Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Identifikasi Stressor Akademik pada Mahasiswa Tahun Keempat Riawati Riawati; Shinta Mayasari; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.938 KB)

Abstract

This study was aimed to identify the academic stressors by the fourth year students of FKIP of University of Lampung in academic year 2019/2020. Naturally, this research belongs to qualitative descriptive research. The subject were 283 students in the fourth year. The data was collected by questionnaire by giving an online survey to the respondents through google forms. The results of this study indicated that the most dominant academic stressors by the fourth year students of FKIP University of Lampung in academic year 2019/2020 is Thesis topics such as difficulty of finding research supporting journals, difficulty of processing data, difficulty obtaining research permssion. An the last is, the topic of Tasks such as a large number of tasks.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stressor akademik pada mahasiswa tahun keempat di FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian sebanyak 283 mahasiswa tahun keempat. Metode pengumpulan data dengan kuisioner dengan cara menyebar survei online kepada responden melalui google form. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stressor akademik yang paling dominan pada mahasiswa tahun keempat FKIP Universitas Lampung tahun ajaran 2019/2020 yaitu topik Skripsi seperti kesulitan mencari jurnal pendukung penelitian, kesulitan mengolah data, sulit mendapat surat ijin penelitian. Kemudian topik Tugas seperti jumlah tugas yang banyak.Kata kunci:  bimbingan dan konseling, stres akademik, stressor
Peningkatan Personal Growth Melalui Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Tema Gaya Komunikasi Aini Berliani; Yusmansyah Yusmansyah; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 3 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.943 KB)

Abstract

The purpose of the research was to know increasement of personal growth through group guidance discussion technique theme of communication style. The method used in this study was quasi-experimental design of non equivalent control group design. The research subjects used an experimental group of 10 people and a control group of 10 people. Data collection techniques used a personal growth scale. The results showed that personal growth new college students could be improved through group guidance discussion technique theme of communication style, this was shown through the Mann Whitney Test results. The results of the statistical analysis showed that the value (Sig) was 0.000 0.05, so the conclusion is that personal growth can be increased using the group guidance discussion technique theme of communication style on New College Students Guidance and Counseling FKIP Lampung University 2018. Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan personal growth melalui bimbingan kelompok teknik diskusi tema gaya komunikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi exsperiment desain non equivalent control group design. Subjek penelitian menggunakan kelompok eksperimen sebanyak 10 orang dan kelompok kontrol sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala personal growth. Hasil penelitian menunjukan bahwa personal growth mahasiswa baru dapat ditingkatkan melalui bimbingan kelompok teknik diskusi tema gaya komunikasi, hal ini ditunjukkan melalui hasil Uji Mann Whitney. Hasil analisis statistik menunjukan nilai (Sig) 0,000 0,05, jadi kesimpulannya adalah personal growth dapat ditingkatkan menggunakan bimbingan kelompok teknik diskusi tema gaya komunikasi pada mahasiswa baru Bimbingan Konseling FKIP Universitas Lampung 2018. Kata kunci: bimbingan kelompok, gaya komunikasi, pertumbuhan pribadi
Peningkatan Personal Growth melalui Bimbingan Kelompok Karier Teknik Diskusi Tema Tipe Kepribadian Aditha Brenda Semedi; Yusmansyah Yusmansyah; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 7, No 4 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.514 KB)

Abstract

Problem in this study was the low of personal growth. Research objectives is to improve  personal growth of new students in Guidance and Counseling FKIP Universitas Lampung. Design used in this study is a non-equivalent control group design. Research subjects were 20 people divided into two groups namely control group and experimental group. Research sample was obtained by voluntary sampling. Data collection techniques used was personal growth scale. The results of data analysis using the Mann Withney test obtained values (sig.) 0,000 0,005 so that it can be concluded, career group guidance discussion techniques with the theme of personality types can increase the personal growth of new students Guidance and Counseling FKIP Universitas Lampung.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya personal growth. Tujuan penelitian meningkatkan personal growth pada mahasiswa baru Bimbingan Konseling FKIP Universitas Lampung. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-equivalent control group design. Subjek penelitian sebanyak 20 orang yang terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Sampel penelitian di peroleh dengan cara voluntary sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala personal growth. Hasil analisis data menggunakan uji Mann Withney testdiperoleh nilai(sig.) 0,000 0,005 dapat di simpulkan, bimbingan kelompok karier teknik diskusi dengan tema tipe kepribadian dapat meningkatkan personal growth mahasiswa baru Bimbingan Konseling FKIP Universitas Lampung. Kata kunci: personal growth, bimbingan kelompok, tipe kepribadian
Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Dengan Perilaku Perundungan (Bullying) Firyal Nabilla Shaffira; Ratna Widiastuti; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 2 (2020): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.137 KB)

