Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Manajemen Talenta Dan Pengembangan Karir Dalam Meningkatkan Komitmen Organisasional Tenaga Kerja Terampil Pada Industri Kreatif Moestopo, Hermanto Joesoef; Harsono, Budi; Amelia, Herlin
MASHLAHAH Vol. 4 No. 2 (2025): Mashlahah: Journal of Islamic Economics
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam Kunir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62824/12kfkg90

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam peran manajemen talenta dan pengembangan karier dalam memupuk komitmen organisasional di kalangan tenaga kerja terampil pada industri kreatif di Indonesia. Di tengah fenomena tingginya mobilitas tenaga kerja di sektor kreatif, organisasi menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan modal intelektual yang menjadi penggerak utama inovasi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus deskriptif, penelitian ini menggali perspektif subjektif dari para profesional kreatif dan manajer sumber daya manusia melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa manajemen talenta yang efektif di industri kreatif tidak hanya bergantung pada sistem pemetaan formal, tetapi lebih pada pengakuan terhadap keunikan estetika dan teknis individu. Temuan menunjukkan bahwa pengembangan karier yang bersifat protean dan non-linear—yang lebih mengutamakan penguasaan keahlian spesialis daripada promosi manajerial tradisional—memiliki korelasi yang sangat kuat terhadap peningkatan komitmen afektif. Karyawan cenderung menunjukkan loyalitas yang lebih tinggi ketika mereka merasa bahwa organisasi memberikan panggung untuk aktualisasi diri dan investasi berkelanjutan terhadap pertumbuhan profesional mereka. Integrasi antara pengakuan bakat yang transparan dan jalur pertumbuhan yang personal menciptakan rasa keadilan prosedural yang memperkuat keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis mengenai pentingnya humanisasi praktik manajemen talenta di sektor kreatif dan menawarkan implikasi praktis bagi perusahaan untuk merancang strategi retensi yang lebih responsif terhadap aspirasi individu guna menjaga keberlanjutan daya saing di pasar global yang dinamis.
THE IMPACT OF CEO POWER ON STOCK PRICE CRASH RISK IN FAMILY BUSINESSES: EVIDENCE FROM INDONESIA Tang, Sukiantono; Septiany, Sheila; Harsono, Budi; Serly, Serly; Nurpavitia, Ilena
Jurnal Akuntansi dan Keuangan (JAK) Vol 31 No 1 (2026): JAK Volume 31 No 1 Tahun 2026
Publisher : Faculty of Economics and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jak.v31i1.4594

Abstract

This study analyzes the effect of Chief Executive Officer (CEO) power and non-family CEO status on stock price crash risk in family-owned firms in Indonesia. The study is motivated by agency theory, which emphasizes potential conflicts arising from concentrated managerial power that may harm shareholder interests and capital market stability. A quantitative approach is employed using panel data from 75 family firms listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period, resulting in 226 firm-year observations. Panel data regression analysis is conducted using STATA to examine the effects of non-family CEO status, CEO power, and their interaction on stock price crash risk. The results show that the presence of a non-family CEO has a negative and significant effect on stock price crash risk, indicating that professional management can reduce information asymmetry. CEO power, when analyzed independently, also exhibits a significant negative effect on crash risk. However, the interaction between non-family CEO status and high CEO power significantly increases stock price crash risk, suggesting opportunistic behavior under weak governance structures. This study concludes that professional leadership must be accompanied by strong corporate governance mechanisms to mitigate financial risk in family-owned firms. The findings provide implications for investors and policymakers.
Peranan Perempuan dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif Nenobais, Harry; Unwidjaja, Dwi Satriany; Nugroho, Ferid; Wigrantoro, Mas; Pakpahan, Roy Tumpal; Rahmadi, Muhammad Hanan; Harsono, Budi
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v9i1.6274

Abstract

This study aims to identify and strengthen the strategic role of women in the development of the creative economy through a community-based participatory empowerment approach. Located in Jagakarsa District, Jakarta, this Community Service activity employed a qualitative descriptive method combined with a participatory approach. Data collection techniques included observation, in-depth interviews, focus group discussions (FGDs), and pre-posttest questionnaires with 35 female micro and small business owners in the culinary and craft sectors. The results showed significant improvements in digital literacy, managerial skills, and product branding skills among participants. Furthermore, the formation of a network of women entrepreneurs strengthened local collaboration and leadership. However, structural barriers such as limited access to financing and the burden of multiple roles hinder business sustainability. These findings confirm that integrating technology-based training, strengthening social networks, and a participatory empowerment approach is an effective strategy for building the capacity of women as key actors in the local creative economy. This research provides a conceptual contribution to gender-based inclusive economic development and a contextual and sustainable empowerment model.
KETERLIBATAN KELUARGA DALAM KEPEMIMPINAN DAN KINERJA PERUSAHAAN: PERAN MODERASI PENDIDIKAN CEO DI PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA Tang, Sukiantono; Harsono, Budi; Septiany, Sheila; Serly, Serly; Putri, Safarisa Rahmatia
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2692

Abstract

ABSTRAKPerusahaan keluarga mendominasi struktur ekonomi Indonesia, namun keterlibatan keluarga yang tinggi dalam kepemimpinan sering kali memunculkan dilema antara pelestarian nilai keluarga dan tuntutan profesionalisme manajerial. Temuan empiris sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam mengenai dampak kepemimpinan keluarga terhadap kinerja perusahaan, khususnya di negara berkembang, sehingga masih menyisakan kesenjangan penelitian. Penelitian ini mengkaji pengaruh keterlibatan keluarga dalam kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan dengan pendidikan CEO sebagai variabel moderasi. Sampel terdiri dari 1.030 pengamatan firma-tahun pada perusahaan keluarga non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi berganda dengan robust standard errors yang dikluster berdasarkan perusahaan serta efek tetap tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan CEO keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun ROS, sementara proporsi anggota keluarga dalam tim manajemen puncak menunjukkan hubungan berbentuk inverted U-shape dengan ROA. Pendidikan CEO berpengaruh positif terhadap ROA, namun tidak memoderasi hubungan antara kepemimpinan keluarga dan kinerja perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan keluarga dapat meningkatkan kinerja hanya hingga tingkat tertentu, setelah itu dominasi yang berlebihan justru menurunkan manfaatnya, sehingga menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai keluarga dan profesionalisme eksekutif dalam perusahaan publik Indonesia.ABSTRACTFamily businesses dominate Indonesia's economic structure, but high family involvement in leadership often creates a dilemma between preserving family values and the demands of managerial professionalism. Previous empirical findings show mixed results regarding the impact of family leadership on company performance, particularly in developing countries, leaving a research gap. This study examines the effect of family involvement in leadership on company performance with CEO education as a moderating variable. The sample consists of 1,030 firm-year observations of non-financial family companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019–2023. The analysis was conducted using multiple moderation regression with robust standard errors clustered by company and fixed year effects. The results show that the presence of a family CEO does not significantly affect ROA or ROS, while the proportion of family members in top management shows an inverted U-shape relationship with ROA. The CEO's education has a positive effect on ROA, but does not moderate the relationship between family leadership and company performance. These findings indicate that family involvement can improve performance only up to a certain level, after which excessive dominance actually reduces its benefits, emphasizing the importance of balancing family values and executive professionalism in Indonesian public companies.