Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Deteksi dan Pencegahan Serangan Wormhole pada Protokol Routing AOMDV menggunakan Gabungan Metode Delphi dan RTT-TC pada Jaringan MANET Nini Kurnia Safitri; Andy Hidayat Jatmika; Moh. Ali Albar
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 3 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.634 KB) | DOI: 10.29303/jcosine.v3i1.242

Abstract

Mobile Ad Hoc Network (MANET) is a network consisting of a group of mobile nodes that don't have a fixed infrastructure. This causes the MANET to be vulnerable to attacks that can interfere with the process of communication and data transmission on the network. One type of attack that can attack the MANET is a wormhole attack. The wormhole is an attack on a network where there are two or more wormhole nodes that are interconnected and work together to attack network traffic or discard data packets it receives. Each wormhole node will be connected to each other using a wormhole link. To prevent wormhole attacks, the method that can be used is the Delay Per Hop Indicator (Delphi) method and the Round Trip Time and Topological Comparison (RTT-TC) method. The Delphi detects wormhole attacks by calculating the delay in each hop from the source node to the destination node. Whereas in the RTT-TC, wormhole attacks are detected by calculating the value of round trip time and topological comparison. The Delphi and RTT-TC methods have their advantages and disadvantages. In this study, it was proposed to combine the Delphi and RTT-TC methods to cover the disadvantage of each method.
ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA MODE TRAFIK TCP DAN UDP MENGGUNAKAN PROTOKOL ROUTING AODV DAN DSR PADA JARINGAN MANET Niana Niana; Andy Hidayat Jatmika; Ariyan Zubaidi
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 4 No 1 (2022): March 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v4i1.162

Abstract

Mobile Ad Hoc Network (MANET) adalah sebuah jaringan tanpa kabel yang terdiri atas mobile node yang bergerak secara acak. Node-node dalam jaringan ini berfungsi juga sebagai router yang bertanggung jawab untuk mencari dan menangani rute ke setiap node didalam jaringan. Didalam proses transmisi informasi dari sumber ke tujuan tersebut sering ditemui kendala sehingga menimbulkan beberapa masalah, seperti packet loss, delay waktu yang lama, dan masalah-masalah lainnya sehingga diperlukan strategi pemilihan skenario trafik yang baik agar setidaknya dapat mengurangi masalah-masalah tersebut. Transmisi informasi sangat bergantung pada kinerja skenario trafik yang digunakan, karena skenario trafik menentukan keandalan dalam transmisi paket [1]. Pada MANET terdapat dua model variasi mode trafik yang sering digunakan yaitu TCP/FTP dan UDP/CBR. Pada penelitian ini akan dilakukan ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA MODE TRAFIK TCP DAN UDP MENGGUNAKAN PROTOKOL ROUTING AODV DAN DSR PADA JARINGAN MANET. Untuk mengukur performa kinerja dari skenario jaringan, digunakan beberapa parameter ukur antara lain adalah packet loss, throughput, dan end to end delay.
Meningkatkan Kinerja Protokol Routing Aomdv Dalam Memilih Node Tetangga Berdasarkan Bandwidth, Round Trip Time, Dan Packet Loss Ratio Untuk Menemukan Rute Terbaik: Improving AOMDV Routing Protocol Choosing Neighboor Node Based on Bandwidth, Round Trip Time, and Packet Delivery Ratio to Choose the Best Route I Putu Gede Krisna Parwata; Andy Hidayat Jatmika; Ariyan Zubaidi
Journal of Computer Science and Informatics Engineering (J-Cosine) Vol 6 No 2 (2022): December 2022
Publisher : Informatics Engineering Dept., Faculty of Engineering, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcosine.v6i2.433

Abstract

Mobile ad hoc network or in short MANET is a group of node that exchange the information from source node to destination node on wireless network. The main problem in MANET is on the network structure that change continously that is cause by node mobility that made route disconnected. If route disconnect there will be another route discovery processes that will take much time. AOMDV (Ad hoc On-demand Multipath Distance Vector) routing protocol works by doing broadcast Route Request Packet (RREQ) from source node to neighbor node (intermediate node) and then it will continously until it arrives to destination node. AOMDV didnt choose the best neighbor node while broadcast RREQ packet so the route constructed have high possibility to disconnected and must re-broadcast until it find stable route and it will be a long time and not effective. To solve this problem it proposed to add a modification with AOMDV routing protocol with calculation of bandwidth, round trip time, and packet loss ratio to choose neighbor node to find the best route. Routing protocol performance will tested using test parameter throughput, delay, and packet delivery ratio to choose the best neighbor node. Based on test result, the proposed modification can improve the preformance of AOMDV routing protocol. After modification, average throughput has improved 43.26 %, Packet Delivery Ratio (PDR) improved 3.15 % and average end-to-end delay reduce 31.26%.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA TCP DAN UDP PADA JARINGAN MPLS DAN NON-MPLS DENGAN TUNNELING L2TP/IPSEC BERDASARKAN PROTOKOLROUTING BGP, OSPF DAN RIPv2 Baiq Alung Septiya Nirmala; Andy Hidayat Jatmika; Ariyan Zubaidi
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 4 No 2 (2022): September 2022
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v4i2.242

