Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Hubungan Spiritual Well Being dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Rose Dwi Kartika; Sunanto; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke masalah kesehatan utama bagi masyarakat modern saat ini, Upaya dalam membangun ketahanan pada pasien stroke terhadap situasi yang menekan dapat meningkatkan Spiritual Well Being dan Kepribadian Hardiness agar mencapai Kesejahteraan Psikologis dan kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Spiritual Well Being Dan Kepribadian Hardiness Dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke Di RSUD dr. R. Soedarsono.Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Seluruh Pasien Stroke di Ruang Interna RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan sebanyak 37 pasien pada bulan Juni 2023, penentuan sampel menggunakan tekhnik Accidental sampling sebanyak 34 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner Spiritual Well Being, Kepribadian Hardiness dan kesejahteraan psikologis. Pengelolahan data dengan proses Editing, Coding, Scoring dan Tabulating, selanjutnya dianalisis menggunakan Spearman Rank Test.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Spiritual Well Being pada Pasien Stroke adalah Spiritual Well Being sedang yaitu sejumlah 19 responden (55,9%). Kepribadian Hardiness pada Pasien Stroke yang terbanyak adalah Kepribadian Hardiness sedang yaitu sejumlah 17 responden (50,0%).Kesejahteraan Psikologis pada Pasien Stroke yang terbanyak adalah Kesejahteraan Psikologis sedang sebanyak 19 responden (55,9%) hasil uji analisis mengunakan Spearman Rank Test Ada Hubungan Spiritual Well Being dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05) dan Ada Hubungan Kepribadian Hardiness dengan Kesejahteraan Psikologis Pasien Stroke di RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan nilai yaitu p=0,000 dengan tingkat signifikan 0,05 (p=0,000 ≤α 0,05).Pasien stroke dapat Menerima dengan sabar, dan ikhlas yang dialami saat ini tetap bersemangat dan bersungguh sungguh dalam mencapai kesembuhannya, selain itu dapat memperbaiki gangguan psikologis yang dialami seperti merasa tidak berdaya, menolak keadaanya saat ini, marah kecewa serta cemas akan penyakitnya dengan cara memperbaiki tingkat spiritualitasnya dengan beribadah seperti sholat, berikhtiar, dan membaca Al-Qur'an agar pikiran dan hati menjadi tenang dan rileks
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Subjective Well Being Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Puskesmas Pakuniran Kabupaten Probolinggo Eka Arief Jamaludin; Dodik Hartono; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam tubuh akibat dari adanya penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Pasien diabetes mellitus dituntut untuk merubah pola hidupnya sesuai dengan anjuran untuk mencegah terjadinya komplikasi. Hal ini yang menyebabkan penderita diabetes mellitus lebih rentan mengalami depresi dan memiliki subjective well being yang buruk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan subjective well being pada penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan pendekatan one cross sectional. Populasi semua pasien diabetes mellitus sebanyak 57 responden, penentuan sampel menggunakan tekhnik purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 50 responden. Instrumen yang digunakan menggunakan lembar kuesioner. Selanjutnya dianalisis menggunakan uji spearman’s rho. Hasil penelitian ini menunjukkan dukungan keluarga pada penderita diabetes mellitus yaitu positif sebanyak 38 responden (76%), subjective well being pada penderita diabetes mellitus yaitu tinggi sebanyak 34 responden (68%). Hasil uji analisis menggunakan spearman’s rho ada hubungan dukungan keluarga dengan subjective well being pada penderita diabetes mellitus dengan nilai p valeu= 0,000 < α =0,05. Dukungan keluarga sangat penting bagi penderita diabetes mellitus untuk meningkatkan subjective well being pada penderita. Tenaga kesehatan perlu memberikan edukasi baik kepada pasien dan keluarga dalam penatalaksanaan apsien diabetes mellitus untuk meningkatkan kulaitas hidup pasien dengan diabetes mellitus
