Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALIAN PUTARAN MOTOR DC SHUNT SEBAGAI PENGGERAK GENERATOR SINKRON MENGGUNAKAN DC-DC CONVERTER Satrio Hary Susilo; n/a Soeprapto; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Putaran motor dc mudah dikendalikan dengan menggunkan elektronika daya. Motor dc yang mudah dikendalikan adalah motor dc shunt yakni dengan metode mengendalikan tegangan terminalnya. Pada karakteristik motor dc shunt putarannya cenderung konstan walaupun torsi beban diubah-ubah. Hasil yang diinginkan dari penelitian ini adalah untuk merancang sebuah alat sinkronisasi generator dengan jala-jala PLN secara otomatis dengan mengacu pada penggerak generator sinkron yakni motor dc shunt. Adapun peralatan elektronika daya yang digunakan dalam penelitian ini adalah DC-DC Converter (Buck Converter). Kata kunci : Motor arus searah shunt, buck converter, sensor putaran.
ANALISIS PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PADA SISTEM POMPA AIR MENGGUNAKAN ALTIVAR-312 Irfan Aditya Primanto; n/a Soeprapto; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 6 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan motor listrik sebagai pompa air merupakan contoh aplikasi motor listrik yang kurang efisien. Pada sistem pompa air konvensional, banyak sedikitnya debit air dilakukan dengan cara mengatur Valve yang dioperasionalkan secara manual, yaitu dengan membuka dan menutup Valve tersebut.Seiring perkembangan zaman, ditemukanlah cara yang paling efisien untuk melakukan penghematan energi terhadap konsumsi daya pompa air yaitu dengan cara memodifikasi teknik pengendalian putarannya dengan menggunakan alat yang bernama Variable Speed Drive (VSD) pada penelitian ini menggunakan jenis Altivar-312.Berdasarkan hasil pengujian didapatkan bahwa sistem pompa yang menggunakan Altivar-312 43% lebih hemat konsumsi energi listriknya dibandingkan sistem yang menggunakan Valve.Kata kunci: Penghematan energi listrik, Variable Speed Drive, Altivar-312, Valve, pompa air.
Rancang Bangun Hybrid Photovoltaic Dan Wind Turbine Generator Sebagai Sumber Daya Lampu Penerangan Jalan Umum Radfi Dzulfikar Ramdhani; n/a Soeprapto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Abstrak—Untuk menjaga kontinyuitas nyala lampupenerangan jalan umum (PJU) tenaga surya disaat musimhujan dan mereduksi daya dan dimensi photovoltaic,dibutuhkan energi angin sebagai energi tambahan. Energiangin dihasilkan oleh wind turbine generator. Padapenelitian ini digunakan turbin angin tipe savonius yangberupa rancangan dan generator magnet permanensebagai mesin konversi energinya. Digunakan pula boostconverter dengan umpan balik agar wind turbine generatordapat mengalirkan daya mulai putaran rendah. Padapenelitian ini dilakukan pengukuran tegangan, arus, daya,dan efisiensi dari wind turbine generator. Berdasarkanhasil pengukuran didapatkan bahwa wind turbinegenerator mulai mengalirkan daya pada kecepatan 400rpm dan menghasilkan energi dalam satu hari sebesar75,258 Wh dengan efisiensi sebesar 17,912 %. Energi yangdihasilkan oleh wind turbine generator dalam satu haridapat menanggung energi sebesar 15,68 % dari energibeban harian yang dibutuhkan. Dengan demikianpenambahan wind turbine generator untuk sumber dayalampu penerangan jalan umum dapat menjagakontinyuitas nyala lampu dan mereduksi daya dandimensi photovoltaic yang digunakan.Kata kunci — PJU tenaga surya, photovoltaic, Windturbine generator, turbin savonius, generator magnet permanen.
Rancang Bangun Hybrid Photovoltaic Dan Wind Turbine Generator Sebagai Sumber Daya Lampu Penerangan Jalan Umum Radfi Dzulfikar Ramdhani; n/a Soeprapto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 4 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Untuk menjaga kontinyuitas nyala lampupenerangan jalan umum (PJU) tenaga surya disaat musimhujan dan mereduksi daya dan dimensi photovoltaic,dibutuhkan energi angin sebagai energi tambahan. Energiangin dihasilkan oleh wind turbine generator. Padapenelitian ini digunakan turbin angin tipe savonius yangberupa rancangan dan generator magnet permanensebagai mesin konversi energinya. Digunakan pula boostconverter dengan umpan balik agar wind turbine generatordapat mengalirkan daya mulai putaran rendah. Padapenelitian ini dilakukan pengukuran tegangan, arus, daya,dan efisiensi dari wind turbine generator. Berdasarkanhasil pengukuran didapatkan bahwa wind turbinegenerator mulai mengalirkan daya pada kecepatan 400rpm dan menghasilkan energi dalam satu hari sebesar75,258 Wh dengan efisiensi sebesar 17,912 %. Energi yangdihasilkan oleh wind turbine generator dalam satu haridapat menanggung energi sebesar 15,68 % dari energibeban harian yang dibutuhkan. Dengan demikianpenambahan wind turbine generator untuk sumber dayalampu penerangan jalan umum dapat menjagakontinyuitas nyala lampu dan mereduksi daya dandimensi photovoltaic yang digunakan.Kata kunci — PJU tenaga surya, photovoltaic, Windturbine generator, turbin savonius, generator magnetpermanen.
