Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pelatihan pendampingan orang tua dalam edukasi gizi dan makanan sehat anak usia dini Ari Sofia; Vivi Irzalinda; Annisa Yulistia; Devi Nawangsasi; Sugiana Sugiana
INDRA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/indra.v4i2.211

Abstract

One of the key factors that affects a child's development is their level of  health and nutrition. Health and nutrition are very important because it can support optimal growth and development.  Children need balanced nutrition to stay healthy and have optimal development. The intention of this activity is to educate the public and conduct workshops on the advantages of a healthy diet for kids' growth and development.  The target of this training is mothers who have early childhood (0-8 years) who are in Way Hui Village.  Three steps are taken to resolve a problem, these are; 1) Stage of initial; 2) Stage of implementation; and 3) the last stage.  The evaluation activity is carried out for every stage by collecting and concluding data. The results of the correlation test showed that there were differences in skill abilities before and after the training given to parents. This is evidenced by the difference in the average  pretest score of 48.33 and the average  posttest of 80.33.  By increasing the value of the posttest, It showed that a person's abilities and skills can be developed through existing knowledge and followed up with training that supports improving the expected skills.
Pelatihan Perancangan Proposal Classroom Action Research bagi Guru PAUD di Bandar Lampung Ari Sofia; Asih Budi Kurniawati; Ulwan Syafrudin; Devi Nawangsasi
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v3i1.81

Abstract

Masalah sering terjadi dalam proses pembelajaran untuk itu dalam proses penyelesaikan masalah tersebut guru perlu melakukan penelitian. Namun masih banyak guru yang jarang melakukan penelitian dengan berbagai macam alasan. Padahal dalam proses pembelajaran yang dilakukan sehari-hari di kelas guru dapat melakukan penelitian. Penelitian yang dapat dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Karena guru adalah orang yang paling mengetahui kondisi kelasnya. Sehingga saat masalah timbul guru dapat menggunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran untuk menyelesaikan masalah peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian tindakan kelas (classroom action research). Hasil dari penelitian ini menunjukkan secara umum pelatihan yang diselenggarakan dapat menimbulkan perbedaan dan peningkatan pemahaman peserta dalam merancang proposal penelitian tindakan kelas pada guru TK di Bandar Lampung, Lampung. Hal tersebut juga diperkuat dengan terjadinya kenaikan rata-rata/mean sebesar 7.00 poin dari sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan.
Pengaruh Komunitas Belajar dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogi Guru Jenjang PAUD di Provinsi Lampung Asih Budi Kurniawati; Annisa Yulistia; Een Y. Haenilah; Ari Sofia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunitas belajar terhadap peningkatan kompetensi pedagogik guru pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini di Provinsi Lampung. Komunitas belajar merupakan wadah profesional tempat guru berbagi pengalaman, praktik pembelajaran, melakukan refleksi, dan memberikan umpan balik yang bersifat konstruktif untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Partisipasi aktif dalam komunitas ini diyakini mampu memperkuat kemampuan guru dalam merencanakan strategi pembelajaran, meningkatkan komunikasi dengan anak, serta mendukung penerapan asesmen formatif yang menjadi bagian inti dari kompetensi pedagogik. Penelitian menggunakan desain ex post facto dengan pengumpulan data melalui kuesioner untuk memperoleh informasi secara lebih mendalam. Analisis menunjukkan bahwa hipotesis diterima, sehingga komunitas belajar berpengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik guru. Temuan ini menegaskan bahwa komunitas belajar tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun sikap kolaboratif, tanggung jawab profesional, dan kemampuan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya dukungan institusional, penyediaan waktu dan sumber daya memadai, serta pertemuan komunitas yang terstruktur agar pengembangan profesional berlangsung berkelanjutan.
STRATEGI PENDIDIK DALAM MENGATASI BULLYING PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Putri Sarah Afifah; Dayu Rika Perdana; Roy Kembar Habibi; Ari Sofia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10182

Abstract

Masalah bullying masih sering terjadi di kalangan peserta didik sekolah dasar, yang memengaruhi kenyamanan dan perkembangan sosial mereka di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pendidik dalam menangani bullying pada peserta didik di SD Negeri 1 Sepang Jaya, mencakup jenis bullying yang muncul, pendekatan yang digunakan pendidik, serta faktor yang mendukung dan menghambat implementasi strategi tersebut. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan fokus pada pendidik dan peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Sepang Jaya sebagai subjek. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendidik menggunakan strategi pemberian konsekuensi berupa penghargaan dan hukuman melalui pembinaan perilaku serta komunikasi terus-menerus, yang membantu mengurangi perilaku bullying dan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya sikap saling menghormati, dengan dukungan dari komitmen pendidik dan kebijakan sekolah sebagai faktor pendukung, sementara perbedaan kepribadian peserta didik dan keterbatasan pengawasan menjadi faktor penghambat.
Manajemen Ekstrakurikuler Drumband di Sekolah Dasar Okta Rizkika Ramadhona; Lungit Wicaksono; Amrina Izzatika; Ari Sofia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem addressed in this research is the difference in drumband achievement outcomes between SDN X and SDN Y, indicating variations in the implementation of extracurricular management functions. The purpose of this research is to know the management activity of the drum band extracurricular at SDN X and SDN Y. The method used in this research is descriptive quantitative with a case study research design. Data were collected by interview, observation, and documentation, with a total of 5 informants, including the school principal, supervisor, trainer, and students of the drumband extracurricular. Data were analyzed by data condensation, data presentation, and conclusion. The results showed that 1. The drumband activity planning is carried out through the formulation of a structured training program, systematic scheduling, and the clear activity objectives. However, SDN X has a more structured planning framework. 2. The organization at SDN X operates more cleary through a well-coordinated division of tasks, while at SDN Y limitations in coordination were identified. 3. The implementation of activities at SDN X is carried out more optimally and consistently, while SDN Y still faces limitations in facilities. 4. Monitoring is conducted through the observation of training sessions and the activity evaluation. 5. Supporting factors include students’ enthusiasm, the competence of the trainer, and support from the school principal. For the inhibiting factors, there are the limitation of facilities and the weather conditions.
PEMBIASAAN BR3T (BERSIH, RAPI, TERTIB, TERATUR DAN TERPELIHARA) DALAM MENANAMKAN PENDIDIKAN KARAKTER BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Annida Dwi Kirasti; Ari Sofia; Roy Kembar Habibi; Riswandi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12439

Abstract

This study focuses on the urgency of instilling character education in elementary school students through habitual activities in the school environment. One of the habitual methods applied is BR3T, which refers to cleanliness, neatness, order, regularity, and maintenance. The purpose of this study is to describe how the BR3T habit is implemented and its effect on character development of students at SD Negeri 2 Rajabasa Lama. The methodology used in this study is a qualitative approach with a case study technique. Participants in this study included the principal, educators, and students. Data collection was carried out using observation, interviews, and data collection methods. For data analysis, the Miles and Huberman model was used which includes data reduction, presentation, and drawing conclusions. The findings of the study indicate that the BR3T habit is implemented regularly through various activities at school, such as completing assignments on time, community service, lining up before entering class, maintaining order while studying, and caring for and maintaining school facilities, including watering plants, cleaning classrooms, and keeping the library tidy. Implementing this habit has shown a positive impact on students' character development, particularly in fostering discipline, responsibility, and cooperation. Therefore, BR3T can be an effective strategy for internalizing positive character values ​​in elementary school students.
Pelatihan Perancangan dalam Melaksanakan Penilaian Proses dan Hasil Belajar bagi Guru Taman Kanak-Kanak di Kota Bandar Lampung Nopiana Nopiana; Ari Sofia; Nia Fatmawati
Jurnal Abdi Masyarakat dan Pemberdayaan Inovatif Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Prodi PGSD Unsultra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jampi.v2i1.568

