Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Hulu, Putrawan; Harefa, Amin Otoni; Mendrofa, Ratna Natalia
Educativo: Jurnal Pendidikan Vol 2 No 1 (2023): Educativo: Jurnal Pendidikan
Publisher : PT. Marosk Zada Cemerlang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.858 KB) | DOI: 10.56248/educativo.v2i1.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian bermaksud (1). untuk mengetahui apakah model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa, dan (2). untuk mengetahui bagaimana cara model pembelajaran inkuiri meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Penilitian ini dilakukan dengan cara mendatangi perpustakaan (Perpustakaan Kota dan Universitas Nias), mencari jurnal melalui sinta, google scholar dan garuda yang membahas tentang model pembelajaran inkuiri. Metode pengumpulan data yaitu dokumentasi. Teknik analisis data melalui tiga tahap, yaitu: organize, synthensize, dan identify. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan: (1). model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa, dan (2). model pembelajaran inkuiri mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa melalui langkah-langkah dalam model pembelajaran tersebut, di mana pembelajaran ini siswa di dorong untuk menemukan sendiri masalah dan memberikan jawaban dari masalah tersebut.
Pengembangan Video Berbantuan Doratoon dalam Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Zebua, Niscayarida Kristin; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): Juli -Desember 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1986

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) kemampuan matematis siswa berada pada kategori cukup; dan (2) aktivitas pembelajaran belum terintegrasi teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian, video pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, video pembelajaran juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Video pembelajaran yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat dari nilai tes hasil belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): Juli - September 2024 (In Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN KELAS X-OTKP 2 SMK NEGERI 1 GUNUNGSITOLI ALO’OA Laoli, Jaya Saputra; Harefa, Amin Otoni; Lase, Sadiana
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v7i2.301

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal cerita berdasarkan teori Newman pada kelas X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian diambil 5 dari 27 siswa kelas X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis-jenis kesalahan berdasarkan teori Newman yang muncul saat siswa menyelesaikan soal cerita adalah: (1) kesalahan membaca (2) kesalahan memahami (3) kesalahan transformasi, (4) kesalahan keterampilan proses, dan (5) kesalahan penulisan jawaban akhir atau pengkodean. Kesalahan tersebut dapat dilihat dari persentase berikut : kesalahan membaca terjadi sebanyak 39,51%, kesalahan pemahaman terjadi sebanyak 51,85%, kesalahan transformasi terjadi sebanyak 67,9%, kesalahan keterampilan proses terjadi sebanyak 75,31% (kesalahan yang paling banyak dilakukan peserta didik), dan kesalahan pengkodean 66,67%.Kata kunci : Analisis Kesalahan,Teori Newman, Soal Cerita.ABSTRACTThis study aims to describe the errors made by students in solving story problems based on Newman's theory in class X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa. This research method is descriptive with a qualitative approach. Data was collected using the written test and interview methods. The research subjects were taken 5 out of 27 students of class X-OTKP 2 SMK Negeri 1 Gunungsitoli Alo'oa. The results of the study can be concluded that the types of errors based on Newman's theory that appear when students solve story problems are: (1) reading errors (2) understanding errors (3) transformation errors, (4) process skill errors, and (5) writing errors. final answer or coding. These errors can be seen from the following percentages: reading errors occur as much as 39.51%, understanding errors occur as much as 51.85%, transformation errors occur as much as 67.9%, process skill errors occur as much as 75.31% (the most mistakes made students), and coding errors of 66.67%.Keywords : Error Analysis, Newman's Theory, Story Problems
Hubungan Antara Pendidikan Karakter dan Hasil Belajar Matematika Siswa SMA Zebua, Amin Kristin; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat
Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Supermat : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/sm.v8i2.2571

Abstract

This research was motivated by students' low mathematics learning outcomes at one of the State High Schools in Umbunasi. The primary purpose of this study is to analyze the relationship between character education and mathematics learning outcomes. This study uses a quantitative approach with an associative descriptive method emphasizing the cause-and-effect relationship. The research design applied is correlational. The research subjects comprised 24 students in grade XII-Science at the State High School. The instruments used to collect data include observations, questionnaires, tests, interviews, and documentation. The study results showed that the questionnaire and test data were normally distributed. The hypothesis test using the t-test produced a local value = 603, more significant than the ttable value = 1.717, which means that the null hypothesis (H0) was rejected, indicating a significant relationship between character education and mathematics learning outcomes. The results of the product-moment correlation test showed a calculation value = 0.700, more significant than the table = 0.404, which showed a strong relationship between the two variables and the contribution of character education of 49.06% to mathematics learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa: The Effect of Treffinger Learning Model on Students' Numeracy Literacy Skills Zebua, Diani Astuti; Harefa, Amin Otoni; Lase, Sadiana; Zega, Yulisman
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i2.9254

