Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERKUATAN STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG MENGGUNAKAN FIBER REINFORCED POLYMER DAN CONCRETE JACKETING Jefri, Jefri; Yusmar, Fajri; Silalahi, Juniman; Zola, Prima
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124683

Abstract

Standar perencanaan struktur beton bertulang di Indonesia telah diperbarui dari SNI 03-1726-2012 menjadi SNI 1726:2019, yang memiliki cakupan lebih lengkap. Perubahan ini mengharuskan dilakukan evaluasi ulang terhadap banyak bangunan yang sebelumnya dirancang berdasarkan SNI 1726:2012. Penelitian oleh Widodo et al. (2023) menunjukkan bahwa sekitar 45% gedung yang dirancang dengan acuan SNI 1726:2012 memerlukan perkuatan struktur agar memenuhi persyaratan keselamatan, terutama di wilayah rawan gempa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi desain struktur berdasarkan SNI 1726:2012 dengan SNI 1726:2019, serta menganalisis kebutuhan perkuatan struktur apabila bangunan tidak memenuhi kriteria kekuatan. Metode perkuatan yang digunakan dalam studi ini adalah aplikasi Fiber Reinforced Polymer (FRP) pada elemen balok dan metode concrete jacketing pada elemen kolom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua lapis FRP diterapkan pada balok sebagai perkuatan terhadap lentur, sementara pada kolom dilakukan concrete jacketing dengan penambahan dimensi dari 600 mm × 800 mm menjadi 700 mm × 900 mm, yang terbukti meningkatkan kapasitas struktur kolom tersebut.
PERKUATAN STRUKTUR BANGUNAN RUMAH SAKIT BERTINGKAT SEDANG DENGAN LAYOUT-S TERHADAP BEBAN GEMPA DI KOTA PADANG DENGAN DINDING GESER Al Faqih, Yudha Suryadafi; Juliafad, Eka; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i2.124783

Abstract

Gempa bumi merupakan fenomena getaran akibat pelepasan energi dari dalam bumi yang sering terjadi di wilayah dengan aktivitas lempeng tektonik tinggi, termasuk Indonesia, khususnya Kota Padang di Sumatera Barat yang berada pada zona rawan gempa dan tsunami. Pertumbuhan penduduk dan perkembangan infrastruktur di Kota Padang menuntut pembangunan fasilitas kritikal seperti rumah sakit yang harus dirancang tahan gempa agar tetap berfungsi saat bencana. Kondisi tanah lunak di wilayah ini memperbesar getaran gempa dan risiko kerusakan bangunan, sehingga perencanaan struktur tahan gempa perlu mempertimbangkan interaksi tanah dan bangunan. Penggunaan shear wall (dinding geser) sebagai perkuatan struktur rumah sakit sangat dianjurkan untuk menahan gaya lateral akibat gempa dan mengurangi deformasi berlebih. Penelitian ini bertujuan menganalisis model penempatan dinding geser terbaik dengan membandingkan parameter dinamik struktur dan perubahan displacement pada bangunan setelah pemasangan dinding geser. Pemodelan dilakukan menggunakan software ETABS menggunakan metode analisis respon spektrum. Hasil analisis menunjukkan bahwa model Sistem Ganda 3 merupakan model terbaik yang memenuhi semua persyaratan parameter dinamik struktur, dengan penurunan displacement sebesar 14%–31% pada arah X dan 20%–29% pada arah Y.
PERENCANAAN STRUKTUR ATAS GEDUNG PASCASARJANA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP MENGGUNAKAN STRUKTUR BETON BERTULANG DENGAN BASE ISOLATION HIGH DAMPING RUBBER BEARING (HDRB) Saleh, Taufiq Rahman; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.128283

