Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pendekatan Teologis dalam Studi Islam Analisis Konsep dan Relevansi Kontemporer Mutiah, Siti; Syahiroh, Akmalina; Suhro, Fatimah; Handayani, Nia; Dasopang, Nursania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5173

Abstract

Pendekatan teologis merupakan salah satu metode fundamental dalam studi Islam yang menempatkan wahyu, baik Al-Qur’an maupun Sunnah, sebagai sumber utama dalam memahami realitas keagamaan dan kehidupan manusia. Pendekatan ini berfungsi sebagai landasan normatif dalam merumuskan keyakinan, nilai, serta prinsip-prinsip dasar ajaran Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep pendekatan teologis dalam studi Islam, meliputi latar belakang kemunculannya, perkembangan historis teologi Islam, karakteristik metodologis yang digunakannya, serta relevansinya dalam menghadapi dinamika sosial, budaya, dan intelektual di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh melalui penelaahan berbagai buku, artikel jurnal, dan karya ilmiah yang membahas teologi Islam dan pendekatan teologis dalam kajian keislaman. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif dan sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan teologis tidak hanya berperan sebagai penjaga kemurnian akidah dan doktrin keimanan umat Islam, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam membentuk etika sosial, menjaga identitas keagamaan, serta memberikan kerangka normatif dalam merespons berbagai isu modern. Dalam konteks kontemporer, pendekatan teologis mampu berkontribusi dalam menyikapi tantangan seperti pluralisme agama, globalisasi, dan perkembangan ilmu pengetahuan, tanpa kehilangan nilai-nilai dasar ajaran Islam. Dengan demikian, pendekatan teologis tetap memiliki posisi yang penting dalam studi Islam kontemporer sebagai pendekatan yang bersifat normatif sekaligus reflektif dan kontekstual.  
Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Tekanan Darah dan Nadi pada Pasien Post Sectio Caesarea dengan Spinal Anestesi di RSUD Dr. Soeroto Ngawi Eni, Lucky Febri; Rohmah, Astika Nur; Handayani, Nia
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.423

Abstract

Pasien post sectio caesarea dengan spinal anestesi memiliki faktor risiko terjadinya perubahan hemodinamik tekanan darah dan nadi. Insiden hipotensi dan bradikardi tertinggi pada kasus obstetri pasca spinal anestesi. Tindakan sectio caesarea memiliki risiko terjadinya perdarahan dan syok secara mendadak, hal ini dapat diperparah dengan efek dari obat spinal anestesi. Perlu dilakukan pemulihan dengan cara mobilisasi dini untuk mengembalikan fungsi fisiologis dan sistem kardiovaskuler pasca tindakan. Penerapan mobilisasi dini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh terhadap tekanan darah dan nadi pasien post sectio caesarea dengan spinal anestesi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif quasy eksperimen dengan desain Pretest-Post-test Nonequivalent Control Grub Design total 78 responden dengan jumlah 39 responden per kelompok yang diambil sesuai kriteria inklusi menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi dilakukan pretest-Post-test pengukuran tekanan darah dan nadi sebelum dan sesudah mobilisasi dini dilakukan sedangkan, kelompok kontrol dilakukan pretest-Post-test pengukuran tekanan darah dan nadi dengan tidak dilakukan intervensi mobilisasi dini. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat pengaruh mobilisasi dini terhadap tekanan darah dan nadi pada pasien post sectio caesarea dengan spinal anestesi. Hasil penelitian pada kelompok intervensi rata-rata tekanan sistole saat pretest yaitu 113.82 mmHg dan Post-test dihasilkan rata-rata sebesar 118.59 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan diastole saat pretest yaitu 67.77 mmHg dan ketika Post-test yaitu 75.05 mmHg. Nadi pada kelompok intervensi saat pretest yaitu rata-rata 83.03x/mnt dan rata-rata hasil Post-test yaitu 87.69x/mnt.
Inovasi Manajemen Penyiaran dan Peliputan Jurnalisme Modern di Tengah Perkembangan Media Sosial Digital Nasional Terkini Nia Handayani; Ryan Hidayat; Nila Anggraini; Tio Amanda; Rio Irawan Munthe; Winda Kustiawan
Jurnal Publikasi Teknik Informatika Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Publikasi Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupti.v5i1.6348

Abstract

This study examines innovation in broadcasting management and modern journalism coverage amid the rapid development of national digital social media in Indonesia. Digital transformation has compelled broadcasting media and journalism institutions to adapt to changes in public information consumption patterns that are increasingly fast, interactive, and platform-based. This study aims to analyze forms of innovation in broadcasting management as well as modern journalism coverage strategies implemented by national media in utilizing social media as channels for news production and distribution. The research employs a qualitative approach through a literature study of national academic journals and conceptual analysis of contemporary digital media practices. The findings indicate that innovations in broadcasting management are reflected in media convergence, the adoption of digital technologies, data-driven newsroom management, and cross-platform collaboration. Meanwhile, modern journalism coverage is characterized by rapid news production, the use of multimedia content, audience engagement, and emerging ethical and accuracy challenges in the digital environment. This study concludes that innovation in both broadcasting management and modern journalism practices is a crucial factor for the sustainability and competitiveness of national media in the era of digital social media.