Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Moodle terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn Putri Sindiani; Ratna Sari Dewi; Febrian Alwan Bahrudin
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.534 KB) | DOI: 10.26618/equilibrium.v11i2.10584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh media pembelajaran Moodleterhadap hasil belajar peserta didik . Penelitian dilakukan di SMP Negeri 1 Kota Serang dengan menggunakan metode korelasional, pendekatan kuantitatif serta pengambilan sampel dengan mengadopsi teknik proportional random sampling . Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket untuk media pembelajaran Moodle dan tes untuk hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Teknik korelasi yang digunakan yaitu rank spearman . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: terdapat pengaruh yang signifikan antara media pembelajaran Moodle dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaranPendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan nilai sig. ( 2 tailed ) 0,000 0,05 dan hasil Coefficient Correlations 0,945 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahawa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran Moodle terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran P endidikan Pancasila dan Kewarganegaran
Media dan Pendidikan Politik oleh Badan Pengawas Pemilu Muhamad Fiqri Berlian; Ronni Juwandi; Febrian Alwan Bahrudin
Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i1.889

Abstract

This study aims to look at the use of media by the Election Supervisory Board (Bawaslu) of Serang City as a form of political education. The media used are digital and conventional. Both can be maximized in the political education carried out by this organization. The focus of this research is related to the development of digitization of information dealing with community activities on social media so that information mobilization occurs as a campaign tool and political education. The supervisory role carried out by the Serang City Bawaslu in realizing honest, fair and democratic elections can keep up with the times, especially regarding prosecution of election violations. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection was carried out by observation, interview and documentation techniques. The findings from this study are that there are obstacles from the community who are still not enthusiastic about responding to political education conducted by Bawaslu.
ANALISIS TRADISI RUWAT LAUT PADA KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT DI DESA SUKANAGARA CARITA Solehah Solehah; Damanhuri Damanhuri; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i1.1479

Abstract

Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara pernah mengalami perubahan dan menyebabkan pertentangan pendapat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tradisi ruwat laut dalam tinjauan agama, budaya, sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ditemukan tradisi ruwat laut di desa ini sesuai dengan ajaran agama Islam. Terdapat bahan sesajen dahulu yang belum bisa dibuang, seperti bunga tujuh rupa menjadi bahan yang dido’a-do’akan ketika proses pelaksanaannya, sehingga masyarakat mengharapkan keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara, pertama kali mengalami perubahan pada tahun 1992, dengan rangkaian ritual mulai dari pembacaan Syekh Abdul Qodir Jaelani, riungan, makan bersama dan mengelilingi Muara Cilurah dengan kapal ikan. Tradisi ruwat laut dapat membangun rasa gotong royong, solidaritas, dan terjalinnya tali silaturahmi. Tradisi ruwat laut di Desa Sukanagara mengalami Islamisasi, tradisi ruwat laut dapat dirubah proses ritualnya apabila tak sesuai dengan kondisi masyarakat, tradisi ruwat laut dapat menghidupkan interaksi sosial.Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial Kata kunci: Agama, Budaya, Sosial   
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Dina Alya Khoirudin; Ujang Jamaludin; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn ULM dan AP3KnI Kal-Sel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/kewarganegaraan.v13i1.15155

