Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI BACA SEJAK DINI DI TPA/TPQ MASJID DARUL MUHAJIDIN Harsalim A. Jayaputra; Agus Suhardono; Diana Irmaawati Pradani; Gindang Rain Pratama; Gregorius Aryokp Gautama; Supiyono Supiyono
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6765

Abstract

Takmir Masjid Darul Mujahidin merupakan salah satu organisasi masyarakat yang bergerak dalam bidang agama yang berada di Kecamatan Kedungkandang yang berlokasi di Jl. Rawa Pening No. 12 Kelurahan Madyopuro Kota Malang. Sampai saat ini telah banyak kegiatan yang dilakukan oleh takmir dan pengurus masjid, diantaranya kegiatan pengajian rutin, TPA/TPQ dan perayaan hari-hari besar keagamaan. Progam PPM pada kali ini merupakan progarm lanjutan dari program PPM pada tahun 2022 lalu denga tema “Bimbingan Teknis Inventarisir Arsip Dokumen Dan Bantuan Pengadaan Almari Di Masjid Darul Mujahidin”. Setelah program tersebut terlaksana Tim melakukan koordinasi dan kesepakatan kembali terhadap Takmir Masjid Darul Mujahidin. Kesepakatan tersebut menyangkut hal-hal mengenai penyediaan ruang baca dalam pengadaan buku bacaan yang berkualitas bagi anak-anak, mulai dari fiksi, non fiksi, sampai buku-buku motivasi pendidikan khususnya dalam penyelenggaraan TPA/TPQ. Dengan terlaksanannya program PPM kali ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan sejak dini sedikitnya pada wilayah Kecamatan Kedungkandang.
PENDUGAAN MUKA AIR TANAH MENGGUNAKAN METODE ELEKTROMAGNET Gautama, Gregorius Aryoko; Novianto, Dandung; Suhardono, Agus
Jurnal Qua Teknika Vol 14 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v14i1.3470

Abstract

Landslides and moving land occurred in Brau Village, Gunungsari, Batu, East Java in 2022 caused by soil that was saturated with water. The state of water saturation is caused by high rainfall, causing a lot of water trapped below the surface. The Gunungsari One-Roof School and the hill in Brau Village, Gunungsari, Batu, East Java experienced moving soil, causing one of the buildings in the elementary school to be damaged. This study aims to estimate the depth of the groundwater table in the area that landslides. The method used is the electromagnet method which utilizes electromagnets to detect water, soil, and rocks. Interpretation of field data based on type resistance is generally done by analyzing the physical properties of rocks, namely type resistance, porosity, rock permeability, mineral content, water presence, weathering, fracturing, and others. The trajectories in the study were T1, T2, T3, and T4. Track length T1=42m, track T2=44m, track T3=36m and track T4=30m. The distance between the tracks T1-T2=117m, T2-T3=20m, and T3-T4=55 m. The depth of the groundwater table in the T1 track is 90m with a groundwater thickness of 15m. The T2 track is a groundwater table at a depth of 10m with a thickness of 50m and a depth of 90m with a thickness of 210m. The T3 track depth of the groundwater table at 65m with a thickness of 235m. The depth of the groundwater table in the T4 track is 195m with a thickness of 60m. T2 and T3 trajectories, shallow groundwater depth, and very thick groundwater thickness are the causes of landslides. The relocation of Sekolah Satu Atap Gunungsari is one option if you look at the data obtained and the nature of the soil, the research location is immediately relocated, otherwise, when entering the rainy season, the volume of water stored in the soil is getting thicker and the depth of the aquifer is increasing.
Penyuluhan Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Alternatif Pewarna Alami pada Kain di RT. 06 RW. 05 Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Malang Diana Irmawati Pradani; Jayaputra, Harsalim A.; Pratama, Gindang Rain; Suhardono, Agus; Cupasindy, Dyah Ayu Rahmawati; Cahyani, Eri
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 8 No. 1 (2023): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/j-indeks.v8i1.4593

