Articles
KEHIDUPAN JURU PARKIR LIAR DI KOTA PEKANBARU
Lara Dwi Mei Yendra;
Yoskar Kadarisman
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Mei
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/arima.v1i4.1154
Penelitian ini dilakukan pada Juru Parkir Liar yang berada di Jalan HR. Soebrantas Kota Pekanbaru dengan tujuan untuk mengetahui kehidupan Juru Parkir Liar dengan melihat bagaimana aktivitasnya bekerja sebagai Juru Parkir Liar dan latar belakang Tindakan Juru Parkir Liar di dalam memilih pekerjaan yang bisa dikatakan tidak aman jika terjadinya razia oleh Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Penelitian kualitatif dengan dengan subjek penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi data dengan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehidupan Juru Parkir Liar di Jalan HR. Soebrantas Kota Pekanbaru dapat dilihat dari aktivitas yang dilakukan nya sehari-hari. Sebelum melakukan aktivitasnya sebagai juru parkir liar biasanya mereka memiliki pekerjaan yang lain terlebih dahulu. Aktivitas sebagai juru parkir liar rata-rata dimulai dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB tergantung bagaimana kondisi dilapangan yang dimana melihat bagaimana cuaca dan keramaian pada hari tersebut.
KONTROL SOSIAL ORANGTUA TERHADAP PENGENDARA SEPEDA MOTOR DIBAWAH UMUR STUDI PADA LOKASI PARKIR YASSIR KOTA PEKANBARU
Annisa Fitri;
Yoskar Kadarisman
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/arima.v2i1.2027
Kontrol orangtua terhadap pengendara sepeda motor dibawah umur merupakan aspek penting dalam mengawasi dan menjaga keselamatan berkendara anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi teknik kontrol yang diterapkan oleh orangtua serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan sepeda motor oleh anak di bawah umur. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, dengan melibatkan 47responden. Adapun Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu teknik simple random sampling. Dalam penelitian ini pengolahan dan menganilis data, menggunakan uji frekuensi dengan software SPSS (Statistical Program for Sosical Science) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 teknik kontrol orangtua terhadap anak yang mengendarai sepeda motor yaitu persuasive, pervasion, compulsion dan coercive, dengan persuasive merupakan teknik yang paling efektif karena memperoleh skor tertinggi. Jika dianalisis dari faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan sepeda motor oleh anak, pengaruh lingkungan menunjukkan dampak yang paling besar,dengan skor tertinggi dibandingkan dengan kesibukan orangtua, efisiensi waktu, dan penghematan biaya transportasi.
ANALISIS TINDAKAN SOSIAL DAN ETIKA LINGKUNGAN DALAM PRAKTIK STERILISASI PADA HEWAN PELIHARAAN KUCING DI KOTA PEKANBARU
Riati Junnur;
Yoskar Kadarisman
ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62017/arima.v2i1.2065
Penelitian ini berjudul "Analisis Tindakan Sosial dan Etika Lingkungan dalam Praktik Sterilisasi pada Hewan Peliharaan Kucing di Kota Pekanbaru" yang bertujuan untuk mengidentifikasi tindakan sosial yang terdapat dalam praktik sterilisasi serta menganalisis etika lingkungan yang terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengambilan sampel melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang merupakan pemilik hewan peliharaan kucing yang telah melakukan sterilisasi. Dalam analisisnya, penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial oleh Max Weber dan konsep etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik sterilisasi pada kucing peliharaan di Kota Pekanbaru tergolong dalam tindakan sosial rasional instrumental. Selain itu, analisis etika lingkungan mengungkapkan bahwa praktik sterilisasi ini lebih condong pada etika lingkungan antroposentrisme, di mana tindakan dilakukan untuk kepentingan manusia dalam mengendalikan populasi hewan dan menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan perkotaan. Penelitian ini memberikan wawasan tentang motivasi sosial dan pertimbangan etis yang mendasari praktik sterilisasi kucing di lingkungan perkotaan.
COMMUNITY SOCIAL CAPITAL AS A STRATEGY TO REDUCE THE RISK OF FLOOD DISASTERS IN PELALAWAN REGENCY
Rina Susanti;
Achmaf Hidir;
Yoskar Kadarisman;
Teguh Widodo;
Risdayati;
Mochammad Latif Amin
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6945
Pelalawan Regency is one of the areas most severely affected by annual flooding in Riau Province, particularly Kuala Terusan Village located at the confluence the Kampar and Batang Nilo Rivers. Despite living in a physically vulnerable area with flood heights reaching 100-180 cm annually, the community choosesremain resilient. This study aims: first, to identify elements of social capital possessed by the watershed community in Kuala Terusan Village in facing annual floods; second, to analyze the role of social capital in enhancing community capacity to reduce risks and accelerate disaster management. Using a qualitative approach with case study design, data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and focus group discussions with residents who have experienced repeated floods. The findings reveal that three dimensions of social capital social networks, collective norms and trust work synergistically as the community’s immune system. Social networks function as early warning systems through RT/RW structures, collective norms manifest in preventive mutual cooperation and collective economic strategies that transform floods into “blessings” through abundant fish catches, while high trust enables efficient asset security and aid distribution. This bottom-up strategy proves more adaptive rapid, and contextual in reducing flood risks compared to approaches solely relying on external interventions. This research contributes to expanding social capital theory in the context of recurring slow-onset disasters in rural river basin areas.
