Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Video Berbantuan Doratoon dalam Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Zebua, Niscayarida Kristin; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Juli -Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1986

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) kemampuan matematis siswa berada pada kategori cukup; dan (2) aktivitas pembelajaran belum terintegrasi teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian, video pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, video pembelajaran juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Video pembelajaran yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat dari nilai tes hasil belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN KELAS X-OTKP 2 SMK NEGERI 1 GUNUNGSITOLI ALO’OA Laoli, Jaya Saputra; Harefa, Amin Otoni; Lase, Sadiana
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v7i2.301

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan teori Newman pada kelas X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian diambil 5 dari 27 siswa kelas X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis kesalahan berdasarkan teori Newman yang muncul saat siswa menyelesaikan soal cerita adalah: (1) kesalahan membaca (2) kesalahan memahami (3) kesalahan transformasi, (4) kesalahan keterampilan proses, dan (5) kesalahan penulisan jawaban akhir atau pengkodean. Kesalahan tersebut dapat dilihat dari persentase berikut : kesalahan membaca terjadi sebanyak 39,51%, kesalahan pemahaman terjadi sebanyak 51,85%, kesalahan transformasi terjadi sebanyak 67,9%, kesalahan keterampilan proses terjadi sebanyak 75,31% (kesalahan yang paling banyak dilakukan peserta didik), dan kesalahan pengkodean 66,67%.Kata kunci : Analisis Kesalahan,Teori Newman, Soal Cerita.ABSTRACTThis study aims to describe the errors made by students in solving story problems based on Newman's theory in class X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa. This research method is descriptive with a qualitative approach. Data was collected using the written test and interview methods. The research subjects were taken 5 out of 27 students of class X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa. The results of the study can be concluded that the types of errors based on Newman's theory that appear when students solve story problems are: (1) reading errors (2) understanding errors (3) transformation errors, (4) process skill errors, and (5) writing errors. final answer or coding. These errors can be seen from the following percentages: reading errors occur as much as 39.51%, understanding errors occur as much as 51.85%, transformation errors occur as much as 67.9%, process skill errors occur as much as 75.31% (the most mistakes made students), and coding errors of 66.67%.Keywords : Error Analysis, Newman's Theory, Story Problems
Hubungan Antara Pendidikan Karakter dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Zebua, Amin Kristin; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat
Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/sm.v8i2.2571

Abstract

This research was motivated by students' low mathematics learning outcomes at one of the State High Schools in Umbunasi. The primary purpose of this study is to analyze the relationship between character education and mathematics learning outcomes. This study uses a quantitative approach with an associative descriptive method emphasizing the cause-and-effect relationship. The research design applied is correlational. The research subjects comprised 24 students in grade XII-Science at the State High School. The instruments used to collect data include observations, questionnaires, tests, interviews, and documentation. The study results showed that the questionnaire and test data were normally distributed. The hypothesis test using the t-test produced a local value = 603, more significant than the ttable value = 1.717, which means that the null hypothesis (H0) was rejected, indicating a significant relationship between character education and mathematics learning outcomes. The results of the product-moment correlation test showed a calculation value = 0.700, more significant than the table = 0.404, which showed a strong relationship between the two variables and the contribution of character education of 49.06% to mathematics learning outcomes.
Pengembangan E-Modul Menggunakan Anyflip untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Mendofa, Juvita Sri Kasrina; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2230

Abstract

Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih tergolong rendah. Selain itu, minimnya bahan ajar yang berbasis digital oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu analisis (Analyze), desain (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan evaluasi (evaluation). Kami menggunakan instrumen tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Data yang dikumpulkan beruapa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa, dan validitas media. Selanjutnya, e-modul pembelajaran yang dikembangkan juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. E-modul pembelajaran yang dikembangkan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang terlihat dari nilai hasil tes belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi harapan serta tujuan penelitian.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika Halawa, Fariyanto; Telaumbanua, Yakin Niat; Harefa, Amin Otoni; Mendrofa, Ratna Natalia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2625

Abstract

Tujuan dari pembelajaran matematika salah satunya yaitu siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep sebanyak 5 butir soal dan wawancara dengan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok rendah sebanyak 9 orang atau sebesar 40,90%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok sedang sebanyak 7 orang atau sebesar 31,81%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori tinggi sebanyak 6 orang atau sebesar 27,27%. Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “tinggi” mampu menyelesaikan soal dengan benar dan tepat akan tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 1. Dari wawancara, diketahui hal ini disebabkan oleh kurang memperhatikan pertanyaan yang diberikan dan merasa kurang percaya diri dalam menjelaskan jawaban yang diperoleh. Kemudian siswa dengan kemampuan pemahaman konsep “Sedang” mampu menyelesaikan sebagian soal dengan benar tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 4, dan 5 dalam melakukan perhitungan dan kurang teliti. Selanjutnya, Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “Rendah” masih mengalami kesulitan menyelesaikan setiap indikator pada 3, 4 dan 5 yang diberikan, siswa merasa belum pernah mempelajari soal yang diberikan.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 > ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
Pengembangan Video Berbantuan Doratoon dalam Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Zebua, Niscayarida Kristin; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1986

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) kemampuan matematis siswa berada pada kategori cukup; dan (2) aktivitas pembelajaran belum terintegrasi teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian, video pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, video pembelajaran juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Video pembelajaran yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat dari nilai tes hasil belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda..