Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN INTENSI MENINGGALKAN ORGANISASI PADA BANK-BANK MILIK NEGARA DI KOTA TEGAL Faqihudin, M.; Gunistiyo, M.Si., Drs.
SOSEKHUM Vol 5, No 7 (2009)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (57.748 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerjaterhadap kepuasan kerja karyawan, mengetahui pengaruh stres kerja terhadap intensimeninggalkan organisasi dan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadapintensi meninggalkan organisasi.Hasil dari analisis adalah sebagai berikut: stres kerja mempunyai pengaruhsignifikan dan negatif terhadap kepuasan kerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwatingkat stres yang rendah akan mempengaruhi yang nyata pada tercapainya kepuasankerja karyawan. Stres mempunyai pengaruh yang signifikan dan positif terhadapintensi meninggalkan organisasi. Adanya pengaruh ini menunjukkan bahwa semakintinggi tingkat stres yang dirasakan karyawan selama bekerja akan memungkinkantinggilnya keinginan untuk meninggalkan organisasi. Kepuasan kerja memberikanpengaruh yang signifikan dan negatif terhadap intensi meninggalkan organisasi.Adanya kepuasan yang tinggi akan membuat karyawn tetap bertahan di organisasi danterus bekerja semaksimal mungkin mewujudkan tujuan organisasi.
STUDI PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI KOTA PEKALONGAN H.A, Yayat; Gunistiyo, M.Si., Drs.; R, Dino
SOSEKHUM Vol 4, No 5 (2008)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.434 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah anatomi biaya pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK negeri beserta sumber-sumber pendanaannya dengan memperhitungkan variabel status sosial ekonomi dan memperoleh angka satuan biaya pendidikan per sekolah per siswa di SD, SMP, SMA, dan SMK negeri yang berlokasi di lingkungan masyarakat berstatus sosial ekonomi baik, menengah, dan miskin. Teknik pengolahan data yang dipergunakan untuk pengkajian ini adalah teknik pengolahan data kualitatif dilakukan dengan deskriptif analitis untuk data yang bersifat kualitatif. Teknik analisis data yang dipergunakan untuk analisis data yang bersifat kuantitatif dengan menggunakan alat bantu statistik-deskriptif, yaitu dengan analisis tabel, grafik dan diagram untuk memudahkan pengambilan kesimpulan.Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, sejauh keterserapan dana yang tercantum dalam RAPBS, peranan Pemerintah sangat menonjol dalam pembiayaan pendidikan dasar dan menengah di Kota Pekalongan. Kedua, bila dihitung dalam satuanpendidikan per siswa, distribusi dana pemerintah (yang digunakan untuk membayar gaji dan sebagian biaya operasional pendidikan) telah relatif merata antar-sekolah yang berada di lokasi yang berbeda (pusat kota dan pinggir kota) serta antara berbagai strata sosial ekonomi (kaya, sedang, miskin). Artinya, siswa di sekolah manapun cenderung mendapatkan jumlah subsidi yang relatif sama dari pemerintah. Ketiga, jumlah subsidi pemerintah maupun beban keluarga dalam pembiayaan pendidikan meningkat sejalan dengan meningkatnya jenjang pendidikan. Keempat, biaya pendidikan, bersama-sama dengan variabel-variabel sosial-ekonomi keluarga siswa dan sekolah, merupakan korelat yang sangat signifikan dan mutu pendidikan seperti dinyatakan dalam Nilai Ujian Akhir lulusan SD, SMP, SMA, dan SMK.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH PADA EFISIENSI USAHA TANI BAWANG MERAH DI DESA SISALAM KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Gunistiyo, M.Si., Drs.
SOSEKHUM Vol 5, No 7 (2009)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.605 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keuntungan usahatani bawang merah di Desa Sisalam Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, untukmengetahui batas produksi bawang merah minimal pada usaha tani bawang merah diDesa Sisalam Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, untuk mengetahui pengaruhfaktor produksi yang terdiri atas lahan, bibit, tenaga kerja, dan pupuk terhadapproduksi bawang merah, untuk mengetahui efisiensi pemakaian faktor produksi yangterdiri atas lahan, bibit, tenaga kerja, dan pupuk, dan untuk mengetahui mekanismepemasaran hasil usaha tani yang lebih efektif dan efisien.Berdasarkan hasil analisis usaha tani di Desa Sisalam Kecamatan WanasariKabupaten Brebes Tahun 2009 dapat disimpulkan usaha tani bawang merah di DesaSisalam Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes menguntungkan. Hal ini ditunjukkandengan hasil analisis B/C ratio diperoleh rata-rata yang lebih besar dari 1, yaitusebesar 1,52. Berdasarkan analisis break event point dapat diketahui bahwa jumlahproduksi bawang merah selama ini sudah melebihi titik impas, yaitu dengan rata-ratatitik impas sebesar 3.024,10 kg per hektar atau Rp13.608.438,78. Dengan demikiandapat disimpulkan tingkat produksi bawang merah pada usaha tani bawang merah diDesa Sisalam Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes sudah melampaui batasminimal produksi. Berdasarkan hasil analisis regresi linier ganda dapat diketahuibahwa secara parsial hanya variabel bibit yang berpengaruh signifikan. Meskipundemikian seara bersama-sama variabel faktor produksi yang terdiri atas tanah, bibit,tenaga kerja dan pupuk berpengaruh signifikan. Berdasarkan hasil analisis efisiensifaktor produksi dapat disimpulkan pemakaian faktor produksi yang terdiri atas lahan,bibit, dan pupuk tidak efisien, sedangkan faktor produksi tenaga kerja belum efisien.Berdasarkan hasil analisis pemasaran dapat disimpulkan mekanisme pemasaran hasilusaha tani melalui pedagang di Kecamatan lebih efisien dibandingkan denganpengepul desaien.
K A J I A N E V A L U A T I F PELAKSANAAN PROGRAM DAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DASAR GRATIS DI KOTA TEGAL Gunistiyo, M.Si., Drs.; Amir, M.Pd., Dr. Yayat Hidayat; SH., MH., Siswanto,; Widodo, M.Si., Agus Setio; Sari, SE., Inayah Adi
SOSEKHUM Vol 5, No 8 (2010)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.535 KB)

Abstract

Pemberdayaan pendidikan dalam bingkai kebijakan otonomidaerah, seyogianya berfokus sekurang-kurangnya pada dua dimensi.Pertama, perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kedua,pendidikan sebagai investasi peningkatan mutu sumberdaya manusia.Dimensi pertama mengharuskan pemberdayaan pendidikandifokuskan kepada peningkatan mutu masukan, proses, dan keluaranpendidikan. Dimensi kedua berkenan dengan kriteria dan arahpembiayaan pendidikan. Pelaksanaan otonomi daerah mengakibatkanterjadinya perubahan dalam sistem alokasi dan manajemen pembiayaanpendidikan.Peranan Daerah menjadi lebih besar dalam menentukan berbagaikebijakan yang berkenaan dengan penggunaan anggaran pendidikan.Dari perspektif ini, peningkatan mutu pendidikan menuntut formulasipembiayaan pendidikan yang berbasis kebutuhan riil sekolah. Formulapembiayaan tersebut dimaksudkan untuk mengakomodasi filosofipemerataan dan keadilan yang menjangkau semua peserta didik dariberagam latar belakang sosial-ekonomi.Kata Kunci: Pendididikan Gratis
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DAN PERSEPSI MASYARAKAT SASARAN PROGRAM PENYEDIAAN RUMAH SUSUN SEDERHANA SEWA (RUSUNAWA) DI KOTA TEGAL Amir, M.Pd, Dr. Yayat Hidayat; SH., MH., Siswanto; Gunistiyo, M.Si., Drs.; Prabowo, M.Si., Drs. Sana; Widodo, M.Si., Agus Setio; Sari, SE., Inayah Adi; Mulyana, SE., Yana
SOSEKHUM Vol 5, No 8 (2010)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.419 KB)

Abstract

Kebijakan pelayanan publik untuk menanggulangi masalah permukiman dengansegala fasilitas yang menyertainya, seringkali berdampak tertentu pada masyarakat lapisbawah di perkotaan, yang seharusnya mendapatkan prioritas pelayanan publik tersebut.Dampak demikian muncul karena pelayanan publik untuk kebutuhan perumahan tersebutdalam kenyataannya tidak selalu diimbangi oleh kemampuan masyarakat lapis bawahuntuk memanfaatkannya.Secara teoretik, kondisi tersebut dapat dijelaskan bahwa fasilitas pelayananpembangunan perumahan lebih menguntungkan masyarakat lapis menengah dan atassehubungan dengan aksesnya yang lebih besar daripada masyarakat lapis bawah.Sebaliknya, pelayanan publik di bidang perumahan menjadi sangat mahal bagimasyarakat miskin sehingga mereka terlepas dari jangkauan pelayanan itu.Kajian ini memfokuskan diri pada kajian sosial ekonomi mengingat sampai saat inirencana pembangunan RUSUNAWA belum tersosialisasikan kepada masyarakat terutamakepada calon sasaran penghuni. Kajian ini juga dilakukan untuk mengetahi persepsimasyarakat terhadap pemabngunan RUSUNAWA, baik dari sisi tehnis maupunlingkungan sosial.
KAJIAN EVALUATIF PELAKSANAAN PROGRAM DAN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DASAR GRATIS DI KOTA TEGAL SH.,MH, Siswanto ,; Widodo, Agus Setio; Sari, Inayah Adi; M.Si., Gunistiyo ,; Amir, Yayat Hidayat
SOSEKHUM Vol 5, No 8 (2010)
Publisher : SOSEKHUM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.593 KB)

Abstract

Pemberdayaan pendidikan dalam bingkai kebijakan otonomi daerah, seyogianya berfokus sekurang-kurangnya pada dua dimensi. Pertama, perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kedua, pendidikan sebagai investasi peningkatan mutu sumberdaya manusia. Dimensi pertama mengharuskan pemberdayaan pendidikan difokuskan kepada peningkatan mutu masukan, proses, dan keluaran pendidikan. Dimensi kedua berkenan dengan kriteria dan arah pembiayaan pendidikan. Pelaksanaan otonomi daerah mengakibatkan terjadinya perubahan dalam sistem alokasi dan manajemen pembiayaan pendidikan. Peranan Daerah menjadi lebih besar dalam menentukan berbagai kebijakan yang berkenaan dengan penggunaan anggaran pendidikan. Dari perspektif ini, peningkatan mutu pendidikan menuntut formulasi pembiayaan pendidikan yang berbasis kebutuhan riil sekolah. Formula pembiayaan tersebut dimaksudkan untuk mengakomodasi filosofi pemerataan dan keadilan yang menjangkau semua peserta didik dari beragam latar belakang sosial-ekonomi. Kata Kunci: Pendididikan Gratis
KAJIAN PENYESUAIAN TARIF RETRIBUSI BIDANG PERHUBUNGAN DI KABUPATEN BREBES Waskita, Jaka; ., Gunistiyo; Faqihudin, M; ., Siswanto
PERMANA Vol 4, No 1 (2012): Agustus
Publisher : PERMANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.002 KB)

Abstract

The purpose of this study is to examine the transportation sector levy rates in the Brebes District to be held adjustment, adjustment propose an alternative way of determining the transportation sector retribution rates based approach in line with the principles of economics, especially pricing of public services in order to reach all aspects: (i) the adequacy of revenues; (ii) the aspect of justice, (iii) economic efficiency, (iv) adininistrasi and political aspects, and (v) suitability as a source of local revenue. Way in which to determine the unit rates for each service users in accordance with the above criteria, based on consideration of: (i) estimate the economic capacity of the community, (ii) retribution rates other areas around it, (iii) to change based on inflation rates occurred in the area of ??Brebes district. Analysts levy rate adjustment is based on the assumption of using average inflation rate from 2003 to 2008 (5 years) is 8.94% per year. Keywords: Retribution, tariff adjustment, increase local revenue
PERILAKU HARGA SAHAM ( STUDI DAMPAK PENGUMUMAN DIVIDEND CUT DAN DIVIDEND OMISSION TERHADAP CUMULATIVE ABNORMAL RETURN DI BURSA EFEK INDONESIA) ., Sunandar; ., Gunistiyo
PERMANA Vol 4, No 1 (2012): Agustus
Publisher : PERMANA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.52 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh pengumuman Dividend cut dan Dividend omission terhadap Cumulative Abnormal Return (CAR) di Bursa Efek Indonesia (BEI), (2) Mengetahui perbedaan secara signifikan rata-rata Cumulative Abnormal Return (CAAR) sebelum dan sesudah pengumuman Dividend cut dan Dividend omission di Bursa Efek UIndonesia (BEI), (3) Mengetahui pemenuhan syarat efisiensi pasar modal bentuk setengah kuat secara informasi (semistrong-form informationally effecienct market) di Bursa Efek Indonesia (BEI).  Hipotesis yang diuji (1) Terdapat Cumulative Abnormal return (CAR) yang signifikan pada hari-hari di sekitar pengumumkan Dividend cut dan Dividend omission di Bursa Efek Indonesia (BEI), (2) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata Cumulative Abnormal Return (CAR) sebelum dan sesudah perusahaan mengumumkan Dividend cut dan Dividend omission di Bursa Efek Indonesia (BEI), (3) Bursa Efek Indonesia sudah memenuhi syarat sebagai pasar modal yang efisien bentuk setengah kuat secara informasi (semistrong form informationally efficient market),. Metode analisis yang digunakan adalah (1) Alat analisis untuk menentukan signifikansi Cumulative Abnormal Return (CAR) saham di sekitar hari pengumuman Dividend cut dan Dividend ommision di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2005-2009 dengan One-sample t test, (2) Alat analisis untuk menguji perbedaan yang signifikan antara rata-rata Cumulative Abnormal Return (CAR) sebelum dan sesudah pengumuman Dividend cut dan Dividend omission di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2005-2009. Apabila data normal digunakan uji t (paired sample t test) dengan tingkat signifikansi ? = 5% dan apabila data  tidak normal  digunakan uji peringkat bertanda Wilcoxon (Wilcoxon sign rank test)  dengan  tingkat  signifikansi  a = 5%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara cumulative abnormal return (CAR) sebelum dan sesudah pengumuman dividend cut dan dividend omission. Implikasinya adalah bahwa bagi investor yang ingin menanamkan modalnya tidak perlu menunggu momentum dividend cut dan dividend omission, karena dari hasil analisis diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara cumulative abnormal return (CAR) sebelum dan sesudah pengumuman dividend cut dan dividend omission. Kata kunci : Pengumuman Dividend cut dan Dividend omission, reaksi investor, Cumulative Abnormal Return (CAR).
ANALISIS PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KINERJA GURU Hersanti, Dessi Wahyu; -, Gunistiyo; Rahmatika, Dien Noviany
Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter Vol 5, No 1 (2020): Januari - April 2020
Publisher : Jurnal Inovasi Pembelajaran Karakter