Abstract

Jumlah mahasiswa program pascasarjana IAIN Curup yang mengalami peningkatan membutuhkan penambahan gedung perkuliahan baru yang lebih memadai. Lokasi bangunan IAIN Curup berada di Kota Bengkulu yang tergolong dalam zona gempa tinggi, struktur gedung direncanakan menggunakan sistem base isolation jenis High Damping Rubber Bearing (HDRB) sebagai elemen peredam getaran gempa agar bangunan tetap aman dan dapat difungsikan pascagempa. Penelitian ini bertujuan untuk untuk merencanakan struktur atas gedung pascasarjana IAIN Curup menggunakan struktur beton bertulang dengan sistem base isolation HDRB sebagai elemen peredam gaya gempa. Perencanaan terdiri dari dua tahapan, yaitu tahap analisis dan desain. Analisis yang dilakukan meliputi pembebanan (beban mati, hidup, dan gempa sesuai SNI), pemodelan struktur menggunakan parameter base isolator, serta analisis struktur untuk kondisi fixed base dan sistem isolasi dasar menggunakan software ETABS. Setelah analsis dilakukan perencanaan elemen struktur atas dan base isolator sesuai SNI 2847:2019. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penerapan sistem base isolation HDRB tipe HT090X6R mampu meredam gaya gempa sebesar 20.42% terhadap struktur atas dan diperoleh dimensi balok B1 700 x 450 mm, balok B2 500 x 300 mm, balok B3 600 x 400 mm, balok B4 500 x 300 mm, balok B5 400 x 200 mm, kolom K1 1300 x 1300 mm, kolom K2 800 x 600 mm, kolom K3 700 x 500 mm pelat P1 dengan tebal 150 mm, dan pelat P2 dengan tebal 120 mm.
DAMPAK PENAMBAHAN PENURUNAN TERHADAP ANALISIS STRUKTUR ATAS PADA BANGUNAN BERTINGKAT (STUDI KASUS: GEDUNG RUMAH SAKIT X KABUPATEN KARAWANG) Adinda, Azizah Novri; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.131183

Abstract

Sering kali dalam praktik perencanaan struktur atas bangunan gedung, penurunan yang terjadi pada gedung tidak di masukan secara langsung saat analisis struktur. Gedung X merupakan sebuah gedung bertingkat yang difungsikan sebagai rumah sakit. Gedung X memiliki layout L dengan struktur atas menggunakan sistem dilatasi. Gedung X mengalami penurunan saat masih dalam masa konstruksi. Dari hasil monitoring pengukuran penurunan diketahui penurunan yang terjadi pada Gedung X merupakan penurunan diferensial. Hal ini dikarenakan hasil pengukuran lapangan terdapat beda penurunan pada hampir seluruh kolom tinjauan. Penelitian ini menganalisis gaya aksial (FZ) pada kolom-kolom yang ditinjau penurunannya dengan beberapa skenario penurunan untuk mengetahui bagaimana dampak penambahan penurunan terhadap analisis struktur atas Gedung X dengan dengan menambahkan ground displacement arah z pada tumpuan jepit, dan digunakan pendekatan metode interpolasi linear untuk memperkirakan penurunan di titik yang tidak diukur. Dari hasil analisis struktur, menunjukkan bahwa penambahan penurunan secara signifikan mempengaruhi gaya aksial, bahkan mengubah gaya tekan menjadi tarik. Kolom yang tidak mengalami penurunan juga terdampak oleh kolom sekitarnya. Metode interpolasi dapat menjadi pendekatan awal dalam memprediksi pengaruh penurunan apabila data lapangan terbatas.
STUDI KOMPARASI PERHITUNGAN BEBAN GEMPA STATIK EKUIVALEN MENGGUNAKAN SOFTWARE SAP 2000 DENGAN SNI 1726 2019 Yusmar, Fajri; Prita Melinda, Annisa; Sandra, Nevy
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 November 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v10i2.22767

