Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Robandi, Imam; Candra Riawan, Dedet; Wirjodirdjo, Budisantoso; Guntur, Harus Laksana; Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Djalal, Muhammad Ruswandi; Prakasa, Mohamad Almas; Ghazi, Argon Luthfan; Irsad, Muh. Afif Al; Hidayat, Muh. Taufik Imam; Saputra, Reki Aji; Kumala, Arimbi; Satria, Moch. Adri; Himawari, Waseda
Sewagati Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i1.793

Abstract

Indonesia memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar, namun belum diikuti dengan pemanfaatan yang optimal. Sistem Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis fotovoltaik menjadi teknologi yang paling mudah diimplementasikan oleh semua kalangan dan di berbagai sektor. Di sektor Pendidikan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki visi membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keahlian di bidang tertentu, salah satunya teknik instalasi tenaga listrik. Meski begitu, belum banyak SMK yang sudah mulai memperkenalkan pentingnya pemanfaatan EBT pada siswanya. Pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Abmas) ini diusulkan Implementasi dan Sosialisasi Mini Laboratorium Sistem Pembangkit Tenaga Surya sebagai Media Pembelajaran di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, Malang. Mini Laboratorium ini terdiri dari Trainer PLTS yang merupakan mereplika sistem PLTS stand-alone dalam skala laboratorium yang cukup untuk proses pembelajaran. Trainer PLTS ini terdiri dari sistem fotovoltaik, beserta komponen pendukung berupa Solar Charger Controller (SCC), baterai, dan inverter. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi implementasi dan sosialisasi mini laboratorium. Dari hasil pelaksanaan abmas diperoleh peningkatkan pemahaman dan keterampilan para siswa dan guru terkait pemanfaatan teknologi EBT dalam bentuk trainer PLTS.
Desain dan Analisa Single-sided Regenerative Swingarm Untuk E-Scooter: Design and Analysis of Single-Sided Regenerative Swingarm for E-Scooter Bimo Eko Saputra; Guntur, Harus Laksana
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83489

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan perancangan dan simulasi Regenerative Swingarm (RSA) untuk meningkatkan efisiensi energi kendaraan listrik. RSA memanfaatkan gerakan naik-turun swingarm belakang untuk menghasilkan listrik melalui generator yang dihubungkan dengan spur gear yang dilengkapi one way clutch. Desain swingarm dibuat menggunakan SolidWorks 2020 dengan jenis single-sided, dan ada tiga variasi desain: tulang silang, tulang lurus, dan tanpa tulang. Simulasi struktural menggunakan Ansys Workbench R2 2021 menunjukkan bahwa desain tanpa tulang mengalami stress maksimum paling tinggi, mencapai 532,26 MPa dalam kondisi pembebanan statis, dan 725,52 MPa saat pengereman. Sebaliknya, desain tulang lurus memiliki stress maksimum terendah, yakni 231,83 MPa dan 307,11 MPa dalam kondisi yang sama. Total Deformation maksimum juga terbesar pada desain tanpa tulang (3.9 dalam kondisi statis dan 7.6 saat pengereman), sementara desain tulang silang memiliki Total Deformation terkecil (0.32 dan 0.085). Temuan ini menunjukkan bahwa desain dengan elemen tulang dapat mengurangi stress dan deformasi pada swingarm, menandakan keunggulan strukturalnya. Hasil ini dapat digunakan untuk memilih desain yang optimal dalam memproduksi RSA, mempertimbangkan kekuatan dan kinerja strukturalnya untuk aplikasi kendaraan listrik yang efisien secara energi.
Desain Dan Analisa Thermomekanik Rotor Disc Brake Pada Kendaraan Electric Scooter: Design And Thermomechanic Analysis Of Disc Brake Rotors In Electric Scooter Vehicles Prima, Dhovan Ilhamdan; Guntur, Harus Laksana
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jptm.v12i2.83494

