Claim Missing Document
Check
Articles

DESAIN SENSOR OPTIK BERBAHAN PEROVSKIT KALSIUM TITANAT (CaTiO3) Panji Pakuan Pahlawan; n/a Nurussa'adah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 5 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Kalimantan (ITK) dalam pengembangan sel surya dengan menggunakan perovskit kalsium titanat (CaTiO3) berbahan dasar kalsium karbonat (CaCO3) dan titanium oksida (TiO2) sebagai penyerap energi foton menunjukkan performansi yang menjanjikan. Hal ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan performansi teknologi optoelektronik lain seperti sensor optik. Pada penelitian ini, sensor dirancang berdasarkan perbandingan molaritas CaCO3 dan TiO2 dengan perbandingan 1:7, 2:5 dan 5:2. Fabrikasi sensor optik pada penelitian ini menggunakan metode deposisi spin coating dan disusun dengan struktur sandwich dengan luas area kerja 2,5 cm  x 2 cm. Hasil dari pengujian tegangan dan arus sensor menunjukkan semakin tinggi iluminasi cahaya maka tegangan dan arus juga semakin tinggi. Sensor dengan perbandingan molaritas 1:7 memiliki tingkat linieritas tegangan & arus tertinggi yaitu 99,62% dan 99,56%, respon waktu 33,16 detik dan rugi histerisis terkecil di antara sensor lainnya. Sensitivitas tegangan dan arus  paling baik dimiliki oleh sensor dengan perbandingan molaritas 2:5 yaitu 12,031 mV/lux dan 0,1089 µA/lux. Tegangan dan arus paling besar diperoleh pada sensor dengan perbandingan molaritas 5:2 yaitu sebesar 111,04 mV dan 0,822 µA. Kata kunci : Sensor Optik, Spin Coating, Kalsium Karbonat (CaCO3), Kalsium Titanat (CaTiO3), Perovskit. ABSTRACTA research conducted by the Kalimantan Institute of Technology (ITK) in the development of solar cells using perovskite calcium titanate (CaTiO3) based on calcium carbonate (CaCO3) and titanium oxide (TiO2) as a absorbent photon energy shows promising performance. This shows the potential to improve the performance of other optoelectronic technologies such as optical sensor. In this study, sensor was designed based on the ratio of the molarity of CaCO3 and TiO2 with ratio of 1:7, 2:5 and 5:2. Fabrication of optical sensor in this study used the spin coating deposition method and constructed with sandwich structure with 2.5 cm x 2 cm working area. The result of voltage and current experiment of the sensor indicated the higher the light illumination, the higher the voltage and current. Sensor with 1:7 molarity ratio had the highest voltage & current linearity level of 99,62% dan 99,56%, response time 33.16s and the smallest hysteresis loss among other sensors. The best voltage and current sensitivity are possessed by sensor with ratio of 2: 5 molarity, which are 4.3527 mV/lux and 0.0394 µA/lux respectively. The highest voltage and current are obtained by sensor with 5:2 molarity ratio, which are 111.04 mV and 0.822 µA respectively.Keywords: Optical Sensor, Calcium Carbonate (CaCO3), Calcium Titanate (CaTiO3), Perovskite.   
