Claim Missing Document
Check
Articles

PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
PERBEDAAN KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DENGAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA Telaumbanua, Ruti Faeri; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Mendrofa, Ratna Natalia
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.16398

Abstract

Abstrak Matematika merupakan mata pelajaran yang harus dikuasai oleh siswa di sekolah. Namun kenyataannya siswa SMK Negeri 3 Gunungsitoli mengalami kendala dalam pembelajaran karena kemampuan pemahaman matematis siswa masih tergolong rendah. Sehingga siswa kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan masalah kontekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan model pembelajaran project based learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan metode eksperimen semu (quasi experimental). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Gunungsitoli dan sampel penelitian sebanyak 2 kelas yang diambil secara nonprabability sampling, yaitu siswa kelas XI-TKJ 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas XI-MP 2 yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen penelitian ini berbentuk essay test kemampuan pemahaman matematis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan uji hipotesis satu pihak, diperoleh nilai thitung = 4,021 dan ttabel = 1,682. Karena thitung = 4,021 > ttabel = 1,682 maka Ho ditolak dan Ha  diterima yang berarti : ada perbedaan keefektifan model pembelajaran  project based   learning dengan problem based learning terhadap kemampuan pemahaman matematis siswa.
Development of Animated Videos as a Medium for Learning Mathematics Class XI at State High School 2 Gomo Harefa, Amin Otoni; Harefa, Agnes Renostini; Zebua, Famati
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 1, No 2 (2022): November 2022
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v1i2.137

Abstract

Various obstacles in this study include students not being able to learn independently, the lack of teaching materials that can support learning, and the unavailability of animated video media as a mathematics learning medium. So that students wait for the teacher's presence in learning. This study aims to develop animated videos as a valid, practical and effective mathematical learning medium. This type of research is development research with the Plomp development model. Based on the results of the study, animated videos as mathematics learning media developed have been tested very valid by material validators with a percentage of 97.33%, linguists with a percentage of 100%, and media experts with a percentage of 93.04%, practicality levels with an average percentage of 94.81% and effectiveness levels with a percentage of 95.23% each categorized as very valid, practical and effective.
Pengembangan Video Berbantuan Doratoon dalam Pembelajaran Flipped Classroom untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Zebua, Niscayarida Kristin; Mendrofa, Ratna Natalia; Mendrofa, Netti Kariani; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 2 (2024): April - June 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i2.1986

Abstract

Studi awal menunjukkan bahwa: (1) kemampuan matematis siswa berada pada kategori cukup; dan (2) aktivitas pembelajaran belum terintegrasi teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan video pembelajaran yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi ahli materi, angket validasi ahli bahasa, angket validasi ahli media, angket respon guru dan angket respon siswa. Berdasarkan hasil penelitian, video pembelajaran yang dikembangkan telah teruji dan dinyatakan valid baik dari segi validitas materi, validitas bahasa dan validitas media. Selanjutnya, video pembelajaran juga sangat praktis berdasarkan hasil angket respon guru dan angket respon siswa. Video pembelajaran yang dikembangan juga efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terlihat dari nilai tes hasil belajar siswa. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran berbantuan doratoon dalam pembelajaran flipped classroom yang dikembangkan sudah memenuhi harapan atau tujuan penelitian.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis CORE untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Zega, Desman Anugrah; Mendrofa, Netti Kariani; Mendrofa, Ratna Natalia; Harefa, Amin Otoni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 3 (2024): July - September 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i3.2016

