Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

EFEKTIVITAS BIOHERBISIDA PADA FITOTOKSISITAS GULMA RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) Rohmah, Zailir; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Nugroho, Yuni Agung
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6932

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak diharapakan keberadaannya oleh manusia, gulma sendiri dapat merugikan manusia secara langsung maupun tidak langsung. Alternatif yang dapat dilakukan saat ini untuk pengendalian gulma yang berwawasan lingkungan sedang marak dilakukan. Mencari senyawa dengan potensi golongan fenol dari tumbuhan lain dapat dimanfaatkan sebagai bioherbisida. Tujuan penelian untuk mengetahui efektivitas dari herbisida ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga arumanis pada berbagai konsentrasi dalam mengendalikan gulma rumput teki. Penggunaan ekstrak daun ketapang laut dan ekstrak daun mangga dapat diindikasikan untuk menjadi herbisida nabatikarena senyawa yang terkandung seperti fenol, asam fenolik dan flavonoid dapat memberikan efek fitotoksisitas pada rumput teki. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang disusun secara faktorial. Faktor pertama konsentrasi ekstrak daun ketapang dan ekstrak daun mangga arumanis , faktor kedua berbagai konsentrasi ekstrak yakni 40%, 60%, 80%, 100% dan menggunakan kontrol (0%). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali pengulangan dan menghasilkan 36 unit percobaan. Metode analisa yang digunakan adalah analisis ragam yang dilanjut dengan Uji Dunnett. Hasil analisa menunjukkan penggunaan jenis ekstrak tanaman dan berbagai konsentrasi ekstrak memberikan pengaruh signifikan terhadap fitotoksisitas rumput teki. Hal ini terjadi karena Pengaruh adanya reaksi dari herbisida nabati pada fitotoksisitas yang terjadi pada gulma teki.
PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN DI KELURAHAN TUNGGULWULUNG, KOTA MALANG Ningsih, Elik Murni Ningtias; Yuni Agung Nugroho; Sania Ramadhani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i4.2667

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kelompok PKK Dasa Wisma RT. 04 RW. 02 Kelurahan Tunggulwulung dalam budidaya tanaman sayuran menggunakan limbah wadah plastik sebagai media tanam. Metode pengabdian yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan pemanfaatan botol plastik bekas sebagai pot, pendampingan pemeliharaan tanaman, serta evaluasi keberhasilan budidaya sampai panen. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 100% peserta memahami materi penyuluhan, dan 90% tanaman sayuran yang ditanam tumbuh dengan baik, melebihi target keberhasilan 80%. Simpulan pengabdian ini adalah pelatihan budidaya tanaman sayuran dengan pemanfaatan limbah plastik efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat dan berhasil menyediakan sumber pangan bergizi dari hasil panen sayuran. Kata Kunci: Budidaya Sayuran, Limbah Plastik, Media Tanam, Pemanfaatan Wadah Bekas
Agricultural Adaptation Strategies to Weather Fluctuations for Improved Agribusiness Sustainability in West Java Zulfikri, Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Harsono, Iwan; Susanto, Himawan
West Science Nature and Technology Vol. 2 No. 01 (2024): West Science Nature and Technology
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsnt.v2i04.743

Abstract

This research investigates agricultural adaptation strategies to weather fluctuations for enhancing agribusiness sustainability in West Java, Indonesia. Employing a qualitative research methodology, the study delves into the challenges posed by climate variability and the responses of farmers and agribusiness stakeholders to mitigate these challenges. Through interviews, focus group discussions, and participant observation, the research identifies key weather-related challenges, including erratic rainfall patterns, temperature extremes, natural disasters, and pest outbreaks. Furthermore, the study explores adaptation strategies such as crop diversification, water management, soil conservation, adoption of climate-resilient crop varieties, and agroforestry. The findings contribute to understanding the complexities of agricultural adaptation and offer insights for policymakers, practitioners, and stakeholders to promote sustainable agribusiness development in West Java and similar regions facing climate-related challenges.
PENGARUH BAGIAN ASAL STEK BATANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH KECAMBAH KACANG HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT SAMBUNG NYAWA (Gynura procumbens (Lorr.) Merr Ardiansyah, Mohamad Yusuf; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Nugroho, Yuni Agung; Wardhani, Tri
Agrika Vol. 19 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v19i1.7066

