Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Efektivitas Penggunaan Media Video Animasi terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat mengenai Tuberkulosis Paru Muthiah, Azzah Nur; Lubis, Rosni; Suryati, Eros Siti; Rajab, Wahyudin; Herlyssa, Herlyssa
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol 13, No 1 (2025): JKP JUNI 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i1.1140

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan di Indonesia. Upaya promotif dan preventif, khususnya edukasi, berperan penting dalam menurunkan angka kejadian TB Paru. Penggunaan media edukasi seperti video animasi di nilai mampu meningkatkan pengetahuan dan mengubah sikap masyarakat terhadap pencegahan TB Paru.Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design Without Control. Sampel diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling, Pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow, dengan jumlah total sampel 46 responden. Pengukuran pengetahuan dan sikap dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitas pada penelitian sebelumnya. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Uji Chi Square.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian terdapat peningkatan yang signifikan pada skor pengetahuan dan sikap setelah diberi intervensi menggunakan video animasi. Variabel lain yang mempengaruhi pengetahuan setelah di berikan edukasi dengan media video animasi adalah usia dan pendidikan, sedangkan untuk variabel sikap yang mempengaruhi adalah jenis kelamin dan pekerjaan.Kesimpulan: Media video animasi efektif sebagai alat edukasi kesehatan untuk pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai pencegahan TB Paru.  Kata Kunci: Edukasi Kesehatan; Pengetahuan; Sikap; Tuberkulosis Paru; Video Animasi.
Pengaruh Edukasi Multimedia Terhadap Peningkatan Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Keluarga Dalam Deteksi Dini Faktor Resiko Penyakit Jantung Koroner Di Kec. Cakung Jakarta Timur Rosidawati, Rosidawati; Suryati, Eros Siti; Nuraini, Novia; Agustina, Agustina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8158

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui Pengaruh multimedia (video dan leaflet) dalam meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku  keluarga dalam deteksi dini faktor resiko penyakit jantung koroner. Metode; Penelitian  menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan rancangan pre test-post test control group design. Responden penelitian sebanyak 60 orang  dibagi menjadi dua yaitu kelompok  intervensi berjumlah 30 orang dan kelompok kontrol berjumlah 30 orang. Penelitian dilakukan bulan Jun -Agustus 2022 di Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Instrumen menggunakan kuesioner yang sudah dilakukan uji coba kuesione. Sampel penelitian sebanyak 60 orang, terbagi dalam kelompok eksperimen 30 orang dan kelompok kontrol sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisi data menggunakan analisis Univariat. Analisis Bivariat , menggunakan paired t test untuk melihat perbedaan dalam satu kelompok perlakuan dan independent t-test untuk kelompok perlakuan yang berbeda. Hasil penelitian di peroleh bahwa ada perbedaan pengetahuan, sebelum dan sesudah dilakukan  intervensi yaitu Pengetahuan selisih nilai 2.57 dengan p value 0.001 0.05). Selisih nilai sikap 10.17 dan vplaue 0.001 dan perilaku diperoleh selisih nilai 2.24 dengan v palue 0.001 0.05) hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat  pengaruh Edukasi multimedia (video dan leaflet) terhadap peningkatan sikap dan perilaku tentang deteksi dini faktor resiko PJK. Kesimpulan Penelitian menemukan ada pengaruh edukasi melalui multimedia terhadap peningkatan pengetahuan,Sikap dan perilaku keluarga dalam deteksi dini faktor resiko Penyakit jantung koroner. berdasakan uji t indevenden.
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Seksual Berisiko Remaja di SMPN “X” Jakarta Lubis, Rosni; Hanifa, Aufa Salma; Hanifa, Hanifa; Suryati, Eros Siti; Rajab, Wahyudin; Herlyssa, Herlyssa
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.2918

