Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search
Journal : Jurnal Applied Science in Civil Engineering

PELATIHAN TUKANG LOKAL DALAM PERBAIKAN DAN PERKUATAN RUMAH AKIBAT GEMPA Nevy Sandra; Fajri Yusmar; Fani Keprila Prima; Nidal Zuwida; Majid Maulana
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i1.61983

Abstract

Gempa Pasaman Barat tanggal 25 Februari 2022 (6,2 SR) telah meruntuhkan banyak rumah masyarakat. Keruntuhan paling banyak terjadi pada daerah yang dekat dengan pusat gempa, dan umumnya dialami rumah permanen (tembokan). Rumah masyarakat yang berkonstruksi sederhana memiliki potensi lebih besar untuk rusak dibandingkan dengan gedung-gedung tinggi yang sudah didesain tahan gempa berskala besar. Tingginya tingkat kerusakan bangunan yang tergolong kerusakan menengah dan berat dikarenakan kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat pada umumnya dan tukang lokal khususnya tentang prinsip-prinsip pembangunan rumah yang aman gempa. Solusi untuk mengatasi permasalahan di atas adalah bangunan haruslah dirancang supaya aman terhadap gempa dengan memakai material bangunan yang berkualitas dan metode pengerjaan yang benar yang memenuhi persyaratan pokok pembangunan rumah yang lebih aman gempa. Hal ini akan membuat bangunan menjadi lebih kokoh, kuat, dan jika terjadi gempa tidak membahayakan penghuninya. Kegiatan penerapan Iptek ini bertujuan untuk melakukan pelatihan terhadap tukang lokal dalam melakukan perbaikan dan perkuatan (retrofitting) rumah pasca gempa Pasaman Barat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Kenagarian Aua Kuniang Kabupaten Pasaman Barat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diawali dengan survey awal ke lokasi kegiatan. Kemudian dilanjutkan dengan tahapan sosialisasi serta pemberian dokumen pendukung, melaksanakan pelatihan dan melakukan evaluasi dan monitoring untuk memberikan penjelasan lanjutan dan tambahan yang diperlukan. Peserta pelatihan sangat antusias terhadap penyampaian materi pelatihan karena menambah ilmu mereka yang sebagian besar berlatar pendidikan rendah dan tidak ditunjang oleh adanya pendidikan keilmuan di bidang Teknik Sipil. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata peningkatan pengetahuan tentang perbaikan dan perkuatan (retrofitting) rumah pasca gempa meningkat. Dengan demikian peserta memiliki pengetahuan tentang teknologi sederhana yang dapat diterapkan pada kegiatan perbaikan dan perkuatan rumah sederhana.
DAMPAK PENAMBAHAN SHEAR WALL SEBAGAI ELEMEN PENAHAN GEMPA PADA GEDUNG BERTINGKAT SEDANG TERHADAP PERILAKU STRUKTUR BANGUNAN (Studi Kasus: Rumah Susun Tongkol Jakarta Utara) Ihsan, Idham Febrian; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 3 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.70183

Abstract

Jakarta merupakan salah satu provinsi dengan tingkat populasi penduduk yang tinggi sehingga ketersediaan lahan untuk permukiman juga menjadi semakin berkurang. Rumah Susun Tongkol merupakan salah satu contoh usaha pemerintah dalam mengatasi kebutuhan masyarakat terhadap hunian. Bangunan tower B Rumah Susun Tongkol memiliki bentuk irregular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan perilaku struktur seperti parameter dinamik, dan story drift. Terdapat 2 bentuk model diantaranya struktur existing dan struktur dual system dengan shearwallyang terletak pada bagian tepi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah analisis respons spektrum untuk mengetahui perilaku struktur seperti parameter dinamik dan story drift. Analisis struktur dilakukan dengan menggunakan aplikasi ETABS versi 16. Setelah dilakukan analisis struktur, diperoleh nilai perioda struktur menggunakan shear wall lebih kecil dibandingkan dengan struktur existing. Untuk model 1 perioda struktur yang didapatkan adalah 1,214 detik dan model 2 sebesar 1,162 detik. Dari hasil analisis struktur, penampahan shear wall pada struktur mampu menjadikan struktur bertranslasi dalam menghadapi beban gempa yang diterima dan mampu mengurangi story drift.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG SERBA GUNA NAGARI MAGEK DENGAN SISTEM STRUKTUR RANGKA PEMIKUL MOMEN KHUSUS Yeni, Darma; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.87783

