Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN TEKANAN DARAH Supriani, Anik; Irawan, Deny Riyan; Kushayati, Nuris; Rosyidah, Nanik Nur; Kiftiyah, Kiftiyah
Journals of Ners Community Vol 11 No 2 (2020): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v11i2.1103

Abstract

Tekanan darah merupakan salah satu indikator untuk mengetahui kondisi organ vital dalam tubuh manusia. Di era modern ini, remaja sulit dilepaskan dari penggunaan perangkat elektronik tak terkecuali gadget. Penggunaan gadget hampir dimanapun pada kalangan remaja. Remaja yang selalu mengaktifkan telepon genggamnya karena menunggu panggilan atau pemberitahuan dan tidak ingin kehilangan waktu untuk berkomunikasi akan tetap fokus serta merasa cemas dan gelisah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan tekanan darah pada mahasiswa Ilmu Keperawatan Tingkat 1 STIKES Dian Husada Mojokerto. Desain penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Metode sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan jumlah 43 mahasiswa tingkat 1 Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dian Husada Mojokerto pada bulan Juni 2020. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Rank Spearmen Correlation dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat penggunaan gadget pada mahasiswa yang banyak adalah pada tingkat penggunaan sedang yaitu sebanyak 36 mahasiswa (83,7). Tingkat tekanan darah pada mahasiswa yang paling banyak adalah pada tingkatan normal sebanya 30 mahasiswa (69,8 %). Sedangkan dari hasil pengujian statistik diperoleh hasil ada hubungan penggunaan gadget dan tekanan darah dengan nilai koefisien sebesar 0,354 dengan tingkat signifikansi 0,020 (p <0,05). Melihat hasil penelitian ini maka perlu adanya usaha penurunan penggunaan gadget dengan cara meningkatkan kegiatan sosial kemahasiswaan yang positif sehingga mampu melupakan dan mengurangi keinginan untuk menggunakan gadget agar dapat meminimalkan risiko peningkatan tekanan darah. Kata kunci : Penggunaan Gadget, Tekanan darah, Remaja, Mahasiswa. DOI: 10.5281/zenodo.4771764
ANALISIS DOMAIN KUALITAS HIDUP LANSIA DALAM KESEHATAN FISIK DAN PSIKOLOGIS Supriani, Anik; Kiftiyah, Kiftiyah; Rosyidah, Nanik Nur
Journals of Ners Community Vol 12 No 1 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i1.1308

Abstract

Pada umumnya lanjut usia menghadapi kelemahan, keterbatasan dan ketidakmampuan, sehingga kualitas hidup pada lanjut usia menjadi menurun. Kualitas hidup lansia sekarang ini harus diperhatikan untuk menjadi lansia yang mandiri, produktif dan bugar, apalagi di masa pandemic covid 19 seperti sekrang ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis domain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia di tinjau domain fisik dan pikologis. Penelitian ini memiliki variable independen berupa kesehatan fisik dan psikologis, sedangkan variable dependen berupaa kualitas hidup. Desain penelitian ini  menggunakan desain penelitian analitik. Populasi penelitian ini adalah semua lansia sebanyak 27 lansia. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 lansia yang diambil dengan teknik simple random sampling, dengan kriteria inkslusi lansia yang kooperatif, lanjut usia ≥60 tahun dan berada di tempat penelitian, sehat secara fisik, dan dapat mengkoordinasikan seluruh anggota badan. Data penelitian ini diambil dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF, data dianalisa menggunakan uji regresi linier sederhana dan data di sajikan dalam tabel distribusi. Hasil penelitian analisis domain kualitas hidup lansia menunjukkan 25 responden hampir seluruhnya kualitas hidup lansia sedang sebanyak 17 responden (68%). Ditinjau dari domain kesehatan fisik sebagian besar 12 lansia sangat baik (48%), ditinjau dari domain psikologis sebagian besar 18 lansia sangat baik (72%), dan yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup adalah domain kesehatan fisik dengan nilai p=0.000. Diharapkan responden untuk tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup lebih baik dengan cara aktif dalam mengikuti kegiatan khusus untuk lanjut usia yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sehingga dapat menimalkan kualitas hidup lansia yang buruk. DOI: 10.5281/zenodo.5226015
PENINGKATAN KADAR ZINC DAN STATUS ANTROPOMETRI BALITA STUNTING MELALUI PROGRAM ONE EGG ONE DAY Rosyidah, Nanik Nur; Sari, Kurnia Indriyanti Purnama; Kiftiyah, Kiftiyah
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.541

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Dalam konteks ini, kadar zinc rambut berfungsi sebagai biomarker jangka panjang yang sensitif untuk menilai defisiensi zinc kronis sebuah kondisi yang sangat umum pada balita stunting dan berkontribusi langsung terhadap terhambatnya pertumbuhan linear sementara status antropometri (terutama z-score TB/U) memberikan ukuran objektif outcome pertumbuhan yang terganggu. Intervensi gizi berbasis sumber daya lokal seperti konsumsi telur ayam omega-3 menawarkan potensi strategis yang nyata sebagai paket nutrisi lengkap yang kaya protein berkualitas tinggi, zinc, dan asam lemak omega-3 (DHA), dan berbagai mikronutrien esensial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program one egg one day terhadap perubahan kadar zinc rambut dan status antropometri pada balita stunting. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan static group comparison design. Pengumpulan data penelitian dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pre-test dan post-test. Adapun data yang dikumpulkan adalah status antropometri balita stunting (tinggi badan dan berat badan) dan kadar zinc yang diperoleh dari sampel rambut balita stunting. Pengambilan sampel rambut dilakukan pada bagian belakang kepala dengan memotong 1,5-3 cm dari akar rambut responden. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan analisis menggunakan uji paired t test. Program one day one egg berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar zinc rambut dan status antropometri (Zscore) pada balita stunting dengan nilai Sig (2-tailed) masing-masing sebesar 0,000. Pemanfaatan telur ayam omega 3 dapat menjadi alternative pilihan pendukung untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia melalui diversifikasi olahan produk telur ayam dalam program One Egg One Day