Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pelatihan pendampingan orang tua dalam edukasi gizi dan makanan sehat anak usia dini Ari Sofia; Vivi Irzalinda; Annisa Yulistia; Devi Nawangsasi; Sugiana Sugiana
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v4i2.211

Abstract

One of the key factors that affects a child's development is their level of  health and nutrition. Health and nutrition are very important because it can support optimal growth and development.  Children need balanced nutrition to stay healthy and have optimal development. The intention of this activity is to educate the public and conduct workshops on the advantages of a healthy diet for kids' growth and development.  The target of this training is mothers who have early childhood (0-8 years) who are in Way Hui Village.  Three steps are taken to resolve a problem, these are; 1) Stage of initial; 2) Stage of implementation; and 3) the last stage.  The evaluation activity is carried out for every stage by collecting and concluding data. The results of the correlation test showed that there were differences in skill abilities before and after the training given to parents. This is evidenced by the difference in the average  pretest score of 48.33 and the average  posttest of 80.33.  By increasing the value of the posttest, It showed that a person's abilities and skills can be developed through existing knowledge and followed up with training that supports improving the expected skills.
Pelatihan Perancangan Proposal Classroom Action Research bagi Guru PAUD di Bandar Lampung Ari Sofia; Asih Budi Kurniawati; Ulwan Syafrudin; Devi Nawangsasi
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i1.81

Abstract

Masalah sering terjadi dalam proses pembelajaran untuk itu dalam proses penyelesaikan masalah tersebut guru perlu melakukan penelitian. Namun masih banyak guru yang jarang melakukan penelitian dengan berbagai macam alasan. Padahal dalam proses pembelajaran yang dilakukan sehari-hari di kelas guru dapat melakukan penelitian. Penelitian yang dapat dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Karena guru adalah orang yang paling mengetahui kondisi kelasnya. Sehingga saat masalah timbul guru dapat menggunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran untuk menyelesaikan masalah peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara umum pelatihan yang diselenggarakan dapat menimbulkan perbedaan dan peningkatan pemahaman peserta dalam merancang proposal penelitian tindakan kelas pada guru TK di Bandar Lampung, Lampung. Hal tersebut juga diperkuat dengan terjadinya kenaikan rata-rata/mean sebesar 7.00 poin dari sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan.
Pengaruh Komunitas Belajar dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogi Guru Jenjang PAUD di Provinsi Lampung Asih Budi Kurniawati; Annisa Yulistia; Een Y. Haenilah; Ari Sofia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunitas belajar terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini di Provinsi Lampung. Komunitas belajar merupakan wadah profesional tempat guru berbagi pengalaman, praktik pembelajaran, melakukan refleksi, dan memberikan umpan balik yang bersifat konstruktif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Partisipasi aktif dalam komunitas ini diyakini mampu memperkuat kemampuan guru dalam merencanakan strategi pembelajaran, meningkatkan komunikasi dengan anak, serta mendukung penerapan asesmen formatif yang menjadi bagian inti dari kompetensi pedagogik. Penelitian menggunakan desain ex post facto dengan pengumpulan data melalui kuesioner untuk memperoleh informasi secara lebih mendalam. Analisis menunjukkan bahwa hipotesis diterima, sehingga komunitas belajar berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru. Temuan ini menegaskan bahwa komunitas belajar tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun sikap kolaboratif, tanggung jawab profesional, dan kemampuan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya dukungan institusional, penyediaan waktu dan sumber daya memadai, serta pertemuan komunitas yang terstruktur agar pengembangan profesional berlangsung berkelanjutan.
STRATEGI PENDIDIK DALAM MENGATASI BULLYING PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Putri Sarah Afifah; Dayu Rika Perdana; Roy Kembar Habibi; Ari Sofia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10182

Abstract

Masalah bullying masih sering terjadi di kalangan peserta didik sekolah dasar, yang memengaruhi kenyamanan dan perkembangan sosial mereka di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pendidik dalam menangani bullying pada peserta didik di SD Negeri 1 Sepang Jaya, mencakup jenis bullying yang muncul, pendekatan yang digunakan pendidik, serta faktor yang mendukung dan menghambat implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan fokus pada pendidik dan peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sepang Jaya sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidik menggunakan strategi pemberian konsekuensi berupa penghargaan dan hukuman melalui pembinaan perilaku serta komunikasi terus-menerus, yang membantu mengurangi perilaku bullying dan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya sikap saling menghormati, dengan dukungan dari komitmen pendidik dan kebijakan sekolah sebagai faktor pendukung, sementara perbedaan kepribadian peserta didik dan keterbatasan pengawasan menjadi faktor penghambat.
Manajemen Ekstrakurikuler Drumband di Sekolah Dasar Okta Rizkika Ramadhona; Lungit Wicaksono; Amrina Izzatika; Ari Sofia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem addressed in this research is the difference in drumband achievement outcomes between SDN X and SDN Y, indicating variations in the implementation of extracurricular management functions. The purpose of this research is to know the management activity of the drum band extracurricular at SDN X and SDN Y. The method used in this research is descriptive quantitative with a case study research design. Data were collected by interview, observation, and documentation, with a total of 5 informants, including the school principal, supervisor, trainer, and students of the drumband extracurricular. Data were analyzed by data condensation, data presentation, and conclusion. The results showed that 1. The drumband activity planning is carried out through the formulation of a structured training program, systematic scheduling, and the clear activity objectives. However, SDN X has a more structured planning framework. 2. The organization at SDN X operates more cleary through a well-coordinated division of tasks, while at SDN Y limitations in coordination were identified. 3. The implementation of activities at SDN X is carried out more optimally and consistently, while SDN Y still faces limitations in facilities. 4. Monitoring is conducted through the observation of training sessions and the activity evaluation. 5. Supporting factors include students’ enthusiasm, the competence of the trainer, and support from the school principal. For the inhibiting factors, there are the limitation of facilities and the weather conditions.