Halimuddin, Halimuddin
BAGIAN KEILMUAN KEPERAWATAN GADAR FAKULTAS KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA BANDA ACEH

Published : 28 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

FRAKSI EJEKSI DENGAN KEJADIAN EDEMA PARU PADA PASIEN GAGAL JANTUNG humaira ireva; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 4
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jantung diperlukan untuk memompa darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh mendapatkan oksigen yang diperlukan untuk metabolisme tubuh. Gagal jantung terjadi jika jantung tidak mampu mengalirkan darah dalam jumlah yang adekuat untuk kebutuhan jaringan. Pada gagal jantung diperlukan nilai fraksi ejeksi untuk mengetahui kemampuan jantung yang masih berfungsi. Apabila terjadi peningkatan tekanan vena pulmonalis maka akan terjadi distensi vena pulmonalis dan transudasi cairan ke dalam ruangan udara sehingga terjadi edema paru. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan fraksi ejeksi dengan kejadian edema paru pada pasien gagal jantung di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian ini Kuantitatif dengan metode deskriptif correlative dengan data penelitian diperoleh melalui metode retrospektif study. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan studi dokumentasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan fraksi ejeksi dengan kejadian edema paru pada pasien gagal jantung. Rekomendasi untuk RSUDZA Banda Aceh yaitu diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan informasi kepada pasien tentang pentingnya pelaksanaan ekhokardiografi dilakukan untuk mengetahui fungsi jantung dan  menghindari komplikasi yang akan datang.
KARAKTERISTIK PASIEN ACUTE DECOMPENSATED HEAR FAILURE DENOVO DI RSUDZA Liska Ainanur; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute decompensated heart failure (ADHF) adalah sindroma klinis dari perburukan gejala gagal jantung yang membutuhkan rawat inap atau pelayanan medis lainnya.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui karakteristik pasien Acute Decompensated Heart Failure Denovo (ADHF) meliputi usia, jenis kelamin, dan nilai tekanan arteri rata-rata (MAP) di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh yang dilakukan pada tanggal 18 s/d 19 juli 2016. Jenis penelitian deskriptif dengan desain retrospektive study. Populasinya seluruh pasien ADHF dari Januari – Juni 2016 berjumlah 33 pasien, teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Teknik pengumpulan data berupa pencatatan data status pasien dengan metode observasi dan menggunakan analisis distribusi frekuensi untuk mengetahui distribusi dan presentase. Hasil penelitian didapatkan kategori usia pasien terbanyak berada pada kategori lansia awal dan lansia akhir. Lansia awal sebanyak 10 pasien (30,3%) dan kategori lansia akhir sebanyak 10 pasien (30,3%), jenis kelamin terbanyak yaitu laki-laki 22 pasien (66,7%), dan kategori MAP berada pada kategori normal sebanyak 18 pasien (54,5%). Hasil Penelitian ini dapat menjadi referensi bahwa nilai  MAP normal dapat menjadi faktor pemicu sindrom gagal jantung akut (Acute Decompensated Heart Failure, ADHF).
PERSEPSI PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN UPAYA MERUBAH GAYA HIDUP mirna hulandari; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi terhadap gagal jantung dapat diuraikan dengan menggunakan teori Health Belief Model yang dilihat dari kerentanan yang dirasakan, keparahan yang dirasakan, manfaat yang dirasakan, hambatan yang dirasakan, isyarat bertindak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui persepsi pasien gagal jantung dengan upaya untuk merubah gaya hidup di poliklinik jantung RSUD dr. Zainoel Abidin Banda aceh. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif korelasi dengan metode cross sectional dengan data penelitian diperoleh melalui metode purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 71 responden. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Data di analisis dengan menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara persepsi pasien dengan upaya untuk merubah gaya hidup di poliklinik jantung rumah sakit umum daerah dr. Zainoel Abidin yang signifikan dengan ρ value 0,040.  Kata Kunci : Persepsi, Gagal Jantung,  Upaya Merubah Gaya Hidup
KECEMASAN KELUARGA PADA PASIEN YANG TERPASANG VENTILASI MEKANIK DI RUANG INTENSIVE CARE Azmul Haris; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan ventilasi mekanik untuk pasien di ruang Intensive Care menjadi sebuah kebutuhan untuk membantu pernafasan pasien. Penggunaan ventilasi mekanik juga dapat membuat anggota keluarga pasien menjadi cemas sehingga perawat tidak hanya memberikan asuhan keperawatan kepada pasien namun juga kepada keluarga mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan keluarga pada pasien yang terpasang ventilasi mekanik di ruang Intensive Care Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin dan Meuraxa Kota Banda Aceh. Populasi penelitian ini adalah seluruh keluarga pasien yang dirawat di ruang Intensive Care. Teknik pengambilan sampel dalah accidental sampling dari tanggal 12 Juni sampai 25 Juni 2017 di ruang intensif Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Umum Meuraxa Kota Banda Aceh sebanyak 64 keluarga pasien. Alat pengumpulan data berupa kuisioner yang terdiri 20 pertanyaan oleh Spielberger dan menggunakan skala Likert kemudian data dianalisa menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas keluarga pasien mengalami kecemasan sedang yaitu sebanyak 47 orang (73,4%). Disarankan untuk tim pelayanan kesehatan agar  memperhatikan keluarga-keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care dan memberikan asuhan keperawatan yang sesuai standar kepada mereka agar anggota keluarga dapat memberikan keputusan dalam memberikan persetujuan terkait tindakan yang akan dilakukan oleh tim kesehatan kepada pasien.
