Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS INTEGRASI PASAR DAN PERILAKU HARGA KOMODITAS JAGUNG DI PROVINSI GORONTALO Gobel, Abdul Rahman; Indriani, Ria; Bakari, Yuliana
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 1, 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25436

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Menganalisis integrasi pasar komoditas jagung Di Provinsi Gorontalo, 2) Menganalisis perilaku harga jagung Di Provinsi Gorontalo,. Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Gorontalo selama tiga bulan yaitu dari Bulan Oktober-Desember 2023. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dan sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian metode analisis IMC (Index of market connection) dan koefisien variasi. Hasil penelitian menunjukkan integrasi harga pada komoditas jagung antara tingkat petani dan tingkat konsumen di Provinsi Gorontalo menunjukkan integrasi harga tinggi yang artinya harga ditingkat konsumen sepenuhnya ditransmisikan ke tingkat petani. Harga jagung di tingkat petani cenderung stabil atau tidak mengalami fluktuasi yang signifikan. Faktor-faktor seperti pasokan dan permintaan yang relatif stabil dapat berkontribusi pada kondisi ini. Harga jagung di tingkat konsumen juga cenderung stabil atau tidak mengalami fluktuasi yang signifikan.
Are the Markets Vertically Integrated? : Evidence on Shallot marketing channels in Gorontalo Province, Indonesia. Bakari, Yuliana; Moonti, Agustinus; Olabu, Riskawati
Journal of International Conference Proceedings Vol 7, No 1 (2024): 2024 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v7i1.3242

Abstract

The vertical market integration of the shallot market system in Gorontalo Province is a method that can be used to estimate the price movements at each level of marketing (farmers, marketing agents, and consumers), thereby facilitating long-run and short-run equilibrium. Therefore, this study aims to analyze the vertical market integration formed between marketing channels for the shallot market in Gorontalo Province. The Engel-Granger cointegration method was used to analyze long-run equilibrium, while ECM (Error Correction Models) was utilized for short-run equilibrium estimation. The cointegration test results showed that markets at farmer and marketing agent levels, marketing agent and consumer levels, as well as farmer and consumer levels, were cointegrated. This indicated the presence of long-run equilibrium and vertical market integration. The ECM test results revealed that in the short-run equilibrium, markets at farmer and marketing agent levels, marketing agent and consumers levels, as well as farmer and consumer levels were integrated within an estimated adjustment time of one month. Based on these findings, the shallot marketing system in Gorontalo Province was vertically integrated between the marketing agents involved
Analisis Prinsip 5C Perbankan Dalam Penyaluran Kredit Usaha Pada Petani di BRI Unit Suwawa dan BRI Unit Kabila Hippy, Mohamad Aditya; Bakari, Yuliana; Baruwadi, Mahludin; Hippy, Mohammad Zubair
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 7, No 1 (2024): January - June
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v7i1.6410

Abstract

Pemberian kredit merupakan kegiatan utama yang dilakukan oleh pihak bank, yang mengandung resiko serta dapat mempengaruhi kesehatan dan kelangsungan bank itu sendiri. Prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral dan Condition) merupakan prinsip pembiayaan terhadap debitur yang dilakukan untuk melihat dan menilai sejauh mana kelayakan seorang debitur menerima dana kredit yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip 5C dalam pemberian kredit pada petani di kabupaten Bone Bolango pada Bank BRI Unit Suwawa dan BRI Unit Kabila. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi, wawancara dan triangulasi dengan menggunakan pendekatan mix method, yaitu menggabungkan hasil analisis kualitatif dan kuantitatif untuk menemukan permasalahan dalam penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa poin penting dari prinsip Character adalah sikap dan perilaku dan tracking record nasabah, prinsip Capacity adalah mempunyai kemampuan dan kesanggupan memenuhi kredit, Capital adalah modal lain dalam usaha, prinsip Collateral adalah menilai dari segi jaminan dan Condition adalah menilai nasabah dari keadaan perekonomian nasabah. Kata Kunci: Prinsip 5C; Kredit Usaha Rakyat (KUR); BRI Unit Suwawa; BRI Unit Kabila. Abstract Lending is the main activity carried out by the Bank, which contains risks that can affect the health and sustainability of the Bank itself. Principle 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral and Condition) is the principle of financing debtors, which is carried out to see and assess the feasibility of a debtor receiving financing in this case the People's Business Credit (KUR). The purpose of this research is to analyze the application of the 5C principles in extending credit to farmers in Bone Bolango Regency at Bank BRI Unit Suwawa and Unit Kabila. Data collection techniques consist of observation, documentation, interviews, and triangulation using a mix method approach, which combines the results of qualitative and quantitative analysis to find problems in research. The results of this study indicate that the important points of the Character principle are the attitude and behavior and tracking records of customers, the Capacity principle is having the ability and ability to fulfill credit, Capital is other capital in a business, the Collateral principle is assessing in terms of guarantees and Condition is assessing customers from customer's economic condition. Keywords: Principle 5C; People’s Business Credit (KUR); BRI Suwawa Unit, BRI Kabila Unit.
ANALISIS MARKETED SURPLUS PADI SAWAH DI DESA BOHUSAMI KECAMATAN GENTUMA RAYA Mootinelo, Sindi; Bakari, Yuliana; Adam, Echan
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Marketable surplus adalah suatu surplus komoditi yang tersedia untuk dijual setelah memenuhi keperluan keluarga, kebutuhan benih, pendapatan yang diharapkan, pembagian hasil panen terhadap sanak keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran marketed surplus petani padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bohusami pada bulan Januari sampai Maret. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 45 orang, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan area sampling technique atau yang biasa dikenal dengan teknik sampling daerah. digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan data kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan berdasarkan karakteristik produksi secara pasca panen padi sawah di Desa Bohusami Kecamatan Gentuma Raya dikelompokkan gabah kering kotor, gabah kering gilingan dan beras. Dimana alokasi untuk usahataninya 26,6 persen untuk biaya pinjaman, sewa penggilingan dan konsumsi beran dan untuk 73,4 dari hasil produksi di alokasikan surplus produsen
Pemberdayaan UMKM Desa Tanah Putih dalam Pengolahan Pie Singkong dan Penyusunan Rancangan Usaha UMKM Bakari, Yuliana; Lusiana, Lusiana
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v6i1.4729