Desain dan Implementasi Unipolar SPWM Inverter VSI Satu Fasa untuk Praktikum di Laboratorium Elektronika Daya Joko Purnomo; n/a Soeprapto; Akhmad Zainuri
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan praktikum di Jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya memegang peranan penting dalam menunjang kegiatan perkuliahan. Peralatan praktikum di Laboratorium Elektronika Daya Jurusan Teknik Elektro umumnya berasal dari luar negeri. Karena itu, jika terjadi kerusakan alat dan komponen maka terjadi kesulitan dalam pengadaan komponen dan pembenahan alat tersebut. Praktikum yang dilaksanakan di Laboratorium Elektronika Daya meliputi: penyearah (AC-DC), pengaturan tegangan AC (AC-AC), dan DC chopper (DC-DC). Praktikum mengenai inverter (DC-AC) belum bisa dilaksanakan karena tidak adanya modul praktikum untuk itu.Pada penelitian ini dilakukan desain dan implemtasi inverter satu fasa Voltage Source Inverter (VSI). Metode switching untuk inverter yang digunakan adalah unipolar Sinusoidal Pulse Width Modulation (SPWM). Pada perancangan rangkaian kontrol inverter meliputi ATMega8 sebagai pembangkit sinyal switching unipolar SPWM, Optocoupler 4N25 sebagai isolasi ground antara ATmega8 dengan IR2110 dan IR2110 sebagai driver gate transistor rangkaian full bridge inverter. Rangkaian full bridge inverter menggunakan transistor IRFP460 sebagai komponen switching tegangan tingginya. Inveter dirancang agar frekuensi keluaran dan tegangan keluaran inverter bisa diatur. Pengaturan frekuensi dilakukan dengan mengatur nilai register ICR1 pada ATmega8 sedangkan pengaturan tegangan dilakukan dengan mengatur indeks modulasi amplitudo (Ma) terhadap perubahan frekuensi yang terjadi.Hasil pengujian mengunakan tegangan DC 240 volt dengan beban resistif sebesar 230 ohm menghasilkan tegangan AC dengan frekuensi dapat diatur dari10-80 Hz dan nilai tegangan efektif 75-210 volt. Nilai frekuensi keluaran inverter telah sesuai dengan setpoint yang diberikan. Frekuensi switching yang dihasilkan 1-8 KHz dengan indeks modulasi frekuensi (Mf) sebesar 100. Nilai THD terkecil dihasilkan sebesar 8.7% saat nilai Ma=1.1. Pengujian alat dengan beban motor induksi 300 watt menunjukan kecepatan motor bisa diatur dengan range 210-1711 rpm. Rasio V/f untuk frekuensi 50 Hz adalah sebesar 3.59.Kata kunci: Inverter, Unipolar SPWM, full bridge, ATMega8, frekuensi.
ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI PADA SISTEM KELISTRIKAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA BAHAN BAKAR NABATI (PLTBn) CPO BELITUNG Kintani Dewayanti; Hery Purnomo; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan energi listrik setiap tahunnya semakin bertambah. Sehingga dibuatlah pembangkit baru menggunakan bahan bakar yang ramah lingkungan salah satunya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bahan Bakar Nabati (PLTBn) dengan bahan bakar crude palm oil (CPO). Diharapkan saat PLTBn ini menyuplai daya ke jaringan 20 kV tidak akan terjadi gangguan, Oleh karena itu diperlukan evaluasi koordinasi proteksi relai arus lebih dan relai gangguan tanah. Dalam melakukan koordinasi proteksi diperlukan time delay antar relai sesuai standar IEEE 242 yaitu 0,2s s/d 0,3s dan penyetelan arus pick up disetel dengan mempertimbangkan nilai arus beban penuh (IFL). Hasil analisa koordinasi proteksi ditampilkan dalam bentuk kurva time current curve (TCC) dimana didapatkan koordinasi yang optimal dari keseruluhan relai yang ada pada PLTBn. Hal ini dapat dilihat dari hasil simulasi ysng menunjukkan selektifitas kerja relai dan waktu kerja relai berurutan dengan delay masing masing relai sebesar 0,2s. Kata Kunci: Arus Hubung Singkat, Relai Arus Lebih, Relai Gangguan Tanah, Arus Pickup, Time Delay. ABSTRACT The demand of electrical energy is increasing each year. So that new plants are made using environmentally friendly fuels, one of the new plants is the Biofuel Power Plant (PLTBn) with crude palm oil (CPO) fuel. It is expected that when this PLTBn supplies power to a 20 kV network, there will be no disruption. Therefore, a protection system coordination evaluation is needed for the over current relay and the ground fault relay. To coordinate the protection system, the time delay between relays must refer to the standard of IEEE 242 which is 0,2 to 0,3 second, and pick up current must be set by considering the value of the full load current. The result of the protection coordination analysis is displayed in the time-current curve where optimal coordination from the whole relays at PLTBn is obtained. This can be seen from the simulation result which shows that the relays are worked selectively and sequentially with a time delay of 0,2s each relay. Keywords: Relay Coordination, overcurrent relay, ground fault relay, pick up current, time delay.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan dan Analisis Jam Efektif Matahari Terhadap Pohon Surya Menggunakan Jaringan TCP/IP di Universitas Brawijaya Muhammad Rahma Arif; n/a Soeprapto; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 8 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pohon surya adalah PLTS bersistem off-grid yang panel surya nya di pasang sedemikian rupa membentuk seperti pohon dimana panel surya terletak diatas dan terhubung dengan tiang pancang sedangkan MPPT dan baterai diletakkan di bawah. Pohon surya ini digunakan untuk penerangan jalan umum yang jauh dari jangkauan listrik. Pemantuan pohon surya sangat perlu untuk kelangsungan keberadaan pohon surya tersebut. Setiap bagian mulai dari panel surya, baterai, beban lampu ada baiknya dapat di Pemantuan secara real time. Adapun sarana pemantuannya menggunakan jaringan TCP/IP yang terhubung perangkat access point untuk pemantuan dengan jangkauan yang cukup jauh. Peletakan posisi pohon surya dan jumlah jam efektif matahari sangatlah berperan penting dalam proses konversi energi nya. Selain itu pengaturan pemakaian beban juga perlu diperhatikan , sehingga apabila terjadi lampu PJU padam maka kita dapat mengetahui penyebab nya mulai dari perangkat kerasnya hingga pengisian baterainya Kata kunci— pohon surya, off-grid, pemantuan, TCP/IP, jam efektif
Pengendalian Kecepatan Motor DC Magnet Permanen Dengan Menggunakan Sensor Kecepatan Rotari Muhammad Wildan Hilmi; n/a Soeprapto; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (758.617 KB)

Abstract

Pengendalian kecepatan motor dengan cara motor dikondisikan agar tidak mencapai torsi dan kecepatan maksimal merupakan salah satu cara untuk mendapatkan efisiensi konsumsi daya baterai pada suatu sistem sepeda listrik. Pada penelitian ini pengendalian kecepatan motor dilakukan dengan mengaktifkan motor dimana roda sepeda disimulasikan telah berputar pada kecepatan tertentu, sehingga motor tidak perlu berbeban besar seperti pada saat roda sepeda pertama kali berputar. Simulasi ini dilakukan dengan pengaturan kecepatan motor DC magnet permanen. Dimana pengaturan kecepatan suatu motor DC magnet permanen dilakukan dengan mengatur tegangan masukan motor. Besar tegangan diatur secara variabel sesuai dengan besar duty cycle (D). Karena besar  Vout adalah hasil kali dari duty cycle dengan Vin. Sehingga dengan alat pengaturan kecepatan motor dc magnet permanen dengan menggunakan sensor kecepatan rotari ini dapat tercapai efisiensi konsumsi daya baterai pada sistem sepeda listrik. Kata Kunci — Motor DC magnet permanen, pulse width modulation, duty cycle, DC Chopper.