Abstract

Skuter listrik adalah solusi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar akibat meningkatnya jumlah pengguna sepeda motor dan terbatasnya pasokan bahan bakar fosil. Desain skuter listrik harus mempertimbangkan kinerja, kenyamanan, dan keamanan, dengan sistem pengereman menjadi penting untuk stabilitas dan keselamatan. Analisis termal dan struktural pada berbagai desain cakram rem menggunakan ANSYS menunjukkan bahwa model 3 adalah yang optimal dengan total fluks panas sebesar 1,0576 W/mm², suhu maksimum 126,79°C, tegangan von-Mises maksimum 62,269 MPa, dan deformasi total 0,018962 mm. Analisis kelelahan mengindikasikan bahwa model 3 memiliki kinerja terbaik dengan masa pakai kelelahan 1×10^7 siklus, kerusakan kelelahan sebesar 100, dan faktor keamanan 1,1788. Simulasi dinamis dengan ABAQUS menunjukkan bahwa model 3 mempertahankan suhu dan distribusi tegangan terendah dan paling stabil selama pengereman pada berbagai kecepatan. Analisis MATLAB SIMULINK menunjukkan bahwa meskipun desain cakram rem baru mempengaruhi jarak dan waktu pengereman, dampaknya tidak signifikan. Pada pengereman LBS, koefisien gesek yang lebih tinggi menghasilkan jarak dan waktu pengereman yang lebih panjang, sedangkan pada pengereman ABS, koefisien gesek yang lebih tinggi menghasilkan jarak dan waktu pengereman yang lebih pendek. Kata kunci: Analisa Thermomekanik, Disc Brake, Electric Scooter, Pengereman
Implementasi Trainer PLTS sebagai Media Pembelajaran di SD Muhammadiyah 4 Surabaya Robandi, Imam; Guntur, Harus Laksana; Wirjodirdjo, Budisantoso; Djalal, Muhammad Ruswandi; Prakasa, Mohamad Almas; Ramadhani, Akhmad; Imam, Muhammad Taufik; Dian, Faizal; Al Irsad, Muhammad Afif; Muchyiddin, Muhammad Imam; Imron, Khafit; Natha, Kanidra; Kurniawan, Muhammad; Aulia, Dzacky; Himawari, Waseda; Haque, Gabriel
Sewagati Vol 8 No 6 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i6.2240

Abstract

Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berbasis fotovoltaik merupakan teknologi yang paling mudah diimplementasikan oleh berbagai kalangan. PLTS memiliki berbagai aplikasi di sektor-sektor seperti perumahan, industri, dan lingkungan akademik. Lingkungan akademik dianggap sebagai tempat yang ideal untuk eksperimen test-bed karena banyaknya akademisi yang memiliki semangat dan kemampuan yang tinggi. Oleh karena itu, pengenalan Energi Baru Terbarukan (EBT) perlu diperkuat di tingkat pendidikan dasar, khususnya di Sekolah Dasar (SD). Tujuannya adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mulai tertarik dalam pengembangan teknologi EBT sejak dini. Dalam kegiatan pengabdian ini, diusulkan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang menerapkan trainer PLTS sebagai media pembelajaran di SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya. Tujuan dari pengabdian ini adalah mendukung proses pengembangan dan pembelajaran bagi siswa dan tenaga pendidik, serta mensosialisasikan pentingnya EBT kepada masyarakat. Trainer PLTS ini merupakan replika sistem PLTS stand-alone dalam skala laboratorium yang cukup untuk keperluan pembelajaran. Trainer ini terdiri dari tiga modul, yaitu modul kontrol utama, modul solar panel, dan modul lampu halogen. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup sosialisasi dan implementasi trainer PLTS. Hasil dari pelaksanaan program ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa serta guru terkait pemanfaatan teknologi EBT melalui trainer PLTS.
Pemanfaatan Gelombang Laut Untuk Menggerakkan Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut pada Kapal Nelayan Hendrowati, Wiwiek; Guntur, Harus Laksana; Alhadi, Kafi Hannan; Solichin, Moch.; Yuniarto, Muhammad Nur; Sutantra, I Nyoman; Harto, Budi
Sewagati Vol 9 No 2 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i2.2330

Abstract

Para nelayan yang terletak di pesisir pantai utara kota Probolinggo, setiap hari harus melaut untuk menjaring ikan. Selama melaut, para nelayan membutuhkan listrik yang sangat banyak sehingga memerlukan biaya bahan bakar yang mahal. Sementara itu di laut terdapat sumber energi yang dapat dimanfaatkan yaitu energi gelombang laut. Berdasarkan dari permasalahan tersebut, maka Tim Abmas KKN, Departemen Teknik Mesin, ITS tahun 2024, merancang mekanisme Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut (PLTGL), yang dipasang pada kapal nelayan. Mekanisme ini terdiri dari turbin air, susunan roda gigi, generator dan frame. Turbin air dipasang menyentuh air, sehingga dapat bergerak karena aliran arus laut. Gerakan rotasi dari turbin air dihubungkan dengan generator dan menghasilkan listrik. Kemudian listrik yang dihasilkan dapat disimpan di battery dan digunakan selama melaut. Karena kapasitas dari generator kecil, maka mekanisme ini bisa dipasang beberapa sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik selama di laut. Pemakaian mekanisme PLTGL ini, mampu mereduksi biaya operasional setiap harinya.
Characteristics of Dynamic Response of Suspension Hydraulic Motor - Regenerative Shock Absorber (HMRSA) Anuar, Kaspul; Guntur, Harus Laksana
Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- Vol 44 No 1 (2017): Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace -science and engineering- (JOMAse)
Publisher : International Society of Ocean, Mechanical and Aerospace -scientists and engineers- (ISOMAse)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.458 KB) | DOI: 10.36842/jomase.v44i1.181

Abstract

Translational motion that happens in the vehicle's suspension due to unevenness of the road surface can be used as a source of electrical energy. A suspension that can convert translational motion into electrical energy is known as regenerative type suspension. To know the characteristics of the dynamic response, such as electrical energy potential and driving coziness which resulted by a suspension system, we need to examine the suspension. In this study, a test will be conducted to a suspension system that has been designed by researchers and was named Hydraulic Motor - Regenerative Shock Absorber (HMRSA). The test will be conducted statically and dynamically. The goal of the static testing is to obtain the spring's constant value and the damping's constant value of HMRSA. In the dynamic testing, excitation was given in the form of periodic and impulse. Periodic excitations are varied between these several frequencies such as 1.4Hz, 1.75 Hz and 2 Hz. Instead of variant of frequencies, electrical resistivity loads are varies in periodic excitations with each resistive loads such as 6 ohm, 12 ohm and 18 ohm. From dynamic testing, the electricity power values and sprung's mass acceleration which resulted by HMRSA suspension system on each frequency and electrical resistivity will be obtained. The sprung's mass acceleration value will be fundamental on how to analyze driving coziness that produced by HMRSA suspension system.
Rancang Bangun Mesin Pengaduk Multifungsi guna Meningkatkan Potensi dan Membantu UMKM dengan Kebutuhan Pencampuran Bahan yang Terdapat di Kota Blitar, Jawa Timur Alhadi, Kafi Hannan; Hendrowati, Wiwiek; Guntur, Harus Laksana; Solichin, Moch.; Yuniarto, Muhammad Nur; Sutantra, I Nyoman; Wikarta, Alief; Pramono, Agus Sigit; Sutikno, Sutikno; Syaifudin, Achmad; Harto, Budi
Sewagati Vol 9 No 4 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i4.2495

Abstract

Salah satu kendala utama yang dihadapi oleh UMKM adalah keterbatasan teknologi dan peralatan yang memadai. Banyak pengusaha kecil masih menggunakan cara manual dalam proses produksi, yang tentunya akan memakan waktu lama dan tenaga lebih besar. Selain itu, kualitas produk yang dihasilkan sering kali tidak konsisten, karena bergantung pada keterampilan pekerja dan alat-alat sederhana. Hal ini mengakibatkan terhambatnya kemampuan UMKM untuk meningkatkan skala produksi dan bersaing dengan perusahaan yang lebih besar. UMKM yang menjadi sasaran dalam rancangan kegiatan abmas ini adalah UMKM yang melibatkan proses pencampuran bahan dalam menjalankan usahanya. Contoh UMKM yang menjadi sasaran utama dalam abmas ini adalah UMKM yang bergerak pada bidang konstruksi level menengah ke bawah yang memerlukan bantuan alat pengaduk cat, UMKM yang memproduksi sabun cair, UMKM yang memproduksi lem perekat, hingga UMKM yang memproduksi makanan seperti kerupuk puli bawang, roti, donat yang notabene memerlukan proses pencampuran bahan. Pada Abmas dan KKN ini tim telah berhasil merancang 3 alat mixer untuk pencampuran bahan dan mendistribusikan kepada UMKM yang membutuhkan melalui kerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kota Blitar.