Abstract

Kegiatan penghijauan pada area pemukiman kini semakin giat dilakukan agar mendapatkan lingkungan yang hijau, sehat dan asri. Pelestarian lingkungan dengan cara menanam tumbuhan dan pohon menciptakan udara bersih dan sehat serta mendapatkan penyerapan air yang baik di lingkungan terutama di area pemukiman. Pada tumbuhan memiliki suatu bagian yang tumbuh pda ranting atau batang dan biasanya tumbuh berhelai-helai hingga lebat yang biasa disebut dengan daun. Daun memiliki banyak warna yang bervariasi, namun kebanyakan memiliki warna hijau dikarenakan didalam daun tersebut terdapat zat klorofil. Adapun warna daun selain berwarna hijau disebabkan karena zat klorofil pada daun tersebut tidak terlalu banyak. Selain fungsi utama daun sebagai tempat fotosintesis dan pengahasil oksigen, daun dapat digunakan sebagai pewarna alami pada kain atau tekstil. Salah salu teknik pemanfaatan daun tumbuhan sebagai alternative pewarna alami pada tekstil adalah teknik ecoprint. Teknik ecoprint merupakan suatu proses pewarnaan dengan mentransfer warna pada daun ke kain melalui kontak langsung. Teknik ini dianggap lebih mudah dan lebih efisien sehingga dapat dilakukan tanpa perlu keahlian khusus. Dengan adanya penyuluhan pemanfaatan daun tumbuhan sebagai alternative pewarna alami diharapkan dapat menciptakan kreativitas masyarakat dan menjadikan peluang usaha dengan nilai jual tinggi.
Analyzing the roughness of the discontinuous surface in Mt. Semeru Eruption rock Pradani, Diana Irmawati; Sutoyo, Heru Dwiriawan; Suhardono, Agus
Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelititan dan Pengabdian kepada Masyarakat - Institut Teknologi Adhi Tama Suraba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jemt.2023.v3i2.4131

Abstract

From the moment they were formed to the deposition process, the characteristics and properties of rocks that form on the earth's surface vary. The effects of Mount Semeru's eruption will be transported and deposited, eventually solidifying into rock masses. As a result of weak places like joints, fractures, and fissures, where the density, filling, and orientation are not continuous, rock masses in nature have discontinuous or discontinuous qualities. Rock shear strength will be decreased if there are discontinuous planes in the rock bulk. Using Barton's empirical equation and the Joint Roughness Coefficient (JRC) parameter, roughness conditions in discontinuous planes can be measured. Determining the features of the rock mass that are influenced by the shear strength of discontinuous planes in the Mount Semeru eruption rock based on variations in shear roughness in accordance with Barton and Choubey's criterion is therefore crucial. The observation of discontinuous plane roughness conditions in rocks as a result of Mount Semeru's eruption is necessary to get many rock shear strength parameters, which are then used to determine the friction angles, undulation values, and cohesion values in the surface of the discontinuous plane.
PELAKSANAAN PENGUKURAN KUALITAS AIR DALAM UPAYA PENGENDALIAN PENCEMARAN PERAIRAN PADA DAERAH WISATA BUPER BEDENGAN (SUNGAI BEDENGAN) DESA SELOREJO KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Harsalim Aimunandar Jayaputra; Muhammad Tri Aditya; Agus Suhardono; Diana Irmawati Pradani; Gindang Rain Pratama; Gregorius Aryoko Gautama
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i6.8827

Abstract

Sungai bedengan yang berada pada Wisata Buper Bedengan Desa selorejo Kecamatan Dau Kabupaten Malang merupakan sungai dengan aliran sedang yang bersumber langsung dari mata air dan mengalir melalui wilayah yang berbatu besar pada daerah tersebut. Sungai bedengan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung sosial ekonomi masyarakat di kelurahan Selorejo. Fungsinya melibatkan penyediaan air irigasi untuk keperluan perkebunan dan pertanian, fungsi sebagai saluran pembuangan hasil kegiatan perkebunan, serta sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga, selain itu juga sungai ini biasanya menjadi tempat favorit wisatawan yang berkunjung. Berdasarkan hal tersebut, Tim PPM kali ini mengusulkan kegiatan PPM ini dilakukan untuk mengetahui kualitas air pada sungai tersebut. Metode pelaksanaan pada kegiatan ini ialah pengukuran kualitas air sungai bedengan, kemudian membandingkan dengan standart baku mutu air sungai, setelah itu akan didapatkan gambaran mengenai keadaan kualitas air sungai tersebut. Selanjutnya ialah melakukan analisis terkait hasil yang didapatkan yang mana pada akhirnya dapat dilakukan upaya upaya yang diharapkan dapat meminimalisir terjadinya pencemaran sungai pada lokasi tersebut
PERENCANAAN ULANG SALURAN DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN JALAN BENDUNGAN SUTAMI, JALAN GALUNGGUNG, DAN JALAN RAYA LANGSEP KOTA MALANG Fitri Avionita Rosandi; Sutikno Sutikno; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 7 No. 2 (2026): JUNI 2026
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v7i2.9173