Abstract

Buku paket Kurikulum Merdeka memuat kajian masalah yang membutuhkan penalaran dan interpretasi yang tinggi, namun siswa kurang mampu memecahkan permasalahannya, sehingga upaya yang dilakukan untuk meminimalisir permasalahan tersebut adalah dengan mengembangkan sebuah modul pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis model pembelajaran connecting, organizing, reflecting, dan extending (CORE) pada materi persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel yang valid, praktis, dan efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar, angket validasi dan angket respon. Data kualitatif berupa komentar dan saran yang diberikan validator terhadap modul pembelajaran yang dikembangkan. Sedangkan data kuantitatif berupa hasil angket dari validator, angket respon siswa dan guru serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran matematika berbasis CORE memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat menambah pemahaman mengenai pembelajaran matematika yang sederhana menggunakan model pembelajaran CORE. Temuan ini akan menambah referensi bahan ajar Kurikulum Merdeka yang sederhana dan mudah digunakan. Hasil penelitian ini terbatas pada satu materi yaitu persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, sehingga perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut dengan materi yang berbeda..
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA HALAWA, YUFITA; LASE, SADIANA; TELAUMBANUA, YAKIN NIAT; HAREFA, AMIN OTONI
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i1.4397

Abstract

The study in the background was based ona preliminary study taken at the country junior high school of gunungsitoli alo 'oa, a problem was found (1) that the selection of poorly used learning models was conventional and (2) lack the students' mathematical literacy ability to solve math problems. The purpose of this study is to identify the impact a project based learning model has on student math literacy capability. Research population is class viii of country junior high 1 gunungsitoli alo 'oa year of lesson 2024/2025. The research sample was a viii-a class and a viii-b class of 50 people. Sampling retrieval technique using the simple random sampling. Quantitative research using pseudo-experimental methods. And research instruments in the form of a description of the students' mathematical literacy abilities. Research obtained based on hypothesis testing with statistika parametrics (test t independent), thitung's 1.993 and ttable's 1.678, as thitung> ttable, makes the ho accepted and ha rejected which means: the project based learning model learning is based learning capability. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa, ditemukan masalah yaitu (1) pemilihan model pembelajaran masih kurang tepat yang digunakan masih bersifat konvensional dan (2) Rendahnya kemampuan literasi matematika siswa dalam menyelesaikan soal matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning terhadap kemampuan literasi matematika siswa. Populasi penelitian adalah kelas VIII SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel penelitian adalah kelas VIII-A dan kelas VIII-B yang berjumlah 50 orang. Teknik Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling. Penelitian Kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen design). Dan instrumen penelitian berbentuk soal uraian kemampuan literasi matematika siswa. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian hipotesis dengan statistika parametrik (uji t independent), diperoleh thitung sebesar 1,993 dan ttabel sebesar 1,678, Karena thitung > ttabel, maka Ho diterima dan Ha ditolak yang berarti : Adanya pengaruh model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan literasi matematika siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Flipped Classroom Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ndruru, Melida; Telaumbanua, Yakin Niat; Harefa, Amin Otoni; Lase, Sadiana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1034

Abstract

Salah satu permasalahan pada pembelajaran matematika di SMK Negeri 1 Gunungsitoli yakni kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang masih kurang. Adapun tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh model pembelajaran Flipped Classroomterhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu (quasi exsperimen design). Penelitian ini di laksanakan di SMK Negeri 1 Gunungsitoli, dengan objek penelitian adalah kelas XI OTKP Tahun Pelajaran 2022/2023. Sampel penelitian diambil secara total sampling, kelas yang yang menjadi objek  penelitian adalah kelas XI OTKP-1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas OTKP-2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis dalam bentuk tes  uraian dan terdiri dari tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai tes awal yang diperoleh kelas eksperimen 38,23 (kategori cukup) dan kelas kontrol 43,35 (kategori cukup). Sedangkan rata-rata nilai tes akhir kemampuan pemecahan masalah matematis yang diperoleh kelas eksperimen 78,32 (kategori baik) dan kelas kontrol 57,23 (kategori cukup). Dari hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan uji hipotesis, yaitu th =5,825 dan tt= 1, 680. Karena th = 5,825>tt= 1,671, maka tolak H0 terima H1 yang berarti terdapat pengaruh model pembelajaran Flipped Classroom terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
Analisis Efektifitas Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Minat Belajar Matematis Siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua Telaumbanua, Nobuala; Harefa, Amin Otoni; Zega, Yulisman; Lase, Sadiana
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1035

