas, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) menyampaikan bahwa berbagai infrastruktur dasar berupa jaringan komputer dan pembangunan aplikasi untuk penunjang kegiatan telah dikembangkan namun dalam pengembangannya dilaksanakan secara sendiri-sendiri oleh setiap unit kerja di lingkungan Kemenhub sesuai dengan keperluan mereka sendiri, sehingga permasalahan yang terjadi adalah sistem informasi berdiri sendiri-sendiri dan sulit untuk diitegrasikan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelesaikan salah satu domain akar permasalahan yaitu belum adanya kajian atau acuan yang memuat tentang perencanaan strategis sistem informasi khususnya untuk tahapan pendahuluan yaitu analisis As-Is yang membahas kondisi saat ini baik itu bisnis maupun SI/TI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ward-peppard dimana metode ini sudah umum untuk digunakan dan memuat banyak tools yang bisa dimanfaatkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak permasalahan baik untuk lingkungan bisnis dan SI/TI. Berbagai permasalahan tersebut dapat menjadi input bagi proses selanjutnya yaitu perumusan strategi dan rekomendasi hingga menjadi roadmap.
Pengenalan Potensi, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Brebes Berbasis Android Menggunakan Metode Disciplined Agile Delivery Merry Shovita Rizkiana; Fahrudin Mukti W; Yudha Saintika
Journal of INISTA Vol 2 No 2 (2020): Mei 2020
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v2i2.102

Abstract

The diversity of natural potentials and cultural traditions in Indonesia is a wealth that needs to be known and preserved. One culture that is still maintained up to now is in Brebes Regency, the Jalawastu Tradition. In addition to cultural diversity, Brebes Regency also has other potential, namely, natural tourism, historical heritage that is still preserved. From the diversity of these assets, adequate information facilities are needed in order to facilitate the wider community in recognizing the gap of Indonesia, especially in Brebes Regency which is still minimal. Efforts are made to introduce this matter is to make a container to hold that information. Android mobile-based technology was chosen as an innovation to introduce the diversity of potential and culture in a more efficient and simple way. To make this application also requires a method that can make this system can be done with a sequence of stages and the right time, so that this system can be used by the whole community and tourists.
Prototype Real-Time Monitoring System Bus Trans Jateng Berbasis Android untuk Informasi Waktu Kedatangan Bus di Halte Felia Citra Dwiyani Putri Rosyadi; Yudha Saintika; Yoso Adi Setyoko
Journal of INISTA Vol 3 No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/inista.v3i2.252

Abstract

Pada tahun 2018 Gubernur Jawa Tengah yaitu Ganjar Pranowo me-launching moda transportasi modern berupa bus Trans Jateng yang beroperasi di rute Purwokerto-Purbalingga dan sebaliknya. Pihak pelayanan bus Trans Jateng telah mengeluarkan aplikasi Bus Trans Jateng yang bernama “Si Anteng”. Namun, berdasarkan hasil launching pada tanggal 7 Maret 2021, aplikasi tersebut belum dilengkapi notifikasi ketika bus telah tiba di halte, dan ketika pengguna memilih bus terdekat, pengguna tidak dapat memantau pergerakan bus. Faktor belum adanya jalur khusus Trans Jateng mengakibatkan sering terganggunya perjalanan bus Trans Jateng dengan kendaraan lain seperti kemacetan lalu lintas, dan faktor lainnya seperti kerusakan armada di jalan menjadi penyebab kedatangan bus Trans Jateng di halte seringkali tidak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan oleh pihak BRT. Sehubungan dengan masalah tersebut, peneliti membuat sebuah sistem dan alat untuk monitoring bus Trans Jateng dengan metode GPS tracking. Pada sistem ini menggunakan mikrokontroler Arduino uno dan Modul SIM808 untuk menerima data GPS dan dapat diakses melalui aplikasi android. Berdasarkan hasil pengembangan yang dilakukan dengan metode prototyping diperoleh hasil uji black box menyatakan sebesar 93,8% apliksi berjalan sesuai fungsinya, dan berdarkan hasil uji keakuratan diperoleh perbandingan waktu terlama aplikasi monitoring bus Trans Jateng memunculkan notifikasi setelah bus Trans Jateng tiba di halte yaitu 16 detik, dan waktu tercepat 5 detik, serta rata-rata dari setiap rute diantaranya rute Purwokerto-Purbalingga sebesar 10 detik, dan pada rute Purbalingga-Purwokerto sebesar 9 detik. Dengan menggunakan sistem monitoring ini dapat mengefesiensikan waktu tunggu, serta dapat memotivasi masyarakat agar memilih untuk menggunakan transportasi umum.
Perancangan Sistem Informasi Klasifikasi Wortel Berbasis Pengolahan Citra Digital Yudha Saintika; Aditya Wijayanto; Citra WIguna
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 2 September 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.648 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v2i2.3201

