Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Kajian Lanskap Permukiman Tradisional Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Kenali, Lampung Barat Putri, Yustiani Yudha; Gunawan, Andi; Arifin, Nurhayati H.S.
Jurnal Permukiman Vol 8 No 3 (2013)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2013.8.153-167

Abstract

Pekon Kenali adalah cikal bakal masyarakat Lampung dan termasuk kawasan tradisional/bersejarah di Kabupaten Lampung Barat yang dikhawatirkan punah. Penelitian ini bertujuan mengkaji tatanan lanskap permukiman tradisional dan merumuskan rencana pengembangannya. Metode yang digunakan berupa analisis deskripsi dan spasial melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik permukiman tradisionalnya adalah berkumpul, memanjang mengikuti bentuk jalan raya, tanah garapan berada di belakang, dan terletak di dekat sungai. Faktor sosial-budaya yang mempengaruhi karakteristik permukiman adalah sistem hidup pi’il pesenggiri (berlaku terhadap sesama manusia, hewan, tumbuhan, dan alam). Selain itu, saling bergotong-royong dalam segala aspek kehidupan, seperti: pengolahan ladang dan upacara-upacara adat, serta sistem kekerabatan membuat jarak rumah mereka saling berdekatan. Dalam hubungan dengan lingkungan alam terdapat semboyan Bumi Tuah Bepadan, bahwa manusia dengan alam tidak bisa dipisahkan. Penyebab pergeseran pola permukiman adalah serangan penjajah, gempa, pertambahan jumlah penduduk, da n pembangunan jalan beraspal. Hasil analisis penilaian kawasan pekon berupa tindakan rehabilitasi (total nilai 41) dengan mempertahankan karakter dan ciri khasnya, penambahan elemen lanskap harus berkarakter dan ciri khas tradisional.
Optimalisasi Pembelajaran PJOK Berbasis Digital melalui Aplikasi Analisis Gerak di SMK Negeri 14 Medan Aprial. M, Benny; Alhumary, Farid M; Nasution, Alwi Fahruzy; Siregar, Imanuddin; Repiyasa, I Wayan; Rahman, Arief; Gunawan, Andi; Gulo, Syukur Putra Abadi; Zlukhu, Anuarman
Jurnal Inovasi Olahraga Vol. 5 No. 02 (2026): July Issue, 2026
Publisher : Pusat Pengembangan Olahraga Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/jiojurnal.v5i02.23

Abstract

The digital transformation in education requires the integration of technology into learning processes, including Physical Education. However, conventional Physical Education learning still relies on subjective observation methods with limited accuracy in analyzing students’ movements. This community service program aimed to optimize digital-based Physical Education learning through motion analysis applications at SMK Negeri 14 Medan. The method used was the ORPAER model (Observe, Reflect, Plan, Action, Evaluate, Reflect), implemented in four cycles: pre-service, training, field implementation, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using descriptive percentage techniques. The results showed an increase in teachers’ competence from 33% to 86% (161% improvement), as well as improved learning quality with a score of 3.6 (good category). The program also enhanced student engagement and self-directed learning. Therefore, the ORPAER model effectively improves teachers’ technological pedagogical competence and digital-based Physical Education learning quality.