Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search
Journal : Dinamik

SISTEM TEMU KEMBALI INFORMASI IMAGE BERDASARKAN ANNOTATION PICTURE MENGGUNAKAN COSINE SIMILARITY Herny Februariyanti; Dwi Agus Diartono; Dewi Handayani Untari Ningsih
Dinamik Vol 26 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v26i1.9170

Abstract

Pencarian gambar banyak sekali caranya salah satunya berdasarkan anotasi atau keterangan dari gambar. Kata kunci yang dimasukkan ke dalam sistem sebagai acuan dalam pencarian kemudian dibandingkan dengan anotasi dari gambar. Sistem yang dibangun untuk proses pencarian gambar ini menggunakan tahapan sistem temu kembali informasi. Metode yang diterapkan pada sistem temu kembali informasi ini menggunakan algoritma kemiripan cosine similarity. Metode cosine similarity ini digunakan untuk membandingkan kata kunci yang dimasukkan sebagai kata pencarian dibandingkan dengan anotasi dari gambar yang sebelumnya telah melalui beberapa tahapan dan yang terakhir proses stopword. Hasil perbandingan kemiripan kata kunci dan anotasi akan menghasilkan nilai antara 0 sampai dengan 1. Apabila nilai mendekati angka 1 maka antara kata kunci dengan anotasi dikatakan semakin mirip. Sebaliknya semakin mendekati angka 0 dikatakan semakin tidak mirip. Sehingga dari hasil proses penggunaan algoritma kemiripan cosine similarity akan didapatkan daftar urutan gambar beserta anotasinya dari nilai 1 hingga yang paling kecil 0. Dan gambar akan ditampilkan secara berurutan berdasarkan urutan nilai tersebut. Artinya gambar yang ditampilkan paling atas berarti semakin sesuai dengan yang dicari oleh pengguna. Hasil dari pencarian gambar dari data yang sebelumnya mempunyai urutan 1,2,3,4,5, setelah dilakukan pencarian berdasarkan kemiripan anotasi gambar urutan hasil pencarian menjadi 4,3,5,21.
Feature Extraction dengan Gray Level Co-Occurrence Matrix Warna Alami dari Tanaman Ketapang berbasis Geolokasi Ningsih, Dewi Handayani Untari; Zuliarso, Eri; Radyanto, Mohammad Riza; Santoso, Dwi Budi
Dinamik Vol 29 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v29i2.9851

Abstract

Ekstraksi fitur, juga dikenal sebagai ekstraksi fitur, adalah proses mengubah data mentah menjadi representasi yang lebih ringkas dan berguna yang dapat digunakan untuk analisis atau pemodelan lebih lanjut. Ini dilakukan pada tahap preprocessing sebelum masuk ke tahap analisis atau pemodelan. Pewarnaan alami dari berbagai tanaman yang menghasilkan warna tanin setelah pencelupan dikumpulkan menjadi satu alur gradasi warna yang berkaitan dengan susunan derajat atau peningkatan, peralihan warna dari satu warna ke warna lain. Variasi dalam alur ini dipengaruhi oleh jenis tanaman, lama pencelupan, jenis fiksasi yang digunakan, jenis kain, dan lokasi tanaman yang dijadikan sampel.Metode ekstraksi fitur dengan Matriks Co-Occurrence Level Gray (GLCM) digunakan untuk mengidentifikasi gradasi warna yang dihasilkan oleh pewarnaan pada daun Ketapang. Proses ekstraksi fitur tekstur dari gambar tanaman Ketapang menggunakan matriks GLCM digunakan untuk menganalisis dan memahami pola warna alami tanaman Ketapang di berbagai lokasi geografis. Untuk menggambarkan dan mengukur pola warna alami tanaman Ketapang, Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) adalah representasi statistik dari distribusi spasial intensitas piksel dalam citra, yang mengukur frekuensi kemunculan pasangan intensitas piksel yang berdekatan dan memberikan informasi tentang tekstur citra