Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan Sensor pH Menggunakan Konduktor Palladium-Perak Pada Substrat Alumina Dengan Teknologi Film Tebal (Thick Film) Amiril Mu'minin; M. Julius St.; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 5 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kadar pH suatu larutan dapat diketahui dalam seketika dengan alat yaitu sensor pH. Sensor pH konvensional saat ini masih menggunakan elektoda gelas yang relative mahal dan kurang sensitif terhadap kadar pH. Fabrikasi sensor pH dilakukan dengan metode screen printing. Konduktor palladium-perak dirancang sebagai elektroda dengan jarak yang bervariasi. Pada penelitian ini elektroda sensor yang dirancang akan dicelupkan ke dalam larutan buffer pH 1 sampai dengan pH 14. Dari hasil pengukuran dapat dianalisa bagaimana linieritas keluaran sensor ini yang berupa tegangan terhadap pH, karakteristik yang diperoleh dari percobaan sensor dengan jarak elektroda yang berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini diperoleh sensor pH dengan metode film tebal bekerja secara linier pada kadar pH 1 sampai dengan pH 7. Pada rentang pH tersebut sensor yang paling sensitif ditunjukkan oleh sensor sensor II (5 mm) dengan sensitifitas sebesar -0.36 volt pada suhu ruang dan -0.38 volt pada suhu 50°C setiap perubahan 1 nilai pH. Kata Kunci - Sensor pH, Palladium-Perak, Tegangan, Film Tebal ABSTRACT The pH content of a solution can be detected instantaneously with a pH sensor. Conventional pH sensors are still using relatively expensive glass electrodes and are less sensitive to pH levels. Fabrication of pH sensor is done by screen printing method. The palladium-silver conductor is designed as an electrode of varying distances. In this study the designed sensor electrode will be immersed in the buffer solution pH 1 up to pH 14. From the measurement results can be analyzed how the linearity of this sensor output is voltage to pH, the characteristics obtained from the sensor experiment with different electrode distance. The results of this study obtained pH sensor with thick film method work linearly at pH level 1 up to pH 7. In the pH range is the most sensitive sensor shown by sensor sensor II (5 mm) with sensitivity of -0.36 volts at room temperature and -0.38 volts at 50 ° C every change 1 pH value. Keywords - pH Sensor, Palladium-Silver, Voltage, Thick Film
PERANCANGAN DSSC MENGGUNAKAN METODE DEPOSISI SPIN COATING PADA TiO2 DENGAN DYE BERBAHAN EKSTRAK KLOROFIL DAUN PEPAYA Abdul Harits Muzakki A.; Ponco Siwindarto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini, fabrikasi DSSC dilakukan dengan menggunakan metode deposisi spin coating untuk pelapisan TiO2. Bahan organik yang digunakan adalah TiO2 (Titanium (IV) Oxide) dan menggunakan ethanol PA sebagai pelarut dengan konsentrasi 98%. Substrat yang digunakan adalah kaca konduktif atau TCO (Transparent Conductive Oxide) yang dapat mengalirkan muatan listrik, dengan luasan 2x2 cm2 dan resistansi . DSSC dirancang dengan struktur yang  terdiri dari Kaca TCO atas sebagai fotoelektroda yang terlapisi pasta TiO2, dye, dan elektrolit serta kaca TCO yang dilapisi karbon yang berfungsi sebagai counter electrode.. Artikel ini membahas tentang fabrikasi DSSC dan karakterisasi keluaran DSSC. Parameter penelitian yang digunakan meliputi variasi kecepatan putar dan lama putaran deposisi TiO2. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak panjang gelombang absorbansi berada antara 300 nm sampai 500 nm. Semakin besar kecepatan putarnya, maka semakin tipis ketebalan lapisan TiO2serta semakin  besar nilai tegangan, arus, dandaya yang dikeluarkan oleh DSSC. Sedangkan untuk lama putaran, semakin lama putaran maka lapisan TiO2 semakin homogeny dan daya yang dikeluarkan tidak menunjukkan perbedaan hasil yang signifikan. Kata Kunci: TiO2, Fabrikasi DSSC, Spin coating, Karakterisasi DSSC