Abstract

Dalam pelaksanaan penelitian ini dilatarbelakangi karena minat belajar matematis siswa masih tergolong rendah, kurangnya keterlibatan siswa selama proses pembelajaran, kurangnya keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa, dan model pembelajaran yang digunakan guru masih konvensional. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan efektifitas model pembelajaran Project Based Learning terhadap minat belajar matematis siswa SMA Negeri 1 Tuhemberua. Subjek penelitian adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tuhemberua dengan jumlah siswa sebanya 107 orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Angket minat belajar, dan (2) Lembar observasi efektifitas model pembelajaran Project Based Learning. Topik materi pelajaran yaitu Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Hasil penelitian: Efektifitas model pembelajaran Project Based Learning dalam proses pembelajaran diperoleh rata-rata persentasenya sebesar 83,18% dengan kriteria baik. Selanjutnya minat belajar matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning di SMA Negeri 1 Tuhemberua mengalami peningkatan, hasil angket minat belajar siswa sebelum ada tindakan sebesar 53,39% dengan kriteria rendah, dan hasil angket minat belajar siswa setelah ada tindakan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning sebesar 86,74% dengan kriteria tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Deep Dialogue Critical Thinking dalam Meningkatkan Prestasi Hasil Belajar Siswa SMP Negeri 1 Hiliserangkai Waruwu, Nofati; Harefa, Amin Otoni; Telaumbanua, Yakin Niat; Zega, Yulisman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1036

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di SMP Negeri 1 Hiliserangkai. Penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui ada tidaknya pengaruh hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Deep Dialogue Critical Thinking untuk lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Hiliserangkai. Sampel penelitian yaitu kelas VII-B dengan jumlah siswa 28 orang sebagai kelas Eksperimen dan kelas VII-C dengan jumlah siswa 29 orang sebagai kelas Kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah Randomized Control-Group Pretest-Posttest Design. Topik materi pelajaran yang diajarkan yaitu konsep himpunan dan penyajian himpunan. Hasil penelitian: Ada pengaruh model pembelajaran Deep Dialogue Critical Thinking terhadap hasil belajar siswa SMP Negeri 1 Hiliserangkai. Hasil ini sesuai dengan uji hipotesis yang memperoleh nilai thitung = 6,538 dan nilai ttabel = 1,674 karena nilai thitung = 6,538 ≥ dan nilai ttabel = 1,674 maka terima Ha dan tolak H0.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW SMP NEGERI 1 GIDO TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Harefa, Amin Otoni
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2020): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v2i1.687

Abstract

Abstract. This reseach is aimed to: (1) Describe quality of learning mathematics by using Cooperative Learning model, especially Jigsaw Type. (2) Describe the result of learning mathematics by using Cooperative Learning model, especially Jigsaw Type.The findings of this reseach were: (1) The averrage of result of questionnaire of learning quality by using Cooperative Learning model, especially Jigsaw Type. In the first cycle was 92,28%, the second cycle was 8825%,and the third cycle was 90,21%. So, the averrage was 90,25% (Excellent Predicate), (2) The averrage of the students’ learning outcomes by using Cooperative Learning model, especially Jigsaw Type in the first cycle was 30,23 (Poor), the second cycle was 43,28 (Poor), and the third cycle was 52,43 (Fair).Keyword: Cooperative Learning Model by using Jigsaw Type   Abstrak. Tujuan Penelitian: 1. Mendeskripsikan Kualitas Pembelajaran Matematika dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsau, 2. Mendeskripsikan Hasil Belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsau. Hasil Penelitian: 1. Rata-rata Hasil Angket Kualitas Pembelajaran dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsau pada Siklus I adalah 92,28%, Siklus II adalah 88,25%, dan pada Siklus III adalah 90,21% sehingga rata-rata adalah 90,25%(Amat Baik), 2. Rata-rata Hasil Belajar dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsau pada Siklus I  adalah 30,23 (Sangat Kurang), pada Siklus II adalah 43,28 (Sangat Kurang), dan pada Siklus III adalah 52,43 (Cukup). Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw