Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN ASUPAN GIZI IBU HAMIL DAN PENDAPATAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK IBU HAMIL DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS BULELENG II Budiantari, Ni Luh; Senjaya, Asep Arifin; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2 (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2.3934

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah yang disebabkan oleh rendahnya asupan gizi dalam jangkan waktu panjang, sehingga dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan bagi ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan asupan gizi ibu hamil dan pendapatan dengan kejadian kurang energi kronik ibu hamil di Puskesmas Buleleng II tahun 2025 yang menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh ibu hamil yang terdaftar di Unit Pelaksana Teknis Daerah Puskesmas Buleleng II pada Bulan Februari tahun 2025 dimana sampel diambil melalui metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Data dianalisis menggunakan program komputer SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan asupan gizi ibu hamil dengan kejadian KEK (p: 0.905), namun terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan ibu hamil dengan kejadian KEK (p: 0.022). Simpulannya, pengetahuan asupan gizi ibu hamil tidak berhubungan dengan kejadian kurang energi kronik, sedangkan pendapatan ibu hamil memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kurang energi kronik di Puskesmas Buleleng II.
English Impact Of Counseling Using Video Media On Understanding Of Healthy Pregnancy Planning Among Women Of Childbearing Age Ni Luh Putu, Linda Trisna Dewi; Suarniti , Ni Wayan; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37294/jrkn.v9i2.656

Abstract

Abstract Introduction: The risk of termination of pregnancy, which can lead to adverse health outcomes, can be minimized through proper pregnancy planning. Women of childbearing age play a crucial role in this process, requiring effective educational interventions. This study aims to examine the effect of video-based counseling on the knowledge of healthy pregnancy planning among women of childbearing age in Satra Village, Klungkung Regency. Method: This pre-experimental study employed a one-group pretest-posttest design to evaluate changes in knowledge before and after the intervention. The study involved 58 respondents selected through proportional random sampling. A structured questionnaire was utilized as the research instrument to assess participants' knowledge levels before and after the intervention. The normality of the data was tested using Kolmogorov-Smirnov, which revealed non-normal distribution (p < 0.05). Consequently, the Wilcoxon Signed Rank Test was employed for bivariate analysis. Results: The median pre-test knowledge score was 58.00, increasing to 84.00 in the post-test, indicating a significant improvement. The Wilcoxon Signed Rank Test yielded a Z value of -6.522 and a p-value of 0.000 (p < 0.05), confirming a statistically significant difference in knowledge levels after video-based counseling. Conclusion: The findings demonstrate that video media is an effective tool for improving knowledge about healthy pregnancy planning, offering clear and accessible information. It is recommended that Community Health Centers integrate video-based approaches into broader health education initiatives. Future research could benefit from incorporating larger samples, control groups, and longitudinal designs to assess sustained behavioral impacts.   Keywords: Healthy Pregnancy Planning; Knowledge Improvement; Video-Based Counseling; Women of Childbearing Age
GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS TABANAN I KABUPATEN TABANAN Budiari, Ni Wayan; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Utarini , Gusti Ayu Eka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24527

Abstract

ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan tanpa cairan tambahan ataupun makanan tambahan. Ketidakberhasilan pencapaian target ASI eksklusif, disebabkan beberapa faktor antara lain tidak adanya dukungan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian ini mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan dengan jumlah 176 orang. Sampel berjumlah 70 orang dan pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pelaksanaan penelitian akan dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan kuesioner menggunakan analisis univariat bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden berusia 20-35 tahun yaitu 57 responden (81,4%), tingkat pendidikan tinggi yaitu 51 responden (72,9%), tingkat pengetahuan baik yaitu 40 responden (57,1%), responden yang mendapatkan dukungan dari suami dan keluarga 22 orang (31,4%), responden yang kurang mendapatkan dukungan suami dan keluarga yaitu 48 orang (68,8%), mendapatkan dukungan dari petugas kesehatan 57 orang (81,4%), dan responden dengan ketepaparan susu formula 51 responden (72,9%). Kesimpulannya bahwa ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif dan masih adanya ketepaparan susu formula karena kurangnya dukungan suami dan keluarga.
Perbedaan Pengetahuan Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Pemberian Edukasi Media Video tentang Anemia Cahyani, Kadek Anggi Valentin Ayu; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.290