Aplikasi FPGA Sebagai Pengendali Kecepatan Putaran Motor DC Pada Sistem Spin Coating Nanang Agung A.; M. Aziz Muslim; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan berupa energi sinar matahari yang sangat disayangkan apabila potensi sebesar ini tidak dimanfaatkan dengan baik. Salah satu cara memanfaatkannya adalah dengan menggunakan sel surya organik jenis Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) untuk mengubah energi sinar matahari menjadi energi listrik. Dengan memakai TiO2 sebagai bahan pelapis substrat dan metode Spin Coating sebagai metode deposisi untuk proses pelapisan substrat, maka proses pembuatan DSSC akan lebih mudah dan murah. Spin Coating dilakukan dengan cara memberikan putaran pada substrat hingga pasta TiO2 melapisi permukaan substrat, kemudian dilakukan pemanasan substrat untuk menguapkan solvent atau pelarut. Perancangan akan dipusatkan pada pembuatan pengendali kecepatan putaran motor DC dengan menggunakan FPGA sebagai Main Controller, yang akan memberikan sinyal PWM untuk mengendalikan kecepatan putaran motor DC. Dilengkapi dengan timer untuk mengatur durasi putaran. Rotary Encoder digunakan sebagai sensor pencatat putaran motor DC yang akan dikonversi oleh FPGA sebagai data kecepatan putaran motor DC dalam satuan RPM (Rotation Per-Minute). Dari hasil pengujian sistem secara keseluruhan didapatkan kesalahan rata-rata sistem sebesar 0,648%.Kata Kunci—Spin Coating, FPGA, PWM, Motor DC, rotary encoder.
IMPLEMENTASI IOT UNTUK SISTEM MONITORING VENTILATOR TRANSPORT DARURAT BERBASIS WEB Jibril Asida Angkara; Raden Arief Setyawan; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 5 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Pada tanggal 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama di Indonesia bahwa ada dua WNI yang positif corona (Covid-19). Sebelumnya, virus corona muncul di Wuhan, China. Virus ini kemudian menular dari manusia ke manusia dengan perantara cairan dari hidung atau mulut. Wabah ini telah berkembang sangat cepat. WHO lalu melabeli wabah virus corona Covid-19 ini sebagai pandemi global. Salah satu penanganan untuk pasien covid-19 adalah penggunaan ventilator sedangkan ventilator yang beredar di rumah sakit jumlahnya sedikit dan relatif mahal sehingga banyak pasien yang tidak bisa ditangani dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan ventilator yang yang mampu menyelesaikan permasalahan tersebut. Penelitian ini adalah implementasi konsep Internet of Things pada ventilator transport darurat dengan harga murah, mampu bekerja secara optimal dan mampu dikendalikan dari jarak jauh. Ventilator ini bekerja menggunakan mode kontrol. Ventilator memiliki indikator yang harus diperhatikan antara lain Respiratory Rate, Tidal Volume, dan I:E Ratio. Untuk Respiratory Rate memiliki batas 5-30 napas per menit, Tidal Volume memiliki batas oksigen sebanyak 300-650 mL dan I:E Ratio 1:1 hingga 1:5. Ventilator menggunakan ambu bag sebagai sumber oksigen sehingga dibutuhkan sistem mekanis agar mampu menjalankan sistem keseluruhan. Servo MG996R adalah alat penggerak yang digunakan di ventilator ini. Untuk mengukur tekanan oksigen yang dihasilkan menggunakan sensor tekanan MPX5010DP. Mikrokontroler yang digunakan untuk membangun web server adalah nodemcu ESP8266 dan tempat pengolahan data adalah arduino uno yang datanya didapat dari web server melalui nodemcu. Dari hasil penelitian ini, sistem mampu bekerja secara optimal dan sesuai dengan yang sudah ditentukan serta tingkat keakuratan output tidal volume menunjukkan angka 96,73%. Rata-rata waktu delay dari pengiriman data dari sensor tekanan ke web server selama 83,03 ms. Pengguna mampu mengontrol dan memantau sistem secara daring menerapkan konsep Internet of Things.   Kata kunci: Covid-19, Ventilator, Internet of Things
