Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL SISTEM PENGELOLAAN DOKUMEN TRI DHARMA PADA POLITEKNIK NEGERI UJUNG PANDANG BERBASIS WEB IMASITA, IMASITA; GUNAWAN, ANDI; HIRMAN, HIRMAN
Jurnal INSTEK (Informatika Sains dan Teknologi) Vol 4 No 1 (2019): APRIL
Publisher : Department of Informatics Engineering, Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1296.324 KB) | DOI: 10.24252/instek.v4i1.6767

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada kajian sistem pengelolaan dokumen atau arsip tri dharma Perguruan Tinggi di Politeknik Negeri Ujung Pandang. Tujuan penelitian adalah menghasilkan model pengembangan sistem pengelolaan dokumen Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis web pada Politeknik Negeri Ujung Pandang. Metode penelitian ini menggunakan model Research & Development (R&D). Tahapan yang dilakukan meliputi: analisis kebutuhan dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan informan, analisis dan mengidentifikasi pengelolaan arsip  dan dokumen. Hasil penelitian diperoleh adalah mendesain adminnistrator sebagai user untuk melakukan menyimpanan data SK dokumen ke dalam aplikasi yang penerapan dilakukan pada kampus Politeknik Negeri Ujung Pandang. Kata Kunci – Dokumen, Model R&D, Kearsipan
Model Lanskap Permukiman Tradisional Masyarakat Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh Rizky, Annisa Fathiya; Gunawan, Andi; Manningtyas, Rosyi Damayanti Twinsari
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v17i1.59252

Abstract

Traditional settlements play a crucial role in shaping and preserving the unique identities of communities functioning as a repository of cultural heritage and historical significance, thus contributing greatly to the collective identity of a population. Such settlements are prevalent in Indonesia, including the Gayo indigenous community. This study aims to identify and analyze landscape characters and models of traditional Gayo settlements. The research was conducted in Toweren Uken, Central Aceh Regency, Aceh Province. This research was conducted using a qualitative descriptive method, with research stages including tracing customary scripts, interviewing cultural figures, and field observation. Content analysis is conducted on literature related to the elements that shape settlement landscapes, while spatial analysis carried out after field observations are completed. The landscape characteristics of traditional Gayo settlements show hilly terrain with land cover dominated by agricultural fields, with settlements located surrounded by agricultural fields and hills. Natural elements identified within the town include Lake Lut Tawar, mountains, hills, and rivers. Man-made elements include rice fields, mixed gardens, and residential areas. The settlement area itself contains both traditional and modern houses, a mosque, and cemeteries. These elements consist of traditional houses, mersah, joyah, keben, beranang, and open areas used for agriculture and vegetable farming. The landscape model of Gayo traditional settlements forms a cluster pattern, with the settlements surrounded by rice fields.
Rancangan Kriteria Evaluasi Penerapan Eco-Design Pada Roof Garden Sabila, Yola Rahma; Gunawan, Andi; Fatimah, Indung Sitti
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 17 No. 1 (2025): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v17i1.60127

Abstract

The high density of cities encourages efforts to create ecological balance, one of which is through the implementation of roof gardens. Roof garden research began with the exploration of its benefits for energy management and currently still can be studied to find a more thorough criteria of applicable roof gardens. Following the growth of the sustainable movement, there is a high need to create design criteria on the basis of eco-design, incorporating environmental aspects to reduce environmental impacts. This concept has been integrated into green building practices through the use of ‘Greenship rating tools’, however, the criteria for roof gardens have not been comprehensively outlined. Therefore, this research aims to: 1) identify and determine the priority level of the criteria as the key to evaluate eco-design implementation in roof gardens; and 2) develop implementation strategies based on the significance of various alternative decisions from experts. This research was conducted by using Analytical Hierarchy Process (AHP) method through the assessment of selected experts. This research shows that, by hierarchy, the key criteria of eco-design in roof gardens based on significance are: water management (24,4%), vegetation (23,0%), roof garden physical aspects (13,2%), technology (11,5%), management aspect (11,5%), building physical aspect (11,1%), and user behavior (5,3%). The strategy to implement eco-design in roof gardens would be best implemented by several strategies involving: 1) development of a comprehensive roof design concept, 2) the use of environmentally friendly technology and materials; and 3) efficient resource management.
Optimalisasi Kesehatan Mental dan Fisik Remaja melalui Program Senam Mindfulness dan Olahraga Fungsional di Era Digital Riyanto, Pulung; Gunawan, Andi; Tambaip, Beatus
Jurnal Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Fakultas Ilmu Administrasi Volume 3 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/jkpemasfia.v3i1.2333

