p-Index From 2021 - 2026
9.875
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Pandecta Al-Risalah : Jurnal Imu Syariah dan Hukum DiH : Jurnal Ilmu Hukum SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Jurnal Cakrawala Hukum Jurnal IUS (Kajian Hukum dan Keadilan) Perspektif : Kajian Masalah Hukum dan Pembangunan Jurnal Daulat Hukum Jurnal Akta VRIJSPRAAK : International Journal of Law AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Legal Standing : Jurnal Ilmu Hukum Awang Long Law Review Celebes Cyber Crime Journal JURNAL HUKUM dan KENOTARIATAN Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-undangan, Ekonomi Islam Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum JURNAL RECHTENS JURNAL ILMIAH ADVOKASI CERMIN: Jurnal Penelitian Jurnal Civic Hukum HUKUM BISNIS Jurnal Supremasi Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences JURNAL RECTUM: Tinjauan Yuridis Penanganan Tindak Pidana RIO LAW JURNAL YURISDIKSI : Jurnal Wacana Hukum dan Sains Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Media Informatika International Journal of Science and Society (IJSOC) COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Bureaucracy Journal : Indonesia Journal of Law and Social-Political Governance International Journal of Humanities Education and Social Sciences International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics Journal Evidence Of Law Journal Indonesia Law and Policy Review (JILPR) Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik (JIHHP) Journal of Law, Poliitic and Humanities Concept: Journal of Social Humanities and Education HUKMY : Jurnal Hukum Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah PESHUM VRISPRAAK, International Journal of Law Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Mizan: Journal of Islamic Law
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL RECHTENS

Pertanggungjawaban Pidana terhadap Notaris yang Membuat Keterangan Palsu dalam Akta Otentik Subiyantana Subiyantana; Nynda Fatmawati Octarina
JURNAL RECHTENS Vol. 9 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/rechtens.v9i2.786

Abstract

Abstrak  Seorang notaris terkadang tanpa diketahuinya ada keterangan palsu yang disampaikan para pihak, yang kemudian menjadi dasar pembuatan akta autentik. Perlu dikaji dan dianalisis pertanggungjawaban pidana notaris atas akta yang dibuat berdasarkan keterangan palsu serta mengkaji dan menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap akta notaris yang didasarkan pada keterangan palsu.Notaris dapat dimintai pertanggungjawaban pidana terhadap akta yang dibuat olehnya berdasarkan apa yang dilihat, disaksikan, dan dialaminya dalam suatu perbuatan hukum jika secara sengaja atau lalai, notaris membuat akta palsu sehingga merugikan pihak lain. Pertanggungjawaban secara pidana, seorang notaris harus memenuhi unsur-unsur: melakukan tindak pidana; memiliki kemampuan untuk bertanggung jawab; dengan kesengajaan atau kealpaan; dan tidak ada alasan pemaaf. Terhadap akta notaris yang dibuat berdasarkan keterangan palsu tidak dengan sendirinya mengakibatkan akta tersebut batal demi hukum. Para pihak yang dirugikan dengan keberadaan akta seperti itu harus mengajukan gugatan perdata ke pengadilan untuk membatalkan akta tersebut. Pertanggungjawaban pidana notaris perlu diatur dalam UUJN yang akan datang.  Kata Kunci:Notaris, Pidana, Perbuatan Melawan Hukum   Abstract  A notary sometimes without knowing there is a false statement submitted by the parties, which then becomes the basis for making an authentic deed. It is necessary to study and analyze the criminal liability of notaries for deeds made based on false information as well as to study and analyze the legal consequences arising from notary deeds based on false information. The notary can be held liable for criminal responsibility for the deed made by him based on what he has seen, witnessed and experienced in a legal act if intentionally or negligently, the notary makes a fake deed so that it harms other parties. For criminal responsibility, a notary must fulfill the following elements: committing a criminal act; have the ability to be responsible; intentionally or negligently; and there are no excuses. A notarial deed based on false information does not automatically result in the deed being null and void. The parties who are aggrieved by the existence of such a deed must file a civil suit to the court to cancel the deed. The criminal liability of notaries needs to be regulated in the upcoming UUJN.  Keywords : Notary, Criminal, Act against the law    
Kedudukan Hukum Pidana Atas Pengambilan Kendaraan Paksa Debitur oleh Debt Collector Lembaga Pembiayaan Imaculata Sherly Mayasari; Nynda Fatmawati Octarina
JURNAL RECHTENS Vol. 9 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/rechtens.v9i2.788