ANALISIS EFISIENSI SOLAR CHARGE CONTROLLER TIPE PWM PADA STASIUN PENGISIAN SEPEDA LISTRIK TEKNIK ELEKTRO UNIVERSITAS BRAWIJAYA Galih Ismoyo; Eka Maulana; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKebutuhan pengunaan energi tidak terbarukan seperti energi fosil masih menjadi penyuplai utama energi di dunia ini, selain karena penggunaan energi fosil banyak menghasilkan berbagai macam polusi dan kondisinya akan semakin berkurang dan menipis seiring berjalannyawaktu, Oleh karena itu dibutuhkan sumber energi alternatif yang melimpah dan tidak banyak mengandung polusi dan dapat menggantikan penggunaan energi fosil sebagai energi utama. Sebagai upaya pengembangan energi alternatif, pemanfaatan energi matahari di indonesia merupakan salah satu alternatif yang paling potensial untuk dikembangkan di wilayah indonesia mengingat bahwa secara geografis sebagai negara tropis, melintang garis katulistiwa berpotensi energi surya yang cukup baik. Energi matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukanyang tidak menimbulkan polusi dan merupakan sumber energi yang jumlahnya tidak terbatas. Sel surya merupakan suatu sumber energi listrik yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi. Jumlah energi yang begitu besar yang dihasilkan dari sinar matahari membuat sel surya menjadi alternatif energi masa depan yang sangat menjanjikan. Penggunaan sel surya sebagai penyedia energi listrik untuk menggantikan penggunaan energi fosil terus berkembang. Panel surya adalah perangkat yang terdiri dari bahan semi onduktor yang mengubah sinar matahari langsung menjadi arus dan tegangan. Arus dan tegangan listrik yang dihasilkan dari panel surya membutuhkan sebuah alat pengendali yang disebut solar charge controller (SCC) merupakan peralatan elektronik yang biasa digunakan untuk mengatur arus searah yang mengisi baterai bank. SCC bisa menerapakan teknologi pulse width modulation ( PWM ) atau Maximum Power Point Tracking ( MPPT ). Kontroler ini berfungsi sebagai alat pengatur tegangan baterai bank agar tidak melampaui batas toleransi dayanya. Disamping itu, alat pengontrol ini juga mencegah pengaliran arus dari baterai bankmengalir balik ke panel sel surya ketika proses pengisian sedang tidak berlangsung sehingga baterai bank yang sudah dicas tidak terkuras tenaganya. Bedasarkan hasil pengujian dan analisis, pada pengujian ini dilakukan untuk mengetahui nilai keluaran daya, tegangan, dan arus dari SCC tipe PWM dan menggunakan panel surya polycristalline 275 WP serta baterai bank 24V. Data pengujian tegangan dan arus panel suryadiambil di lapangan dari pukul 11.30 – 13.50. Nilai daya rata-rata dari yang dihasilkan dari SCCPWM yaitu 146,4W lebih tinggi dibandingkan daya yang dihasilkan panel surya yang hanya 137W yang dimana SCC PWM ini menunjukkan nilai efisiensi yaitu 93,57% dalam mengkonversi daya. Nilai tegangan rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih kecil yaitu 24,6Vdibandingkan dengan tegangan dari panel surya yaitu 26,51V. Untuk nilai arus rata-rata yang keluar dari SCC ke baterai bank lebih rendah yaitu 5,59A dibandingkan dengan arus dari panelsurya menuju SCC yaitu 5,86 A.Kata Kunci: Solar charge controller, SCC, PWM.ABSTRACTThe need for the use of non-renewable energy such as fossil energy is still the mainsupplier of energy in this world, in addition to the fact that the use of fossil energy producesvarious kinds of pollution and the condition will decrease and deplete over time, therefore alternative energy sources are needed that are abundant and not plentiful. contains pollution andcan replace the use of fossil energy as the main energy.As an effort to develop alternative energy, the use of solar energy in Indonesia is one ofthe most potential alternatives to be developed in the territory of Indonesia given that geographically as a tropical country, across the equator, the potential for solar energy is quitegood. Solar energy is a renewable energy source that does not cause pollution and is an unlimitedsource of energy. Solar cells are a source of electrical energy that utilizes sunlight as an energysource. The large amount of energy produced from sunlight makes solar cells a very promising alternative energy future.use of solar cells as a provider of electrical energy to replace the use of fossil energycontinues to grow. A solar panel is a device consisting of a semiconductor material that convertsdirect sunlight