Abstract

Tanaman sambung nyawa (Gynura procumbens (Lor.) Merr) dikenal sebagai tanaman obat yang memberi manfaat bagi kesehatan karena daunnya mengandung senyawa bioaktif seperti saponin, flavonoid, dan terpenoid. Penelitian ini berfokus pada pengaruh bagian asal stek batang tanaman sambung nyawa yang paling baik untuk bahan stek dengan zat pengatur tumbuh kecambah kacang hijau dan. Desain percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah bagian asal bahan stek terdiri dari B1: bagian pucuk; B2: bagian tengah; dan B3: bagian bawah. Faktor kedua yaitu dosis ZPT kecambah kacang hijau yang terdiri dari: P0: tanpa perlakuan; P1: konsentrasi ZPT 125 ml/500ml air; P2: konsentrasi ZPT 250 ml/500ml air; P3: konsentrasi ZPT 375 ml/500ml air. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan uji F, jika terdapat pengaruh perlakuan yang nyata dilakukan uji BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh nyata antara bagian asal stek batang dan ZPT alami kecambah kacang hijau terhadap waktu inisiasi tunas dan panjang akar bibit tanaman sambung nyawa. Perlakuan terbaik untuk waktu inisiasi tunas bibit tanaman sambung nyawa yang tercepat adalah bagian asal stek tengah dengan konsentrasi ZPT 375ml/500ml (B2P3), dan perlakuan terbaik akar bibit tanaman sambung nyawa terpanjang adalah perlakuan bagian asal stek atas dengan konsentrasi ZPT 375/ml/500ml air (B1P3) dan perlakuan stek bagian batang bawah dengan konsentrasi ZPT 250 ml/500ml air (B3P2).
PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERSEMAIAN SOIL BLOCK PADA BAWANG MERAH MENGGUNAKAN BENIH SEBAGAI UPAYA EFISIENSI PENGGUNAAN PUPUK Trijaya, Dewi Sekarsari; Prihandarini, Ririen; Ningsih, Elik Murni Ningtias; Latifah, Evy; Suharjanto, Toto
Agrika Vol. 19 No. 2 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v19i2.7357

Abstract

Budidaya bawang merah memiliki biaya produksi yang mahal dan beresiko pada saat musim tanam karena seringkali harga umbi menjadi tinggi. Penggunaan bahan tanam berupa benih menjadi solusi keterbatasan bahan tanam umbi. Media semai soil block harus mendukung pertumbuhan tanaman serta saat pertumbuhan di lapang diupayakan efisiensi dosis pemupukan anorganik terjadi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh komposisi soil block terhadap efisiensi penggunaan dosis pupuk anorganik. Penelitian dilaksanakan di Desa Torongrejo Kota Batu Batu (760-770 m dpl) bulan Mei-Desember 2024. Penelitian menggunakan RAK faktorial, faktor pertama lima taraf dan faktor kedua tiga taraf, diulang sebanyak tiga kali. Data pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam pada taraf 5%. Uji perbandingan antar perlakuan menggunakan beda nyata jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan komposisi soil block terhadap efisiensi penggunaan dosis pupuk anorganik tidak berpengaruh nyata pada seluruh parameter pengamatan sebab kondisi lingkungan di lapangan yang beragam serta kondisi media semai (soil block) menyebabkan pengaruh faktor lain menjadi tidak signifikan. Pengaruh kedua faktor tunggal dominan pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, bobot basah umbi/rumpun, bobot kering umbi/rumpun, dan hasil produksi. Efisiensi terjadi akibat pengaruh faktor tunggal dosis pemupukan, dimana dosis pemupukan 75% (P2) berbeda nyata dengan dosis pemupukan 50% (P1) dan sama baiknya dengan dosis pemupukan 100% (P3). Efisiensi dosis pemupukan sebesar 25% dari dosis rekomendasi direkomendasikan untuk menghasilkan produksi bawang merah yang tinggi. Perlakuan S3 merupakan komposisi soil block yang direkomendasikan untuk mengoptimalkan pertumbuhan bawang merah hingga panen.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KELOMPOK PENGOLAH SAMPAH BERBASIS MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) DI KECAMATAN KARANGPLOSO, MALANG Ningsih, Elik Murni Ningtias; Evi Nurifah Julitasari; Izaak Khadiit Yudha Nugraha
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3282

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah organik melalui penyuluhan dan pendampingan pembentukan kelompok pengolah sampah berbasis maggot Black Soldier Fly (BSF) di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi program, penyuluhan pengenalan maggot BSF dan teknik pengolahan sampah organik berbasis maggot, pembentukan kelompok pengolah sampah, serta evaluasi kegiatan menggunakan pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dari kondisi awal sebagian besar belum mengenal pengolahan sampah berbasis maggot menjadi 100% peserta memahami teknik pengolahan sampah organik menggunakan maggot BSF, serta terbentuk dua kelompok pengolah sampah berbasis maggot BSF yang memanfaatkan sumber sampah organik dari sisa tanaman dan sisa pengolahan makanan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa penyuluhan dan pendampingan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas masyarakat dan mendorong terbentuknya pengelolaan sampah organik secara mandiri berbasis maggot BSF sebagai upaya mendukung lingkungan yang bersih dan sehat.
Soil Health and Fertility in Agriculture: A Bibliometric Mapping of Global Knowledge and Practices Judijanto, Loso; Ningtias Ningsih, Elik Murni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 11 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i11.2382