Peran Petugas Pembinaan Dalam Sosialisasi Anak Binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru
Berliana Lubis;
Yoskar Kadarisman
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53697/iso.v5i1.2438
Kegagalan dalam proses sosialisasi dapat membentuk kepribadian buruk pada anak yang mengakibatkan terjadinya perilaku pelanggaran hukum, Dalam hal ini Lembaga Pembinaaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru merupakan lembaga yang menampung anak binaan dalam menjalani masa pidana sesuai dengan putusan pengadilan dan memberikan sosialisasi sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat . Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai bentuk- bentuk sosialisasi yang dijalankan anak binaan dan untuk mengetahuai hambatan dalam proses sosialisasi dengan pendekatan teori sosialisasi dari George Herbert Mead Subjek penelitian ini adalah petugas Lembaga Pembinaaan Khusus Anak Kelas II Kota Pekanbaru yang bertugas pada subseksi pembinaan kepribadian dan kemandirian menggunakan teknik purposive sampling .Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptit dengan teknik pengumpulan data observasi,wawancara mendalam dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian anak binaan menjalankan sosialisasi sekunder yang terdiri dari sosialisasi kepribadian dan sosialisasi kemandirian,dalam proses berjalannya sosialisasi ditemukan hambatan secara internal dan eksternal.
Motivasi Perempuan Memilih Jurusan Teknik Mesin di Universitas Riau
Amanda Tifani;
Yoskar Kadarisman
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53697/iso.v5i1.2697
Di Universitas Riau terdapat jurusan yang di dominasi oleh laki-laki atau dengan kata lain jarang dipilih oleh perempuan. Seperti halnya Teknik Mesin, jurusan ini umumnya jarang menjadi kategori pilihan bagi perempuan karena di jurusan teknik ini dominan mempelajari mengenai mekanika mesin ini tentu akan sulit dan berbahaya jika dilakukan oleh perempuan. Namun, tidak jarang juga ada beberapa kaum perempuan yang memilih jurusan tersebut dikarenakan berbagai motivasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi apa yang menjadi penyebab perempuan memilih jurusan Teknik Mesin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan gform, dan dokumentasi. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik sensus, dengan kriteria perempuan jurusan teknik mesin yang masih aktif pada semester 4 hingga semester 12, dengan jumlah 27 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden, perempuan teknik mesin yang masih aktif hingga saat ini di dominasi oleh angkatan 2020 dengan rentang usia 21-22 tahun. Kemudian dari ketiga motivasi Maslow yang peneliti gunakan kebutuhan sosial ternyata berpengaruh tinggi, kebutuhan penghargaan berpengaruh sangat tinggi, dan kebutuhan aktualisasi berpengaruh rendah. berdasarkan hasil tersebut maka diketahui bahwa kebutuhan penghargaan sangat memotivasi perempuan dalam memilih jurusan teknik mesin. Maka dapat disimpulkan berdasarkan ketiga motivasi tersebut rata-rata motivasi perempuan teknik mesin tergolong tinggi. Kemudian jika dilihat dari segi keberhasilannya selama berkuliah di jurusan teknik mesin mayoritas responden tergolong berhasil, artinya motivasi mereka memilih jurusan teknik mesin merupakan pilihan yang tepat.
Etos Kerja Pemulung Dalam Meningkatkan Pendapatan di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar
Rotua Simanungkalit;
Yoskar Kadarisman
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53697/iso.v5i1.2698
Ketersediaan lapangan pekerjaan yang sedikit terkhususnya di sektor formal membuat sebagian orang beralih ke sektor informal. Kondisi ini terjadi akibat minimnya keterampilan dan keahlian serta rendahnya jenjang pendidikan yang dimiliki. Seperti yang dilakukan masyarakat yang berprofesi sebagai pemulung yang ada di Desa Pandau Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Selain durasi kerja dalam satu minggu, kemampuan dan ketekunan pemulung dalam menemukan barang bekas yang memiliki nilai jual juga berperan penting dalam meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etos kerja pemulung di Desa Pandau Jaya dengan tingkat pendapatannya dengan menggunakan Teori Etika Protestan yang dikemukakan oleh Max Weber. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian metode penelitian kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, dokumentasi dan wawancara. Teknik dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel sensus yaitu seluruh populasi digunakan sebagai sampel dengan keseluruhan responden yaitu 33 pemulung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil dari rekapitulasi etos kerja pemulung terhadap peningkatan pendapatan melalui empat indikator etos kerja. Indikator pertama pada berkorban untuk menyiapkan masa depan memiliki skor 662, pada indikator bersikap secara rasional dalam menghadapi kehidupan skornya 683, kerja keras 649, dan hidup hemat 777 skor ini didapatkan dari hasil jumlah seluruh jawaban dari pertanyaan masing masing indikator etos kerja yang sudah punya skala ukur masing masing dan dengan total skor keseluruhan adalah 2.771 dan total tersebut berada pada tingkat sangat tinggi.