Abstract

Pembelajaran inquiry terhadap keterampilan berfikir kritis dalam membangun proses pembelajaran dibutuhkan siswa. Penelitian dilakukan untuk mengetahui: 1. Bagaimana pengaruh penerapan model pelajaran inquiry mengenai keterampilan berfikir kritis terhadap mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 2. Apakah terdapat perbedaan pengaruh penerapan model pelajaran inquiry mengenai keterampilan berfikir kritis mengenai mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta memakai metode “Quasi Eksperimen” yang berdesign “Nonequivalent Control Group Design”. Pada populasi penelitian ialah VIII SMP Negeri 10 Kota Tangerang dengan jumlah 348, sampel terdapat dua kelas yakni VIII A kelas eksperimen, VIII B kelas kontrol dalam satu kelas berjumlah 34 sampel, dengan jumlah total sampel antara kedua kelas yaitu 68 sampel. Teknik pengambilan data dipakai berupa soal uraian. Hasil penelitian ini memperlihatkan suatu model pembelajaran inquiry pada keterampilan berfikir siswa terhadap pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan terdapat perbedaan dalam keterampilan berfikir kritis siswa. Hasil pretest menunjukkan  >  7,657 > 1,692 dan Signifikannya <0,05 yaitu 0,000 kelas eksperimen dan hasil posttest menunjukkan nilai  yaitu 3,118 >  yakni 1,689 dan Signifikannya sebanyak 0,004 < 0,05 maka bahwa disimpulkan memiliki pengaruh signifikan dan 5,661< 5,365 memiliki perbedaan signifikan terhadap keterampilan berfikir kritis kelas eksperimental dan kontrol.
Peran Sekolah Dalam Upaya Menangkal Radikalisme Rahmawati Rahmawati; Febrian Alwan Bahrudin; Wika Hardika Legiani
Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i2.1020

Abstract

In the contemporary millennial era, a pressing concern affecting teenagers in Indonesia pertains to the proliferation of radicalism among students. This study endeavors to explore the pivotal role played by educational institutions, specifically SMP Negeri 3 Serang city, in mitigating the influence of radicalism. It seeks to identify the underlying factors that render students vulnerable to radical ideologies. Employing a qualitative descriptive approach, this research investigates the effectiveness of schools in counteracting radicalism, with a particular focus on citizenship education. The study reveals that teachers impart essential lessons on national unity, emphasizing the importance of fostering a cohesive nation among students. Additionally, the school collaborates with various stakeholders, including law enforcement agencies such as the police, to disseminate information and combat radicalism. Furthermore, this research identifies internal factors, predominantly rooted in family dynamics, and external factors, linked to the students' surrounding environment, as contributors to susceptibility to radicalism among students. It is important to note that this study's scope is limited to a specific secondary school in Serang.
PERAN MODUL NUSANTARA TERHADAP PROSES ADAPTASI MAHASISWA SELAMA MENGIKUTI PROGRAM PERTUKARAN MAHASISWA MERDEKA Maya Agustini; Ujang Jamaludin; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas terkait dengan peran Modul Nusantara terhadap proses adaptasi mahasiswa selama mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, yang mana terdapat tiga fokus penelitan dalam penelitian ini yakni: Pertama, proses kegiatan Modul Nusantara. Kedua, gegar budaya yang dialami oleh mahasiswa selama menjalani program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Ketiga, peran Modul Nusantara dalam membantu proses adaptasi mahasiswa selama program Pertukaran Mahasiswa Merdeka, adanya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran Modul Nusantara terhadap proses adaptasi mahasiswa selama mahasiswa mengalami gegar budaya di lingkungan barunya. Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif, temuan atau hasil dalam penelitian ini menyatakan bahwa kegiatan Modul Nusantara sebagai pembelajaran kebudayaan dan pendampingan kepada mahasiswa selama berada di lingkungan barunya. Mahasiswa mengalami gegar budaya akibat perbedaan kebudayaan dari segi makanan, bahasa, gaya bicara, iklim, harga bahan pokok serta makanan, sikap dan prilaku masyarakat. Pada penelitian ini ditemukan pula beberapa peran Modul Nusantara dalam membantu proses adaptasi mahasiswa antara lain sebagai berikut: Pertama, membantu mahasiswa mengenal kebudayaan baru di lingkungan barunya. Kedua, membimbing dan membantu mahasiswa untuk terbiasa dengan lingkungan barunya. Ketiga, membantu mahasiswa dalam proses adaptasi dari segi budaya, sosial, psikis dan finansial.
Pengaruh Penerapan Metode Curah Gagasan (Brainstorming) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Muhammad Aqim Nur Hubi; Febrian Alwan Bahrudin; Reza Mauldy Raharja
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6360