RANCANG BANGUN SISTEM PROTEKSI DAN MONITORING JARINGAN DC PADA MICROGRID Muhammad Arsyil Khahaji; Onny Setyawati; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 4 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  ABSTRAK Merupakan suatu kenyataan bahwa kebutuhan akan energi, khususnya energi listrik di Indonesia makin berkembang. PT. PLN (Persero), selaku lembaga resmi yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mengelola masalah kelistrikan di Indonesia, sampai saat ini masih belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan energi listrik secara keseluruhan. konsumsi energi listrik di Universitas Brawijaya setiap tahun terus mengalami peningkatan. Peningkatan kebutuhan listrik tersebut dapat disebabkan oleh penggunaan energi listrik yang tidak efisien. Pembangunan jaringan microgrid merupakan upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Maka perlu adanya alat yang dapat melakukan proteksi dan monitoring penggunaan tenaga listrik. Alat ini mampu memantau arus dan tegangan pada beban dengan menggunakan sensor arus dan tegangan, kemudian data tersebut dikonversikan menjadi daya (P). Alat ini juga mampu melakukan proteksi daya pada beban sehingga apabila daya yang diberikan oleh power supply melebihi spesifikasi daya pada beban maka sistem proteksi ini akan memutus beban dari power supply. Untuk proses monitoring sistem ini menggunakan ESP8266 sebagai modul wifi. Sistem ini juga mampu membaca perubahan arus hingga 5A dengan error pembacaan pada amperemeter sebesar 2,4% dan perubahan tegangan hingga 30V dengan error pembacaan pada voltmeter sebesar 0,073%. Data yang terbaca pada mikrokontroler akan disimpan pada kartu memori berupa data logger dan ada juga yang dikirim ke layanan web yang tersedia untuk dilakukan monitoring. Sistem proteksi pada alat ini menggunakan relay, respon pengsaklaran pada relay memiliki kecepatan 4,6ms. Kata Kunci: arus, tegangan, daya, microgrid, proteksi, monitoring. ABSTRACT The need of energy particularly electricity in Indonesia is growing up. PT. PLN (Persero) is the official institution that is appointed by the government to manage the electricity in Indonesia, and until now the electricity managing in Indonesia still cannot meet the societies' need for electrical energy as a whole. Every year, the consumption of in Brawijaya University continues to increase. The increase of electricity demand can be caused by the inefficient use of energy. The development of Micro-grid network is an effort to increase the efficiency of electricity usage. Thereby, there is the of tool that can protect and monitor the use of electric power is required. This tool is able to monitor the current and voltage on the load by using the current and voltage sensors, then the data is converted into power (P). This tool is also capable for protecting the power on the load, so if the power provided by the power supply exceeds the power specifications of load, directly this protection system cuts the load from the power supply. For monitoring process this system using ESP8266 module as wifi. This tool is capable to read the current changes up to 5A with the error readings on Amperemeter about 2.4% and the voltage changes up to 30V with the error readings around 0.073%. The read data on the microcontroller is stored on the  card memory in the form of data logger and those are also sent to the web service available for monitoring. The relay is used as a protection tool, and the switching response of Relay has speed about 4.6ms. Keywords: Electric current, voltage, power, micro-grid, protection, monitoring.
RANCANG BANGUN SISTEM KEAMANAN MOBIL DENGAN MEMANFAATKAN RFID PADA E-KTP Dwi Yoga Hari Prasetya; Nanang Sulistiyanto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.5 KB)

Abstract

Seiring meningkatnya penggunamobil di Indonesia, mengakibatkan angkapencurian mobil pada zaman sekarang itu.Permasalahan ini juga diperparah dengan seringdijumpainya pengendara-pengendara yang masih dibawah umur yang berpotensi membahayakandirinya sendiri maupun pengguna jalan yang lain. .Untuk itu, diperlukan suatu sistem pengaman mobilyang mampu memberikan pencegahan terjadinyapencurian mobil dan pengemudi di bawah umur.Penelitian ini menggunakan teknologi RFID yangdigunakan di dalam e-KTP yang berfungsi sebagaialat pendeteksi kepemilikan mobil. Sebagaipengontrol utamanya digunakan mikrokontroler,dan sistem ini diatur agar mengkonsumsi daya yangrendah karena sistem bekerja pada saat mobildalam keadaan mati. Pengujian akhirmenunjukkan bahwa sistem mampu menyimpanlebih dari satu satu kode e-KTP dan memilikiakurasi pembacaan RFID mencapai jarakmaksimal 2,5 cm. Pemakaian arus sistem ketikadalam kondisi diam tidak melakukan apa-apaadalan sebesar 29 mA yang menunjukkan bahwasistem ini masih diperbolehkan bekerja karena arusyang digunakan masih di bawah arus maksimalyang diijinkan yaitu sebesar 35 mA.Kata Kunci : RFID, e-KTP, sensor infra merah ,driver relay.