Abstract

Assessment is a crucial component of early childhood education (PAUD) learning because it serves to monitor children's development and learning outcomes holistically. However, many kindergarten (TK) teachers still experience difficulties in designing and implementing assessments of the learning process and outcomes according to the characteristics of early childhood. This community service activity aims to improve the competence of kindergarten teachers in Bandar Lampung City in designing and implementing assessments of the learning process and outcomes through structured training. The implementation methods include lectures, discussions, workshops, practical assessment instrument development, and mentoring. The subjects of the activity were kindergarten teachers from several kindergarten institutions in Bandar Lampung City. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the PAUD assessment concept, as well as an increase in teachers' ability to develop assessment instruments for the learning process and outcomes that are in accordance with the principles of authentic assessment. This training has a positive impact on teachers' professional competence and the quality of assessment implementation in kindergarten institutions.
Flashcard: Berpengaruh Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas IV di Sekolah Dasar Evangeline Yuana Elvida; Deviyanti Pangestu; Roy Kembar Habibi; Ari Sofia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5174

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media flashcard terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental dengan desain nonequivalent control group design melalui pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 43 peserta didik, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran pada kelas eksperimen mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik secara lebih optimal dengan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,62, jauh melampaui kelas kontrol yang hanya mencapai 0,31. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Independent Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan media flashcard terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas IV pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai signifikansi yang menunjukkan bahwa hipotesis diterima.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Sekolah Dasar Garin Ayu Liwana; Muhisom Muhisom; Niken Yuni Astiti; Ari Sofia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5106

Abstract

Akses anak terhadap media digital berbasis gadget semakin umum dalam pendidikan dasar dan dapat mengurangi kesempatan interaksi verbal langsung apabila tidak diawasi dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan gadget dan perkembangan bahasa pada siswa kelas V di SD IT An Nawawi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif ex post facto dengan teknik sampling jenuh yang melibatkan 55 siswa. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas dan linearitas, serta korelasi Pearson Product Moment. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan gadget siswa secara umum berada pada kategori sedang, sedangkan perkembangan bahasa mereka berada pada kategori sedang hingga tinggi. Analisis korelasi menghasilkan r = -0,630 dengan nilai signifikansi 0,003, yang menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kedua variabel. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang lebih tinggi cenderung berkaitan dengan skor perkembangan bahasa yang lebih rendah. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan gadget yang seimbang, pengawasan orang tua, konten digital yang sesuai usia, dan aktivitas kelas yang komunikatif untuk memperkuat kemampuan bahasa ekspresif dan reseptif siswa.
Pengaruh Interaksi Sosial Terhadap Perilaku Prososial Peserta Didik Kelas V Sekolah Dasar Andika Purbaya; Ari Sofia; Hariyanto Hariyanto; Sowiyah Sowiyah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5178

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya perilaku prososial peserta didik sekolah dasar yang ditunjukkan melalui rendahnya sikap menolong, berbagi, bekerja sama, dan kepedulian terhadap teman. Perilaku prososial merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial anak yang dipengaruhi oleh kualitas interaksi sosial yang dimiliki peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi sosial terhadap perilaku prososial peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 01 Metro Timur Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 49 peserta didik. Sampel penelitian berjumlah 49 peserta didik yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket interaksi sosial dan angket perilaku prososial yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji regresi linier sederhana. Hasil uji koefisien determinasi didapatkan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,526. Hal ini berarti bahwa 52,6% variasi pada perilaku prososial dapat dijelaskan oleh variasi pada interaksi sosial. Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi linier sederhana dengan hasil perhitungan sebesar Fhitung= 52,075 dan nilai Ftabel= 4,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fhitung ≥ Ftabel sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima terdapat pengaruh yang signifikan interaksi sosial terhadap perilaku prososial peserta didik kelas V sekolah dasar.