Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS TABANAN I KABUPATEN TABANAN Budiari, Ni Wayan; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Utarini , Gusti Ayu Eka
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.24527

Abstract

ASI eksklusif merupakan pemberian ASI saja pada bayi sampai umur 6 bulan tanpa cairan tambahan ataupun makanan tambahan. Ketidakberhasilan pencapaian target ASI eksklusif, disebabkan beberapa faktor antara lain tidak adanya dukungan suami, keluarga, dan tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian ini mengetahui gambaran pemberian ASI eksklusif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu memiliki bayi usia lebih dari 6 bulan dengan jumlah 176 orang. Sampel berjumlah 70 orang dan pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pelaksanaan penelitian akan dilaksanakan pada bulan Februari-April 2023. Jenis penelitian ini deskriptif kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan kuesioner menggunakan analisis univariat bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Responden berusia 20-35 tahun yaitu 57 responden (81,4%), tingkat pendidikan tinggi yaitu 51 responden (72,9%), tingkat pengetahuan baik yaitu 40 responden (57,1%), responden yang mendapatkan dukungan dari suami dan keluarga 22 orang (31,4%), responden yang kurang mendapatkan dukungan suami dan keluarga yaitu 48 orang (68,8%), mendapatkan dukungan dari petugas kesehatan 57 orang (81,4%), dan responden dengan ketepaparan susu formula 51 responden (72,9%). Kesimpulannya bahwa ketidakberhasilan pemberian ASI eksklusif dan masih adanya ketepaparan susu formula karena kurangnya dukungan suami dan keluarga.
Perbedaan Pengetahuan Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Pemberian Edukasi Media Video tentang Anemia Cahyani, Kadek Anggi Valentin Ayu; Erawati, Ni Luh Putu Sri; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.290

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang bersifat global dan menjadi fokus utama, terutama di negara-negara berkembang dan dapat menyerang siapapun termasuk remaja. Anemia pada remaja tidak hanya menurunkan produktivitas tapi juga mengakibatkan anemia pada saat kehamilan. Beberapa akibat yang dapat ditimbulkan pada remaja perempuan, seperti gangguan pertumbuhan, turunnya fungsi kognitif dan sistem imun. Anemia dapat dicegah dengan memastikan remaja mendapatkan cukup zat besi untuk meningkatkan produksi hemoglobin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pengetahuan mengenai anemia pada remaja putri sebelum dan setelah mendapatkan edukasi video. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan rancangan one grup pretest-posttest design. Sampel berjumlah 31 responden yang dipilih Proportional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan cara menyebarkan kuesioner sebelum dan setelah responden mendapatkan edukasi melalui video animasi. Hasil menunjukkan bahwa nilai median pengetahuan remaja perempuan sebelum diberikan edukasi media video adalah 75, dan setelah diberikan edukasi video 80 dengan nilai ρ sebesar 0,00 < α (0,05) dan nilai Z sebesar -4,949. Simpulannya terdapat perbedaan signifikan dalam pengetahuan remaja putri sebelum dan setelah mendapatkan edukasi melalui video animasi tentang anemia. Disarankan remaja putri dapat secara aktif mencari informasi lain mengenai anemia, misalnya dengan membaca artikel kesehatan yang terpercaya, berkonsultasi dengan tenaga medis agar pengetahuan tentang anemia dapat meningkat.
GAMBARAN POLA PEMBERIAN NUTRISI DAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA BALITA STUNTING USIA 6-59 BULAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSKESMAS KINTAMANI VI Mariyanti, Komang Perlin; Sriasih, Ni Gusti Kompiang; Tedjasulaksana , Regina
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting disebabkan oleh berbagai faktor lingkungan diantaranya adalah perilaku hidup bersih dan sehat, dan pola pengasuhan. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pola pemberian nutrisi dan perilaku hidup bersih dan sehat pada balita stunting usia 6-59 bulan di Puskesmas Kintamani VI Tahun 2024. Jenis penelitian deskriptif. Sampel penelitian seluruh ibu dan pengasuh balita stunting yang diambil secara total sampling. Hasil penelitian balita stunting semuanya lahir dibantu oleh tenaga kesehatan, pemberian  ASI ekslusif sudah banyak diberikan, balita sudah rutin ditimbang setiap bulan, keluarga sudah banyak menggunakan air bersih, keluarga sudah banyak yang mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, keluarga sudah banyak yang menggunakan jamban sehat, keluarga sudah banyak yang rutin mengkonsumsi buah dan sayur setiap hari, namun anggota keluarga lebih  banyak yang merokok di dalam rumah. Simpulan pemberian nutrisi dan perilaku PHBS lebih banyak yang berperilaku tidak baik. Kepada keluarga yang memiliki balita agar menerapkan PHBS untuk mencegah stunting.  
HUBUNGAN HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 SINGARAJA: PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DENGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 2 SINGARAJA Ariani , Ni Luh Putu Sri; Senjaya, Asep Arifin; Sriasih, Ni Gusti Kompiang
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.3920