Abstract

Abstrak Pertanyaan yang menjadi pusat penelitian ini adalah apakah terdapat dampak dari penggunaan Metode Curah Gagasan Brainstorming dalam materi Kompetensi Dasar Hubungan Internasional terhadap Hasil Belajar peserta didik Kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Serang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari penerapan Metode Curah Gagasan Brainstorming terhadap Hasil Belajar kognitif para siswa. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan metode kuasi eksperimental dan desain Pretest-Postest Control Group. Data dikumpulkan melalui teknik tes dan dokumentasi. Populasi studi meliputi siswa kelas XI di SMA Negeri 4 Kota Serang yang berjumlah 352 siswa, dengan 60 siswa dari kelas XI IPA 2 dan XI IPA 3 sebagai sampel. Berdasarkan analisis statistik menggunakan Independent Sample t-Test, diperoleh nilai 0,000, yang signifikan karena lebih kecil dari 0,005. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa penerapan Metode Curah Gagasan Brainstorming dalam pengajaran Kompetensi Dasar Hubungan Internasional memiliki pengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa. Kata Kunci: Brainstorming, Hasil Belajar Abstract This study examines the impact of implementing the Brainstorming Method on the Basic Competencies in International Relations concerning the Learning Outcomes of eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Kota Serang. The objective of this study is to determine the influence of the Brainstorming Method on the Cognitive Learning Outcomes among these students. Employing a quantitative research framework, this study adopts a quasi-experimental design specifically utilizing the Pretest-Posttest Control Group Design. The methods for gathering data include both testing and documentation. The study's demographic comprises eleventh-grade students at SMA Negeri 4 Kota Serang, with a total population of 352 students. A subset of 60 students from classes XI IPA 2 and XI IPA 3 was sampled. The statistical analysis using the Independent Sample t Test revealed a significant value of 0.000, which is less than the threshold of 0.005. This result indicates a significant effect of the Brainstorming Method on the Basic Competencies of International Relations and the Cognitive Learning Outcomes. Keywords: Brainstorming, Learning Outcomes
Peran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pramuka Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Meningkatkan Karakter Nasionalis Generasi Muda Ahmad Hudori; Ratna Sari Dewi; Febrian Alwan Bahrudin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6361

Abstract

Abstrak Persatuan Indonesia dalam proses perjalanan panjangnya hingga kini terus ditimpa berbagai masalah internal maupun masalah eksternal yang berpotensi dapat memecah belah bangsa. Masalah internal dan eksternal tersebut diantaranya yaitu munculnya sikap etnosentrisme dan radikalisme, serta dampak negatif dari globalisasi. Dalam menghadapi problematika tersebut, lembaga pendidikan formal maupun non formal harus bersinergi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis warga negara terutama generasi muda. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran UKM Pramuka Untirta sebagai wadah pendidikan non formal dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa UKM Pramuka Untirta memprogramkan kegiatan-kegiatan serta mengikuti kegiatan partisipasi dalam upaya meningkatkan karakter nasionalis generasi muda. Peran UKM Pramuka Untirta dalam upaya tersebut yaitu dengan membentuk dan mengembangkan karakter bangsa terutama karakter nasionalis dengan mengintegrasikannya melalui program kerja UKM Pramuka Untirta serta mengikuti kegiatan-kegiatan partisipasi yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Kata Kunci: Peran, Pramuka, Karakter Nasionalis Abstract Indonesia unity in its long journey process until now continues to be struck by either internal or external problem that has potential to divide the nation. The internal and external problems are such as the emergence of ethnocentrism and radicalism attitude, and also the negative impact of globalization. In face those problematics, the institution of formal or non-formal education must synergize in the effort to improve the nationalism character of its citizens especially the youth generation. Therefore, this research aimed to find out how was the role of Scout UKM at Untirta as the space for non-formal education in the effort to improve nationalist character of youth generation. This research employed descriptive qualitative research method with data collection techniques using interviews, observation and documentation. Based on the research results, it was found that Scout UKM of Untirta programmed the activities and followed the participation activity in the effort to improve nationalist character of the young generation. The role of Scout UKM at Untirta is such as forming and developing the nation character especially nationalist character by integrating it through the work program of Scout UKM at Untirta and follow the participation activities related to character education. Keywords: Role, Scouts, Nationalist Character
ANALISIS DAMPAK PARIWISATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT (STUDI DESKRIPTIF DI KAMPUNG CANGKARA) Rahma Ega Safera; Febrian Alwan Bahrudin; Wardatul Ilmiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i2.3087

