p-Index From 2021 - 2026
7.974
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Advances in Applied Sciences IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Prosiding Seminar Nasional MIPA Wahana Matematika dan Sains Jurnal Sains dan Teknologi Jurnal Simetris Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Sistem dan Informatika Mimbar Pendidikan: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan KLIK (Kumpulan jurnaL Ilmu Komputer) (e-Journal) Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Komputer) JOURNAL OF APPLIED INFORMATICS AND COMPUTING PROCESSOR Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, Teknologi Informasi dan Sistem Komputer SINTECH (Science and Information Technology) Journal Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas Jurnal Serambi Engineering Jurnal RESISTOR (Rekayasa Sistem Komputer) International Journal of Community Service Learning Jurnal Nasional Pendidikan Teknik Informatika (JANAPATI) J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Jurnal Riset Informatika Jurnal Ilmiah Sinus Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Jurnal Mantik Jurnal Teknologi Informasi dan Terapan (J-TIT) JURNAL ILMU KOMPUTER INDONESIA Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia Bali Medika Jurnal Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science INFOKUM Journal of Computer Networks, Architecture and High Performance Computing Jurnal Teknik Informatika (JUTIF) J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika) Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Jurnal Teknik Informatika Unika Santo Thomas (JTIUST) Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science INOVTEK Polbeng - Seri Informatika
Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PEMBELAJARAN GURU: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN SELF EFFICACY DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA Oktaria, Luh Rumni; Suma, Ketut; Gunadi, I Gede Aris
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20637

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran fisika, (2) mendeskripsikanself-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan self-efficacy dan prestasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari satu orang guru fisika, sembilan orang siswa kelas X MIPA 2 dan X MIPA 3 di SMA Negeri Bali Mandara. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data self-efficacysiswa dikumpulkan dengan metode wawancara, dokumetasi, dan ditriangulasi dengan kuesioner. Sedangkan data prestasi siswa diperoleh melalui dokumentasi hasil belajar. Analisis data penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu redusi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru fisika di SMA Negeri Bali Mandara adalah strategi pembelajaran inkuiri, (2) self-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika di kelas X MIPA SMA Bali Mandara dikategorikan tinggi, (3) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara materi momentum dan impuls dengan materi gerak harmonik sederhana pada kelas X MIPA 2. Sedangkan, pada kelas X MIPA 3 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa pada materi momentum dan impuls dengan materi gerak harmonik sederhana (4) relevansi strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru fisika sudah dapat mengembangkan self-efficacy, namun untuk prestasi belajar, selain strategi pembelajaran guru, faktor internal siswa juga mempengaruhi prestasi belajar siswa dikelas X MIPA SMA Negeri Bali Mandara.Kata kunci: Self-efficacy, strategi pembelajaran, prestasi belajar
Manual Assessment Derajat Kebohongan Pada Adegan Video Berdasarkan Naïve Bayesian I Gede Aris Gunadi; Sri Hartati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa dan evaluasi deteksi kebohongan merupakan studi yang sangat penting dalam bidang psikologi. Kebohongan dideteksi dengan melihat perubahan emosi yang terjadi pada diri seseorang, kemunculan emosi negatif seperti emosi khawatir dapat dijadikan acuan untuk memperkirakan kebohongan. Salah satu pendekatan yang sering digunakan oleh para psikolog untuk membaca perubahan emosi dengan bahasa non verbal (gesture) pada ekspresi wajah. Pada penelitian ini dihitung probabilitas kebohongan seseorang berdasarkan kemunculan beberapa gesture pada wajah diantaranya, menghindari kontak mata, Pengecilan atau dilatasi pupil, bloking mata, senyum palsu, kerutan pada hidung atau dahi, alis dalam dan luar terangkat. Rekaman video adegan pelaku dengan status bohong atau jujur yang sudah diketahui, terlebih dahulu diamati kemudian diidentifikasi frekwensi kejadian setiap gesture tersebut untuk membentuk dataset training. Selanjutnya dataset tersebut dijadikan dasar untuk melakukan penilaian untuk menentukan level kebohongan pelaku pada rekaman. Untuk menghitung probabilitas jujur atau bohong digunakan pendekatan naïve bayesian.Pendekatan penilaian kebohongan dengan naïve Bayesian tepat untuk mengatasi masalah yang temui pada deteksi kebohongan. Terdapat banyak gejala yang merupakan indikasi kebohongan, namun sejauh ini setiap gejala non verbal bersifat berdiri sendiri, belum diketahui hubungan antara satu gejala dengan gejala yang lain dan gejala ini tidak pasti kemunculan dalam setiap kasus kebohongan. Hal ini menyebabkan ketidak pastian untuk menyusun Base rule secara lengkap dan pasti. Pendekatan Naïve Bayesian memungkinkan memberi solusi atas masalah ini secara tepat, dengan melihat probabilitas setiap gejala non verbal, maka probabilias kebohongan bisa ditentukan secara pasti.
Evaluasi Sistem Informasi Kemajuan Akademik (SIsKA-NG) Mobile Menggunakan Metode Heuristic Evaluation, System Usability Scale, dan Concurrent Think Aloud I Made Subrata Sandhiyasa; Gede Indrawan; I Gede Aris Gunadi
JURNAL ILMU KOMPUTER INDONESIA Vol 5, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.608 KB) | DOI: 10.23887/jik.v5i2.3431