Abstract

This study aim to study the relationship between conformity of peers with bullying in students of SMA Negeri 8 Bandar Lampung.The research method used quantitative. The research sample was taken by 86 students taken by purposive sampling technique. Data collection techniques used the scale of conformity of peers and scale of bullying. Data analysis technique used Product Moment conversion. The results showed that relationship conformity of peers and bullying with a ratio of r count = 0.608 rtable = 0.178 significance level p = 0.05 then. The conclusion of the results study relationship between conformity of peers and bullying.Permasalahan dalam penelitian ini adalah perundungan (bullying). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 86 siswa diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas dan skala bullying. Hasil analisis data menggunakan korelasi Product Moment dari hasil perhitungan didapat nilai korelasi rhitung= 0,608 rtabel= 0,178 taraf signifikasi p=0,05. Sesuai ketentuan dalam korelasi product moment jika rhitung rtabel maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dari hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying.Kata kunci: bimbingan dan konseling, konformitas teman sebaya, perundungan
Hubungan Komunikasi Keluarga dengan Kecenderungan Penggunaan Strategi Coping pada siswa Della Agustia Ningsih; Diah Utaminingsih; Moch Johan Pratama
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 8, No 1 (2019): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.996 KB)

Abstract

The problem of this research is the use of negative coping strategy in students. The aim of this research is correlation of Family Communication with the trends of the use of straegy Coping in  students eleven class of Senior High School 1 Gadingrejo Academic Year 2019/2020. Descriptive Correlational method was applied to this research with the population of this research was 374 students. Data Collecting technique of this research used family communication withstrategy coping. The data analysis technique of the research used product moment Corelation. The results of this research were gained so r hitung 0,791 ˃ r tabel 0,133 with significance level of 0,05%, meaning that thre is a significant positive correlationof family communication  with the trends of the use of strategy coping, the higher the consensual family communication pattern, the higher the tendency of using coping strategy to focus on the problem, and vice versa.Permasalahan dalam penelitian ini adalah kecenderungan penggunaan strategi copingnegatif pada siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara komunikasi keluarga dengan kecenderungan penggunaan strategi copingpada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Gadingrejo Tahun Ajaran. 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 374 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala komunikasi keluarga dan strategi coping. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh yaitu r hitung 0,791 ˃ r tabel 0,133 dengan taraf signifikansi 0,05%, artinya terdapat hubungan positive yang signifikan antara komunikasi keluarga dan kecenderungan penggunaan strategi coping. Semakin tinggi komunikasi keluarga konsensual maka tingkat kecenderungan penggunaan strategi coping berfokus pada masalah semakin tinggi begitu juga sebaliknya.Kata kunci: hubungan, komunikasi keluarga, strategi coping
Lentera Sahabat: Program for Peer Facilitator to Prevent Bullying Pratama, Moch Johan
Journal of Psychological Perspective Vol 5, No 1: June 2023
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.515052023

Abstract

After the study conducted by Olweus (1991) more than two decades ago, interest in bullying topic significantly increased and provides sturdy evidence that Bullying consists among children and adolescents. The result of the introductory survey found that 54% out of 739 high school students in Yogyakarta reported that bullying occurs in their school at last one year and 13% reported that they have been bullied. This current study develops a program called Lentera Sahabat. This program aims to increase high school students' knowledge about bullying and their skills to guide role-play sessions with bullying themes. An untreated Control Group Design with a Dependent Pre-test and Posttest Sample was used as the design. Quantitative data analysis was conducted through mixed design ANOVA statistical test. The results of this study are the increase of student knowledge about bullying and also their skills to guide role-play sessions with bullying themes. Abstrak: Sejak studi yang dilakukan Olweus (1991) lebih dari dua dekade yang lalu, perhatian pada bullying semakin meningkat tajam dan menghasilkan bukti-bukti kuat, bahwa bullying banyak terjadi pada anak dan remaja. Studi pendahuluan penelitian pada 739 siswa dari 10 SMAN Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa 54% siswa pernah melihat perilaku bullying di lingkungan sekolah dalam kurun waktu satu tahun terakhir dan 13% siswa mengaku telah menjadi korban bullying. Penelitian ini mengembangkan Program Lentera Sahabat yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bullying dan mengajarkan keterampilan memandu sesi bermain peran dengan tema bullying kepada siswa SMA. Desain yang digunakan adalah Untreated Control Group Design with Dependent Pre-test and Posttest Sample. Analisis data kuantitatif dilakukan melalui uji statistik mixed design ANOVA. Hasil penelitian ini adalah meningkatnya pengetahuan tentang bullying serta keterampilan siswa untuk memandu sesi bermain perandengan tema bullying.
Communication Strategies of Indonesian Secondary School Teachers to Establish Interpersonal Relationships with Students; A Literature Review Pratama, Moch Johan; Mukhlis, Hamid
Journal of Psychological Perspective Vol 6, No 2: December 2024
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.629262024