Abstract

Penanganan pascapanen berbagai hasil pertanian di Indonesia seringkali masih kurang optimal. Padahal untuk memperoleh produk yang berkualitas kegiatan pascapanen merupakan hal yang sangat penting. Salah satu hal yang paling mendasar dalam kegiatan pascapanen adalah pemutuan produk. Pemutuan yang dilakukan dengan pengukuran secara langsung masih memiliki banyak kekurangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan suatu sistem informasi yang mampu memperoleh parameter visual dengan objek wortel yang berupa area citra, diameter citra, dan panjang citra. Dengan menggunakan metode korelasi parametrik maka tingkat keeratan hubungan antara parameter visual tersebut dengan parameter hasil pengukuran langsung dapat diketahui sehingga parameter-parameter pengukuran langsung seperti bobot, volume, panjang, dan diameter dapat diperkirakan dari parameter visual wortel. Dari proses pengujian didapatkan bahwa ketiga parameter visual yang didapatkan dengan nilai threshold tertentu mampu menunjukkan tingkat keeratan hubungan yang sangat kuat yaitu berkisar antara 0.900 – 1.000. Kemudian melalui metode korelasi parametrik tingkat keberhasilan klasifikasi kelas wortel diperoleh hingga 98.88 %.
Perancangan IT Balanced Scorecard dalam Penyusunan Strategic Map Perguruan Tinggi (Studi kasus: Institut Teknologi Telkom Purwokerto) Wahyu Adi Prabowo; Yudha Saintika
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 2 No. 1 Maret 2018: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.516 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v2i1.2357

Abstract

Kebutuhan Teknologi Informasi (TI) didalam institusi pendidikan menjadi kebutuhan yang sangat mutlak di saat ini.  Kebutuhan Teknologi Informasi juga menjadi peranan penting untuk meningkatkan kinerja institusi pendidikan khususnya di Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP). Peranan IT Balanced Scorecard menjadi keunggulan tersendiri demi tercapainya visi misi ITTP sebagai kampus yang sangat mengedepankan TI baik itu di dalam  kinerja manajemen dan pendidikan. Keunggulan IT Balanced Scorecard salah satunya adalah mendukung IT Governance, ini sangat diperlukan institusi untuk dapat menciptakan adanya sebuah keselarasan bisnis dan teknologi informasi demi mewujudkan continuous improvement ITTP. Permasalahan di ITTP saat ini dalam hal kegiatan perencanaan kinerja TI belum mengacu atau berpedoman ke sebuah standar tertentu. Kondisi yang terjadi sekarang adalah masing-masing unit/bagian merumuskan kebutuhan mereka secara subjektif dan tanpa pertimbangan khususnya di bagian IT Support. Penelitian ini bertujuan untuk merancang IT Balanced Scorecard yang nantinya akan digunakan untuk mengukur kinerja IT ITTP. Penelitian ini dimulai dengan menganalisa visi misi dan strategi yang didasarkan dari renstra ITTP dan menganalisis SWOT IT yang ada di ITTP untuk mengetahui kondisi saat ini. Kemudian penulis menganalisis matriks TOWS untuk mengetahui strategi dan KPI terbaik untuk ITTP kedepannya.  Untuk membangun sasaran strategis dan strategy maps yang tepat, penulis mengacu kepada renstra ITTP agar terciptanya keselarasan bisnis dan IT. Langkah selanjutnya adalah dengan memetakan KPI hasil dari analisa matriks TOWS ke dalam sasaran strategi yang sudah dibentuk, sehingga IT Balanced Scorecard dapat terbentuk.  Keobjektivitasan penelitian sangat mutlak diperlukan dalam membangun IT Balanced Scorecard sehingga penelitian pada studi kasus ini dapat menghasilkan 12 sasaran strategis dan menghasilkan 20 KPI yang  akan digunakan sebagai ukuran kinerja IT Balanced Scorecard. Kata Kunci : IT Balanced Scorecard, IT Governance, SWOT, strategy maps
Implementasi Metode Scrum Pada Pengembangan Sistem Pemilihan Rektor Online Dwi Mustika Kusumawardani; Citra Wiguna; Yudha Saintika
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 7, No 1: June 2022
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v7.i1.2022.99-106