Abstract

AbstrakMasih terbatasnya fungsionalitas Sistem Informasi Kemajuan Akademik (SIsKA), terutama dalam aspek fungsionalitas khususnya fitur notifikasi, baik notifikasi jadwal ujian maupun notifikasi tentang masa studi masing-masing mahasiwa yang berguna sebagai pengingat batas waktu studi akhir mahasiswa,  berkonsekuensi langsung pada kualitas pelayanan dan monitoring perkembangan mahasiswa di Program Studi Ilmu Komputer Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini berfokus pada evaluasi dan pengembangan lanjutan SIsKA-NG mobile dengan menggunakan heuristic evaluation sebagai tahap pengembangan pertama, dari hasil evaluasi oleh para evaluator ditemukan 20 permasalahan pada Aplikasi SIsKA mobile, 8 permasalahan dengan severity rating paling tinggi (Catastrophic), 6 permasalahn dengan prioritas tinggi (Mayor) dan permasalahan yang perlu di perbaiki namun pada prioritas rendah (Minor) serta permasalahan yang tidak perlu di perbaiki kecuali ada waktu tambahan masing-masing terdapat 3 permasalahan. Bedasarkan pengembangan tahap pertama dilakukan pengukuran kepuasan pengguna menggunakan kuesioner system usability scale, dimana didapatkan skor akhir sebesar 82.25, lebih tinggi dari skor standar system usability scale yaitu 68.00. sehingga skor tersebut mendapatkan grade ‘sangat baik’ ,yang berarti pengguna sangat puas dalam menggunakan aplikasi, namun untuk lebih memaksimalkan performa Aplikasi SIsKA-NG mobile, dilakukan usability tesing untuk menggali data kualitatif dari responden yang sama dengan kuesioner system usability scale  menggunakan metode concurrent think aloud, dimana hasil rangkuman kritik atau saran dari responden sebanyak 21 kritik atau saran dijadikan acuan pengembangan tahap kedua pada Aplikasi SIsKA-NG mobile.
Telaah Metode-metode Pendeteksi Kebohongan I Gede Aris Gunadi; Agus Harjoko
IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems) Vol 6, No 2 (2012): July
Publisher : IndoCEISS in colaboration with Universitas Gadjah Mada, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijccs.2150

Abstract

AbstrakPendeteksi kebohongan adalah aplikasi yang menerapkan berbagai cabang ilmu pengetahuan(psikologi,kedokteran,biologi,fisika,komputer,dan lain lain). Aplikasi pendeteksi kebohongan sangatlah berguna terutama dikalangan penegak hukum, untuk mengungkap fakta fakta. Pada prinsipnya metode pendekteksi kebohongan bekerja berdasarkan perubahan respon fisiologis tubuh manusia, yang diakibatkan oleh usahanya untuk menutupi kebohongannya.Dalam paper ini akan dibahas berbagai pendekatan  metode yang telah dikembangkan untuk mendeteksi kebohongan,diantaranya deteksi kebohongan berdasarkan konduktivitas kulit, bentuk tulisan tangan , isi ( content tulisan), analisis suara, termograpy, dan gesture.Kata kunci— Lie detector, Detection Deception, Polygraph,  PDD Test.AbstractLie detector is an application that applying various of knowledge  such as psychology,medicine,biology,physics, computer , and etc. This application is very  useful especially  among law officer  to detect deception. In principle , the lie detector’s methods work based on change of fisilogy respon at human being body. The change of psiology respon is caused by effort to keep their deception. In this papers, we present an approach  various methods of lie detection  which have been developed . we will present lie detection based on skin conductivity respon, handwriting form, article content, voice analysis, image infrared, and gesture.  Keywords—  Lie detecotor, Detection Deception, Polygraph, PDD( polygraph Detection deception) Test.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI Putu Sonia Virgawati Pratiwi .; Prof. Dr. Ketut Suma, MS .; I Gede Aris Gunadi, S.Si. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.10850