DISPENSER PENGISI GELAS OTOMATIS MENGGUNAKAN SENSOR ULTRASONIK DAN SENSOR POSISI RESISTIF Dwisnita Kusbintarti; n/a Nurussa'adah; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.492 KB)

Abstract

Sistem pengisian air otomatis ke dalam gelas telah dimanfaatkan oleh beberapa restoran cepat saji berskala besar. Sistem otomatis ini memiliki kelemahan yaitu gelas yang dapat diisi otomatis hanya gelas dengan volume-volume tertentu sehingga gelas yang digunakan harus disesuaikan dengan volume air yang dipilih. Dalam skripsi ini dibahas perancangan dispenser yang dapat mengisi gelas secara otomatis sesuai volume gelas tersebut. Gelas dideteksi keberadaannya di bawah keran oleh modul sensor ultrasonik HCSR04, kemudian diukur tingginya dengan sensor potensiometer. Setelah itu gelas diisi air panas atau dingin sesuai pilihan pengguna hingga level air 1 cm sebelum tepi gelas. Suhu air panas dikontrol oleh thermostat yang dihubungkan ke pemanas. Pengisian air dikontrol dengan pembukaan solenoid valve dan aktivasi pompa yang disesuaikan dengan hasil pengukuran level air dalam gelas oleh modul HCSR04. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengisi air ke dalam gelas hingga 1 cm sebelum mulut gelas dengan error terbesar 1,2 cm dan dapat menghentikan pengisian air sewaktu-waktu ketika tombol stop ditekan. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa suhu air panas dapat dikontrol sebesar 80°C.Kata kunci – dispenser, sensor jarak, potensiometer, solenoid valve
RANCANG BANGUN MONITORING AND SWITCHING SYSTEM UNTUK MENGETAHUI ARUS DAN TEGANGAN PADA MICRO GRID Bayu Satya Nugraha Tri S.; Ponco Siwindarto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus mengalami peningkatan setiap tahun. Begitu pula kebutuhan energi listrik di Universitas Brawijaya juga terus mengalami peningkatan. Peningkatan kebutuhan listrik dapat disebabkan oleh penggunaan energi listrik yang tidak efisien. Pembangunan jaringan microgrid merupakan upaya peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Maka perlu adanya sebuah alat yang dapat melakukan monitoring dan melakukan switching penggunaan tenaga listrik Alat ini mampu melakukan monitoring arus dan tegangan pada beban dengan menggunakan sensor arus dan tegangan, kemudian data sensor tersebut ditransmisikan menuju komputer dengan komunikasi serial RS-485. Alat ini juga mampu melakukan switching jalur tenaga listrik menggunakan rangkaian relay sesuai dengan perintah komputer sebagai pengontrol Alat ini mampu membaca perubahan arus mulai 0A hingga 5A dengan error sebesar 1,793% dan membaca perubahan tegangan mulai 0V hingga 23V dengan error pembacaan sebesar 0,6%. Proses monitoring pada komputer memliki selisih pembacaan tegangan sebesar 0,0578V, arus sebesar 4,872mA, dan daya sebesar 0,098W terhadap masing – masing node/slave. Proses switching memerlukan rata – rata waktu 6,71 ms. Alat ini juga mampu melakukan komunikasi multi-point dengan waktu yang diperlukan untuk komunikasi data tercepat adalah 162,2 ms dan terlama adalah 168,2 ms. Kata kunci – Arus, Tegangan, RS485,  microgrid, switching, monitoring
DESAIN DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA PENGONTROLAN PERCEPATAN DAN PERLAMBATAN PADA ROBOT STERILISASI RUANGAN BERBASIS SINAR UV Naufan Rikza Ahmada; Waru Djuriatno; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 6 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKVirus SARS-CoV-2 sudah meluas penyebarannya hingga menginfeksi tenaga medis yang merupakan garis depan dalam penangananan virus ini. Hal ini memotivasi penulis untuk membuat sebuah karya CDP dengan judul “ Robot Sterilisasi Ruangan Berbasis Sinar UV sebagai Pencegahan Penyebaran Covid-19” yang sudah mencapai tahap implementasi dan uji coba. Salah