Abstract

Abstrak  Penggunaan Debt Collector pada perusahaan pembiayaan konsumen tidak dilarang asal dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ditetapkan dan tidak melanggar norma serta aturan yang ada. Akan tetapi pada prakteknya, para debt collector sering tidak beretika ketika menarik kendaraan milik debitur yang menunggak. Karena tugas mereka hanyalah menagih hutang bukan untuk menakuti, menyiksa apalagi berbuat yg sampai menghilangkan nyawa orang lain. Oleh karena itu, masyarakat agar mematuhi kontrak yang sudah dibuat kepada satu perusahaan pembiayaan konsumen dan pada debt collector agar tidak bertindak melanggar hukum dalam melaksanakan tugas-tugasnya.  Kata Kunci :  Debt Collector, Lembaga Pembiayaan, Penarikan Sepeda Motor   Abstract  The use of a Debt Collector in consumer finance companies is not prohibited as long as it is carried out in accordance with prescribed procedures and does not violate existing norms and regulations. However, in practice, debt collectors are often unethical when pulling vehicles belonging to delinquent debtors. Because their job is just a debt debt, not to fear, let alone taxes that have taken the lives of others. Therefore, the public must comply with the contracts that have been made with a consumer finance company and to a debt collector so as not to violate the law in carrying out their duties.  Keywords : Debt Collector, Financing Institution, Motorcycle Withdrawal
Co-Authors ABD Rouf Abdullah Abdullah Agus Sukoco Alur Anzarwati Sekoningtias Amelia Jessika Halim Anisatul Ulfa Anisatul Ulfa Arga Andhika Putra Wibawa Arif, Isa Anshari Artin Dwi Malasari Arwanto, Bambang Benyamin, Zefanya Danang Teguh Ari Bowo Darmawan, Agung Wibowo Dewi, Fironika Tri Asni Diena Zhafira Illiyyin Dimas Surya Pratama Edith Edith Eko Purwanto Eko Purwanto Elisabeth Yulia Rana Evi Kongres Faizin Rahmadi Akbar Fauzi Hidayatullah, Moh. Imron Fauziyah Sari Ferdyan Putri Febrina, Mirani Febriyandari, Fadila Nur Febriyanto Febriyanto Feby Mulyanita Fernanda, Fadila Habib Adjie Hanun, Yunan Hellyn Kristiono Hendrik Handoyo Lugito Hildatul Insyiroh Ignasius Tungga Imaculata Sherly Mayasari Irma Yustiana Isa Anshari Arif James Pala Joewono Joewono, James Pala Kuncoro Retno, Krisdiyansari Kusuma, Louis Hananta Louis Hananta Kusuma Lugito, Hendrik Handoyo M. Ikhsan Setiawan Malasari, Artin Dwi Manan, Najwa Septianingsih Mardika Mardika Mardika, Mardika Masrufah Masrufah Maulina, Elma Rachma Meike Binsneyder Moh. Imron Fauzi Hidayatullah Mohammad Firza Rokhmansyah Muh. Barid Nizaruddin Wajdi Muh. Barid Nizarudin Wajdi Muhammad Hasan Muhammad Hasan Muhammad Rizki Ramadhan Muntaha, Nur Rahmad Nabila Husniyah Susanto Nanang Nur Wahyudi Nanda Wijayanto Nazira Inaya Putri Niken Arief Rahayuana Nuning Kurniasih NUR CHAMID Pramesthi Pranoto, Brigita Pratama, Laode Rachman Prayogo Pranowo Priskila Fransisca Haryono Putri Indarto, Chyntia Devira Putri Wardhani Putri, Elinda Rizky Safira Riza Rahmani Salfania, Muhamad Rengge Santosa, Malik Buana Steinly Suwanto Putra Subiyantana Subiyantana Sulistiono, Sandy Sunyoto Sunyoto Suwanto Putra, Steinly Tahegga Primananda Alfath Tandiono, Sidharta Tanudjaja Tanudjaja Tengku Riza Zarzani N Tinton Hariyanto Triska Kristanti, Verina Tubagus Purworusmiardi Tungga, Ignasius Umi Faridah Violando Aloysius Teguh Wahyu Andriawan Wajdi, Muh Barid Nizarudin Widodo, Cahyo Yustino Aribawa, Muhammad Zaman, Nizar