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan keterampilan metakognitif siswa dalam pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, serta (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan keterampilaaan metakognitif dan motivasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari dua orang guru fisika, sembilan orang siswa kelas X MIPA 2 dan XI MIPA 5 di SMA Negeri 2 Singaraja, serta wakasek kurikulum. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan data keterampilan metakognitif dan motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan metode wawancara, dokumentasi, dan ditriangulasi dengan kuesioner. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap Tahun Ajaran 2016/2017. Analisis data penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru fisika adalah strategi pembelajaran ekspositori, (2) siswa memiliki kualitas keterampilan metakognitif yang bervariasi pada setiap aspek, (3) siswa memiliki kualitas motivasi belajar yang bervariasi dalam setiap aspek, dan (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan keterampilan metakognitif dan motivasi belajar pada siswa terlihat pada perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, penilaian pembelajaran.Kata Kunci : keterampilan metakognitif, motivasi belajar, strategi pembelajaran This research aimed at (1) describing the learning strategy of physics teacher, (2) describing the students’ metacognitive skills on physics learning, (3) describing students’ motivation physics learning, and (4) describing the relevancy of a physics teacher’s learning strategy in fostering the metacognitive skills and motivation of the students. This research was a qualitative research. The sources of data were two physics teacher and eighteen students at grade X IPA 2 and XI MIPA 5 in SMA Negeri 2 Singaraja who were respectively selected by purposive sampling technique. The learning strategy was compiled by using observations and interviews, while the data of students’ metacognitive skills and motivation of the students were compiled by using interviews, and questionnaires as triangulation methods. This study was held in the second semester of Academic Year 2016/2017. The data analysis was done through data reduction, data display, and data verification. The result of the study shows that (1) the teacher tends to implement the expository learning, (2) the students tend to have medium category of metacognitive skills which vary at every aspect, (3) the students tend to have medium category of motivation which vary at every aspect, and (4) the relevancy of physics teacher’s learning strategy in fostering the metacognitive skills and motivation of the students are seen on lesson plan, learning process and evaluation.keyword : learning strategy, metacognitive skills, leaning motivation
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN SELF EFFICACY DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA Luh Rumni Oktaria; Ketut Suma; I Gede Aris Gunadi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20637

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran fisika, (2) mendeskripsikanself-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan self-efficacy dan prestasi belajar siswa. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari satu orang guru fisika, sembilan orang siswa kelas X MIPA 2 dan X MIPA 3 di SMA Negeri Bali Mandara. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data self-efficacysiswa dikumpulkan dengan metode wawancara, dokumetasi, dan ditriangulasi dengan kuesioner. Sedangkan data prestasi siswa diperoleh melalui dokumentasi hasil belajar. Analisis data penelitian meliputi beberapa tahap, yaitu redusi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru fisika di SMA Negeri Bali Mandara adalah strategi pembelajaran inkuiri, (2) self-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika di kelas X MIPA SMA Bali Mandara dikategorikan tinggi, (3) terdapat perbedaan prestasi belajar siswa antara materi momentum dan impuls dengan materi gerak harmonik sederhana pada kelas X MIPA 2. Sedangkan, pada kelas X MIPA 3 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar siswa pada materi momentum dan impuls dengan materi gerak harmonik sederhana (4) relevansi strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru fisika sudah dapat mengembangkan self-efficacy, namun untuk prestasi belajar, selain strategi pembelajaran guru, faktor internal siswa juga mempengaruhi prestasi belajar siswa dikelas X MIPA SMA Negeri Bali Mandara.Kata kunci: Self-efficacy, strategi pembelajaran, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA KELAS X IPA SMA NEGERI M. Hajrin; I Wayan Sadia; I Gede Aris Gunadi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i1.20650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung, (2) perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung setelah dilakukan pengendalian terhadap skor pretest, (3) kontribusi yang signifikan skor pretest terhadap keterampilan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini termasuk penelitian quasi eksperiment menggunakan desain one way non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA di SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 4 kelas, sejumlah 117 siswa dengan sampel sebanyak 59 siswa yang meliputi 30 siswa di kelas eksperimen dan 29 siswa di kelas kontrol. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis kovarian (ANAKOVA) satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, yaitu: (1) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung (F=20,173; p<0,05). 2) setelah dilakukan pengendalian terhadap skor pretest, terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis fisika antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung (F*=44,215; p<0,05). Uji lanjut menunjukkan nilai rata-rata (LSD=2,362; Δμ =8,089) kelompok MPIT signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok MPL. 3) terdapat kontribusi yang signifikan skor pretest terhadap keterampilan berpikir kritis fisika siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung (Freg = 13,941; p<0,05). Variabel kovariat (pretest) memberikan kontribusi terhadap posttest sebesar 33% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan berpikir kritis.
KAJIAN AWAL PENERAPAN KONSEP MEKANIKA PADA GERAK ROBOT DENGAN ANALISIS ALJABAR Luh Putu Budi Yasmini; I Gede Aris Gunadi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2012: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2012
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakGerak screw adalah gerak dasar sebuah robot yang dapat dianalisis dengan menerapkan konsep gerak benda tegar. Gerak benda tegar terdiri dari gerak rotasi terhadap suatu garis lurus dan diikuti dengan gerak translasi pada garis lurus tersebut. Dalam penelitian ini dikaji kembali mengenai konsep dasar dari gerak robot dengan menggunakan koordinat eksponensial (koordinat twist), serta persamaan kecepatan gerak robot sebagai fungsi waktu dengan menggunakan analisis aljabar. Gerak robot dengan model ball joints digambarkan oleh dua persamaan kecepatan koordinat spatial dan body, yakni: dan yang menggambarkan kecepatan sistem sebagai fungsi sudut rotasi terhadap sumbu-x (), sumbu-y (β) dan sumbu-z (α) yang merupakan fungsi dari θ.
PENGEMBANGAN MODEL DAN PERANGKAT PEMBELAJARAN METAKOGNITIF UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI 1 GEROKGAK Andiny T T; Ketut Suma .; I Gede Aris Gunadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.624 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.13829