satu uji coba yang dilakukan adalah uji coba percepatan robot. Hasil uji coba menunjukan bahwa terjadi kenaikan percepatan secara signifikan hingga 1,9 m/s2 dan perlambatan hingga -0,76 m/s2 dalam waktu yangcukup singkat. Kenaikan percepatan dan perlambatan yang sangat signifikan ini disebabkan oleh penggunaan kontrol On Off untuk mengatur nilai duty cycle PWM pada motor sehingga terjadi perubahan kecepatan secara drastis Hal tersebut dapat memicu terjadinya momen inersia yang cukup besar yang dikhawatirkan akan menyebabkan robotter guling. Penulis merancang dan mengimplementasikan algoritma untuk mengontrol percepatan dan perlambatan pada robot. Algoritma memiliki spesifikasi seperti: Menyesuaikan dengan perubahan nilai duty cycle maksimal yang sewaktu waktu dapat diubah oleh pengguna melalui Web app, Algoritma mampu mengambil data array dan mengkoonversi nilai setiap 10 ms, Mampu melakukan pemetaan duty cyle PWM dengan bentuk sigmoid, Mampu mengurangi nilai percepatan dari keadaan diam atau dutycyle 0% menuju kecepatan maksimal atau dutycycle maksimal, dan Mampu mengurangi nilai perlambatan dari bergerak dengan dutycycle maksimal menuju keadaan diam atau dutycyle 0%. Hasil pengujian menunjukan bahwa Algoritma dapat rancang dengan cara: menentukan persamaan sigmoid, menentukan waktu interval pengambilan data, melakukan pencarian nilai – nilai persamaan sigmoid, menentukan persamaan konversi nilai array menjadi dutycycle pada pengontrolan percepatan dan perlambatan, menetukan persamaan perhitungan nilai k, dan terakhir dilakukan implementasi menggunakan bahasa pemrograman. Algoritma juga mampu memetakan nilai dutycyle dalam bentuk sigmoid untuk pengontrolan percepatan dan sigmoid terbalik untuk pengontrolan perlambatan. Waktu pengambilan data dan pengkonversian sudah berjalan setiap 10 ms sekali. Algoritmajuga mampu mengurangi nilai percepatan hingga 0,98 m/s 2 , serta mengurangi nilai perlambatan hingga -0,582 m/s 2 .Kata kunci: percepatan, perlambatan, persamaan sigmoid, timer, dutycycle, algoritmaABSTRACTThe SARS-CoV-2 virus has spread to infect medical personnel who are at the forefront of handling this virus. Thismotivated the author to create a CDP work with the title " UV Light-Based Room Sterilization Robot as Prevention ofthe Spread of Covid-19" which has reached the implementation and trial stage. One of the trials conducted was therobot acceleration test. The test results show that there is a significant increase in acceleration up to 1.9 m/s2 and adeceleration up to -0.76 m/s2 in a fairly short time. This very significant increase in acceleration and deceleration iscaused by the use of the On Off control to adjust the PWM duty cycle value on the motor so that there is a drasticchange in speed. The author designs and implements an algorithm to control the acceleration and deceleration of therobot. The algorithm has specifications such as: Adapting to changes in the maximum dutycycle value which can bechanged at any time by the user via a Web app, The algorithm is able to retrieve array data and convert values ​​every 10ms, Able to perform PWM duty cycle mapping in sigmoid form, Able to reduce acceleration values ​​from rest or 0% dutycycle to maximum speed or maximum duty cycle, and Able to reduce the deceleration value from moving with maximumduty cycle to rest or 0% duty cycle. The test results show that the algorithm can be designed by: determining thesigmoid equation, determining the time interval for data retrieval, searching for the values ​​of the sigmoid equation,determining the conversion equation for the array value into a dutycycle for controlling acceleration and deceleration,determining the equation for calculating the value of k, and finally doing this. implementation using a programminglanguage. The algorithm is also able to map the duty cycle values ​​in the form of sigmoid for acceleration control andinverted sigmoid for deceleration control. The data retrieval and conversion time is running every 10 ms. The algorithmis also able to reduce the acceleration value to 0.98 m/s2, and reduce the deceleration value to -0.582 m/s2 .Keywords: acceleration, deceleration, sigmoid equation, timer, dutycycle, algorithm