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk memperkenalkan inovasi produk pengolahan pie singkong, memberdayakan wanita tani yang tergabung dalam UMKM DTP dalam mengolah pie singkong serta mengedukasi dan membantu UMKM dalam menyusun rencana usaha UMKM. Metode yang digunakan adalah melalui kegiatan penyuluhan, edukasi dan pendampingan yang secara terintegrasi dilakukan oleh anggota UMKM, mahasiswa dan dosen Jurusan Agribisnis Universitas Negeri Gorontalo selama 5 hari pada Bulan Mei 2024. Kegiatan pengabdian pada masyrakat di UMKM Tanah Putih menhasilkan inovasi produk berupa pie singkong yang dihasilkan dengan Kerjasama antara masyarakat, mahasiswa dan dosen serta menjadi merupakan output utama dari kegiatan ini. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan penyusunan rancangan usaha UMKM diketahui bahwa nilai R/C ratio sebesar 1,31 yang berarti bahwa usaha pie singkong dapat dikatakan layak dan dilaksanakan oleh UMKM Desa Tanah. Hasil evaluasi menunjukan pelaksanaan kegiatan pengabdian dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman peserta terhadap pengolahan produk dan penyusunan rancangan usaha serta memiliki potensi keberlanjutan yang baik. Meskipun demikian untuk keberlanjutan pengolahan produk yang diolah secara rumahan oleh ibu rumah tangga masih membutuhkan tambahan modal dari pihak eksternal seperti pemerinthah atau investor lainnya
Analisis Pengaruh Modal Terhadap Petani Padi Sawah Di Kabupaten Bone Bolango Bakari, Yuliana; Lusiana, Lusiana
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i1.16814

Abstract

Rice farming is inseparable from the problem of capital and income obtained from farming results. This study aims to determine the availability of farming capital, farming income, and the effect of farming capital sources on rice farming income in Bone Bolango Regency. The study employs a quantitative research approach, utilizing non-probability sampling techniques and the accidental sampling method. The survey method is used for data collection. The analysis methods used are descriptive statistics, capital availability, and multiple linear regression. The results of the study showed that the average income of rice farmers in Bone Bolango Regency on an average land area of 1.4 ha is Rp4,627,350. Own capital and loan capital both contribute to farming capital, with the own capital having a positive and significant impact on rice farming income in Bone Bolango Regency, while the loan capital has a negative and significant impact.
PENGARUH PEMANFAATAN DANA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN PERTANIAN DI DESA LOBUTO KECAMATAN BILUHU KABUPATEN GORONTALO Hasan, Trigheofani S; Bakari, Yuliana; Hippy, Muhammad Zubair
Agricore Vol 9, No 2 (2024): Volume 9 Nomor 2
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v9i2.59676