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan umum di kalangan remaja putri yang mempengaruhi kesehatan, perkembangan fisik, dan kemampuan belajar. Penyebab utamanya adalah kurangnya asupan zat besi, sehingga pemerintah menganjurkan konsumsi tablet tambah darah secara rutin. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMK Negeri 2 Singaraja, melibatkan 59 siswi kelas X. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, dengan penelitian dilaksanakan pada 8 Mei 2025. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup (39%) hingga baik (35,6%), sedangkan 25,4% memiliki pengetahuan rendah. Namun, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah tergolong rendah, dengan 59,3% responden dalam kategori rendah, 23,7% sedang, dan 16,9% tinggi. Hasil uji Rank Spearman didapat nilai p: 0,305(>0,05). Simpulan penelitian: tidak ada hubungan pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMKN 2 Singaraja tahun 2025. Saran yang dapat diberikan Diharapkan agar pihak sekolah melakukan sosialisasi dan edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya pencegahan anemia dan konsumsi tablet tambah darah
PERBEDAAN TINGKAT INTENSITAS NYERI HAID PRIMER SEBELUM DAN SESUDAH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA REMAJA PUTRI Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika; Sri Erawati , Ni Luh Putu; Dwi Purnamayanti , Ni Made; Kompiang Sriasih, Ni Gusti; Gunapria Darmapatni, Made Widhi
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v13i2A.4121

Abstract

Pubertas pada remaja putri ditandai perubahan fisik dan hormonal, termasuk menstruasi yang sering disertai nyeri. Nyeri haid dapat mengganggu proses belajar, menurunkan semangat, mempersulit konsentrasi, hingga menyebabkan materi pelajaran sulit dipahami secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis intensitas nyeri haid primer sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Besar sampel yang terlibat adalah 30 responden, yang dipilih dengan cara yang memberi kesempatan yang sama kepada setiap anggota populasi untuk menjadi bagian dari sampel (cluster random sampling). Data dikumpulkan dengan menggunakan metode Skala Penilaian Numerik (NRS) didapatkan pretest dengan skor median (5), minimum (3), maksimum (6), didapatkan hasil posttest hari pertama dan kedua dengan skor median (3,2). Untuk analisis bivariat, digunakan uji Wilcoxon, yang menunjukkan hasil nilai p sebesar 0,000 (α < 0,05) dengan nilai Z sebesar - 5.002. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada intensitas nyeri haid sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat pada remaja putri. Diharapkan remaja, khususnya perempuan dapat menjadikan kompres hangat sebagai salah satu alternatif non-obat dalam mengurangi nyeri menstruasi yang mereka alami.
HUBUNGAN JENIS PERSALINAN DENGAN KEBERHASILAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU EKSKLUSIF Wiratni, Ni Wayan Luh; Ni Nyoman Budiani; Listina Ade Widya Ningtyas; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Gusti Ayu Eka Utarini
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v7i2.181

Abstract

Menyusui berperan penting dalam tahap tumbuh dan berkembangnya perkembangan bayi, Dimana jika hanya ASI saja yang diberikan dalam usia enam bulan pertama bayi terbukti meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun, cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, hanya sebesar 30,4%. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis persalinan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif di UPTD Puskesmas Nusa Penida I. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 101 ibu yang memiliki bayi usia 7–12 bulan, dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan sebagian besar ibu melahirkan secara per abdominal (68,3%) dan tingkat keberhasilan ASI eksklusif sebesar 53,5%. Uji Chi-Square menunjukkan jenis persalinan dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan signifikan (p = 0,000), dimana ibu yang melahirkan per vaginam lebih banyak berhasil memberikan ASI eksklusif. Disimpulkan bahwa jenis persalinan berpengaruh terhadap keberhasilan ASI eksklusif. Disarankan agar petugas kesehatan memberikan dukungan dan konseling menyusui kepada ibu pasca persalinan per abdominal. Ibu juga disarankan menggunakan pompa ASI dan memahami teknik penyimpanan yang benar. Kata kunci : ASI eksklusif, konseling menyusui, persalinan
Perbedaan Kepuasan Ibu Menyusui dengan Pemberian Metode SPEOS (Stimulasi Pijat Endorphin, Oksitosin dan Sugestif) di Wilayah Kerja Puskesmas Tejakula I Tahun 2022 Luh Astini Dewi; Ni Wayan Armini; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2442