PENGARUH VARIASI KONSENTRASI KLOROFIL ALGA HIJAU TERHADAP PERFORMANSI SENSOR OPTIK BERBAHAN DYE DAN TiO2 Wuri Roro Indraswari; Panca Mudjirahardjo; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini, fabrikasi dari perancangan sensor optik dilakukan dengan menggunakan metode deposisi spin coating untuk pelapisan pasta TiO2. Bahan organik yang digunakan yaitu zat warna klorofil daun alga hijau. Substrat yang digunakan merupakan kaca TCO (Transparent Conductive Oxide) yang bersifat konduktif. Kaca TCO yang dilapisi pasta TiO2 dan telah direndam dalam zat warna klorofil berfungsi sebagai anoda, larutan elektrolit sebagai katalis, dan karbon hasil jelaga api lilin sebagai katoda, disusun dan dikombinasi dengan struktur berlapis. Larutan klorofil yang digunakan memiliki variasi konsentrasi berturut-turut 3:5; 4:5; dan 6:5 (massa terlarut : volume pelarut). Pengujian absorbansi menggunakan spektrofotometer dilakukan pada panjang gelombang 300 nm sampai 800 nm. Pada panjang gelombang 300 nm sampai 480 nm memiliki absorbansi atau penyerapan cahaya sebesar 4(a.u) untuk semua jenis dye dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Namun, pada panjang gelombang 500nm sampai 680nm terlihat bahwa variasi konsentrasi terbesar memiliki tingkat absorbansi paling tinggi dibanding larutan lainnya. Pengujian performansi sensor optik berdimensi 2x2 cm2 dengan diberi cahaya lampu merkuri dihasilkan bahwa sensor optik yang telah direndam dalam dye 6:5 memiliki tegangan dan arus paling tinggi sebesar 626,4 mV dan 78,7(µA) pada iluminasi 30.000 lux. Selain itu, sensor tersebut memiliki sensitivitas 1,0875mV/10lux dan 0,0024 µA/lux, serta eror ketidakpastian 0,367% (pengujian tegangan) dan 0,481% (pengujian arus). Sensor optik optimal digunakan pada rentang suhu 32°C sampai 38°C.   Kata Kunci: Sensor Optik, Teknologi organik, Spin coating, Alga HIjau
SISTEM PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN TEGANGAN DAN ARUS MELALUI TAMPILAN ANTARMUKA PENGGUNA YANG TERINTEGRASI DENGAN INTERNET I Putu Manu Satyam; Eka Maulana; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 4 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSeiring perkembangan teknologi di era globalisasi ini, hampir semua segmen kehidupan telah menjadi semakin praktis. Kepraktisan yang ditawarkan teknologi bahkan bisa melakukan kegiatan jarak jauh tanpa perlu repot memantau suatu alat selama terus menerus.Teknologi Internet of Things ini pada dasarnya dibuat dan dikembangkan oleh manusia untukmempermudah setiap pekerjaan dan urusan dalam berbagai aspek bidang kehidupan. —Sistem pemantauan dan pengendalian tegangan dan arus ini merupakan salah satu yangdiperlukan pada era revolusi 4.0 untuk bisa mengontrol dan mengetahui pemakain tegangandan arus yang kita gunakan. Sensor INA219 adalah suatu sensor yang digunakan agar bisamengukur nilai tegangan dan arus pada alat yang kita pakai, dan untuk mengontrol alat inimenggunakan relay sebagai saklar yang bisa menyalakan dan mematikan nya. Untukmemonitoring tegangan dan arus dapat melalui Platform Blynk dengan menggunakan fasilitasIoT tanpa harus berada ditempat alat itu berada. Dimana tugas dari Platform ini sebagaidatabase atau data-data yang ada pada sensor disimpan dan ditampilkan pada Platform Blynkdengan