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan literasi numerasi siswa. Penelitian ini dilakukan di UPTD SMP Negeri 2 Gununugsitoli Tahun Pelajaran 2023/2024, dengan populasi seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 3 kelas. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari 2 kelas yang diambil secara simple random sampling, yaitu siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian berbentuk essay test untuk mengukur kemampuan literasi numerasi siswa. Analisis data yang digunakan adalah uji hipotesis dengan uji t independent. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,379 dan nilai ttabel = 1,685. Karena thitung > ttabel atau 4,379 > 1,685 maka tolak H0 terima Ha, yang berarti “Ada pengaruh model pembelajaran Treffinger terhadap kemampuan literasi numerasi siswa”. Kata kunci: Treffinger, Kemampuan Literasi Numerasi Abstract This study aims to determine whether there is an effect of Treffinger learning model on students' numeracy literacy skills. This research was conducted at UPTD SMP Negeri 2 Gununugsitoli in the 2023/2024 academic year, with a population of all seventh grade students consisting of 3 classes. The research sample used consisted of 2 classes taken by simple random sampling, namely class VII-A students as the experimental class and class VII-B as the control class. This research used a quasi experimental method with pretest-posttest control group design. The research instrument was an essay test to measure students' numeracy literacy skills. The data analysis used was hypothesis testing with independent t test. Based on the research results with one-party hypothesis testing, the tcount value = 4.379 and the ttable value = 1.685 were obtained. Because tcount> ttable or 4.379> 1.685 then reject H0 accept Ha, which means “There is an effect of Treffinger learning model on students' numeracy literacy skills”. Keywords: Treffinger, Numeracy Literacy Skills  
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Literasi Matematis: Development of Ethnomathematics-Based Teaching Modules to Improve Mathematical Literacy Zega, Esther Purnama Sari; Ratna Natalia Mendrofa; Netti Kariani Mendrofa; Amin Otoni Harefa
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i2.9290

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis etnomatematika untuk meningkatkan literasi matematis yang valid, praktis dan efektif untuk digunakan. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Tuhemberua Tahun Pelajaran 2023/2024 di kelas VII. Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi ahli bahasa, materi, dan desain; angket respon peserta didik; angket respon guru dan tes hasil belajar peserta didik dalam menggunakan produk yang dikembangkan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian, modul yang dibuat telah teruji sangat layak oleh validator ahli bahasa instrumen angket sebesar 98,66%, ahli bahasa pada modul sebesar 100%, ahli materi I sebesar 99,5%, ahli materi II sebesar 97,9%, ahli desain sebesar 94,2%. Modul yang dikembangkan sangat praktis digunakan dengan presentase 92,2%. Selanjutnya, modul juga efektif digunakan dengan presentase sebesar 87,10%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, modul berbasis etnomatematika tergolong efektif untuk meningkatkan literasi matematis siswa. Kata kunci: Modul, Model ADDIE, Etnomatematika, Literasi Matematis   Abstract This study aims to develop ethnomathematics-based teaching modules to improve mathematical literacy that are valid, practical and effective for use. The research was conducted at SMP Negeri 4 Tuhemberua in the 2023/2024 academic year in class VII. The research instrument consisted of a validation questionnaire for linguists, materials, and design; student response questionnaire; teacher response questionnaire and student learning outcomes test in using the developed product. Data analysis was carried out qualitatively and quantitatively. Based on the results of the study, the module made has been tested very feasible by the validator linguist instrument questionnaire of 98.66%, language experts on the module by 100%, material experts I by 99.5%, material experts II by 97.9%, design experts by 94.2%. The developed module is very practical to use with a percentage of 92.2%. Furthermore, the module is also effective to use with a percentage of 87.10%. Based on the results of this study, the ethnomathematics-based module is classified as effective for improving students' mathematical literacy.  Keywords: Module, ADDIE Model, Ethnomathematics, Mathematical Literacy
Pengaruh Model Pembelajaran 4C untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematis Siswa: The Influence of the 4C Learning Model to Improve Students' Understanding of Mathematical Concepts Juwinta, Indah; Amin Otoni Harefa; Yakin Niat Telaumbanua; Netti Kariani Mendrofa
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/gauss.v7i2.9292

Abstract

Abstrak Penelitian ini di latar belakangi berdasarkan hasil pendahuluan yang di lakukan di SMA Negeri 1 Hiliduho, di temukan masalah apakah ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran 4C untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa. Jenis dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimen dengan variabel terikat meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa, dan variabel bebas adalah keterampilan model pembelajaran 4C. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Hiliduho, Sampel dalam penelitian teridiri dua kelas dengan jumlah siswa 40. Intrumen penelitian berbentuk tes uraian kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil penelitian yang di peroleh berdasarkan pengujian hipotesis satu pihak, di peroleh nilai  sebesar = 3,155 dan == = 1,739 karena = 3,155 >  = 1,739, maka tolak  diterima  yang berarti “Ada pengaruh model pembelajaran 4C untuk meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa” Kata kunci: Model Pembelajaran 4C, Pemahaman Konsep   Abstract The background of this research was based on preliminary results conducted at SMA Negeri 1 Hiliduho, where the problem was found whether or not there was an influence of the 4C learning model to increase students' understanding of mathematical concepts. This type of research is qualitative research using experimental methods. The experimental method with the dependent variable increases students' understanding of mathematical concepts, and the independent variable is the 4C learning model skills. The population of this research were students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Hiliduho. The sample in the research consisted of two classes with a total of 40 students. The research results obtained were based on one-party hypothesis testing, obtained a value of = 3.155 and == = 1.739 because = 3.155 > = 1.739 , then reject Ho and accept Ha which means "There is an influence of the 4C learning model to increase students' understanding of mathematical concepts" Keywords: 4C Learning Model, Concept Understanding
Pengembangan E-Modul Menggunakan Anyflip untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Mendofa, Juvita Sri Kasrina; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2230

Abstract

Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih tergolong rendah. Selain itu, minimnya bahan ajar yang berbasis digital oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan e-modul pembelajaran yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan yaitu analisis (Analyze), desain (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan evaluasi (evaluation). Kami menggunakan instrumen tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Data yang dikumpulkan beruapa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa, dan validitas media. Selanjutnya, e-modul pembelajaran yang dikembangkan juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. E-modul pembelajaran yang dikembangkan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa yang terlihat dari nilai hasil tes belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa e-modul pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi harapan serta tujuan penelitian.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa pada Pembelajaran Matematika Halawa, Fariyanto; Telaumbanua, Yakin Niat; Harefa, Amin Otoni; Mendrofa, Ratna Natalia
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2025): January - March 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v5i1.2625

Abstract

Tujuan dari pembelajaran matematika salah satunya yaitu siswa mempunyai kemampuan memahami konsep matematika itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan pemahaman konsep matematika pada materi pola bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes pemahaman konsep sebanyak 5 butir soal dan wawancara dengan subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok rendah sebanyak 9 orang atau sebesar 40,90%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori kelompok sedang sebanyak 7 orang atau sebesar 31,81%, tingkat pemahaman konsep matematika pada kategori tinggi sebanyak 6 orang atau sebesar 27,27%. Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “tinggi” mampu menyelesaikan soal dengan benar dan tepat akan tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 1. Dari wawancara, diketahui hal ini disebabkan oleh kurang memperhatikan pertanyaan yang diberikan dan merasa kurang percaya diri dalam menjelaskan jawaban yang diperoleh. Kemudian siswa dengan kemampuan pemahaman konsep “Sedang” mampu menyelesaikan sebagian soal dengan benar tetapi masih terdapat kesalahan pada indikator 4, dan 5 dalam melakukan perhitungan dan kurang teliti. Selanjutnya, Siswa dengan kemampuan pemahaman konsep kategori “Rendah” masih mengalami kesulitan menyelesaikan setiap indikator pada 3, 4 dan 5 yang diberikan, siswa merasa belum pernah mempelajari soal yang diberikan.