Abstract

The success of exclusive breastfeeding is determined in early breastfeeding. Many mothers feel dissatisfied in breastfeeding because the breastmilk is no initial or non fluent. The purpose of this research is to  determine the difference of maternal breastfeeding satisfaction before and after giving the SPEOS method. The research method  is quasi-experimental and use two groups pretest posttest design. The sample is 18 mothers in intervention group and 18 mothers in control group by using purpossive sampling. Measurement of maternal breastfeeding satisfaction  use the MBFES tool. The data distribution  is normal and the data analysis use  Dependent T-Test and Independent T-Test with α=0,05. The result of this research is there is defference maternal breastfeeding  satisfaction  before  and after  giving  the  SPEOS method   (p value<0,001), there is difference before and after giving convensional care  (p value=0,012), there is no difference  maternal breastfeeding satisfaction before treatment in intervention and control group (p value=0,156), there is difference maternal breastfeeding satisfaction before treatment  in intervention and control group (p value<0,001). Giving SPEOS method make mothers feel confident and relax and can increase the breastmilk production. It is suggested giving SPEOS method to the early breastfeeding mother  for increasing  the maternal breastfeeding satisfaction.
Perbedaan Keluhan Sesak Nafas Pada Ibu Hamil Trimester II dan III Sebelum dengan Sesudah Melakukan Prenatal Yoga Formulasi Creating Space Di Puskesmas dan Praktik Mandiri Bidan Kota Denpasar Made Widhi Gunapria Darmapatni; Ni Ketut Somoyani; Ni Nyoman Suindri; Ni Gusti Kompiang Sriasih
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i1.2458

Abstract

Penatalaksanaan sesak nafas saat kehamilan bervariatif, salah satu penanganan non farmakologis dengan Prenatal Yoga formulasi Creating Space yang dapat membantu menciptakan ruang yang lebih luas sehingga  meningkatkan kenyamanan tubuh ibu dan posisi bayi.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perbedaan keluhan sesak nafas pada ibu hamil trimester II dan III sebelum dengan sesudah melakukan Prenatal Yoga formulasi Creating Space.Penelitian akan dilaksanakan di Puskesmas dan Praktik Mandiri Bidan (PMB) di Kota Denpasar yang memiliki kegiatan Prenatal Yoga pada bulan Juli-Oktober  2020. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil Timester II dan III yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experiment dengan rancangan one group pretest posttest design. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar wawancara dan observasi . Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon, Hasil penelitian menunjukkan tingkat pencapaian median denyut nadi setelah latihan lebih kecil dibandingkan sebelum (84,00 v.s. 78,50). Tingkat pencapaian median frekuensi nafas setelah latihan lebih kecil dibandingkan sebelum (24,00 v.s. 20,00). Terdapat perbedaan yang signifikan denyut nadi dan frekuensi nafas sebelum dengan sesudah melaksanakan prenatal yoga formulasi creating space.  Simpulan penelitian ini, terdapat penurunan denyut nadi dan frekuensi pernafasan ibu hamil dengan keluhan sesak sehingga terjadi kenyamanan selama kehamilan.
HUBUNGAN ANTARA TEKANAN DARAH DIASTOLE IBU DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI PADA IBU YANG MELAHIRKAN DENGAN UMUR KEHAMILAN ATERM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUBUTAMBAHAN II BULELENG Ni Putu Neysa Putri Arthayani; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Listina Ade Widya Ningtyas
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2595

Abstract

As much as 60–80% of the infant mortality rate that occurs is caused by low birth weight. This study aims to determine the relationship between diastolic blood pressure and birth weight at the Kubutambahan II Community Health Center, Buleleng. This research is an analytical research with a cross sectional approach. The research was carried out in February – March 2022. The population of this research study were all newborn babies in the work area of the Kubutambahan II Health Center. The research sample used was 55 respondents. The results of the univariate analysis showed that 81.8% of mothers had normal blood pressure, and 76.4% of babies had normal birth weight. The results of the bivariate test showed that there was a relationship between diastolic blood pressure and birth weight, with a value of p = 0.003. The OR value was 8.143 (95% CI: 1.817-36.500). The conclusion of this study, 55 respondents showed a significant relationship between maternal diastolic blood pressure and the baby's birth weight. The results of the research hope that health workers will be more careful in detecting early the signs and dangers of pregnancy, especially hypertension.
Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Sebelum dan Sesudah Diberikan Penyuluhan Tentang Berpacaran Sehat di SMA Negeri 1 Kuta Utara Ni Putu Harista Diandari; Ni Gusti Kompiang Sriasih; Ni Luh Putu Sri Erawati
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2858

Abstract

Adolescence is a transition period from child to adult. During this period, changes occur both physically and psychologically, especially in the bio-psycho-social aspects. Changes during this period result in teenagers starting to be attracted to the opposite sex which will refer to dating activities. Good dating is healthy dating. This research aims to provide education to teenagers about safe, healthy dating. This type of research is pre-experimental with a one group pretest posttest design which was carried out at SMA Negeri 1 North Kuta in April-May 2022. The sample was 75 respondents using a simple random sampling technique. The data collection process uses a questionnaire instrument. The research results showed that the mean value of the knowledge variable before counseling was 90, after counseling it was 96.7. The percentage of attitude values obtained before counseling was 45% positive attitudes and 55% negative attitudes. After counseling the percentage value of positive attitudes was 56% and negative attitudes 44%. Testing the normality of the data using the Kolmogorov-Smirnov test obtained a p value of 0.000 (p<0.005), the data was not normally distributed. The Wilcoxon test results for the knowledge variable have a p value of 0.000 and a Z value of -5.471, whereas for the attitude variable the p value is 0.000 and the Z value is -4.591. The results of this analysis show that there is an increase in knowledge before and after being given counseling and there are differences in attitudes before and after being given counseling, so it is hoped that providing counseling can increase teenagers' knowledge and attitudes about healthy dating.
Co-Authors A.A. Nanak Antarini Ariani , Ni Luh Putu Sri Ariyanti, Ni Wayan Asep Arifin Senjaya Asep Arifin Senjaya Budiari, Ni Wayan Cahyani, Kadek Anggi Valentin Ayu Darmapartni, Made Widhi Gunapria Desak Made Paris Okarini Devi Noviantari Diah Ismayanthi Negari, I Gusti Ayu Agung Diah Suwirna Djani, Gaudensia Cindy Claresta Dwi Purnamayanti , Ni Made Erawati, Ni Luh Putu Sri I Gusti Agung Ayu Novya Dewi I Gusti Ayu Adnya Saraswati I Gusti Ayu Suciatmika I Gusti Ayu Surati I Komang Agusjaya Mataram I Komang Lindayani I Nyoman Wirata IGaa Novya Dewi Indah , I Gusti Agung Ayu Cahyani Juliana Mauliku Linda Trisna Dewi Ni Luh Putu Listiana Ade Widya Ningtyas Listina Ade Widya Ningtyas Luh Ade Wilan Krisna Luh Astini Dewi Luh Astini Dewi Luh Widiastini Made Mertha Made Widhi Gunapria Darmapatni Mariyanti, Komang Perlin Ni Kadek Yana Devipramita Ni Ketut Ayu Murtini Ni Ketut Ratmini Ni Ketut Somoyani Ni Komang Erny Astiti Ni Komang Kristina Candra Dewi Ni Komang Yuni Rahyani Ni Luh Budiantari Ni Luh Putu Lisa Dewi Cahyani Ni Luh Putu Sri Ariani Ni Luh Putu Sri Erawati Ni Luh Putu Suandewi Ni Luh Wahyu Padesi Ni Made Desri Purwani Ni Made Dwi Mahayati Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Budiani Ni Nyoman Suindri Ni Putu Harista Diandari Ni Putu Neysa Putri Arthayani Ni Putu Witha Rahayuni Ni Wayan Armini Ni Wayan Armini Ni Wayan Suarniti Pande Made Sriani Periani, Ni Made Purnami, Ida Ayu Kade Tania Nandika Putri, Luh Putu Devita Pramesti Putu Dyah Pramesti Cahyani Putu Eka Deviana Septiari Sang Ayu Kompiang Suartiningsih Senjaya, Asep Arifin Sri Erawati , Ni Luh Putu Sri Rahayu Sudani, Ni Luh Sri Suliastari, Ni Wayan Tedjasulaksana , Regina Tirtawati , Gusti Ayu Utari, Luh Sri Utarini, Gusti Ayu Eka Wiratni, Ni Wayan Luh