Abstract

Perubahan sosial merupakan suatu fenomena berubahnya kehidupan dan sistem sosial yang bisa terjadi di masyarakat karena adanya dorongan suatu hal yang berasal dari dalam atau dari luar. Salah satu faktor yang bisa menjadi proses masuknya perubahan sosial adalah dari Pariwisata. Pariwisata dapat menghadirkan suatu dampak sosial dari meningkatnya wisatawan yang berkunjung dan bisa menyebabkan konflik. Konflik yang ada sebagai akibat dari dampak pariwisata terhadap perubahan sosial seperti, melunturnya budaya, perilaku masyarakat yang sudah mulai berubah, nilai dan norma yang sudah mulai memudar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses terjadinya perubahan sosial, mengetahui bentuk-bentuk perubahan sosial akibat dari pariwisata, dan untuk mengetahui faktor pendorong dan faktor penghambat perubahan sosial. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif, dan pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial bisa terjadi karena adanya pariwisata, dimana masyarakat lokal sering melakukan aktivitas di pesisir pantai dan juga melakukan interaksi dengan wisatawan yang berkunjung. Interaksi yang diciptakan akan menimbulkan pertukaran pengalaman, budaya baru masuk, nilai dan norma yang dapat membentuk sistem baru dalam kehidupan masyarakat. Bentuk-bentuk perubahan sosial yang terjadi sebagai akibat dari dampak pariwisata di Kampung Cangkara dapat berupa melunturnya budaya dalam bermusik terdahulu yang biasa di pakai pada acara-acara tertentu terganti dengan genre musik baru, perubahan dalam hal berinteraksi secara langsung atau bertatap muka terganti dengan hanya berfokus berinteraksi di sosial media, pemuda di Kampung Cangkara yang sudah berkurang untuk mengikuti pengajian dan belum bisa menyaring budaya-budaya baru dari pergaulan ditempat wisata. Kata Kunci: Pariwisata, Perubahan, Sosial
Peranan Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Dalam Menerapkan Sikap Nasionalisme Peserta Didik Titin Anggraeni; Febrian Alwan Bahrudin; Qotrun Nida
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6205

Abstract

The root problem of the research is the lack of understanding of the students of national songs and national heroes, where the students are more likely to know and love modern songs than the Indonesian national songs. The purpose of this research was to find out the students’ nationalism attitude through PPKn learning, to find out the obstacles faced by the teacher in applying the nationalism attitude and to find out the effective strategy in applying the nationalism attitude on Grade VIII Students of State Junior High School (SMPN) 1 Mekar Baru. The research method used was descriptive qualitative research and the data collection techniques were interview, observation, and documentation. The research results showed that State Junior High School (SMPN) 1 Mekar Baru in applying the nationalism attitude was not maximal, the obstacle is the limitation of means and facilities in schools, and the strategy to optimize the attitude of nationalism of students is to provide motivation and interesting learning about nationalist attitudes. It can be concluded that the efforts of teachers in applying the attitude of nationalism to the pupils involve consistent training, giving motivation that the importance of nationalist attitudes, cooperation with parents, and the use of various interesting learning strategies.