Abstract

Daerah resapan air alami seringkali berkurang dari waktu ke waktu seiring berkembangnya kawasan pada suatu daerah diakibatkan permukaan tanah yang tertutupi oleh perkerasan jalan serta bangunan yang semakin meluas. Hal ini menyebabkan meningkatnya limpasan permukaan dan berpotensi banjir pada badan jalan. Permasalahan limpasan permukaan dan banjir sering terjadi pada Jalan Bendungan Sutami, Jalan Galunggung, dan Jalan Raya Langsep Kota Malang. Untuk menangani permasalahan tersebut, maka dilakukan perencanaan ulang saluran drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan. Dalam perencanan ulang ini digunakan data primer berupa pengukuran saluran eksisting yang diperoleh langsung dari lokasi. Selain itu, data sekunder yang digunakan dalam perencanaan ini antara lain data curah hujan harian, peta topografi, data penduduk, data tanah, dan Harga Satuan Pekerjaan Kota Malang Tahun 2022. Data diolah menggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 10 tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe dan debit banjir rancangan dengan metode rasional. Dari hasil perhitungan didapatkan intensitas hujan sebesar 83,601 mm/hari, debit banjir rancangan sebesar 2,052 m3/dt, sumur resapan Ø0,6 m dengan kedalaman 1 m sebagai drainase berwawasan lingkungan, saluran beton pracetak U-Ditch dan Box Culvert berdimensi 0,6 x 0,6, 0,8 x 0,8, 1,0 x 1,0 dan 1,4 x 1,4 serta biaya perencanaan terhitung sebesar Rp3.202.116.871.
OPTIMASI POLA TANAM DAN EVALUASI SALURAN PADA DAERAH IRIGASI SARANGAN KABUPATEN MADIUN DENGAN METODE LINEAR Althaf Aulia; Agus Suhardono; Ayisya Cindy Harifa
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3656

Abstract

Jaringan Daerah Irigasi Sarangan seluas 1.273 ha mengandalkan ketersediaan air dari Sungai Sarangan yang hulunya berada di bangunan pelimpah Waduk Dawuhan. Jaringan irigasi ini mengalir ke beberapa areal persawahan di desa-desa di Kecamatan Wonoasri, Balerejo, dan Madiun. Pada musim kemarau bulan Mei - Oktober Waduk Dawuhan sering mengalami kekurangan air sehingga menyebabkan kekeringan dan menimbulkan masalah di bidang pertanian. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mencari debit andalan di Daerah Irigasi Sarangan, menentukan kebutuhan air untuk setiap alternatif pola tanam, membandingkan ketersediaan dan kebutuhan air, mencari luasan optimal, menentukan keuntungan dari optimasi pola tanam, dan mengevaluasi saluran eksisting. Data yang diperlukan adalah limpasan waduk, curah hujan, klimatologi, rencana tata tanam global, analisis keuntungan pertanian, skema jaringan irigasi, dan dimensi saluran eksisting. Pemrograman linier yang digunakan menggunakan Add-in solver pada perangkat lunak Excel dengan fungsi tujuan keuntungan maksimum dan fungsi kendala adalah ketersediaan air dan ketersediaan area. Dari penilitian ini didapat debit andalan 0 liter/detik debit terkecil pada bulan September periode I hingga Desember periode I, dan 19,246 liter/detik debit terbesar pada bulan Februari periode II; kebutuhan air pada pola tanam alternatif 2 dimulai dari tanaman padi periode I bulan November 61,32 liter/detik/ha untuk padi; 82 liter/detik/ha untuk palawija; 12,80 liter/detik/ha untuk tebu; neraca air pola tanam alternatif 2 menunjukan 15 periode surplus dan 21 periode defisit; luas tanam optimum pola tanam alternatif 2 untuk padi 2.244 ha; palawija 324,47 ha; tebu 5 ha dengan keuntungan maksimum Rp 64.178.778.133,97. Berdasarkan hasil analisis, kondisi saluran eksisting masih layak untuk digunakan.
OPTIMASI KAPASITAS SALURAN IRIGASI LODAGUNG KECAMATAN SUMBERGEMPOL KABUPATEN TULUNGAGUNG Vania Ghasania Nur Sabrina; Agus Suhardono; Winda Harsanti
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3767