Analisis Perbandingan Faktor Daya Masukan Penyearah Satu Fasa dengan Pengendalian Modulasi Lebar Pulsa dan Sudut Penyalaan Syaifur Ridzal; n/a Soeprapto; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.445 KB)

Abstract

Pada saat sekarang ini peralatanelektonika daya sering digunakan dalam aplikasi diindustri. Seperti konverter sebagai peralatan konversidaya listrik, yang biasanya digunakan sebagai powersupply. Penggunaan penyearah terkendali memilikikekurangan karena dapat menimbulkan harmonisapada sistem tenaga listrik dan juga memiliki faktor dayayang rendah. Seperti halnya Faktor daya padapenyearah satu fasa terkendali dengan pengendaliansudut penyalaan yang cenderung rendah.Teknik pengendalian pada penyearah dapatmeningkatkan faktor daya masukan. Teknik komutasimerupakan teknik pengendalian pada sistem penyearah.Salah satu dari teknik pengendalian adalahpengendalian modulasi lebar pulsa . Oleh karena ituakan dibandingkan dua macam pengendalian, yaitupengendalian sudut penyalaan dan pengendalianmodulasi lebar pulsa.Pada penelitian ini digunakan analisismenggunakan deret fourier dan simulasi untukmengetahui harmonisa dan faktor daya pada penyearahterkendali.Kata Kunci — Penyearah setengah terkendali, Faktordaya, Harmonisa.
ANALISIS STABILITAS TRANSIEN PEMBANGKIT ENERGI TERBARUKAN BERBAHAN BAKAR NABATI CRUDE PALM OIL (CPO) YANG DIINJEKSIKAN PADA SISTEM DISTRIBUSI 20kV BELITUNG Nadila Adza Savira Yaniar; Hadi Suyono; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 1 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya penghematan bahan bakar fosil adalah dengan memanfaaatkan energi terbarukan. Sehingga dibuatlah Salah satu pembangkit energi terbarukan PLTBn CPO sebesar 2x2,5 MW. PLTBn CPO ini terinterkoneksi melalui jaringan distribusi 20 kV Belitung. Maka perlu diperhatikan kestabilan sistem sebelum dan sesudah penyambungan agar tidak berpengaruh ke generator dan beban pada PLTBn CPO. Dari hasil simulasi stabilitas transien menggunakan software ETAP 12.6, menunjukkan bahwa untuk kondisi sebelum dan setelah adanya injeksi PLTBn CPO pada kasus hubung singkat tiga fasa, hubung singkat satu fasa ke tanah tidak menyebabkan sistem lepas sinkron karena hasil respon sudut rotor, frekuensi menunjukkan sistem tetap stabil, dan mengalami drop tegangan namun dapat kembali sesuai dengan batas toleransi yang diizinkan. Sedangkan pada kasus generator lepas PLTD Pilang 10, generator lepas PLTBn CPO dan beban lepas respon sudut rotor, tegangan, dan frekuensi dapat kembali stabil, karena daya supply yang hilang saat PLTD Pilang 10 padam hanya sebesar 12,77 % pada kondisi sebelum adanya injeksi PLTBn CPO dan 12,59 % pada kondisi setelah adanya injeksi PLTBn CPO. Untuk kasus generator lepas CPO daya supply yang hilang hanya 8,2 % pada kondisi 1 generator CPO lepas dan 16,4 % pada kondisi dua generator CPO lepas, sedangkan untuk kasus beban terbesar lepas, beban yang hilang 10 %. Kemudian waktu pemutusan kritis pada kondisi sebelum adanya injeksi PLTBn CPO lebih cepat jika dibandingkan dengan kondisi setelah adanya injeksi PLTBn CPO. Kata kunci — Stabilitas Transien, sudut rotor generator, frekuensi, tegangan ABSTRACT One effort to save fossil fuels is use renewable energy. So that was made one of the renewable energy plants of CPO of 2x2.5 MW. PLTBn CPO is interconnected through the Belitung 20 kV distribution system. Then it is necessary to consider the stability of system before and after the connection so as not to have an effect on the generator and the load of PLTBn CPO. From the results of transient stability simulation using ETAP 12.6 software, it shows that for conditions before and after the injection of PLTBn CPO in the case of three phase short circuit, single phase short circuit to the ground doesn’t cause the system to sync off because the results of the rotor angle response, frequency shows the system remains stable, and voltage drop can return according to the permissible tolerance limits. In the case of the generator PLTD Pilang 10 off, generator PLTBn CPO off, and load shedding the response of the rotor angle, voltage, and frequency can be stable, because loss of power supply when the PLTD Pilang 10 off is only 12.77% in the condition before the injection of PLTBn CPO and 12.59% in the condition after the injection of PLTBn CPO. For the case of generator CPO off, the lost power supply is only 8.2% in condition 1 of the CPO generator off and 16.4% in the condition of 2 CPO generators off, while for the case of the biggest load shedding, the load loss is 10%. Then critical clearing time of the conditions before the injection of PLTBn CPO is faster than the conditions after the injection of PLTBn CPO. Keywords—Transient Stability, Rotor Angle of Generator, Frequency, Voltage