Stres Hiperglikemia Pasien Sindrom Koroner Akut di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tazkiya Aulia; Halimuddin Halimuddin; Irfanita Nurhidayah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sindrom koroner akut (SKA) menyebabkan terjadinya stres hiperglikemia. Stres hiperglikemia adalah peningkatan akut kadar gula darah tanpa menilai status diabetes melitus pasien sebelumnya yang mempengaruhi kejadian kematian dan komplikasi dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik sampel dan kejadian stres hiperglikemia pada pasien sindrom koroner akut tanpa diabetes melitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenis penelitian yaitu penelitian kuantitatif dengan desain retrospective study. Populasi adalah pasien SKA di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari Juni hingga November 2021 yang masuk melalui ruang Intalasi Gawat Darurat (IGD). Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode total sampling, Sampel untuk penelitian adalah 53 pasien yang masuk dalam kriteria inklusi. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dengan melihat hasil pengkajian gawat darurat pasien. Hasil penelitian  menunjukkan pasien sindrom koroner akut tanpa DM yang mengalami stres hiperglikemia berjumlah 27 pasien (50,9%) dan 26 pasien (49,1%) tidak mengalami stres hiperglikemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lebih dari setengah populasi pasien SKA tanpa DM mengalami stres hiperglikemia dan paling banyak terjadi pada STEMI (ST Elevation Myocardial Infarction). Rekomendasi bagi perawat untuk dapat mengkaji kadar gula darah pasien secara berkala agar bisa lebih mudah menilai perburukan prognosis dan kemungkinan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang.
TINGKAT BURNOUT PADA PERAWAT COVID-19 DI RSUD KOTA BANDA ACEH Nuril Yumna; Ardia Putra; Halimuddin Halimuddin; Hajjul Kamil; Yullyzar Yullyzar
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Burnout merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan perawat dan kualitas kinerja perawat. Munculnya pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya peningkatan beban kerja pada perawat dan hal ini salah satu faktor penyebab terjadinya burnout. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran burnout pada perawat  Covid-19 dengan desain retrospective descriptive study. Populasi penelitian adalah perawat yang pernah merawat pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh yaitu sebanyak 103 perawat. Sampel penelitian sebanyak 64 perawat yang pernah merawat Covid-19 dengan  metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Burnout Perawat Pelaksana. Hasil analisa univariat menunjukkan mayoritas perawat Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa memiliki tingkat burnout rendah sebanyak 42 (65,6%) responden, tingkat emotional exhaustion rendah sebanyak 36 (56,3%) responden, tingkat depersonalization rendah sebanyak 38 (59,4%) dan tingkat personal accomplishment rendah sebanyak 45 (70,3%) responden. Disarankan kepada manajemen Rumah Sakit untuk melakukan intervensi untuk mencegah dan mengurangi gejala burnout seperti program yang berfokus pada emosional serta selalu memperhatikan faktor-faktor penyebab burnout seperti beban kerja yang dapat berdampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikis perawat.
FUNGSI KOGNITIF PASIEN PASCA CEDERA KEPALA Siska Safitri; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 3, No 2
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan nengara yang sedang berkembang dimana angka kematian dan kecacatan karena cedera sangat tinggi, terutama cedera bagian kepala. Dampak yang ditimbulkan pasca cedera kepala yaitu kerusakan otak akibat perdarahan atau pembengkakan otak sebagai respon terhadap cedera, sehingga dapat  mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pasien salah satunya gangguan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi gambaran fungsi kognitif pasien pasca cedera kepala. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskripstif exploratif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin dan Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh dengan jumlah sampel 48 pasien menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan dari tanggal 28 Agustus sampai dengan 16 September 2018. Penelitian ini menggunakan instrumen Mini Mental State Examination (MMSE) dengan cara ukur wawancara dan observasi. Hasil penelitian tentang fungsi kognitif pasien pasca cedera kepala di Rumah Sakit Umum Daerah Banda Aceh berada pada kategori probable gangguan kognitif (54,2%). Dari hasil penelitian, diharapkan RSUDZA dan RSUD Meuraxa agar dapat meningkatkan pelayanan intervensi keperawatan primer khususnya di IGD dalam upaya penanganan awal pasien cedera kepala, karena penanganan awal yang baik dapat meminimalkan kerusakan otak yang lebih luas sehingga dapat mengurangi resiko gangguan fungsi kognitif.