Pengaruh Penerapan Edukasi Patuh Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Poli Umum Puskesmas Jati Kota Probolinggo Fajri Hidayatullah; Nur Hamim; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah penyakit yang disebabkan kondisi tekanan darah sistolik yang melebihi 140 mmHg dan/ atau disertai dengan tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh penerapan edukasi PATUH terhadap tekanan darah pada penderita Hipertensi. Metode penelitian menggunakan one group pre and post test design. Dengan jumlah populasi 32 orang yang berasal dari pasien poli Umum Puskesmas Jati dengan diagnosa Hipertensi tanpa komplikasi (ICD X. I10) yang diambil dari data Simpustronik bulan Januari-Mei 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sehingga jumlah sampel adalah 32 orang penderita Hipertensi tanpa komplikasi. Teknik analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi tekanan darah. Tekanan Sistolik sebelum perlakuan dapatkan hasil nilai Mean 173.75, Median 170, Modus 160. Sedangkan Sistolik setelah perlakuan nilai Mean 152.81, Median 160, Modus 160. Pada tekanan Diastolik sebelum perlakuan nilai Mean 93.44, Median 90, Modus 90. Sedangkan Diastolik setelah perlakuan nilai Mean 88.44, Median 90, Modus 90. Hasil uji Wilcoxon didapatkan tekanan sistolik sebelum perlakuan nilai median 170, minimum 150, maksimum 230. Pada tekanan sistolik setelah perlakuan nilai median 160, minimum 110, maksimum 200. Pada tekanan Diastole sebelum perlakuan nilai median 90, minimum 90, maksimum 100. Pada tekanan Diastole setelah perlakuan nilai median 90, minimum 70 maksimum 100. Pada tekanan Sistolik hasil ρ-value = 0,00 < α = 0,05, sedangkan tekanan Diastolik hasil ρ-value = 0,005 < α = 0,05. Sehingga dapat disimpulkan Ha diterima artinya ada pengaruh pemberian edukasi PATUH terhadap penderita Hipertensi di Puskesmas Jati Kota Probolinggo
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Perawat Di RSUD Asembagus Kabupaten Situbondo Tahun 2023 Ricky Fauzi; Achmad Kusyairi; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan yang ada di sebuah rumah sakit tidak pernah lepas dari peran serta tenaga kesehatan yang secara aktif melakukan kontak dengan pasien. Salah satu hal yang penting dalam mencapai mutu pelayanan di rumah sakit ialah kinerja petugas pelayanan dalam proses interaksi dengan pelanggan (pasien). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di RSUD Asembagus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelation dengan desain penelitian cross sectional. Populasi adalah semua perawat di RSUD Asembagus sebanyak 86 responden. Data diambil pada bulan Agustus-September 2023 di RSUD Asembagus kepada 71 responden secara purposibe sampling dengan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data meliputi editing, coding, scoring, dan tabulating. Kemudian dianalisa dengan uji chi square untuk data bivariate, dan uji regresi logistic untuk data multivariate. Hasil analisa data didapatkan lama bekerja responden hampir seluruhnya > 5 tahun yaitu sebanyak 66 responden (93,0%), pelatihan yang pernah diikuti oleh responden hampir seluruhnya standart sebanyak 60 responden (84,5%), jasa pelayanan hampir seluruhnya tidak sesuai yaitu sebanyak 66 responden (93,0%), jabatan responden hampir seluruhnya memiliki beban cukup sebanyak 64 responden (90,1%). Hasil uji statistik Chi-square menunjukkan lama bekerja (p value 0,041), pelatihan (p value 0,029), dan jasa pelayanan (p value 0,012) adalah faktor yang berpengaruh terhadap kinerja perawat, sedangkan jabatan responden (p value 0,067) tidak ada pengaruh terhadap kinerja perawat. Faktor dominan yang mempengaruhi kinerja perawat adalah lama kerja, pelatihan dan jasa pelayanan dengan nilai P Value 0,000. Perawat dituntut untuk memberikan kinerja terbaiknya dalam memberikan pelayanan tanpa memandang status pasien. Perawat harus selalu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan sehingga pasien mendapatkan pelayanan yang terbaik.
Hubungan Kepatuhan Pengobatan Dengan Nilai Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma di Poli Paru RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan Izatul Laila; Nur Hamim; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan penyakit inflamasi kronis saluran napas yang paling sering dijumpai di berbagai negara. Kepatuhan pada pengobatan menjadi penting untuk meningkatkan kontrol asma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kepatuhan Pengobatan Dengan Nilai Tingkat Kontrol Asma Pada Pasien Asma di Poli Paru RSUD Dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan. Desain penelitian menggunakan analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 35 orang dan Teknik sampling menggunakan accidental sampling dan didapatkan responden berjumlah 35 orang. Kepatuhan pengobatan di ukur kuesioner MMAS-8 dan nilai Tingkat Kontrol Asma diukur menggunakan kuesioner Asthma Control Test (ACT) yang telah di uji validitas dan reabilitas. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji spearman test. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kepatuhan pengobatan mayoritas kategori rendah 32 orang (91,4 %). Hasil analisa bivariat menunjukkan ada hubungan antara kepatuhan pengobatan dan nilai ACT dengan p-value 0,000 yang berarti ada hubungan antara kepatuhan pengobatan dengan nilai ACT pasien asma. Peneitian ini memberikan informasi berharga kepada im medis dan praktisi kesehatan dalam upaya meningkatkan kontrol asma pada pasien. Peningkatan pemahaman tentang hubungan antara kepatuhan pengobatan dan tingkat kontrol asma dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien asma dan mengurangi komplikasi terkait penyakit ini. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi landasan untuk mempengaruhi kepatuhan pengobatan pada pasien asma.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Dan Kejadian Kekambuhan Pada Pasien Hipertensi Di Klinik Al-Syafi Winongan Dinda Meisindy Hapsari; Nur Hamim; Sunanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian masyarakat Indonesia masih kurang dalam menjaga kepatuhan pencegahan hipertensi. Hal ini disebabkan kurangnya menjaga kepatuhan minum obat anti hipertensi secara teratur.Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui tentang hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dan kejadian kekambuhan pada pasien hipertensi di Klinik Al-Syafi Winongan. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan crossectional Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga pasien dan pasien hipertensi di Klinik Al-Syafi Winongan berjumlah 90 orang, sampel dipilih dengan accidental sampling sejumlah 73. Penelitian dilaksanakan pada 1-6 September 2023. Analisis data dengan uji statistic Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji spearman rho dengan nilai Pvalue 0,000, 0,000< 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak. dapat diartikan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Klinik Al Syafi Winongan Pasuruan. Sedangkan hasil uji spearman rho dengan nilai Pvalue 0,000, 0,000< 0,05 artinya H1 diterima dan H0 ditolak, dapat diartikan bahwa ada hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Kejadian Kekambuhan Pasien Hipertensi Di Klinik Al Syafi Winongan Pasuruan. Kesimpulan: ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat dan kejadian kekambuhan pada pasien hipertensi di Klinik Al-Syafi Winongan dimana semakin tinggi kepatuhan maka peluang memberikan dukungan yang yang tinggi, dan semakin tinggi kepatuhan maka memberikan peluang kejadian kekambuhan hipertensi yang rendah. Diharapkan klinik dapat membuat kebijakan bahwa dapat melibatkan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pasien hipertensi yang terdaftar sebagai pasien kelolaan Klinik Al-Syafi Winongan
The Corelation between Mother’s Responsive Feeding and Picky Eater Events and Nutritional Status of Children Aged 1 to 5. Devanti Miftahul Jannah; Sunanto; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children are said to be an investment and hope in the future of the nation who will become the next generation in the future. This research aims to identify mothers' responsive feeding, identify picky eater problems, identify nutritional status, analyze the corelation between mothers' responsive feeding and picky eaters and children's nutritional status. ages 1 year to 5 years in Kedawung Village. The method used descriptive analytic with a cross sectional study design. The research had a sample of 55 children with the total sampling technique used. Data analysis used the Chi Square Test. The results of the analysis in this study were that 22 people (53.7%) rarely implemented maternal responsive feeding for children aged 1 year to 5 years in Kedawung village, while 19 mothers (46.3%) often did it. The problem of picky eaters in children aged 1 year to 5 years. In Kedawung village there are 29 toddlers (70.7%), while there are 12 toddlers who are non-picky eaters (29.3%). The nutritional status of children aged 1 year to 5 years in Kedawung village experienced malnutrition as many as 16 toddlers (39.0%), malnutrition 14 toddlers (34.1%), normal nutrition 11 toddlers (26.9%). There is a corelation between mother's responsive feeding and picky eater and the nutritional status of children aged 1 year to 5 years in Kedawung village with ρ = 0.022 (ρ < α).