Abstract

yang dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, dan sosial. Sebanyak 3,6% remaja laki-laki dan 0,9% remaja perempuan usia 15–19 tahun di Indonesia pernah melakukan hubungan seksual pranikah. Faktor yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko yaitu faktor internal seperti tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan faktor eksternal seperti peran teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan kesehatan reproduksi dan peran teman sebaya terhadap perilaku seksual berisiko pada remaja di SMPN “X” Jakarta. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain cross sectional menggunakan data primer. Populasi dalam penelitian ini seluruh remaja SMPN “X” Jakarta dengan jumlah sampel sebanyak 141 responden. Analisis univariat menunjukkan 9,2% remaja terlibat perilaku seksual berisiko. Sebagian besar memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi baik (57,4%), peran teman sebaya positif (56,7%), peran orang tua kurang baik (50,4%), guru berperan (54,6%), dan tidak terpapar media (73,8%). Penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi (p = 0,003; OR = 8,867), peran teman sebaya (p = 0,023; OR = 5,033), jenis kelamin, dan keterpaparan media dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Analisis multivariat menunjukkan pengetahuan kesehatan reproduksi merupakan faktor paling dominan yang mempengaruhi perilaku seksual berisiko setelah dikendalikan oleh variabel perancu (p = 0,026; OR = 7,074).
PENGARUH EDUKASI MULTIMEDIA TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU KELUARGA DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA STROKE DI WILAYAH CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR : EFFECT OF MULTIMEDIA EDUCATION ON IMPROVING FAMILY KNOWLEDGE, ATTITUDES, AND PREVENTIVE BEHAVIORS FOR STROKE PREVENTION IN CIPAYUNG, EAST JAKARTA Rosidawati; Suryati, Eros Siti; Sudiyat , Rahmat; Bestari, Ramadhan
Jurnal Kedokteran STM (Sains dan Teknologi Medik) Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/stm.v9i1.1093

Abstract

Stroke is a leading cause of death and disability; thus, family-based prevention is essential, especially for families with members with hypertension. This study assessed the association between an animated-video multimedia education intervention and changes in family knowledge, attitudes, and preventive behaviors regarding stroke. A quasi-experimental one-group pretest–posttest design without a control group was implemented in Lubang Buaya Subdistrict, Cipayung District, East Jakarta, Indonesia, from June to November 2025. Thirty families were recruited using purposive sampling. Data were collected using validated questionnaires on stroke-prevention knowledge, attitudes, and behaviors administered before and after the intervention, and analyzed with paired t-tests. Knowledge scores increased from 8.73±1.34 to 11.57±1.19 (mean difference 2.84; 95% CI 2.28–3.39; p<0.001), attitude scores from 19.30±3.55 to 23.57±2.50 (mean difference 4.27; 95% CI 3.51–5.03; p<0.001), and behavior scores from 6.10±1.00 to 7.90±0.80 (mean difference 1.80; 95% CI 1.38–2.22; p<0.001). The findings suggest that animated-video multimedia education is associated with improved family-level stroke prevention outcomes and may be integrated into promotive–preventive strategies in primary care. Because knowledge was assessed immediately after education, changes primarily reflect very short-term (working memory) retention; follow-up assessments are needed to evaluate long-term retention. AbstrakStroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas, sehingga pencegahan berbasis keluarga menjadi penting, terutama pada keluarga dengan anggota yang memiliki riwayat hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan intervensi edukasi multimedia (video animasi) dengan peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam pencegahan stroke. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental one-group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol, dilaksanakan di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Juni–November 2025. Sebanyak 30 keluarga direkrut melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan stroke yang telah divalidasi, diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis dilakukan menggunakan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna pada seluruh variabel. Rerata skor pengetahuan meningkat dari 8,73±1,34 menjadi 11,57±1,19 (selisih 2,84; 95%CI 2,28–3,39; p<0,001), sikap meningkat dari 19,30±3,55 menjadi 23,57±2,50 (selisih 4,27; 95%CI 3,51–5,03; p<0,001), dan perilaku meningkat dari 6,10±1,00 menjadi 7,90±0,80 (selisih 1,80; 95%CI 1,38–2,22; p<0,001). Temuan ini menunjukkan edukasi multimedia berbasis video animasi berhubungan dengan perbaikan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga dalam pencegahan stroke dan berpotensi diintegrasikan sebagai strategi promotif–preventif di layanan kesehatan primer. Karena pengetahuan diukur melalui post-test segera setelah edukasi, perubahan skor terutama merefleksikan ingatan jangka sangat pendek (working memory level). Evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai retensi jangka panjang.