Abstract

The quality of teacher-student relationships has a profound impact on the learning process and outcomes, particularly in culturally diverse contexts like Indonesia. In Indonesian secondary schools, where cultural characteristics such as power distance and collectivism shape interactions, enhancing teacher-student relationships through effective communication strategies is crucial. This study aims to identify and analyze communication strategies that are most appropriate for fostering interpersonal relationships in Indonesian secondary schools. Using a qualitative literature review method, following PRISMA guidelines, this study synthesizes 22 communication behaviors from existing literature, which were categorized into four main themes: care, immediacy, clarity, and disclosure. Notably, while the strategies of care, immediacy, and clarity align with previous research and are adapted to the Indonesian cultural context, the study found a significant lack of teacher disclosure, a critical strategy for building close interpersonal relationships. This gap suggests that cultural factors such as high power distance may inhibit the use of disclosure as a relational tool in Indonesian classrooms. The study’s findings provide practical implications for teachers aiming to improve their communication practices, suggesting that culturally appropriate strategies, particularly in balancing authority and relational closeness, are necessary to foster stronger interpersonal connections with students.
Workshop Keterampilan Konseling dalam Berinteraksi dengan Siswa bagi Guru Pembina Boarding School Ranni Rahmayanthi Z; Ratna Widiastuti; Moch. Johan Pratama; Redi Eka Andrianto; Rizki Maulita
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 02 (2025): ISSUE DESEMBER
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini menyoroti kebutuhan krusial akan peningkatan keterampilan konseling dasar bagi pembina asrama dan guru di boarding school di Lampung, khususnya SMA Kebangsaan Lampung Selatan. Dengan karakteristik permasalahan khas siswa asrama, pendidik dan pembina seringkali menghadapi tantangan dalam membangun komunikasi yang empatik, responsif, dan suportif. Kesenjangan keterampilan ini menghambat pembentukan kedekatan psikologis dan penanganan isu-isu siswa secara efektif. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru melalui workshop interaktif, mengadopsi metode dalam experiential learning. Fokus utama workshop adalah memperkuat keterampilan mendengar aktif, empati, membangun rapport, dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Pengukuran peningkatan keterampilan guru dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test ketrampilan konseling pada peserta. Melalui workshop ini, terbukti pemahaman peserta mengenai mendalam tentang prinsip-prinsip konseling dasar, kemampuan mengidentifikasi masalah psikososial siswa, dan keterampilan menerapkan teknik-teknik tersebut dalam interaksi sehari-hari meningkat sebesar 24%.
Lentera Sahabat: Program for Peer Facilitator to Prevent Bullying Moch Johan Pratama
Journal of Psychological Perspective Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.515052023

Abstract

After the study conducted by Olweus (1991) more than two decades ago, interest in bullying topic significantly increased and provides sturdy evidence that Bullying consists among children and adolescents. The result of the introductory survey found that 54% out of 739 high school students in Yogyakarta reported that bullying occurs in their school at last one year and 13% reported that they have been bullied. This current study develops a program called Lentera Sahabat. This program aims to increase high school students' knowledge about bullying and their skills to guide role-play sessions with bullying themes. An untreated Control Group Design with a Dependent Pre-test and Posttest Sample was used as the design. Quantitative data analysis was conducted through mixed design ANOVA statistical test. The results of this study are the increase of student knowledge about bullying and also their skills to guide role-play sessions with bullying themes. Abstrak: Sejak studi yang dilakukan Olweus (1991) lebih dari dua dekade yang lalu, perhatian pada bullying semakin meningkat tajam dan menghasilkan bukti-bukti kuat, bahwa bullying banyak terjadi pada anak dan remaja. Studi pendahuluan penelitian pada 739 siswa dari 10 SMAN Kota Yogyakarta menunjukkan bahwa 54% siswa pernah melihat perilaku bullying di lingkungan sekolah dalam kurun waktu satu tahun terakhir dan 13% siswa mengaku telah menjadi korban bullying. Penelitian ini mengembangkan Program Lentera Sahabat yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bullying dan mengajarkan keterampilan memandu sesi bermain peran dengan tema bullying kepada siswa SMA. Desain yang digunakan adalah Untreated Control Group Design with Dependent Pre-test and Posttest Sample. Analisis data kuantitatif dilakukan melalui uji statistik mixed design ANOVA. Hasil penelitian ini adalah meningkatnya pengetahuan tentang bullying serta keterampilan siswa untuk memandu sesi bermain perandengan tema bullying.