menggunakan Wemos D1 sebagai mikrokontrollernya.Kata kunci— arus, Wemos D1 ESP8266, INA219, IoT, tegangan, smartphone,ABSTRACTAlong with the development of technology in this globalization era,almost all segment oflife geting easier. The easiness that technology has been offered, it can even do everything remotely without having to spend a lot of effort continuously. Internet of Things Technologyis basically created and developed by humans to simplify every job and affairs in variousaspects of the field of life. This control and monitoring system is one that is needed in the eraof revolution 4.0 to be able to control and know the use of voltageand current that we use.INA219 sensor is a sensor that is used to measure the use of electrical energy we use, and tocontrol this device uses a relay as a switch that can turn this device on and off. To monitorvoltage and current you can go through the Blynk Platform by using the IoT facility withouthaving to be where the tool is located. Where the task of the Blynk Platform as a data baseor data on the sensor is stored and displayed on the Blynk Platform by using Wemos D1 asthe microcontroller.Keyword— current, Wemos D1 ESP8266, INA219, IoT, smartphone, voltage
ELEKTROKARDIOGRAF 1-LEAD DENGAN TAMPILAN TELEVISI BERBASIS ARM LPC 2138 UNTUK SISTEM MONITORING Fifo Sidherial; Ponco Siwindarto; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.046 KB)

Abstract

ECG merupakan instrumen medis yang dibutuhkan oleh para medis untuk memperoleh informasi tentang kerja fungsi jantung seseorang. Tujuan dari ECG ini adalah meminimalkan harga untuk mengetahui fungsi jantung seseorang.Sebagai tampilan pada alat ECG, dipergunakan pesawat televisi karena perangkat elektronik tersebut sudah menjadi kebutuhan masyarakat banyak dari berbagai tingkat strata ekonomi. ECG berfungsi sebagai pendiagnosa awal masalah pada jantung dengan merekam sinyal ECG 3-lead.Instrumen ini akan menyediakan pengukuran ECG yang terjangkau bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah. Alat ini terdiri dari sebuah ‘bio-amplifier’ yang menguatkan sinyal-sinyal gelombang listrik yang berasal dari jantung (biopotential). Sinyal tersebut dipengaruhi oleh banyak sinyal yang berasal dari banyak sumber diluar tubuh manusia yang sedang di amati. Sinyal ini diperkecil oleh sebuah ‘filter’ yang dihubungkan pada output bio-amplifier. Output dari filter diproses oleh mikrokontroller LPC 2138 yang mengkonversi sinyal analog ECG menjadi sinyal digital ECG melalui ADC internal, kemudian diubah menjadi video bit stream pada modul internal Synchronous Serial Port (SSP).Untuk membentuk sinyal video komposit selain sinyal video bit stream, diperlukan sinyal sinkronisasi. Untuk ini blok PWM internal berfungsi menghasilkan sinyal sinkronisasi. Gabungan dari kedua sinyal ini merupakan sinyal video komposit yang siap ditampilkan pada layar TV melalui saluran Audio Video (AV).Kata Kunci— ARM Based Microcontroler LPC2138, ECG, Televisi
PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN KNOWLEDGE UNTUK ANAK USIA DINI BERBASIS RFID Ario Danang Baskoro; Mochammad Rif'an; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 6 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan masa-masa yang sangat baik untuk suatu formasi atau pembentukan bagi anak, khususnya pada usia 2 hingga 7 tahun, manusia kecil mencoba memulai menghadirkan dunia sekitarnya dalam kata-kata dan gambar, sehingga gambar atau tokoh kemudian menjadi stimulus atau pendorong bagi mereka dalam perkembangan kognitifnya. Hal ini memungkinkan dibuatnya suatu alat bantu edukatif untuk mengasah kemampuan anak-anak yang dapat membantu mengembangkan kemampuan dasar yang meliputi kemampuan kognitif khususnya untuk pendidikan