Abstract

Abstrak Pengaruh era digital terhadap gaya hidup remaja semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya penggunaan gawai dan menurunnya aktivitas fisik, yang berdampak pada kesehatan mental dan jasmani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan mental remaja melalui pelatihan senam mindfulness dan olahraga fungsional. Kegiatan dilaksanakan di SMP Satu Atap Wasur, Merauke, Papua Selatan, dengan sasaran remaja usia 13–18 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sesi edukasi membahas pentingnya kesehatan mental dan fisik di era digital, dilanjutkan dengan praktik senam mindfulness untuk melatih fokus dan ketenangan, serta olahraga fungsional untuk meningkatkan kebugaran tanpa alat khusus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, dan perilaku hidup aktif pada peserta. Sebagian besar siswa merasa lebih fokus, tenang, dan termotivasi untuk menjalankan kebiasaan sehat. Respon positif juga datang dari guru dan orang tua yang mendukung keberlanjutan program ini. Data kuantitatif dari kuesioner awal dan akhir menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam aspek kebugaran fisik dan kesejahteraan emosional. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan yang integratif dan partisipatif dalam pengembangan program promotif-preventif di lingkungan pendidikan. Program ini dinilai efektif dan berpotensi untuk direplikasi sebagai model intervensi sederhana namun berdampak dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup remaja di era digital Kata kunci: kesehatan mental; mindfulness; olahraga fungsional; remaja; gaya hidup digital.   Abstract The influence of the digital era on adolescent lifestyles is increasingly evident, marked by increased use of gadgets and decreased physical activity, which has an impact on mental and physical health. This community service program aims to optimize the physical and mental health of adolescents through mindfulness gymnastics and functional sports training. The activity was carried out at SMP Satu Atap Wasur, Merauke, South Papua, targeting adolescents aged 13–18 years. The implementation method used an educational-participatory approach, including the preparation, implementation, and evaluation stages. The educational session discussed the importance of mental and physical health in the digital era, followed by mindfulness gymnastics practices to train focus and calmness, and functional sports to improve fitness without special equipment. The results of the activity showed an increase in self-awareness, emotional regulation skills, and active lifestyle behavior in participants. Most students felt more focused, calm, and motivated to carry out healthy habits. Positive responses also came from teachers and parents who supported the sustainability of this program. Quantitative data from the initial and final questionnaires showed significant improvements in aspects of physical fitness and emotional well-being. These findings strengthen the relevance of an integrative and participatory approach in developing promotive-preventive programs in educational environments. This program is considered effective and has the potential to be replicated as a simple but impactful intervention model in character building and improving the quality of life of adolescents in the digital era Keywords: mental health; mindfulness; functional sports; adolescents; digital lifestyle.
Optimalisasi Kesehatan Mental dan Fisik Remaja melalui Program Senam Mindfulness dan Olahraga Fungsional di Era Digital Riyanto, Pulung; Tambaip, Beatus; Gunawan, Andi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/a2wz8s37