into current and voltage. The electric current and voltage generated from solar panels requires a controller called a solar charge controller (SCC) which is an electronic devicecommonly used to regulate direct current. which charges the battery bank. SCC can apply pulsewidth modulation (PWM) or Maximum Power Point Tracking (MPPT) technology. Thiscontroller functions as a voltage regulator for the bank battery so that it does not exceed thepower tolerance limit. In addition, this controller also prevents the flow of current from thebattery bank from flowing back into the solar cell panel when the charging process is not inprogress so that the battery bank that has been charged does not drain its energy.Based on the results of testing and analysis, this test was carried out to determine thevalue of the output power, voltage, and current of the PWM type SCC and using a 275 WPpolycristalline solar panel and a 24V battery bank. The solar panel voltage and current test datawere taken in the field from 11.30 – 13.50. The average power value generated from SCC PWMis 146.4W, which is higher than the power generated by solar panels which is only 137 W, wherethe SCC PWM shows an efficiency value of 93.57% in converting power. The average voltagevalue that comes out of the SCC to the battery bank is 24.6V compared to the voltage from thesolar panel, which is 26.51V. For the value of the average current coming out of the SCC to thebattery bank is 5.59A lower than the current from the solar panel to SCC which is 5.86 A.Keywords : Solar charge controller, PWM .
Perancangan Sistem Monitoring Menggunakan Komunikasi Nirkabel Achmad Maulana Cholily; Eka Maulana; n/a Nurussa'adah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Penggunaan sistem komunikasi nirkabel (wireless) sebagai media komunikasi pada sistem jaringan komputer semakin popular sekarang ini. Hal ini membuat proses pertukaran informasi dan komunikasi menjadi cepat dan mudah. Mulai dari perangkat komunikasi yang menyangkut rumah tangga hingga perangkat komunikasi yang berhubungan dengan kemiliteran. Salah satu teknologi wireless yang sedang dikembangkan dengan berbagai macam aplikasi yaitu Wireless Sensor Networks. Wireless Sensor Networks (WSNs) telah menjadi teknologi yang memiliki potensi aplikasi yang luas termasuk dalam monitoring lingkungan, pencarian objek, perkiraan dan pengamatan ilmiah, pengendalian trafik dan lainnya. Dalam sistem monitoring yang nantinya dapat digunakan pada mobil listrik sebagai sarana transportasi yang ramah lingkungan ini, teknologi nirkabel sangat diperlukan untuk memberikan informasi - informasi mengenai perubahan karakteristik melalui display.Kata Kunci : zigbee, mikrokontroler, nirkabel, monitoring
DESAIN SENSOR OPTIK MENGGUNAKAN BAHAN DASAR DYE DAN TITANIUM DIOKSIDA (〖 TIO〗_(2 )) Faradisa , Annisa' Illah; Panca Mudjirahardjo; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dirancang desain sensor optik dengan stimulus  berupa cahaya lampu merkuri 250W, dan memberikan keluaran berupa tegangan dan arus, perancangan sensor optik  menggunakan bahan dasar organik yaitu menggunakan dye klorofil dari daun tembakau. Fabrikasi sensor optik pada penelitian ini menggunakan metode deposisi Spin Coating. Berdasarkan hasil pengujian absorbansi, dye tembakau memiliki karakteristik tingkat penyerapan cahaya tampak maksimum 4 (a.u) pada panjang gelombang 300 - 510 nm, dan minimum 1,5 (a.u)  pada panjang gelombang 750 – 800 nm . Hasil dari penelitian ini, dari  2 variasi desain sensor optik bentuk persegi dengan  yang telah dirancang,  menunjukkan bahwa sensitivitas tegangan masing – masing sensor adalah 4,2109mV/ 10 lux, dan 6,8434mV/10 lux,  sedangkan sensitivitas arus masing – masing sensor adalah 2,2525  dan 0,0002 µA/lux. Pada analisis perhitungan eror ketidakpastian tegangan pada masing – masing desain sensor ( , dan adalah 0,676%, 1,307%, dan berdasarkan perhitungan eror ketidakpastian  arus adalah  2,988%, dan 9,465%. Kata kunci : Sensor Optik, Spin Coating, Dye Tembakau, Desain Sensor.