anak usia dini. Perkembangan teknologi sendiri telah sampai pada identifikasi frekuensi radio. Radio frequency identification (RFID) merupakan sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa kontak langsung. Pada penelitian ini dilakukan desain dan implementasi RFID. Sistem menggunakan modul RFID MFRC522 sebagai sensor utama untuk pendeteksian gambar yang memiliki frekuensi 13,56 MHz dan sesuai dengan frekuensi card tag. Mikrokontroler ATMega16 digunakan sebagai alat pemroses utama. Modul TDB380 mp3 player serta LCD karakter 16x4 digunakan sebagai media informasi audio dan visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan alat berjalan sesuai dengan tujuannya. RFID reader hanya dapat memproses card tag yang kode heksadesimal-nya sudah disimpan dalam database mikrokontroler. Jarak pembacaan card tag yang efektif di bawah 3 cm dengan ketepatan pembacaan sebesar 100%.  Reader tidak dapat mendeteksi card tag yang terhalang oleh logam. Reader tidak dapat mendeteksi card tag dengan tepat jika reader diposisikan pada lebih dari satu card tag yang berdekatan pada jarak kurang dari 3 cm. Keluaran audio berupa suara melalui modul pembangkit suara dan keluaran visual berupa tampilan melalui LCD display bisa bekerja dengan baik. Kata Kunci— Alat Bermain Edukatif, RFID, knowledge, card tag, Elektronika
Co-Authors Abdul Harits Muzakki A. Achmad Maulana Cholily Adharul Muttaqin Adistya Sekar Lestari Adrian Rangga Dewata Ahmad Qusyairy Ajib Setyo Arifin Akhmad Farid Prayoga Akhmad Tegar Fareza F. Alfian Khairi Amiril Mu'minin Annata, Agatha Rama Ario Danang Baskoro Ario Prasojo Azif Fuad Fahruddin Bambang Dwi Prakoso Bangkit Azhari Bayu Abi Pamungkas Bayu Satya Nugraha Tri S. Bima Feridhan Nugraha Bram Ainur Rochman Cahyo Tribuono Candra Brilianto Dandy Fajar Mahendra Deby Rhizky Pradika Dian Sarita Widaringtyas Dody Fanditya R. Dwi Yoga Hari Prasetya Dwisnita Kusbintarti Eryc Tri Juni S. Fadianto Mirza Faradisa , Annisa' Illah Farihah Hedar Farizqi, Yayang Fauzan, Vito Febrian Daniel Dwiputra Fifo Sidherial Fitra Martha Suryana Fitra Rahmat Indyanto Fitri Yuli Zulkifli Galih Ismoyo Gifari Indra Kemal Hamdi, Irham Tantowi Harfin Pratama Hideo Pratama I Putu Manu Satyam I Putu Putra Darmawan I Wayan Mustika Ivan Rahadiyan Chandra Jeffri Sindrian A. Jibril Asida Angkara M. Aulia Rahman Sembiring Sembiring M. Aziz Muslim M. B. Fathinah Hanun M. Gilang Ramadhan M. Julius St M. Julius St. Machfud Firmansyah Manerep Luis Fernando Purba Marco Noval Salomo Miladina Rizka Aziza Moch. Alfian Syafi'i Mochamad Andhika Prakasa Mochamad Choiril Iman Mochammad Julius St. Mokhammad Wildan Khakim Mudeng, V Vicky Vendy H. Mudjirahardjo, Panca Muhamad Ibnu Fajar Muhammad Anwar Sanusi Muhammad Arsyil Khahaji Muhammad Fatahilla Muhammad Haekal Muhammad Ilham Akbar Muhammad Ivan Fadillah Muhammad Kholifa Bihaque Muharrama Ahsani Taqwim n/a Fatahillah n/a Hasan n/a Misbahudin n/a Muhiroh n/a Nurusaa'adah n/a Soeprapto Nadia Alifia Hadiyati Nainaufal Hidayah Nanang Agung A. Nanang Sulistiyanto Naufan Rikza Ahmada Novvy Nurdiana Dewi Nurus Sa'adah Nurussa'adah, n/a Okky Mahmudi Onny Setyawati Panji Pakuan Pahlawan Ponco Siwindarto Prasetyanto, Andi Wahyu Priyo Sujatmiko Rachmawati, Luthfiyah Raden Arief Setyawan Radfi Dzulfikar Ramdhani Rafi Pradata Rahmadwati, n/a Raymond Abdul Aziz Ash Shidiq WR Rif'an, Mochammad Rifan Rantaba Rifqa Asruroh Efnif Rini Nur Hasanah Rizka Sisna Riyanti Rizqurrohman A. A. C. Septian Enggar Susanto Setiawan, Aditya Bagus Setiawan, Aris Prima Sevito Fernanda Pambudi Sholeh Hadi Pramono Sofiatus Solihah Suyono, Hadi Swaraka Maulana Pramono Taufiq Yudi Sulistiyono Veri Hendrayawan Waru Djuriatno Wuri Roro Indraswari Youssi, Owlena Renaseilla Zainul Abidin Zainuri, Akhmad