Pemanfaatan Livelihood Assets Untuk Ketahanan Ekonomi Komunitas Rural di Sekitar Kawasan Penyangga Taman Nasional Zamrud
Yoskar Kadarisman;
Nurhamlin Nurhamlin;
Rina Susanti;
Alika Nurmala Siregar
Journal of Community Development Vol. 6 No. 1 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/comdev.v6i1.1470
This community service activity is carried out with the aim of providing knowledge and understanding to the community about the use of livelihood assets to increase the economic resilience of rural communities around the buffer area of the Emerald National Park. People in this region mostly live from natural products, but do not fully understand how to optimally manage assets to support economic sustainability. Education and counselingwas provided to the people of the buffer zone in Sungai Apit District, Siak Regency. Implementation of activities is carried out using counseling methods, focus group discussions (FGD) and direct mentoring. The implementation team consists of three lecturers and is supported by local community leaders. The activity participants consisted of members of the local community who showed positive responses during implementation. This response can be seen from the enthusiasm of the participants in discussions, sharing experiences and direct practice regarding the use of assets in managing natural resources in buffer areas. Management of livelihood assets, such as human, natural, social, physical and financial assets, is carried out using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The results of the community service show an increase in community knowledge, understanding and skills in managing natural resources sustainably, which contributes to improving economic welfare and the sustainability of the Zamrud National Park Buffer Zone. Knowledge increased by 23.4%. The community service activity process was published on the online media youtube https://www.youtube.com/watch?v=d6EtqNhVCVc and published on the online news media https://voxindonews.com/read/news/2024-10-06-tim-kjfd-sosiologi-unri-perkuat-kapasitas-masyarakat-Sekitar-taman-nasional-zamrud-siak.
NAIL ART PADA KALANGAN PEREMPUAN PENGUNJUNG SALON VLASH.NAILS KOTA PEKANBARU
Namira Azzahra;
Yoskar Kadarisman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1332-1341
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nail art dimaknai sebagai simbol status sosial di kalangan perempuan. Fenomena nail art mengalami perkembangan signifikan dalam industri kecantikan modern dimana nail art tidak lagi dipandang sekadar praktik estetika, melainkan telah berkembang menjadi bagian dari konsumsi simbolik dalam masyarakat modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perempuan memaknai nail art sebagai simbol status sosial serta representasi yang ingin ditampilkan melalui praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling terhadap lima informan pelanggan dan satu key informan di Salon Vlash.Nails Kota Pekanbaru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nail art berfungsi sebagai media representasi identitas dan status sosial melalui nilai tanda (sign value). Konsumen tidak hanya mempertimbangkan aspek estetika, tetapi juga citra, prestise salon, serta persepsi sosial yang melekat. Selain itu, ditemukan adanya ambivalensi makna, di mana nail art dipandang sebagai bentuk kepuasan diri sekaligus sarana membangun citra sosial. Dengan demikian, nail art dapat dipahami sebagai praktik konsumsi simbolik yang berperan dalam konstruksi identitas dan stratifikasi sosial perempuan di masyarakat modern.
STATUS SOSIAL EKONOMI TERHADAP PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI DESA TELUK PANTAIAN KECAMATAN GAUNG ANAK SERKA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
Lola Zulaika;
Yoskar Kadarisman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 6 (2026): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v13i6.2026.1220-1235
Tingkat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat desa masih rendah karena berbagai faktor, salah satunya adalah faktor sosial ekonomi. Desa Teluk Pantaian, Kecamatan Gadung Anak Serka, Kabupaten Indragiri Hilir merupakan daerah pesisir yang kurang memiliki fasilitas yang dapat memengaruhi kesadaran dan penerapan PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan penerapan PHBS di Desa Teluk Pantaian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat deskriptif. Dalam penelitian ini, ibu rumah tangga yang memiliki bayi menjadi populasi sasaran, dan pemilihan sampel didasarkan pada kriteria tertentu. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Data yang terkumpul akan dianalisis secara deskriptif serta korelasi pengaruh status sosial ekonomi terhadap PHBS. Penelitian ini menemukan bahwa status sosial ekonomi berkorelasi dengan pelaksanaan perilaku PHBS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PHBS dipengaruhi oleh status social ekonomi di Desa Teluk Pantaian. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan program pendidikan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.