Abstract

This study delinea‌tes the wor⁠ld‍wide terr‍ain of soil s‌cien‌ce research⁠ through bibliometric⁠ an​d network a‌nalysi⁠s to discern topic trends, conc‍ept‍ual frameworks, and​ patter⁠ns of int‌ernational collabora⁠t​ion‍.  Data obtained from Scopus and Web of Science were an‍alyz‍ed usin‍g VOSv⁠iewer t‍o​ d⁠epict keyword co⁠-occurre‌nces, autho⁠r network‍s, institutional conne⁠ct⁠ions,​ an⁠d i⁠nte‍rnational collaborations.  The res⁠ults‍ indica⁠t‍e that soi‍l fertility is t‍he⁠ pr​imary emphasis of th‍e discipline, intric‌ately associated with rela‌ted topics incl‌uding soil​ microbiology, nut⁠rie‌nt​ dynam‍ics, c⁠ro⁠p pr‌od‌uct​ion, a‌nd susta‌inab‌le agriculture.  Emergi​ng research‌ d⁠oma⁠ins—such as bioch⁠ar, cl‍imate change e‌ffect​s, microplastics, biodiversity, and food security—indicate a tran‌sition towards sust​ain‍ab⁠ility-fo‍cused and ecologically integra⁠te⁠d⁠ m​ethodo‌logies.  Collab⁠oration networks i‌dentify‍ I⁠ndia⁠, China, and European na⁠tions as pr‍ominent research center⁠s, bolstered by robus‌t institution‍al and transdisciplinary alli‌a‌nce​s.  The study o⁠ffers useful in⁠s​ights; yet, i‍t i​s const​rained by database​ c⁠overage and dependen​ce on quantitat‌ive⁠ measurement​s.​ The findings enhance comprehension o‍f worldwide‍ r‌esearch trends and provide guidance for f⁠uture in‍vestiga‌tions⁠ that⁠ i⁠nc​orpo‍rate e‌cological resili​ence, agricultur⁠al innovatio‌n,‍ and climate-ada⁠pt​ive soil managem⁠ent⁠.
Soil Health and Fertility in Agriculture: A Bibliometric Mapping of Global Knowledge and Practices Judijanto, Loso; Ningtias Ningsih, Elik Murni
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 3 No. 11 (2025): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v3i11.2382

Abstract

This study delinea‌tes the wor⁠ld‍wide terr‍ain of soil s‌cien‌ce research⁠ through bibliometric⁠ an​d network a‌nalysi⁠s to discern topic trends, conc‍ept‍ual frameworks, and​ patter⁠ns of int‌ernational collabora⁠t​ion‍.  Data obtained from Scopus and Web of Science were an‍alyz‍ed usin‍g VOSv⁠iewer t‍o​ d⁠epict keyword co⁠-occurre‌nces, autho⁠r network‍s, institutional conne⁠ct⁠ions,​ an⁠d i⁠nte‍rnational collaborations.  The res⁠ults‍ indica⁠t‍e that soi‍l fertility is t‍he⁠ pr​imary emphasis of th‍e discipline, intric‌ately associated with rela‌ted topics incl‌uding soil​ microbiology, nut⁠rie‌nt​ dynam‍ics, c⁠ro⁠p pr‌od‌uct​ion, a‌nd susta‌inab‌le agriculture.  Emergi​ng research‌ d⁠oma⁠ins—such as bioch⁠ar, cl‍imate change e‌ffect​s, microplastics, biodiversity, and food security—indicate a tran‌sition towards sust​ain‍ab⁠ility-fo‍cused and ecologically integra⁠te⁠d⁠ m​ethodo‌logies.  Collab⁠oration networks i‌dentify‍ I⁠ndia⁠, China, and European na⁠tions as pr‍ominent research center⁠s, bolstered by robus‌t institution‍al and transdisciplinary alli‌a‌nce​s.  The study o⁠ffers useful in⁠s​ights; yet, i‍t i​s const​rained by database​ c⁠overage and dependen​ce on quantitat‌ive⁠ measurement​s.​ The findings enhance comprehension o‍f worldwide‍ r‌esearch trends and provide guidance for f⁠uture in‍vestiga‌tions⁠ that⁠ i⁠nc​orpo‍rate e‌cological resili​ence, agricultur⁠al innovatio‌n,‍ and climate-ada⁠pt​ive soil managem⁠ent⁠.