ALAT PENGECEKAN PERSEDIAAN MOBIL PADA PERUSAHAAN PERSEWAAN MOBIL MENGGUNAKAN RFID DENGAN SMS SEBAGAI MEDIA TRANSMISI DATA I Putu Putra Darmawan; Raden Arief Setyawan; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam skripsi ini, RFID diaplikasikan sebagai alat pengecekan persediaan mobil di perusahaan persewaan mobil. Setiap mobil akan ditempeli sebuah tag, dan sebelum mobil masuk ke garasi sistem akan membaca tag terlebih dahulu. Sistem akan menyimpan data tag tersebut ke dalam sebuah database. Saat mobil tersebut keluar dari garasi, maka sistem akan kembali membaca tag dan perubahan akan terjadi pada database dan jumlah kendaraan yang ada di gudang adalah valid.Hasil pengujian seluruh sistem menunjukkan bahwa sistem dapat mendeteksi adanya mobil masuk maupun mobil keluar, dan semua informasi tersebut disimpan dalam sebuah database. Selain itu, sistem juga dapat memberikan informasi kepada user mengenai jumlah kendaraan yang masih berada di dalam gudang maupun yang sudah keluar melalui pesan SMS.Kata kunci — Pengecekan, RFID, SMS dan Tag.
DESAIN DAN SIMULASI KONVERSI ENERGI PANAS KE LISTRIK DENGAN TEG Muharrama Ahsani Taqwim; Eka Maulana; Rini Nur Hasanah
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSeiring dengan meningkatnya populasi manusia di Bumi, kebutuhan manusia akan energi akan terus meningkat. Sumber daya alam seperti fosil akan terus menipis, dibutuhkan sumber energi alternatif baru untuk meningkatkan efisiensi sumber daya alam yang ada. Energi panas dapat dengan mudah dijumpai di sekitar kita, seperti panas matahari. Termoelemen adalah satu dari sekian banyaknya sumber energi alternatif yang baru. Salah satu bentukaplikasinya adalah termoelektrik generator (TEG) yang memiliki kemampuan untuk mengkonversi energi panasmenjadi listrik. Energi panas tersebut akan digunakan pada sisi panas TEG untuk memberikan perbedaan suhu yangnantinya akan dikonversi menjadi energi listrik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan performa dari TEG 1-pair yang berbahan LeadTelluride (PbTe) dengan menggunakan metode simulasi. Desain TEG 1-pair dibuat menggunakan software SOLIDWORKS 2020 dan simulasi dilakukan dengan menggunakan software ANSYS Workbench 2020 R2 dengan menggunakan variasi perbedaan suhu ( o C), luas alas (cm 2 ), tinggi elemen TEG (cm), dan tinggi keramik (cm). Data hasilsimulasi berupa energi panas yang diserap (Q h , Watt), arus listrik (I, A), daya listrik (P, Watt) dan efisiensi (η mp ) yangdisajikan dalam bentuk grafik untuk menentukan pengaruh variasi dimensi terhadap parameter nilai keluaran yang ada.Kata kunci : Ansys Workbench, PbTe, Renewable Energy, 1-pair TEGABSTRACTAs the human population on Earth increases, the human need for energy will raise continuously. Natural resources such as fossilswill run out, new alternative energy sources are needed to increase the efficiency of existing natural resources. Thermal energycan be easily found around us, such as the sun's heat. Thermoelements are one of the many new alternative energy sources. Oneform of application is a thermoelectric generator (TEG) which has the ability to convert heat energy into electricity. The heatenergy will be used on the hot side of the TEG to provide a temperature difference which will later be converted into electricalenergy.This study aims to determine the characteristics and performance of 1-pair TEG made from Lead Telluride (PbTe) using thesimulation method. The 1-pair TEG design was made using the SOLIDWORKS 2020 software