KLASIFIKASI ACUTE CORONARY SYNDROME DENGAN NILAI LIPID PROFILE RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH isna damayanti; halimuddin halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit kardiovaskuler merupakan penyebab kematian nomor satu secara global. Salah satu penyakit kardiovaskuler adalah acute coronary syndrome (acs)) . salah satu faktor risiko acs adalah perubahan dari kadar lipid yaitu kolesterol total, LDL, HDL dan Trigliserida yang dikaitkan dengan pembentukan plak aterosklerosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan klasifikasi sindrome koroner akut dengan nilai lipid profile di RSUDZA Banda Aceh. Jenis penelitian deskriptif dengan desain retrospectif study dengan teknik pengumpulan data purpose sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 11 sampai dengan 12 Agustus 2016 terhadap 90 pasien yang memiliki nilai lipid profile di ruang perawatan bedah jantung dan cath lab dan ruang Geulima 2 RSUDZA. Alat ukur yang digunakan adalah lembar isian dengan teknik observasi dan menggunakan analisis ANOVA untuk mengetahui perbedaan. Hasil penelitian klasifikasi acute cornary syndrome dengan kolesterol total menunjukkan p value 0,007 berarti ada perbedaan yang signifikan, hasil penelitian klasifikasi acute coronary syndrome dengan nilai LDL menunjukkan p value 0,328 berarti tidak ada perbedaan, hasil penelitian klasifikasi acute coronary syndrome dengan nilai HDL menunjukkan p value 0,312 berarti tidak ada perbedaan, hasil penelitian klasifikasi acute coronary syndrome   dengan nilai trigliserida menunjukkan p value 0,743 berarti tidak ada perbedaan. Disarankan kepada perawat bahwa nilai lipid profile tidak berdampak pada kejadian dari acute coronary syndrome dikarena onset serangan berbeda dan riwayat penggunaan obat-obatan sehingga perlu penanganan yang cepat dan tepat.
USIA, JENIS KELAMIN DAN KLASIFIKASI HIPERTENSI DENGAN JENIS STROKE DI RSUD dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH Dhea Audina; Halimuddin Halimuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 1, No 1
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stroke merupakan penyakit neurologi yang paling mengancam kehidupan terutama bagi yang berusia lanjut dan mempunyai riwayat hipertensi.Stroke meningkat seiring dengan banyaknya faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, jenis kelamin dan klasifikasi hipertensi dengan jenis stroke pada pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh 2016. Jenis penelitian ini bersifat descriptive correlativedengan desain retrospektive study. Populasinya pasien stroke iskemik dan stroke hemoragik yang di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik systematic random sampling.Sebanyak 96 responden yang terdiri dari dua kelompok berdasarkan jenis stroke.Pengumpulan data diperoleh dari catatan medik dan dianalisis dengan menggunakan uji statistik T. Independent dan Chi-Square. Hasil penelitian, ditemukan penderita stroke sebanyak 75 orangstroke iskemik dan 21 orang stroke hemoragik.Stroke ditemukan paling banyak pada usia rata-rata 61 tahun, laki-laki dan perempuan memiliki peluang yang sama untuk terkena stroke dan biasanya stroke dipicu oleh adanya riwayat hipertensi. Penelitian ini menyarankan terutama bagi yang berusia lanjut dan memiliki riwayat hipertensi agar selalu memeriksakan kesehatannya, mengatur gaya hidup dan diet dengan baik dan benar, serta berolahraga teratur untuk terhindar dari penyakit stroke.
AKTIFITAS FISIK BERAT DAN STRES MENTAL PADA PASIEN SINDROM KORONER AKUT Phoenna Febrina Wirdiani; Halimuddin Halimuddin; Fikriyanti Fikriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktifitas fisik berat dan stres mental dapat meningkatkan respon hemodinamik dan meningkatkan beban kerja jantung. Akibatnya dapat mengancam sirkulasi darah pada arteri koroner. Sindroma klinis ini dipicu oleh peningkatan oksigen ke miokard. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi aktifitas fisik berat dan stres mental pada pasien SKA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel diperoleh dengan accidental sampling dengan jumlah 60 pasien SKA di Rumah Sakit Umum dr.Zainoel Abidin Banda Aceh dalam masa rawatan Juli-Agustus 2021. Pengambilan data melalui wawancara terpimpin. Hasil penelitian bahwa dominan pasien SKA tidak melakukan aktifitas fisik berat dan stres mental berada pada kategori sedang. Rekomendasi diinformasikan kepada masyarakat aktifitas fisik berat dan stres mental kategori dapat menimbulkan nyeri dada pada pasien SKA.