Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Cegah Stunting: Peran OPD Kebupaten OKU dan Perguruan Tinggi Yentri Anggeraini; Nur Alam Fajar; Fenny Etrawati; Widya Lionita; Annisa Rahmawaty; Rahmatillah Razak; Anggun Budiastuti; Yeni Yeni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2979

Abstract

ABSTRACTStunting is often discussed, many people think that only the health sector has a role related to stunting. Therefore, this article discusses the role of cross-sectors in accelerating the prevention of stunting as stipulated in PP No. 72 year 2021, especially the role of the government of Ogan Komering Ulu Regency and Higher Education. This method of implementing community service is through presentations by the district PIC Team, Dinas Kesehatan,  DPPKB and BAPELITBANGDA with the aim of exploring the opinions of policy holders on the issue of stunting and the contribution of each agency to prevent  stunting; equalize perceptions and also garner support from the local government and across sectors in the implementation of the stunting prevention program in OKU district. It can be concluded that efforts to prevent stunting in Ogan Komering Ulu Regency in 2022 have been carried out by the relevant OPD and at the tertiary level, namely University of Baturaja  by involving 20 students in Mahasiswa Penting Program (mahasiswa peduli stunting) which is a reflection of the activities carried out by Sriwijaya University.  Keywords: Stunting, OKU, cross-sectors, South Sumatera, higher education ABSTRAKStunting sering diperbincangkan, banyak yang menganggap hanya sektor kesehatan saja yang memiliki peran terkait stunting. Maka dari itu, artikel ini membahas peran lintas sector dalam percepatan pencegahan stunting yang tertuang pada PP no 72 tahun 2021 khususnya penran pemerintah Kabupatem Ogan Komering Ulu dan Perguruan Tinggi.  Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini melalui pemaparan oleh narasumber yaitu Tim PIC kabupaten, Perwakilan Dinas Kesehatan DPPKB, dan BAPELITBANGDA dengan bertujuan untuk menggali pendapat para pemegang kebijakan tentang isu stunting dan kontribusi dari tiap instansi terhadap penanggulangan stunting; menyamakan persepsi dan juga menggalang dukungan dari pemerintah daerah serta lintas sektor dalam pelaksanaan program pencecahan stunting di kabupaten OKU.  Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2022 telah dilaksanakan oleh OPD terkait dan pada tingkat perguruan tinggi yaitu Universitas Baturaja dengan melibatkan 20 mahasiswa dalam Program Mahasiswa Penting (mahasiswa peduli stunting) yang merupakan reflikasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Universitas sriwijaya   Kata Kunci: Stunting, OKU, lintas sector, Sumatera Selatan, perguruan tinggi
Literasi Digital: Dampak dan Tantangan dalam Pembelajaran Bahasa Yentri Anggeraini; Abdurrachman Faridi; Januarius Mujiyanto; Dwi Anggani Linggar Bharati
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi secara pesat menuntut kita untuk memiliki kemampuan dasar berkaitandengan konsep digital itu sendiri. Kemampuan mencari sumber informasi yang bisa dipertanggungjawabkanmenjadi sangat penting ditengah percepatan teknologi digital saat ini. Dalam kontek literasi digital, setiaporang memerlukan kemampuan untuk bisa mengakses, menganalis, mencipta, melakukan refleksi, danbertindak menggunakan beraneka ragam perangkat digital, berbagai bentuk ekspresi , dan strategi dalamkomunikasi. Artikel ini menyajikan gagasan awal dampak literasi digital dan tantangan dalam pembelajaranbahasa terkait dengan penerapan literasi digital. Adapun dampak positif literasi digital dalam pembelajaranbahasa yaitu 1) untuk membantu proses pembelajaran, 2) untuk dapat membedakan sumber-sumber belajaryang benar, signifikan dan dapat memberikan manfaat, dan 3) untuk membuka peluang bagi guru agar lebih produktif dalam menciptakan media ajar digital. Selain itu, dalam penerapan digital literasi dalampembelajaran bahasa yaitu guru tidak sekedar memerlukan penguasaan kemampuan mengoperasikanperangkat digital dan lunak saja tetapi juga memerlukan keterampilan kompleks seperti keterampilanmemproduksi, keterampilan photovisul, keterampilan hipertekstualitas, keterampilan mengevaluasi informasi, dan keterampilan socio-emosional.
The implementation of peer tutoring through lesson study to develop learners` collaborative and communicative skills Yentri Anggeraini
Concept : Community Concern for English Pedagogy and Teaching Vol. 9 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : English Language Education Study Program, Teacher Traning and Education Faculty, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jconcept.v9i2.5126

Abstract

The purpose of this study is to investigate the implementation of peer tutoring through lesson study in developing candidate English teachers` collaborative and communicative skills. The sample of this study was 22 third-semester students who joined the speaking for professional contexts course. In order to gather the data, three steps (plan, see, and do) were applied. The first is having a discussion with the teacher and the headmaster to analyse the students` needs, the current situation of the teaching strategies, and problems or challenges in the classroom. Second, observation of three learning sessions with the implementation of peer tutoring through lesson study. It covers observation notes, reflections, and video recordings. Then, the data were analysed descriptively. The result showed that the students had made progress in developing collaborative and communicative skills, improved trusting relationships and supportive behaviours among classmates, and developed confidence in expressing themselves, representing themselves, and accepting other opinions while speaking. Keywords: peer tutoring; speaking; collaboration; communicative; lesson study    
LITERASI DIGITAL UNTUK ORANG TUA DI ERA PEMBELAJARAN DIGITAL Yentri Anggeraini; Trislia Devana
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2022): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/pkm.v1i02.354

Abstract

Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilakukan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan wawasan tentang pentingnya literasi digital untuk orang tua di era pengajaran digital. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan ceramah secara langsung dan telah dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2020 di ruang rapat Darma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ogan Komering Ulu melalui persentasi dan tanya jawab. Dapat disimpulkan bahwa