and the simulation was carriedout using the ANSYS Workbench 2020 R2 software using variations in temperature difference ( o C), cross sectional area (cm 2 ),TEG element height (cm), and ceramic height (cm). Simulation data in the form of absorbed heat energy (Qh, Watt), electriccurrent (I, A), electric power (P, Watt) and efficiency (ηmp) are presented in graphical form to determine the effect ofdimensional variations on the existing output value parameters.Keywords : Ansys Workbench, PbTe, Renewable Energy, 1-pair TEG
SISTEM MONITORING TEGANGAN, ARUS, DAN DAYA PADA SMART GRID BERBASIS RASPBERRY PI 3 TERINTEGRASI DENGAN MEDIA SOSIAL TELEGRAM DAN WEBSITE Machfud Firmansyah; Panca Mudjirahardjo; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Smart grid merupakan salah satu solusi untuk menyediakan sumber energi listrik agar dapat memenuhi kebutuhan energi listrik yang terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Penggunaan smart grid diperlukan monitoring yang tepat agar sistem dapat berjalan dengan baik. Proses monitoring smart grid dapat dilakukan secara wireless melalui internet dengan menggunakan sebuah laman website dan media sosial Telegram. Sehingga, proses monitoring smart grid lebih mudah dan dapat dilakukan secara jarak jauh. Sistem monitoring smart grid membutuhkan sebuah web server yang dijalankan oleh Raspberry Pi 3 yang berfungsi untuk menerima data dari modul sensor yang terpasang pada masing-masing node dan akan disimpan pada database MySQL. Pengiriman data dari node membutuhkan waktu minimal 10 detik agar data yang disimpan pada database mempunyai interval yang sama. Database MySQL dapat menampung data dalam jumlah yang besar, dimana untuk 1000 baris data yang memuat informasi nilai tegangan, arus, daya dan waktu hanya membutuhkan 64 KB memori. Server juga berfungsi untuk mengolah data-data tersebut sehingga dapat dikirim kepada user melalui media sosial Telegram yang disimpan terlebih dahulu dalam bentuk file dengan tipe *.csv. Lama waktu pengiriman file ditentukan oleh banyaknya data yang dibaca oleh program Python, semakin banyak data yang dibaca maka semakin lama file tersebut untuk dikirim kepada user. User hanya perlu mengirimkan perintah tertentu melalui media sosial Telegram sehingga data yang dikirim sesuai dengan request user. Data yang dikirim dalam bentuk file *.csv mempunyai ukuran yang kecil, yaitu file yang berisi 1000 baris data hanya memiliki ukuran 39 KB. Pemrograman web menggunakan PHP yang berfungsi untuk menampilkan data dari database MySQL dalam bentuk grafik garis yang memanfaatkan library Highcharts. Grafik yang menampilkan informasi nilai tegangan, arus, dan daya dapat dibuka melalui browser dengan menggunakan ip address dari server Raspberry Pi 3. Kata kunci: Monitoring smart grid, Raspberry Pi 3, media sosial Telegram, database MySQL ABSTRACK Smart grid is one of solution to provide source of electric energy in order to meet the needs at any time. Uses of smart grid requires the right monitoring to run properly. Smart grid monitoring process can be done wirelessly by internet that using website and Telegram social media. Then, the process of monitoring smart grid is easier and can be done remotely. Smart grid monitoring system requires a web server that run by Raspberry Pi 3 which the function is to receive data from the sensor module that installed on each node and will be stored in the MySQL database. The process of data’s delivery from the node takes at least 10 seconds for data