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang bersifat global dan menjadi fokus utama, terutama di negara-negara berkembang dan dapat menyerang siapapun termasuk remaja. Anemia pada remaja tidak hanya menurunkan produktivitas tapi juga mengakibatkan anemia pada saat kehamilan. Beberapa akibat yang dapat ditimbulkan pada remaja perempuan, seperti gangguan pertumbuhan, turunnya fungsi kognitif dan sistem imun. Anemia dapat dicegah dengan memastikan remaja mendapatkan cukup zat besi untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pengetahuan mengenai anemia pada remaja putri sebelum dan setelah mendapatkan edukasi video. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Sampel berjumlah 31 responden yang dipilih Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner sebelum dan setelah responden mendapatkan edukasi melalui video animasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai median pengetahuan remaja perempuan sebelum diberikan edukasi media video adalah 75, dan setelah diberikan edukasi video 80 dengan nilai ρ sebesar 0,00 < α (0,05) dan nilai Z sebesar -4,949. Simpulannya terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah mendapatkan edukasi melalui video animasi tentang anemia. Disarankan remaja putri dapat secara aktif mencari informasi lain mengenai anemia, misalnya dengan membaca artikel kesehatan yang terpercaya, berkonsultasi dengan tenaga medis agar pengetahuan tentang anemia dapat meningkat.
GAMBARAN POLA PEMBERIAN NUTRISI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSKESMAS KINTAMANI VI Mariyanti, Komang Perlin; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Tedjasulaksana , Regina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor lingkungan diantaranya adalah perilaku hidup bersih dan sehat, dan pola pengasuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pola pemberian nutrisi dan perilaku hidup bersih dan sehat pada balita stunting usia 6-59 bulan di Puskesmas Kintamani VI Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian seluruh ibu dan pengasuh balita stunting yang diambil secara total sampling. Hasil penelitian balita stunting semuanya lahir dibantu oleh tenaga kesehatan, pemberian  ASI ekslusif sudah banyak diberikan, balita sudah rutin ditimbang setiap bulan, keluarga sudah banyak menggunakan air bersih, keluarga sudah banyak yang mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, keluarga sudah banyak yang menggunakan jamban sehat, keluarga sudah banyak yang rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, namun anggota keluarga lebih  banyak yang merokok di dalam rumah. Simpulan pemberian nutrisi dan perilaku PHBS lebih banyak yang berperilaku tidak baik. Kepada keluarga yang memiliki balita agar menerapkan PHBS untuk mencegah stunting.  
HUBUNGAN HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 SINGARAJA: PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 SINGARAJA Ariani , Ni Luh Putu Sri; Senjaya, Asep Arifin; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.3920

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan umum di kalangan remaja putri yang mempengaruhi kesehatan, perkembangan fisik, dan kemampuan belajar. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan zat besi, sehingga pemerintah menganjurkan konsumsi tablet tambah darah secara rutin. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMK Negeri 2 Singaraja, melibatkan 59 siswi kelas X. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dengan penelitian dilaksanakan pada 8 Mei 2025. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (39%) hingga baik (35,6%), sedangkan 25,4% memiliki pengetahuan rendah. Namun, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah tergolong rendah, dengan 59,3% responden dalam kategori rendah, 23,7% sedang, dan 16,9% tinggi. Hasil uji Rank Spearman didapat nilai p: 0,305(>0,05). Simpulan penelitian: tidak ada hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMKN 2 Singaraja tahun 2025. Saran yang dapat diberikan Diharapkan agar pihak sekolah melakukan sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya pencegahan anemia dan konsumsi tablet tambah darah
Perbedaan Nyeri Haid (Dismenorea) Sebelum dan Sesudah Dilakukan Abdominal Stretching Exercise pada Remaja Putri Widiantari, Ni Kadek Eka; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Mahayati, Ni Made Dwi
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.335

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan nyeri saat menstruasi yang umum terjadi pada remaja putri. Salah satu penanganan nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri haid adalah abdominal stretching exercise. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah dilakukan abdominal stretching exercise. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 31 remaja putri yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Prosedur penelitian mencakup pengukuran nyeri haid sebelum intervensi, pemberian abdominal stretching exercise selama 10–15 menit, dan pengukuran nyeri sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil menunjukkan penurunan skor median nyeri dari 3 menjadi 1. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,880 dan ρ = 0,00 (ρ < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulannya, abdominal stretching exercise efektif dalam menurunkan intensitas nyeri haid dan dapat digunakan sebagai intervensi nonfarmakologis bagi remaja putri yang mengalami dismenorea.
Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dismenore Dan Penanganannya Di Sekolah Menengah Atas Dwijendra Denpasar Diantari, Ni Kadek Ayu; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Rahyani, Ni Komang Yuni
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.336

Abstract

Dismenore adalah kondisi umum yang dialami remaja putri saat menstruasi, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk belajar. Penelitian ini dilakukan di SMA Dwijendra Denpasar dengan melibatkan 92 siswi yang dipilih melalui metode proportional random sampling. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswi tentang dismenore dan cara penanganannya. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup aspek pengertian, penyebab, pencegahan, dan penanganan dismenore, kemudian dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 39,1% responden memiliki pengetahuan yang baik, 31,5% cukup, dan 29,3% kurang. Aspek yang paling banyak dipahami adalah pengertian dismenore (63%), disusul oleh penyebab (50%), pencegahan (42,3%), dan penanganan (42,3%). Adapun metode penanganan yang paling sering dilakukan oleh siswi adalah mengompres perut bagian bawah (28,3%), pijat (25%), dan membiarkan nyeri hilang dengan sendirinya (15,2%). Secara keseluruhan, tingkat pengetahuan remaja putri di SMA Dwijendra Denpasar tentang dismenore berada pada kategori cukup. Oleh karena itu, edukasi lebih lanjut sangat diperlukan untuk meningkatkan pemahaman, terutama mengenai penyebab, pencegahan, dan cara penanganan dismenore secara tepat.
PERBEDAAN TINGKAT INTENSITAS NYERI HAID PRIMER SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA REMAJA PUTRI Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika; Sri Erawati , Ni Luh Putu; Dwi Purnamayanti , Ni Made; Kompiang Sriasih, Ni Gusti; Gunapria Darmapatni, Made Widhi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4121

Abstract

Pubertas pada remaja putri ditandai perubahan fisik dan hormonal, termasuk menstruasi yang sering disertai nyeri. Nyeri haid dapat mengganggu proses belajar, menurunkan semangat, mempersulit konsentrasi, hingga menyebabkan materi pelajaran sulit dipahami secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis intensitas nyeri haid primer sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Besar sampel yang terlibat adalah 30 responden, yang dipilih dengan cara yang memberi kesempatan yang sama kepada setiap anggota populasi untuk menjadi bagian dari sampel (cluster random sampling). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode Skala Penilaian Numerik (NRS) didapatkan pretest dengan skor median (5), minimum (3), maksimum (6), didapatkan hasil posttest hari pertama dan kedua dengan skor median (3,2). Untuk analisis bivariat, digunakan uji Wilcoxon, yang menunjukkan hasil nilai p sebesar 0,000 (α < 0,05) dengan nilai Z sebesar - 5.002. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat pada remaja putri. Diharapkan remaja, khususnya perempuan dapat menjadikan kompres hangat sebagai salah satu alternatif non-obat dalam mengurangi nyeri menstruasi yang mereka alami.
HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF Wiratni, Ni Wayan Luh; Ni Nyoman Budiani; Listina Ade Widya Ningtyas; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Gusti Ayu Eka Utarini
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.181

Abstract

Menyusui berperan penting dalam tahap tumbuh dan berkembangnya perkembangan bayi, Dimana jika hanya ASI saja yang diberikan dalam usia enam bulan pertama bayi terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, hanya sebesar 30,4%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis persalinan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di UPTD Puskesmas Nusa Penida I. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 101 ibu yang memiliki bayi usia 7–12 bulan, dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu melahirkan secara per abdominal (68,3%) dan tingkat keberhasilan ASI eksklusif sebesar 53,5%. Uji Chi-Square menunjukkan jenis persalinan dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan signifikan (p = 0,000), dimana ibu yang melahirkan per vaginam lebih banyak berhasil memberikan ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa jenis persalinan berpengaruh terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan dukungan dan konseling menyusui kepada ibu pasca persalinan per abdominal. Ibu juga disarankan menggunakan pompa ASI dan memahami teknik penyimpanan yang benar. Kata kunci : ASI eksklusif, konseling menyusui, persalinan
Co-Authors A.A. Nanak Antarini Ariani , Ni Luh Putu Sri Ariyanti, Ni Wayan Asep Arifin Senjaya Budiantari, Ni Luh Budiari, Ni Wayan Cahyani, Kadek Anggi Valentin Ayu Darmapartni, Made Widhi Gunapria Devi Noviantari Diah Ismayanthi Negari, I Gusti Ayu Agung Diah Suwirna Diantari, Ni Kadek Ayu Dwi Purnamayanti , Ni Made Erawati, Ni Luh Putu Sri I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Adnya Saraswati I Gusti Ayu Surati I Komang Agusjaya Mataram I Komang Lindayani I Nyoman Wirata IGaa Novya Dewi Indah , I Gusti Agung Ayu Cahyani Juliana Mauliku Listiana Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Luh Ade Wilan Krisna Luh Astini Dewi Luh Widiastini Made Mertha Made Widhi Gunapria Darmapatni Mariyanti, Komang Perlin Ni Kadek Yana Devipramita Ni Ketut Ayu Murtini Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Putu Lisa Dewi Cahyani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Suandewi Ni Luh Putu, Linda Trisna Dewi Ni Luh Wahyu Padesi Ni Made Dwi Mahayati Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Suindri Ni Putu Harista Diandari Ni Putu Neysa Putri Arthayani Ni Putu Witha Rahayuni Ni Wayan Armini Ni Wayan Armini Ni Wayan Suarniti Pande Made Sriani Periani, Ni Made Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika Putri, Luh Putu Devita Pramesti Putu Dyah Pramesti Cahyani Sang Ayu Kompiang Suartiningsih Senjaya, Asep Arifin Sri Erawati , Ni Luh Putu Suarniti , Ni Wayan Sudani, Ni Luh Sri Suliastari, Ni Wayan Tedjasulaksana , Regina Utari, Luh Sri Utarini, Gusti Ayu Eka Widiantari, Ni Kadek Eka Wiratni, Ni Wayan Luh