Abstract

Dalam sebuah perguruan tinggi peran rektor sangatlah penting. Saat ini Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) dalam tahap penjaringan bakal calon rektor dikarenakan masa jabatan rektor sebelumnya telah usai yaitu periode 2017 hingga 2021. Dalam pemilihan rektor di ITTP, terdapat beberapa kendala yang dihadapi seperti: aspek keamanan data yang masih belum terjaga, update data ataupun dokumen persyaratan calon rektor dan keterbatasan akses informasi saat masa pandemi secara offline. Untuk melindungi data dari pihak luar dan melakukan dokumentasi file bakal calon rektor secara real time maka diperlukan sebuah sistem guna mempermudah proses pemilihan rektor. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemilihan rektor secara online. Pengembangan sistem dilakukan dengan menggunakan metode Scrum. Setiap pekerjaan diselesaikan dalam masa waktu yang pendek. Setiap sprint merupakan sebuah pengerjaan dari sebuah backlog sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Penerapan pendekatan Scrum sangat efektif dalam pengembangan aplikasi pemilihan rektor ini. Hasil yang diperoleh dari penerapan Scrum yaitu sistem pemilihan rektor online yang dapat dikembangkan sesuai dengan product backlog yang ditentukan oleh product owner.
Analisis Kesiapan Penerapan E-learning di Sekolah Dasar Menggunakan E-learning Readiness Model: Studi kasus Madrasah Islamiyah Darwata Karangasem Mirza Ali Arsyad; Yudha Saintika; Resad Setyadi
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol 3, No 1 (2021): JUNI 2021
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v3i1.5969

Abstract

In 2020, the world was shocked by the covid-19 virus, which has spread to all countries of the world, including Indonesia. In education, almost all schools in Indonesia have been forced to close by the government and replaced with distance learning. However, in many schools there are obstacles such as the inability of teachers and students to use technology. One of the problems in Islamiya Darwata Karangasem Madrasah. The purpose of this study was to determine the relationship between environmental, teacher, technology and student readiness and provide recommendations for schools to be more prepared to implement distance learning. The method used in this study is a descriptive analysis with an e-readiness model. The sample in this study consisted of 52 students and 9 teachers. The results showed that an overall ELR score of 3.62288 was included in the readiness category, but needed some improvement. The teacher had a score of 3.79167, which was classified as readiness, but needed some improvement. , which was included in 64814, is categorized as finished but needs work, and the technology is rated 3.48148, which means it's ready but needs a little improvement. By improving school internet speeds, evaluating student learning, providing new policies, changing individual perspectives, and increasing budgets.
Evaluasi Manajemen Layanan Teknologi Informasi menggunakan Itil V4 Ambar Fisty Setyaningsih; Wahyu Adi Prabowo; Yudha Saintika
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v9i1.1375

Abstract

Implementasi teknologi informasi pada sektor pelayanan publik memiliki pengaruh yang besar untuk mendukung terciptanya pemerintahan yang baik. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banyumas merupakan instansi pemerintahan yang menerapkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai sarana pelayanan publik. Dalam penerapannya terdapat beberapa permasalahan seperti dari sisi kebijakan yang berubah, sumber daya manusia, kepemimpinan, dan dari sisi teknis yang menyebabkan menjadi kurang optimalnya penerapan e-government melalui teknologi informasi. Oleh karena itu diperlukan evaluasi layanan teknologi informasi, sesuai dengan peraturan dari menteri PAN-RB untuk dilakukan evaluasi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi pada layanan teknologi informasi menggunakan framework ITIL V4 dengan 7 practice pada domain General Management Practice dan 11 practice pada domain Service Management Practice. Evaluasi dilakukan dengan mengukur tingkat kematangan dari layanan TI, melakukan analisis GAP dan mengukur tingkat kapabiliasnya, serta membuat rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil evaluasi. Hasil dari penelitian ini yaitu tingkat kematangan dan tingkat kapabilitas berada pada level 3 (Defined). Hal ini berarti manajemen layanan TI telah berjalan mengacu pada prosedur praktek manajemen dan berfokus pada pengguna. Untuk meningkatkan nilai dari tingkat kematangan agar sesuai dengan yang diharapkan dan dapat memperbaiki manajemen layanan TI yang dikleola oleh DPMPTSP Kabupaten Banyumas maka akan diberikan rekomendasi perbaikan. Rekomendasi perbaikan adalah, walapun sudah berada pada level 3, namun masih terdapat gap dari practices yang digunakan sehingga perlu dilakukan perbaikan tindakan pencatatan pada insiden dan problem yang terjadi, agar dapat dianalisis dan diidentifikasi untuk membantu penanganan dan pencegahan terhadap terjadinya pengulangan insiden dan problem.
Web-Based General Affair Information System Using Prototyping Method Amrulloh, Arif; Saintika, Yudha
Jurnal CoreIT: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol 8, No 1 (2022): June 2022
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.505 KB) | DOI: 10.24014/coreit.v8i1.17029

Abstract

Abstract. Operations are one of the main activities in the company; almost all companies have a General Affairs (GA) section that takes care of all household and operational matters. The bigger the company, the more complex the problems faced. To overcome these problems, the role of technology is needed. In today's digital era, many technologies can be used to assist companies in administrative activities, one of which is a website-based application. Website-based applications have advantages over desktop applications because users only need a browser to access the application. This research will build a web-based general affairs administration system using the prototype method. The prototype is a method that requires the developer's interaction with the client so that it can overcome the incompatibility between the system developer and the client. Tests are carried out using black-box testing techniques focusing on checking system functionality. The results of tests conducted by 26 respondents show that the system built is 100% feasible and meets expectations.