stored in the database to have the same interval. MySQL database can accommodate large amount of data, where for 1000 data lines containing information of voltage value, current, and power. The server also works to process the data so that it can be sent to the user through social Telegram social media that the data save first on *.csv files type. The length of time the sent file is determined by the amount of data read by the Python program, the more data reads, more longer time the data sent to the user. Users only need send certain commands via Telegram social media so that the data sent in accordance with user request. The data sent in the *.csv file has a small size, where the file containing 1000 rows of data has 39 KB. Web programming using PHP that serves to display data from the MySQL database in the line graphs that use the Highcharts library. Graph that display information about voltage, current, and power can be opened by a web browser using the ip address of the Raspberry Pi 3. Keywords: Monitoring smart grid, Raspberry Pi 3, Telegram social media, MySQL database
Co-Authors Abdul Harits Muzakki A. Achmad Maulana Cholily Adharul Muttaqin Adistya Sekar Lestari Adrian Rangga Dewata Ahmad Qusyairy Ajib Setyo Arifin Akhmad Farid Prayoga Akhmad Tegar Fareza F. Alfian Khairi Amiril Mu'minin Annata, Agatha Rama Ario Danang Baskoro Ario Prasojo Azif Fuad Fahruddin Bambang Dwi Prakoso Bangkit Azhari Bayu Abi Pamungkas Bayu Satya Nugraha Tri S. Bima Feridhan Nugraha Bram Ainur Rochman Cahyo Tribuono Candra Brilianto Dandy Fajar Mahendra Deby Rhizky Pradika Dian Sarita Widaringtyas Dody Fanditya R. Dwi Yoga Hari Prasetya Dwisnita Kusbintarti Eryc Tri Juni S. Fadianto Mirza Faradisa , Annisa' Illah Farihah Hedar Farizqi, Yayang Fauzan, Vito Febrian Daniel Dwiputra Fifo Sidherial Fitra Martha Suryana Fitra Rahmat Indyanto Fitri Yuli Zulkifli Galih Ismoyo Gifari Indra Kemal Hamdi, Irham Tantowi Harfin Pratama Hideo Pratama I Putu Manu Satyam I Putu Putra Darmawan I Wayan Mustika Ivan Rahadiyan Chandra Jeffri Sindrian A. Jibril Asida Angkara M. Aulia Rahman Sembiring Sembiring M. Aziz Muslim M. B. Fathinah Hanun M. Gilang Ramadhan M. Julius St M. Julius St. Machfud Firmansyah Manerep Luis Fernando Purba Marco Noval Salomo Miladina Rizka Aziza Moch. Alfian Syafi'i Mochamad Andhika Prakasa Mochamad Choiril Iman Mochammad Julius St. Mokhammad Wildan Khakim Mudeng, V Vicky Vendy H. Mudjirahardjo, Panca Muhamad Ibnu Fajar Muhammad Anwar Sanusi Muhammad Arsyil Khahaji Muhammad Fatahilla Muhammad Haekal Muhammad Ilham Akbar Muhammad Ivan Fadillah Muhammad Kholifa Bihaque Muharrama Ahsani Taqwim n/a Fatahillah n/a Hasan n/a Misbahudin n/a Muhiroh n/a Nurusaa'adah n/a Soeprapto Nadia Alifia Hadiyati Nainaufal Hidayah Nanang Agung A. Nanang Sulistiyanto Naufan Rikza Ahmada Novvy Nurdiana Dewi Nurus Sa'adah Nurussa'adah, n/a Okky Mahmudi Onny Setyawati Panji Pakuan Pahlawan Ponco Siwindarto Prasetyanto, Andi Wahyu Priyo Sujatmiko Rachmawati, Luthfiyah Raden Arief Setyawan Radfi Dzulfikar Ramdhani Rafi Pradata Rahmadwati, n/a Raymond Abdul Aziz Ash Shidiq WR Rif'an, Mochammad Rifan Rantaba Rifqa Asruroh Efnif Rini Nur Hasanah Rizka Sisna Riyanti Rizqurrohman A. A. C. Septian Enggar Susanto Setiawan, Aditya Bagus Setiawan, Aris Prima Sevito Fernanda Pambudi Sholeh Hadi Pramono Sofiatus Solihah Suyono, Hadi Swaraka Maulana Pramono Taufiq Yudi Sulistiyono Veri Hendrayawan Waru Djuriatno Wuri Roro Indraswari Youssi, Owlena Renaseilla Zainul Abidin Zainuri, Akhmad