Abstract

Berdasarkan data yang peneliti peroleh, di Nagari magek belum tersedia Gedung Serba Guna, sehingga menghambat mobilitas masyarakat dalam menyelenggarakan suatu kegiatan. Maka dari itu diperlukan perencanaan Gedung Serba Guna untuk mewadahi aktivitas masyarakat dalam upaya membangun nagari menjadi lebih maju serta mendukung sarana dan prasarana dinagari tersebut. Perencanaan ini dilakukan di daerah yang rawan akan gempa bumi, maka dari itu perencanaan struktur gedung yang berada di wilayah rawan gempa bumi harus direncanakan sesuai standar, kuat, dan aman gempa. Perencanaan gedung ini direncanakan menggunakan material beton bertulang dengan struktur Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Untuk analisis perencanaan menggunakan software SAP2000 dengan mengacu pada peraturan SNI 03-1726-2019 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non-gedung, serta SNI 03-2847-2019 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung. Dalam analisis beban gempa menggunakan analisis statik ekuivalen dan respons spectrum. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dimensi dan penulangan elemen struktur atas berupa pelat, balok dan kolom. Metode perancangan penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu tahap analisis dan desain. Tahap analisis dilakukan menggunakan software SAP2000. Sedangkan tahap desain dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil analisis struktur diperoleh dimensi pelat dengan tebal 150 mm (D10-200) pelat tangga dan bordes dengan tebal 150 mm (D10-200), balok B1 300 x 500 mm (4D19; 2D19), balok B2 300 x 450 mm (4D19; 2D19) dan kolom 500 x 400 mm (16D22).
PERENCANAAN BALOK-KOLOM PADA GEDUNG HEALTHY CENTER MENGGUNAKAN STRUKTUR BAJA SRPMK Ismi, Latifah; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.89983

Abstract

Gempa bumi termasuk bencana alam besar yang sering terjadi serta banyak menyebabkan bangunan mengalami kerusakan dan keruntuhan. Beberapa bangunan yang mengalami kerusakan antara lain bangunan kesehatan, hotel, gedung sekolah, rumah penduduk, dan sebagainya. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur balok-kolom gedung Healthy Center menggunakan struktur baja SRPMK yang memeiliki ketahan terhap gempa bumi. Persyaratan dalam perencanaan struktur bangunan tahan gempa adalah bangunan tersebut harus kuat, kaku, dan stabil antar sambungannya. Untuk beban-beban yang bekerja pada bangunan, mengacu pada SNI 1727-2020 untuk beban gravitasi, PPURG 1987 untuk nilai berat jenis dan SNI 1726-2019 untuk beban gempa. Untuk perhitungan kapasitas elemen struktur baja mengacu pada SNI 1729-2020. Penelitian ini diawali dengan pemodelan struktur dan pembebanan untuk dapat melakukan proses analisis struktur, yang selanjutnya akan dilakukan anailisis kapasitas penampang. Analisis struktur menggunakan bantuan program aplikasi SAP2000 V. 24. Berdasarkan hasil desain diperoleh bahwa profil IWF 400 x 200 x 8 x 13 dan IWF 300 x 150 x 6,5 x 9 bisa digunakan sebagai balok SRPMK dan profil IWF 588 x 300 x 12 x 20 bisa digunakan sebagai kolom SRPMK.
EVALUASI DESAIN PILE CAP MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL, FINITE ELEMENT METHOD DAN STRUT AND TIE PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG-X Mukhallid, Sachio; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.91283

Abstract

Pada proyek pembangunan gedung-X terdapat masalah pada salah satu tiang pancang yang direncanakan menggunakan single pile, dimana pada saat pelaksanaan pemancangan terjadi pergeseran sejauh 98 cm dari garis as yang telah direncanakan. Oleh sebab1itu, dibutuhkan1perhitungan yang teliti untuk merencanakan pile cap dengan menggunakan metode konvensional, metode finite element, dan metode strut and tie. Berdasarkan hasil Analisa dan perhitungan yang telah dilakukan dengan ketiga metode tersebut didapatkan perbedaan luas tulangan yang cukup Jauh dari ketiga metode ini terhadap luas tulangan yang terpasang. untuk perbandingan arah x metode konvensional memiliki perbedaan sebesar 47%, metode finite element memiliki perbedaan sebesar 111% dan metode Strut and tie memiliki perbedaan sebesar 111%. selanjutnya perbandingan arah y metode konvensional memiliki perbedaan sebesar 133%, metode finite element memiliki perbedaban sebesar 67% dan metode strut and tie memiliki perbedaan sebesar 33%. Peningkatan yang cukup jauh ini disebabkan oleh struktur atas yang menggunakan kombinasi kuat lebih.
FONDASI KONSTRUKSI SARANG LABA-LABA (KSLL) SEBAGAI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR BAWAH GEDUNG X DI AIR TAWAR KOTA PADANG Putra, Fabil Daka; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 4 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i4.92083

Abstract

Pemilihan jenis fondasi sangat penting dilakukan karena tidak semua jenis fondasi cocok untuk setiap jenis bangunan. Perencanaan fondasi harus direncanakan secara matang karena jika terjadi penekanan pada tanah secara berlebihan maka dapat menyebabkan penurunan yang besar bahkan terjadi keruntuhan pada bangunan. Perencanaan pembangunan Gedung Percetakan UNP telah direncanakan pada tahun 2022, akan tetapi waktu pelaksanaan konstruksi belum ditentukan. Kondisi tanah pada lokasi pembangunan berdasarkan data tanah yaitu tanah berpasir. Dalam hasil perencanaan untuk struktur bawah menggunakan fondasi tiang pancang dengan diameter 50 cm, kedalaman 30 m, dan jumlah tiang untuk satu kolom sebanyak 2 buah. Berdasarkan pengalaman yang terjadi, pada pembangunan gedung dilingkungan UNP yang menggunakan fondasi dalam, terdapat beberapa kekurangan. Penelitian ini membahas tentang perencanaan fondasi KJRB sebagai struktur bawah gedung percetakan UNP, serta mendapatkan hasil berupa gambar rencana dan detail fondasi KJRB. Metode perhitungan yang digunakan yaitu asumsi KJRB sebagai fondasi dangkal jenis rakit dengan metode daya dukung Meyerhof. Hasil kapasitas daya dukung fondasi sebesar 1799,03 kN/m2, dan tegangan tanah maksimum sebesar 41,45 kN/m2. Dimensi rib konstruksi dengan tebal 15 cm, kedalaman 125 cm, didapatkan tebal ekivalen sebesar 87,5 cm, dan tulangan yang digunakan yaitu 2D22. Sedangkan dimensi rib settlement dengan tebal 15 cm, kedalaman 150 cm, didapatkan tebal ekivalen sebesar 105 cm, dan tulangan yang digunakan yaitu 2D22. Penurunan fondasi yang terjadi sebesar 1,2 cm.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POWTOON PADA ELEMEN PERHITUNGAN STATIKA BANGUNAN KELAS X DI SMK NEGERI 1 PADANG Ahsani, Purnama; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i1.99883

Abstract

Salah satu kendala yang seringkali dihadapi oleh siswa SMK Negeri 1 Padang dalam memahami pelajaran Elemen Perhitungan Statika Bangunan, khususnya materi reaksi tumpuan adalah terbatasnya media pembelajaran yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang berbasis powtoon, untuk materi reaksi tumpuan dalam menunjang proses pembelajaran Elemen Perhitungan Statika Bangunan di SMK Negeri 1 Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Instrumen evaluasi melibatkan angket penilaian dari ahli media, ahli materi, dan siswa. Evaluasi produk media pembelajaran animasi powtoon oleh ahli media memiliki validator sebanyak 3 orang ahli dan mencapai nilai 88,89% dengan kriteria sangat valid, melibatkan aspek media, materi, dan audio. Sementara itu, ahli materi juga memiliki validator sebanyak 3 orang ahli dan memberikan penilaian sebesar 86,49% dengan kriteria sangat valid, melibatkan aspek isi dan materi, manfaat, dan bahasa. Hasil penilaian dari 66 siswa menunjukkan nilai rata-rata sebesar 91,52%, dengan kriteria sangat praktis. Berdasarkan evaluasi ini, media pembelajaran yang dihasilkan dianggap layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran Elemen Perhitungan Statika Bangunan.
ANALISIS PEMODELAN STRUKTUR DENGAN DILATASI TERHADAP RESPON STRUKTUR GEDUNG BERTINGKAT STUDI KASUS: GEDUNG PERKULIAHAN X DI KOTA PADANG Ciputra, Aqil Muhammad; Yusmar, Fajri; Rahmat, Syahril
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.109383

Abstract

Gedung X merupakan, salah satu gedung yang berfungsi sebagai gedung perkuliahan yang terletak di Kota Padang. Berdasarkan laporan perencanaan struktur gedung X, diperoleh informasi, bahwa pada perencanaan gedung X menggunakan pemodelan dengan menggabungkan dua massa gedung pada satu model dengan tambahan dilatasi. Penelitian (Hermawan et al., 2022) pada struktur dengan layout T yang diberikan dilatasi, bangunan tersebut dianalisis dengan 2 model yang dipisah. Berbeda dengan gedung X sebelumnya, dimana bangunan di analisis dalam satu model, akan tetapi semestinya ada 2 massa bangunan yang terpisah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan respon struktur dan besaran beban gempa struktur untuk dua tipe pemodelan struktur dilatasi. Pemodelan struktur terdiri dari 3 model yang terdiri dari Model A (Masa bangunan A) (Model B (Massa Banguann B), dan Model A+B (Massa Banguann A+B). Hasil analisis menunjukan bahwa drift struktur pada model A dan Model B pada arah X lebih kecil, bila dibandingkan dengan model A+B, sebaliknya pada arah Y drift yang dihasilkan model A+B lebih besar bila dibandingkan dengan model A dan model B. Selanjutnya untuk Base shear pada model A+B lebih besar dari model A dan model B untuk arah X dan arah Y.
ANALISIS KINERJA BANGUNAN GEDUNG TK DAN SD PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNIVERSITAS NEGERI PADANG MENGGUNAKAN METODE ANALYSIS PUSHOVER Mutmainah, Hayati; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.109483

Abstract

Gedung TK dan SD Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang adalah salah satu sarana pendidikan di wilayah UNP Kota Padang yang dibangun pada tahun 2012 dengan perencanaan beban gempanya mengacu kepada peraturan lama, yaitu SNI 03-1726-2002. Dengan nilai percepatan gempa di batuan dasar yang umumnya meningkat dua kali lipat, bangunan yang dirancang berdasarkan standar lama memerlukan evaluasi dan penyesuaian untuk memenuhi standar terbaru, agar bangunan dapat bertahan apabila terjadi gempa. Gedung ini berada di Kota Padang yang wilayahnya rentan terhadap gempa dan dari data yang didapatkan, gedung ini beberapa kali mengalami gempa sejak didirikan, hal ini akan menjadi faktor penurunan kinerja struktur. Melalui evaluasi bangunan menggunakan metode analisis statik pushover dapat diketahui tingkat kinerja, kerusakan yang terjadi pada struktur bangunan dan tingkat bahaya gempa. Beban gempa yang bekerja pada bangunan dihitung berdasarkan ketentuan dalam SNI 1726-2019. Beban lain yang bekerja pada bangunan juga mengacu kepada SNI 1727-2020 dan PPPURG 1987. Level kinerja bangunan ditentukan berdasarkan FEMA 440. Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan aplikasi SAP2000, diperoleh drift actual untuk arah X dan arah Y adalah 0,58% dan 0,625%. Level kinerja struktur bangunan termasuk ke dalam Immediate Occupancy (IO), dan berdasarkan tingkat bahaya gempa, gedung ini termasuk kategori Standar Occupancy Facilities.
ANALISIS PENEMPATAN DINDING GESER PADA BANGUNAN BERTINGKAT DENGAN LAYOUT PERSEGI PANJANG TERHADAP BEBAN GEMPA (STUDI KASUS: PERENCANAAN RUMAH SAKIT UNP) Nasution, Roy Gunawan; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v5i3.110183

Abstract

Abstrak: Sumatera Barat adalah salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terhadap bencana gempa dikarenakan terletak pada jalur struktur lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kota padang sebagai ibu kota Sumatera Barat memiliki pertumbuhan penduduk yang tinggi dengan pembangunan gedung bertingkat yang pesat. Salah satu contoh perkembangan bangunan gedung bertingkat terjadi di Universitas Negeri Padang (UNP), sehingga wilayah untuk pembangunan gedung semakin terbatas. Seperti pada perencanaan bangunan rumah sakit UNP memiliki area yang sempit menjadikan layout bangunan dibuat persegi panjang. Pada penelitian ini akan membahas alternatif bangunan tahan gempa dengan layout persegi panjang menggunakan shear wall dengan dua penempatan yaitu bagian tepi dan dalam bangunan. Tujuannya adalah untuk mengetahui penempatan shear wall yang menghasilkan perilaku struktur yang lebih baik berdasarkan periode struktur dan base shear. Penentuan dimensi elemen dianalisis berdasarkan SNI 2847-2019. Beban mati dan beban hidup dianalisis berdasarkan SNI 1727-2020 dan PPPURG 1987. Beban gempa dianalisis berdasarkan SNI 1726-2019. Hasil analisis memperlihatkan periode struktur mengalami penurunan waktu sebesar 0,01 % (mode 1) dan sebesar 0,3% (mode 2) pada model B, sedangkan penurunan nilai pada model C sebesar 0,01 % (mode 1) serta sebesar 0,5% (mode 2) terhadap model A. Base shear / gaya geser dasar seismik dengan shear wall mengalami peningkatan nilai sebesar 18% arah X dan 17% pada arah Y terhadap struktur bangunan tanpa shear wall. Kata Kunci :Layout persegi panjang, Shear wall, Periode struktur, Base shear Abstract : West Sumatra is one of the regions in Indonesia prone to earthquake disasters due to its location on the Indo-Australian and Eurasian plate boundary. Padang City, the capital of West Sumatra, has a high population growth with rapid construction of high-rise buildings. One example of the development of high-rise buildings can be seen at Padang State University (UNP), where the area for building construction is increasingly limited. For instance, the planning of the UNP hospital building, which has a narrow area, resulted in a rectangular layout. This study discusses earthquake-resistant building alternatives with a rectangular layout using shear walls placed in two locations: the edges and the interior of the building. The objective is to determine the shear wall placement that results in better structural behavior based on the structural period and base shear. The dimensions of the elements are analyzed based on SNI 2847-2019. Dead and live loads are analyzed based on SNI 1727-2020 and PPPURG 1987. Seismic loads are analyzed based on SNI 1726-2019. The analysis results show that the structural period decreases by 0.01% (mode 1) and 0.3% (mode 2) in model B, while the decrease in model C is 0.01% (mode 1) and 0.5% (mode 2) compared to model A. The base shear/seismic shear force with shear walls increased by 18% in the X direction and 17% in the Y direction compared to the building structure without shear walls.