Abstract

Pengaruh era digital terhadap gaya hidup remaja semakin nyata, ditandai dengan meningkatnya penggunaan gawai dan menurunnya aktivitas fisik, yang berdampak pada kesehatan mental dan jasmani. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan fisik dan mental remaja melalui pelatihan senam mindfulness dan olahraga fungsional. Kegiatan dilaksanakan di SMP Satu Atap Wasur, Merauke, Papua Selatan, dengan sasaran remaja usia 13–18 tahun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif, mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sesi edukasi membahas pentingnya kesehatan mental dan fisik di era digital, dilanjutkan dengan praktik senam mindfulness untuk melatih fokus dan ketenangan, serta olahraga fungsional untuk meningkatkan kebugaran tanpa alat khusus. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran diri, kemampuan regulasi emosi, dan perilaku hidup aktif pada peserta. Sebagian besar siswa merasa lebih fokus, tenang, dan termotivasi untuk menjalankan kebiasaan sehat. Respon positif juga datang dari guru dan orang tua yang mendukung keberlanjutan program ini. Data kuantitatif dari kuesioner awal dan akhir menunjukkan adanya perbaikan signifikan dalam aspek kebugaran fisik dan kesejahteraan emosional. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan yang integratif dan partisipatif dalam pengembangan program promotif-preventif di lingkungan pendidikan. Program ini dinilai efektif dan berpotensi untuk direplikasi sebagai model intervensi sederhana namun berdampak dalam pembentukan karakter dan peningkatan kualitas hidup remaja di era digital
Assessment of biodiversity risks in urban agriculture: Case of Jakarta, Indonesia Dwi Rahmayanti, Fetty; Gunawan, Andi; Fauzi, Anas Miftah; Santosa, Edi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 2 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i2.66297

Abstract

Urban agriculture is a permanent and dynamic part of urban socio-economic and ecological systems. It uses typical urban resources, competes with other urban functions for land and water, is influenced by urban policies and plans, and contributes to urban social and economic development. To assess agricultural sustainability and predict future food security, it is essential to understand the relationship between farming systems and biodiversity. The research aimed to assess biodiversity risk in urban agriculture. This research employed a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative methods, and incorporated a field survey that involved collecting data from research and literature reviews. The field survey involved collecting data from research questionnaires distributed to respondents to determine their perceptions of biodiversity risks to flora and fauna resulting from urban agricultural activities. The results of the study showed that the p-value was greater than the alpha level (α = 0.05), indicating that urban agriculture in East Jakarta does not significantly affect biodiversity risks of flora and fauna. Keywords: agripolitan; city greenery; conservation; East Jakarta; food security
Deteksi Kepribadian dan Tumbuh Kembang Anak dengan Sidik Jari Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor dan Decision Tree : Personality and Child Development Detection Using Fingerprints with K-Nearest Neighbor and Decision Tree Algorithm Gunawan, Andi; Fitriani, Chair Anggita; Hadinata, Wira; Ricesa, Wieke
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 5 No. 3 (2025): MALCOM July 2025
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v5i3.2094

Abstract

Kepribadian dan gaya belajar merupakan dua aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kepribadian dan tumbuh kembang anak berdasarkan pola sidik jari menggunakan algoritma klasifikasi K-Nearest Neighbor (K-NN) dan Decision Tree (DT). Penelitian dilakukan pada 10 partisipan di taman kanak-kanak Annisa Tangerang, dengan pengumpulan data sidik jari dari jari tengah, manis, dan kelingking menggunakan metode sidik tinta. Data kemudian dipindai dan dikategorikan ke dalam tiga pola utama: Arch, Loop, dan Whorl. Proses klasifikasi dilakukan menggunakan algoritma K-NN dan DT, serta diuji menggunakan pendekatan hold-out validation dan Leave-One-Out Cross-Validation (LOOCV). Hasil pengujian menunjukkan bahwa model klasifikasi mencapai nilai akurasi, precision, recall, dan F1 score sebesar 1.0, serta akurasi LOOCV sebesar 90%. Hasil prediksi menunjukkan bahwa 50% anak memiliki kepribadian dengan daya ingat tajam, 40% ambisius dan disiplin, serta 10% perfeksionis dan komunikatif. Gaya belajar yang teridentifikasi menggunakan K-NN adalah visual (60%) dan kinestetik (40%), sementara dengan DT terdiri dari visual (50%), kinestetik (40%), dan auditori (10%). Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara pola sidik jari dengan kecenderungan kepribadian dan gaya belajar anak serta bisa menjadi alat bantu dalam deteksi dini dan intervensi edukatif berbasis karakter anak.
Inspeksi Kesehatan Lingkungan di Sekolah Menengah Kejuruan Perpajakan Riau tahun 2024 Hardianti, Sri; Agnesia, Yoana; Firdaus, M; Sumianto, Sumianto; Gunawan, Andi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1982