Abstract

Produktifitas sawah pada Kecamatan Sumbergempol mengalami penurunan dikarenakan tidak memperoleh air pada musim kemarau dan dinding saluran ditemukan retak dan lubang yang ditumbuhi tanaman liar yang dapat mempengaruhi debit dan kecepatan saluran.Untuk memaksimalkan distribusi air, maka dilakukan evaluasi kapasitas saluran dan optimasi untuk mengetahui luas lahan optimum Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui kondisi eksisting saluran, debit kebutuhan air irigasi, pola tanam pada Kecamatan Sumbergempol, keuntungan maksimum setelah dilakukan optimasi, serta menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pada penelitian ini, metode yang dilakukan berupa wawancara kepada petani terkait keuntungan produksi tanaman, analisis kondisi eksisiting, hidrologi, pola tata tanam, optimasi dengan program linier menggunakan solver, dan evaluasi saluran. Dari perhitungan optimasi, diperoleh bahwa alternatif 1 dengan waktu tanam pada awal November memilki luas lahan yang paling optimum dengan keuntungan maksimum. Air irigasi yang dibutuhkan sebesar 1, 511 liter/detik dengan luas lahan pada musim hujan dan musim kemarau 1 padi 630 ha, jagung 10 ha, tebu 50 ha. Pada musim kemarau 2 tidak dilakukan penanaman padi sehingga luas lahan jagung 640 ha dan luas tebu 50 ha. Perhitungan keuntungan yang akan diperoleh adalah Rp. 40.566.300.000,00. Perhitungan evalusai saluran menunjukkan bahwa kecepatan aliran tidak mencukupi kontrol kecepatan yang ada sehingga dilakukan penambahan kemiringan saluran. Saran yang sebaiknya dilakukan pada penelitian ini adalah optimasi dan evaluasi dilakukan pada keseluruhan D.I Lodoyo dan perhitungan evaluasi dilengkapi data elevasi.
PERENCANAAN ULANG SISTEM DRAINASE DI KAWASAN JALAN RAYA BENJENG – JALAN RAYA KEDUNG RUKEM KABUPATEN GRESIK Alfi Nurul Hidayah; Agus Suhardono; Mohamad Zenurianto
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3800

Abstract

Drainase jalan diperlukan agar tidak terjadi genangan seperti pada Jalan Raya Benjeng – Jalan Raya Kedung Rukem. Genangan terjadi akibat pembangunan saluran drainase yang tidak merata sehingga jalan menjadi rusak dan mengganggu aktivitas masyarakat. Saluran drainase yang ada tidak dapat menampung besarnya limpasan air hujan. Untuk meminimalisir masalah tersebut maka dirancang ulang saluran drainase yang berwawasan lingkungan, mengevaluasi aspek hidrolis bangunan drainase, dan menghitung biaya konstruksi. Data yang dibutuhkan yaitu peta topografi, data hujan dari 3 stasiun terdekat: Balongpanggang, Benjeng, dan Menganti tahun 2010 sampai 2019, dan harga satuan pokok kegiatan (HSPK) Kabupaten Gresik tahun 2021. Data diolah dengan menggunakan metode Gumbel I, uji kesesuaian dengan metode Chi-Square dan Smirnov-Kolmogorov dengan kala ulang 5 tahun, intensitas hujan dengan metode Mononobe dan debit banjir rancangan dengan metode Rasional. Hasil perhitungan diperoleh curah hujan rancangan sebesar 78,696 mm/hari; debit banjir rancangan sebesar 2,5045 m3/detik; drainase berwawasan lingkungan menggunakan sumur resapan dengan dimensi 1 meter dengan kedalaman 2 meter; dimensi saluran terkecil 0,6 meter x 0,8 meter dan dimensi terbesar 1,2 meter x 1,2 meter; biaya konstruksi sebesar Rp18.788.579.985,46; dan durasi pembangunan 149 hari.
PENINGKATAN JARINGAN DAERAH IRIGASI SELOKAN MATARAM P.227-P.285 KECAMATAN MLATI, SLEMAN Kintan Dhea Priehita; Mohamad Zenurianto; Agus Suhardono
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4115

Abstract

Daerah Irigasi Selokan Mataram merupakan daerah irigasi yang terletak di Kecamatan Mlati Kabupaten Sleman dengan panjang saluran 5 km. Dalam memenuhi ketahanan pangan nasional Daerah Irigasi Selokan Mataram belum dapat memenuhi produktivitas tanamnya dikarenakan kebutuhan air irigasi tidak dapat terpenuhi. Berdasarkan hasil survei Daerah Irigasi Selokan Mataram tidak dapat memenuhi kebutuhan air irigasi secara masimal karena rusak dan banyaknya sedimen didasar saluran. Oleh karena itu diperlukan tindakan peningkatan jaringan yaitu normalisasi saluran irigasi Selokan Mataram. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja jaringan irigasi. Penelitian ini menghitung dari kebutuhan air, debit dan dimensi salurannya. berdasarkan hasil pengukuran dan analisa diperoleh Kebutuhan Air terbesar untuk tanaman padi dan palawija sebesar 2,171 l/dt/ha dan untuk kebutuhan air terkecilnya sebesar 0,56 l/dt/ha. Kebutuhan debit air terbesar dengan pola tanam padi-palawija-bero pada jaringan irigasi Selokan Mataram yaitu 0,1793 m³/dt dan untuk debit terkecil pada jaringan irigasi Selokan Mataram sebesar 0,0043 m³/dt. Berdasarkan hasil perhitungan, diperlukan normalisasi melebarkan saluran, dengan lebar 3,23 m menjadi 4,77 m sehingga diperoleh Rencana Anggaran Biaya (RAB) normalisasi Daerah Irigasi Selokan Mataram sebesar Rp. 16.896.000.000,00.