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Perilaku Pengendalian Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo Hasri Yudya Kusumadayanti; Nur Hamim; Sunanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 10 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan keluarga merupakan hal yang penting dalam pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Keluarga menjadi support system dalam kehidupan penderita hipertensi, agar keadaan yang dialami tidak semakin memburuk dan terhindar dari komplikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan Perilaku Pengendalian Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Kanigaran Kota Probolinggo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik, adapun desain penelitian yaitu cross sectional. Data diambil dari rekap penderita hipertensi yang berobat ke Puskesmas Kanigaran dengan jumlah populasi 35 orang. Sampel dari penelitian ini sebanyak 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki dukungan keluarga positif sebanyak 22 responden (68.8%). Dan sebagian besar tingkat perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi pada kategori tinggi sebanyak 19 responden (59,4%). Hasil uji Spearman Rho didapatkan p = 0,001 < a = 0,05 artinya, ada hubungan dukungan keluarga dengan perilaku pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi. Perilaku dalam pengendalian hipertensi setidaknya harus diiringi dengan dukungan keluarga dan juga motivasi yang baik. Saran yang diberikan untuk keluarga adalah diharapkan keluarga lebih meningkatkan dukungan dalam perilaku pengendalian tekanan darah, agar penderita dapat terhindari komplikasi hipertensi
Pengaruh Edukasi Tentang Sleep Hygiene Melalui Media Poster Terhadap Perilaku Pencegahan Insomnia Pada Remaja (Studi Kelas X Dan Xi Ma Model Zainul Hasan Probolinggo) Nur ‘Aini Khuirunnisa; Ro’isah; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah keadaan dimana menggambarkan individu sulit untuk tidur. Keadaan ini mencakup susah tidur, masalah tidur, pada malam hari sering terbangun, dan bangun terlalu pagi. Meningkatnya penyakit insomnia disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang sleep hygiene melalui media poster terhadap perilaku pencegahan insomnia pada remaja studi kelas X dan XI MA Model Zainul Hasan Probolinggo. Jenis penelitian ini quasy experiment dengan desain one-group pre-post test design. Jumlah populasi sebanyak 120 responden. Sampel yang digunakan yaitu sebagian siswa sejumlah 92 siswa sesuai dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik proportional random sampling. Instrument yang digunakan lembar kuesioner perilaku pencegahan insomnia. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan perilaku pencegahan insomnia sebelum diberikan edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster adalah mayoritas cukup sebanyak 54 responden (58,7%) perilaku pencegahan insomnia setelah diberikan edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster mayoritas baik sebanyak 76 responden (82,6%). Dari hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster terhadap perilaku pencegahan insomnia pada remaja dengan nilai (ρ=0,000<α=0,05). Diharapkan edukasi Sleep hygiene dengan media poster dapat digunakan untuk memperbaiki perilaku pencegahan insomnia yang kurang baik menjadi baik dan disarankan kepada pihak sekolah dapat mengaplikasikan edukasi Sleep hygiene dengan media poster supaya lebih menarik.
EFFECTIVENESS OF DOUBLE LUMEN CATHETER WOUND CARE USING 0.9% NaCL, 7.5% CHLORHEXIDINE, 15% CETRIMIDE ON DOUBLE LUMEN CATHETER INFECTION IN REGULAR HEMODIALYSIS PATIENTS Andita, Heru Firman; Abidin, Zainal; Hamim, Nur
Nurse and Health: Jurnal Keperawatan Vol 13 No 2 (2024): Nurse and Health: Jurnal Keperawatan
Publisher : Institute for Research and Community Service of Health Polytechnic of Kerta Cendekia, Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36720/nhjk.v13i2.731

Abstract

Background: The high incidence of double lumen catheter infections in Hemodialysis patients requires a solution including wound care using the antiseptic chlorhexidine 7.5% and cetrimide 15%. Objectives: The aim of this study is to identify the effect of double lumen catheter wound care using NaCL 0.9%, Chlorhexidine 7.5%, and Setrimide 15% on double lumen catheter infection in regular hemodialysis patients at Bhayangkara Lumajang Hospital. Methods: The research design used was quantitative research with a PreExperimental One-Group Pretest-Posttest Design approach. The population in this study was hemodialysis patients with double lumen access who meet the inclusion and exclusion criteria, with a sample of 31 respondents. The sampling technique uses accidental sampling. Results: The research results were obtained before wound treatment using NaCL 0.9%, Chlorhexidine 7.5%, and Setrimide 15%. From 31 respondents 12 (38.7%) respondents experienced infection and after wound treatment using NaCL 0.9%, Chlorhexidine 7.5%, and Setrimide 15%. From 31 respondents 7 (22.6%) respondents experienced infection. After statistical tests were carried out using the Willcoxon test, the result was P = (0.025 < α 0.05), which means that there is a significant effect between treating double lumen catheter wounds using Nacl 0.9%, chlorhexidine 7.5 %, and cetrimide 15% against double lumen catheter infections in regular hemodialysis patients.