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk berupa model pembelajaran metakognitif untuk pembelajaran siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Gerokgak yang teruji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika.Model pembelajaran ini dikembangkan dengan desain pengembangan model 4D. Hasil review dari ahli isi pembelajaran menyatakan bahwa model pembelajaran metakognitif yang dikembangkan sudah sesuai. Hasil uji ahli desain pembelajaran menunjukkan persentase sebesar 81% dengan kualifikasi baik. Hasil uji coba perorangan menunjukkan bahwa para guru memberikan tanggapan sangat baik dengan persentase keseluruhan sebesar 92,5% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil persentase keseluruhan siswa untuk uji coba lapangan sebesar 84,11% dengan kualifikasi baik.Nilai rata-rata pretest adalah 59,84 dengan SD = 7,46 dan nilai rata-rata posttest adalah 85,31 dengan SD = 6,47, presentase keberhasilan siswa yang memperoleh nilai diatas KKM yaitu sebesar 87% (KKM=78,00). Hasil uji-t dengan menggunakan bantuan SPSS menunjukkan bahwa nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, kemudian harga t hitung sebesar -16,484. Pada uji-t dua pihak, harga t hitung adalah harga mutlak, jadi tidak dilihat tanda negatif (-). Harga 16,484 > 2,984, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata prestasi belajar siswa kelas XI MIA 2 antara sebelum dan sesudah diterapkannya model pembelajaran metakognitif. Jadi, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran metakognitif dapat meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: DAMPAKNYA DALAM PENGEMBANGAN SIKAP SOSIAL SISWA KELAS XI MIA 1 DAN XI MIA 2 DI SMA NEGERI 1 KINTAMANI Sawitri D U; Ketut Suma .; I Gede Aris Gunadi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2018): OKTOBER 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.02 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i2.13830