Abstract

Lingkungan sekolah yang sehat merupakan faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif dan kesejahteraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan lingkungan di SMK Perpajakan Riau tahun 2024 berdasarkan indikator sanitasi, pencahayaan, ventilasi, konstruksi bangunan, dan kebersihan lingkungan. Pendekatan deskriptif observasional digunakan dengan data yang diperoleh melalui observasi langsung menggunakan alat ukur seperti lux meter, thermohygrometer, dan checklist berbasis regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar indikator kesehatan lingkungan berada dalam kategori "baik," namun terdapat kekurangan signifikan pada fasilitas sanitasi, ventilasi, dan pencahayaan di beberapa ruang kelas. Sebanyak 33,3% ruang kelas tidak memenuhi standar pencahayaan, sementara 8% ruang kelas memiliki ventilasi di bawah standar ideal. Kekurangan fasilitas sanitasi, seperti toilet siswa dan tempat cuci tangan, juga mengindikasikan perlunya intervensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian aspek memenuhi standar, peningkatan fasilitas sanitasi, ventilasi, dan pencahayaan masih diperlukan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih sehat. Hasil ini memberikan rekomendasi berbasis bukti untuk perbaikan lingkungan fisik sekolah guna mendukung kesehatan dan kenyamanan siswa.
Etnopedagogi sebagai Pendekatan dalam Pengembangan Materi Pembelajaran IPS di Sekolah Asnimawati, Asnimawati; Gunawan, Andi; Nafisah, Durrotun; Afifah, Silvi Nur; Hasanah, Nurul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan etnopedagogi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengembangkan bahan ajar. Fokus penelitian ini adalah pada kearifan lokal masyarakat yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran di sekolah khususnya mata Pelajaran IPS. Permasalahan ini berangkat dari hasil observasi awal penulis di sekolah, di mana ditemukan bahwa selama ini proses pembelajaran belum menghubungkan materi ajar dengan kearifan lokal setempat. Akibatnya, budaya daerah menjadi sesuatu yang kurang dikenal bahkan dianggap asing oleh para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa unsur etnopedagogi belum sepenuhnya diterapkan dalam pembelajaran di sekolah, terutama dalam hal mengintegrasikan budaya lokal ke dalam kegiatan belajar mengajar. Sampai saat ini, dunia pendidikan dan nilai-nilai kearifan lokal masih berjalan terpisah dan belum menyatu menjadi kekuatan yang saling mendukung dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal dan buku yang relevan, khususnya yang membahas pembelajaran IPS dan pendidikan berbasis kearifan lokal. Objek dalam penelitian ini adalah proses adaptasi budaya lokal serta urgensinya dalam menjawab tantangan perkembangan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan dapat diwujudkan melalui pengenalan budaya lokal kepada siswa, seperti memanfaatkan ungkapan dalam pno adat, mengenalkan kenduri sudah tuai, yang kini mulai terlupakan oleh sebagian besar generasi milenial, serta memasukkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS sebagai bahan ajar.
Pengaruh Citra Merek dan Pemasaran Digital melalui Hubungan Pemasaran pada Keputusan Pembelian Apotek di Kota Bandung Gunawan, Andi; Merdiani, Wentri
MASALIQ Vol 5 No 4 (2025): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i4.6287

Abstract

The increasingly intense competition in the pharmacy industry, particularly in urban areas such as Bandung, demands that business actors adopt effective marketing strategies to attract and retain customers. This study aims to analyze the influence of brand image, digital marketing, and relationship marketing on consumer purchasing decisions in pharmacies across Bandung. A quantitative approach was employed, with data collected through surveys and statistical analysis used to examine the relationships among variables. Respondents consisted of pharmacy consumers located throughout Bandung. The analysis revealed that consumer perceptions of brand image (index score: 74), digital marketing (72), and relationship marketing (76) were within the high to moderate categories, while the purchase decision index stood at 71. Brand image had a significant influence on relationship marketing, accounting for 52.1%. Additionally, digital marketing contributed 29.2% and relationship marketing 30.5% to purchasing decisions. The indirect effects of brand image and digital marketing via relationship marketing were found to be greater than their direct effects. These findings confirm that relationship marketing significantly mediates the influence of brand image and digital marketing on purchasing decisions. Therefore, building trust through strengthening brand image, optimizing digital media, and fostering personalized consumer relationships are key strategies for enhancing loyalty and purchase decisions in the pharmacy sector.