Abstract

AbstrakDana desa merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi desa dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa terutama pembangunan pada sektor pertanian agar tercapainya masyarakat sejahtera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemanfaatan dana desa terhadap pembangunan pertanian di Desa Lobuto Kecamatan Biluhu. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juni sampai dengan bulan Juli 2024 dengan jumlah sampel 32 responden. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan analisis data regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dana desa memiliki peran signifikan dalam pembangunan sarana prasarana pertanian, seperti pembangunan jalan usaha tani dan penyediaan alat serta bibit. Secara simultan nilai thitung 13,382 > ttabel 2,048 dan angka signifikansi <0,05 menunjukkan bahwa dana desa berpengaruh terhadap pembangunan pertanian dan secara efektif dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Lobuto Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo.Kata kunci: Dana desa, pertanian, pemanfaatan, pembangunanAbstractVillage funds are one of the government's efforts to improve the welfare of village communities. In order to support the implementation of village tasks and functions in organizing village governance and development, especially development in the agricultural sector in order to achieve a prosperous society. This study aims to determine the effect of the use of village funds on agricultural development in Lobuto Village, Biluhu District. This study was conducted from June to July 2024 with a sample of 32 respondents. The research method used quantitative methods and simple linear regression data analysis. The results of this study indicate that village funds have a significant role in the development of agricultural infrastructure, such as the construction of farm roads and the provision of tools and seeds. Simultaneously, the t-count value of 13.382> t-table 2.048 and the significance figure <0.05 indicate that village funds have an effect on agricultural development and can effectively increase agricultural productivity and farmer welfare in Lobuto Village, Biluhu District, Gorontalo Regency.Keywords: Village Funds, agriculture, utilization, development
ANALISIS BIAYA DAN PENERIMAAN USAHA NELAYAN DI DESA PENTADU BARAT KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Buluati, Vanly; Bakari, Yuliana; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis biaya usaha nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 2) menganalisis pnerimaan nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis biaya dan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan nelayan per bulan yaitu sebesar Rp. 926.139 yang merupakan biaya penyusutan. Sedangkan biaya variabel yang dikeluarkan nelayan adalah sebesar Rp. 3.043.500. Penerimaan nelayan di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta berasal dari hasil tangkapan cumi dan ikan tuna. Dimana penerimaan nelayan dari hasil tangkapan ikan tuna sebesar rata-rata per nelayan Rp 17.552.500 pe rbulan sedangkan penerimaan dari hasil tangkapan cumi yaitu sbesar Rp 7.522.500 per bulan.
Tingkat Literasi Keuangan Petani Padi Sawah terhadap Keputusan Pengambilan Kredit di Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo Tengkeran, Nurul Amelia R.; Bakari, Yuliana; Baruwadi, Mahludin H.; Hippy, Mohammad Zubair
Jurnal Galung Tropika Vol 14 No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v14i1.1163

Abstract

Rice is a mainstay commodity in Bone Bolango Regency, Tilongkabila District. Fluctuations in agricultural commodity prices, including rice prices, create price uncertainty at the marketing level that can hamper rice farming internally and externally. One of the obstacles is capital, which, if not addressed comprehensively, will ensure the sustainability of the farming business. The rice farming industry is capital intensive, from input financing to the labor required. Most rice farmers cannot cover the high cost of farming if they only rely on their capital, so literacy skills are needed. This study aims to analyze rice farmers' financial literacy level and its influence on credit decisions. The number of samples in this study was 120 farmers using a non-probability sampling technique, accidental sampling, and the Harry King Nomogram. The results showed that the financial literacy level of rice farmers in Tilongkabila District is in the moderate category, with a percentage score of 68%. Meanwhile, the analysis results with Binary Logistic Regression show that the variables Financial Knowledge, Financial Behavior, Financial Attitude and Financial Experience have a negative and insignificant influence on credit decisions.
Analisis Tingkat Aksesibilitas Pangan Rumah Tangga Petani di Desa Saritani Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Mahmud, Nofita Hasan; Bakari, Yuliana; Hippy, Mohammad Zubair
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 11, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v11i2.18641

Abstract

This research aims to examine the accessibility of food for farmer households based on physical access, economic access, and social access, and to analyze its influence on food security in Saritani Village, Wonosari District, Boalemo Regency. Data were collected through surveys, interviews, and questionnaires, using primary and secondary data. The purposive sampling method was applied by selecting 38 farmer households (10-20% of the population). Data analysis used descriptive methods and multiple linear regression, with food security as the dependent variable and physical, economic, and social access as independent variables. The results of the descriptive analysis showed that food accessibility, seen from physical, economic, and social aspects, was in fairly good condition. The regression results showed that physical access had a positive and significant effect on food security (regression coefficient = 0.742, significance = 0.004). Economic and social access had a positive but not significant effect (coefficient = 0.145 and 0.585, significance = 0.589 and 0.27). The R-squared value of 0.284 indicates that 28.4% of food security is influenced by these variables, while the rest is influenced by other factors not included in this study.