Abstract

Perkembangan tekonlogi komputasi telah memberikan kemudahan dalam perencanaan struktur untuk menghitung beban gempa yang bekerja pada struktur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan komparasi hasil perhitungan beban gempa statik ekuivalen menggunakan metode-metode yang ada pada SAP 2000, dengan perhi-tungan secara manual berdasarkan SNI 1726 2019. Penelitian dilakukan secara numeris menggunakan SAP 2000 dan perhitungan manual menggunakan persamaan gaya gempa pada SNI 1726 2019. Penelitian ini akan membandingkan base shear dan story shear pada sebuah bangunan lima lantai dengan konfigurasi bangunan yang simetris dan terletak dikota Padang. Hasil komparasi base shear menggunakan metode SNI 2716 2019 dan metode user load menghasilkan nilai yang sama, yaitu 2441,707 kN, sedangkan metode user coefficent dan metode ASCE 7-16 memiliki perbedaan nilai base shear 2,02% dan 2,11%. Untuk perhitungan story shear, metode SNI 1726 2019 dengan metode user load menghasilkan nilai yang hampir sama dengan selisih 0,002 s.d 0,004 %. Akan tetapi untuk story shear metode user coeficient dan ASCE 7-16 memberikan perbedaan untuk lantai 5, yaitu 7,25 dan 5,94 %, sedangkan untuk lantai 1 s.d lantai 4 perbedaan yang terjadi hanya 3,67 % s.d 2,70 %.Kata kunci : Gempa Statik Ekuivalen, SNI 1726 2019, SAP 2000
Rancang Bangun Desain Elemen Struktur Balok pada Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Sandra, Nevy; Sabrina, Mona Indria; Yusmar, Fajri
CIVED Vol. 9 No. 3 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v9i3.354112

Abstract

Indonesia merupakan wilayah yang berada pertemuan tiga lempeng aktif yaitu, lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik dan juga berada pada jalur cincin api atau ring of fire, menyebabkan sering terjadinya gempa bumi di Indonesia. Dalam perencanaan bangunan seperti Sistem Rangka Pemikul Khusus (SRPMK) yang merupakan bagian dari Sistem Rangka Pemikul Momen (SRPM) yang memang digunakan pada wilayah dengan resiko tinggi terhadap gempa bumi. Proses perancangan suatu bangunan gedung maupun non gedung menggunkan aplikasi penunjang Teknik Sipil seperti, untuk menganalisis struktur bangunan menggunakan aplikasi SAP 2000 atau ETABS. Adapun tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat sebuah aplikasi komputer untuk perhitungan kebutuhan baja tulangan untuk menahan momen lentur pada SRPMK dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net versi 2013.Berdasarkan hasil validasi yang dilakukan terhadapap pruduk berupa aplikasi DSB SRPMK didapatkan dari rumus validitas percentages correction nilai persentase dari ahli materi sebesar 80% dengan kategori kelayakan ‘Baik’ dan untuk ahli media didapatkan nilai persentase sebesar 93.4% dengan kategori kelayakan ‘Sangat Baik’. Sedangkan dari hasil perbandingan ketiga software yang digunakan untuk pembanding hasil perhitungan kebutuhan baja tulangan pada elemen stuktur balok SRPMK dengan menggunakan aplikasi SAP 2000, Microsoft Excel, dan aplikasi DSB SRPMK, didapatkan nilai persentase sebesar 95% dengan kategori kelayakan ‘Sangat Baik’.
Evaluasi Mutu Material Pekerjaan Struktur Atas Proyek Tower X Berdasarkan SNI 2847 2019 dan SNI 2052 2017 Yusmar, Fajri; Damara, Rivaldo; Sandra, Nevy
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.423

Abstract

Beberapa aturan terkait dengan kualitas material beton yang masih sering diabaikan adalah jumlah benda uji minimal yang harus diambil, bagaimana menentukan nilai dari kuat tekan suatu hasil benda uji, serta bagaimana mengevaluasi untuk kriteria penerimaan benda uji yang harus dipenuhi dan dilaporkan. Sedangkan untuk material baja tulangan, hal yang semestinya turut diperiksa, selain mengenai uji tarik yang melitupi batas kuat luluh, dan kuat tarik, adalah batas regangan. Proyek pembangunan X yang terletak di Kota Depok merupakan salah satu proyek konstruksi yang direncanakan terdiri dari 24 lantai hunian, dan 1 lantai basement di bawahnya. Tidak maksimalnya beberapa hasil pekerjaan bila diikuti dengan rendahnya kualitas material akan berdampak buruk terhadap performa struktur dalam memikul beban. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kriteria penerimaan kualitas untuk material beton dan baja tulangan. Hasil evaluasi dan analisis terhadap hasil pengujian material menunjukan bahwa material tersebut telah memenuhi spesifikasi teknis dan persyaratan yang ada di dalam SNI 2847:2019 dan SNI 2052:2017.
The Effect of Firing Position in a Furnace on Mechanical Properties of Bricks in Lubuk Alung District, Padang Pariaman Sandra, Nevy; Putri, Nilda Tri; Putri, Prima Yane; Yusmar, Fajri
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.486

Abstract

Brick is one of the materials used in building house walls. The demand for red bricks in construction and business growth in the property sector is increasing. Lubuk Alung District, precisely in Jorong, Kampung Ladang, is one of the West Sumatra areas producing conventional bricks. The process of firing brick in this sub-district is still carried out using a conventional furnace, using wood as an energy source. The quality of the red bricks produced is different due to the different positions of the bricks in the kiln. This research aims to determine whether the red bricks produced in Jorong Kampung Ladang, Lubuk Alung District, meet the quality classification of red bricks according to SNI 15-2094-2000. From the results, the bricks in the upper, middle, and lower firing positions meet the quality requirements for the physical properties of red bricks. However, red bricks in the upper, middle, and lower firing positions do not meet the SNI 15-2094-2000 quality standards regarding dimensions or sizes. Meanwhile, the results of mechanical properties testing for specific gravity and compressive strength showed that none of the test object samples met the standards required according to SNI 15-2094-2000.
Effectiveness of building structure reinforcement to withstand earthquake loads with ETABS V.19 application (Case Study of Commercial Building "Butik Tanah Liek Pusako Mande”) Silalahi, Juniman; Jolandina, Raudatul Fitri; Yusmar, Fajri; Syah, Nurhasan
CIVED Vol. 11 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v11i1.534

Abstract

This research addresses the vulnerability of commercial buildings to collapse during earthquakes due to inadequate structural design and identifies the structural weaknesses requiring reinforcement. The focus is on the use of steel bracing as a means to strengthen the structure. The specific case study is the commercial building "Butik Tanah Liek Pusako Mande" in Kota Padang. The research aims to determine whether reinforcing the building with additional steel bracing can enhance its stiffness during seismic events and identify the most effective type of steel bracing. The research methodology employs a quantitative descriptive approach, utilizing structural modeling in analysis software such as ETABS. The study involves analyzing displacements in buildings with and without steel bracing to quantify the effectiveness of the reinforcement. The results indicate that structures employing inverted V bracing achieve a maximum displacement of 9.515 mm in the X direction and 2.525 mm in the Y direction, resulting in a 67% reduction in drift for the X direction and 92% for the Y direction. In contrast, structures using X bracing show a maximum displacement of 30.635 mm in the X direction and 32.753 mm in the Y direction, indicating a 26% increase in drift for the X direction and 36% for the Y direction. The study concludes that inverted V bracing is more effective in reducing building drift compared to X bracing. In conclusion, the research findings suggest that commercial building "Butik Tanah Liek Pusako Mande" already possesses a structural stiffness compliant with standards. However, the addition of inverted V bracing proves effective in further reducing story drift, emphasizing its efficacy in enhancing the structural integrity of commercial buildings during seismic events.
PERENCANAAN BANGUNAN TAHAN GEMPA BER-LAYOUT U PADA GEDUNG SEKOLAH VOKASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG (UNP) Mahival, Fayer; Yusmar, Fajri
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v6i3.130783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan struktur bangunan tahan gempa pada gedung Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang yang berlokasikan di Tarok City, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Mengingat wilayah Sumatera Barat termasuk dalam zona rawan gempa, maka diperlukan perencanaan struktur yang memenuhi ketentuan bangunan tahan gempa. Proses perencanaan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) pemilihan model layout bangunan dilatasi yang paling optimal dari segi efisiensi biaya dan kemampuan menahan gempa, (2) analisis struktur pada model terpilih berdasarkan ketentuan SNI 1726:2019 untuk memastikan keamanan terhadap beban gempa, dan (3) merancangan elemen struktur sesuai dengan SNI 2847:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bangunan B merupakan pilihan terbaik karena memenuhi kriteria efisiensi biaya dan ketahanan gempa. Selain itu, struktur yang telah dirancang telah memenuhi persyaratan SNI sehingga dinyatakan aman terhadap potensi gempa yang sewaktu-waktu akan terjadi.