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan sikap sosial siswa, dan (3) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan sikap sosial siswa. Desain penelitian ini adalah kualitatif dengan sumber data dari satu orang guru fisika serta sembilan orang siswa kelas XI MIA 1 dan sembilan orang siswa kelas XI MIA 2. Sumber data dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Instrumen utama pada penelitian ini adalah peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi, pedoman wawancara, kuisioner, dan dokumentasi guru. Penelitian bertempat di SMA Negeri 1 Kintamani, dan dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2017/2018. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, kuisioner, dan dokumentasi. Tahapan analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strategi pembelajaran guru fisika di SMA Negeri 1 Kintamani yang terdiri dari komponen perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran, sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016 dan sudah mengadopsi pendekatan saintifik, (2) Sikap sosial siswa meliputi sikap jujur, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, santun, dan percaya diri sudah berkategori baik, namun pada sikap disiplin siswa kelas XI MIA 2 masih kurang, dan (3) Strategi pembelajaran yang diterapkan guru mampu mengembangkan sikap sosial siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa: (1) Strategi pembelajaran guru fisika pada kedua kelas tersebut adalah strategi pembelajaran strategi pembelajaran ekspositori, strategi pembelajaran kooperatif dan strategi pembelajaran eksperimen. Guru mengunakan metode menerangkan pembelajaran secara lisan, diskusi kelompok, eksperimen atau percobaan, tanya jawab, pemberian tugas, pembentukan kelompok dalam mengamati permasalahan yang ada, dan mengkaitkan dengan kehidupan sehari-hari, (2) Sikap sosial siswa pada kedua kelas secara umum sudah termasuk kategori baik, karena aspek yang terdapat dalam sikap sosial sudah terpenuhi. Namun, siswa kelas XI MIA 2 memiliki sikap disiplin yang  kurang, dikarenakan masih ada beberapa siswa yang melanggar, seperti sikap siswa yang pernah melanggar tata tertib sekolah mulai dari terlambat datang ke sekolah, kerapian rambut, bahkan dalam hal mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru pun siswa pernah mengumpulkan tugas tidak sesuai dengan waktu yang ditentukan, dan (3) strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru mampu mengembangkan sikap sosial siswa.
Co-Authors ., Ketut Suma ., Putu Sonia Virgawati Pratiwi Adi Sista, Dewa Nyoman Agus Ariwanta, I Putu Yesha Agus Gunawan Agus Harjoko Agus Harjoko Agus Harjoko Ahmad Asroni Ahmad Asroni, Ahmad Anandita, Ida Bagus Gede Andiny T T Arditaloka, I Wayan Angga Ariasa, Komang Ariyani, Putu Wendy Artama, Made Bella Eka Wahyuningtias Cipta, I Putu Agus Eka Yatna Cokorda Oka Birawidya David Juli Ariyadi Dewa Gede Hendra Divayana, Dewa Gede Hendra Dewi Oktofa Rachmawati Dharmana, I Wayan Diatmika, I Ketut Agus Indra Dinata, I Made Anom Mahartha Erlangga, Anak Agung Gde Wahyu Sukma Fauzi, Muhammad Rizki Galih Cahyaningsih, Agung Ukki Gede Indrawan Hajrin, M. Heryanto, I Wayan Agus I Ketut Paramarta I Made Candiasa I Made Gede Sunarya I Made Pradipta I Nyoman Sukajaya I Nyoman Wahyu Semeru Putra I Putu Agus Eka Yatna Cipta I Putu Aris Sanjaya I Putu Aris Sanjaya, I Putu Aris I Putu Dody Suarnatha I Putu Putra Damana I Wayan Agus Heryanto I Wayan Gede Suweca Antara I Wayan Pio Pratama I Wayan Rosiana I Wayan Sadia I Wayan Santyasa I Wayan Sukra Ida Ayu Mirah Cahya Dewi Jana Satvika, Gd. Aditya Kadek Yota Ernanda Aryanto Ketut Suma Ketut Suma . Ketut Suma . Komang Ariasa Komang Setemen Luh Joni Erawati Dewi Luh Putu Budi Yasmini Luh Rumni Oktaria M. Hajrin M.Cs S.Kom I Made Agus Wirawan . Made Artama Made Wahyu Aditya Arta Made Windu Antara Kesiman Made Windu Segara Mahendra, I Gusti Agung Putu Matius Ivan Bimasena Mimin Yeli Sholekah Moh. Heri Setiawan MS Prof. Dr. Ketut Suma . N Dinda Maharani Ni ketut Lisa Maheni Ni Komang Rai Mirayanti NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Made Yeni Dwi Rahayu Ni Putu Eka Apriyanthi Nugraha, I Gede Pradipta Adi Nugraha, I Gusti Agung Satria Oktaria, Luh Rumni Pathni, Ida Ayu Wisma Anggaritha pramana, i gede pramana ade saputra Prof. Dr. Ketut Suma, MS . Putra, I Kadek Nurcahyo Putra, I Made Arya Adinata Dwija Putra, I Nyoman Wahyu Semeru Putra, I Putu Arya Putu Eka Parianthana Putu Sonia Virgawati Pratiwi . Rai Sujanem Risha, Nurfa Sandhiyasa, I Made Subrata Saputri, Ni Kadek Tesya Ari Sariyasa Sariyasa Sariyasa Sariyasa Sawitri D U Segara, Made Windu Sidik, Purnama Sisilia Fhelly Djun Sonia Dewi Parna.T Sri Hartati Suputra, I Putu Arsana Suryawan, I Made Yuda Sutarno, Erwan Sutarno, Erwan Suweca Antara, I Wayan Gede T, Andiny T U, Sawitri D Wardana, I Komang Tri Edi Wayan Eka Ariawan Yogi Duwi Antara