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to find out 1) The effect of the Quality of Work Life of Teachers on organizational commitment, 2) The effect of achievement motivation on organizational commitment, 3) The effect of the principal transformational leadership on teacher commitment, 4) The effect of Quality of Work Life on teacher performance, 5) The influence of achievement motivation on teacher performance, 6) The influence of principals' transformational leadership on teacher performance, 7) The effect of organizational commitment affects teacher performance 8) Significance of organizational commitment in mediating the effect of Quality of Work Life (QWL) on teacher performance, 9) . The significance of organizational commitment in mediating the effect of achievement motivation on teacher performance, 10). The significance of organizational commitment in mediating the effects of transformational leadership on teacher performance. Respondents in this study were 77 people. The respondents were all civil servant teachers (PNS) in state junior high schools throughout the Larangan District. The data needed is collected by questionnaire technique. Analysis of the data used in this research is descriptive statistics and statistical analysis. From the research results it can be concluded that 1) Quality of work life influences organizational commitment, 2) Achievement motivation does not affect organizational commitment, 3) Transformational leadership influences towards organizational commitment, 4) Quality of work life influences teacher performance, 5 ) Achievement motivation has no effect on teacher performance. 6). Transformational leadership affects the performance of teachers. 7). Organizational commitment influences teacher performance. 8). Organizational commitment is able to mediate the effect of quality of work life on teacher performance. 9). Organizational commitment is not able to mediate the effect of achievement motivation on teacher performance. 10). Organizational commitment is able to mediate the influence of transformational leadership on teacher performance.
Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Pelayanan Kepolisian Resor Brebes Jaka Waskito Widagdo; Gunistiyo Gunistiyo; Dewi Indriasih; Niken Wahyu C; Deddy Prihadi
Performance: Jurnal Personalia, Financial, Operasional, Marketing dan Sistem Informasi Vol 27 No 2 (2020): Performance
Publisher : Faculty of Economics and Business Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jp.2020.27.2.3210

Abstract

Survey penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kinerja Kepolisian Resor Brebes dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan sekaligus sebagai wahana penyerap aspirasi masyarakat baik yang berupa saran, harapan, sekaligus komplain terhadap pelayanan yang telah diberikan selama ini untuk dijadikan pedoman kebijakan, program dan strategi guna peningkatan pelayanan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan di peroleh nilai hasil penelitian Indeks Kepuasan Masyarakat di Kepolisian Resor Kabupaten Brebes sebesar 81,30 dan berada pada katagori SANGAT BAIK.