Abstract

The denser data exchange activities on the internet network, of course, requires speed at the time of data transfer, the accuracy of data reaching the recipient, and data security during the data transfer process. So the development of network technology becomes an important thing to research. The Transmission Control Protocol (TCP) and User Datagram Protocol (UDP) protocols at the transport layer play a role in the data transfer process. In this study, the parameters of Quality of Service (QoS) throughput, delay, and jitter of TCP and UDP on Multiprotocol Label Switching (MPLS) networks will be compared, MPLS combined with Layer 2 Tunneling Protocol/Internet Protocol Security (L2TP/IPSec) and Non-MPLS based on routing protocols Open Shortest Path First (OSPF), Routing Information Protocol version 2 (RIPv2) and Border Gateway Protocol (BGP). This research will be conducted using the Graphical Network Simulator-3 (GNS3) simulator. Based on the research conducted, the throughput value of TCP is better than UDP. While the weight of delay and jitter UDP is better than TCP. TCP is a protocol that prioritizes data to arrive intact from sender to receiver. At the same time, UDP is a protocol that prioritizes speed in sending data packets from sender to receiver. TCP and UDP QoS produced the best value on MPLS networks, followed by MPLS networks with L2TP/IPSec tunneling and Non-MPLS. TCP and UDP on Non-MPLS, MPLS, and MPLS networks with L2TP/IPSec Tunneling have the best QoS values in the RIPv2 routing protocol.Keywords: TCP, UDP, MPLS, L2TP/IPSec, BGP, OSPF, RIPv2, GNS3
Optimalisasi Sistem Informasi PKL Program Studi Teknik Informatika FT Unram Untuk Mempercepat Proses Pengolahan Data Dan Pelaporan Bagi Pengelola Prodi, Serta Proses Pembimbingan Bagi Mahasiswa Di Masa Pandemi Covid-19 Andy Hidayat Jatmika; Ahmad Zafrullah Mardiansyah; Heri Wijayanto; Ari Hernawan; Noor Alamsyah
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 4 No. 1 (2023): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v4i1.936

Abstract

Banyak permasalahan dijumpai dalam hal pengajuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Program Studi Teknik Informatika (PSTI) Fakultas Teknik Universitas Mataram, seperti proses pengajuan dokumen persyaratan PKL masih dilakukan secara manual yaitu menggunakan blanko yang harus dicetak sehingga rentan akan kerusakan dan kehilangan. Pencatatan data mahasiswa yang mengajukan masih dilakukan secara manual. Dari sisi pengelola prodi, teknik manual masih merepotkan karena semua berkas-berkas masih disimpan dalam map dan belum terdapat penyimpanan khusus, sehingga rawan hilang dan tercampur dengan berkas lainnya. Disamping itu, ketika mencari suatu berkas tertentu, harus mencari satu persatu di dalam tumpukan berkas lainnya. Mahasiswa juga harus antri di loket prodi ketika terdapat banyak mahasiswa yang melakukan pengajuan PKL di waktu yang sama sehingga dari sisi staf prodi dan mahasiswa akan membutuhkan waktu yang lama. Pihak program studi juga masih kesulitan dalam hal pelaporan statistik beban bimbingan dosen dari mahasiswa PKL sehingga terkadang terdapat dosen yang beban bimbingan sangat banyak dan ada juga yang beban bimbingannya sedikit, membuat distribusi beban dosen tidak merata. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu memberikan solusi terhadap permasalahan program studi dalam hal manajemen administratif pengurusan PKL yaitu dengan membuat sebuah sistem informasi berbasis web yang terdapat fitur-fitur sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) PKL. Mahasiswa dapat melakukan pengajuan PKL secara online seperti meminta persetujuan dosen PA, mencetak surat pengantar secara mandiri, hingga seminar PKL. Pihak Prodi juga dapat terbantu karena semua berkas tersimpan di dalam basis data sistem dan mempermudah dalam hal pembuatan laporan statistik PKL. Keywords: sistem informasi, website, praktek kerja lapangan, teknologi, pendidikan.
Penerapan Teknologi Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Siswa SDN 1 Kelayu Utara Melalui Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Tahun 2022 Andy Hidayat Jatmika; Nurul Umami; Basariah
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 4 No. 1 (2023): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v4i1.940

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah salah satu program unggulan dari Kemendikbud. Program Kampus Mengajar adalah sebuah program dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka memiliki tujuan untuk mengajar,membantu penerapan teknologi, dan membantu administrasi di sekolah. Sekolah yangmenjadi sasaran dari program Kampus Mengajar ini adalah SDN 1 Kelayu Utara. Pada program Kampus Mengajar ini, mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki tanggung jawab untuk membantu pihak sekolah dalam proses belajar dan mengajar, membantu penerapan teknologi yang lebih maju, dan membantu dalam administrasi sekolah. Selain itu, mahasiswa Kampus Mengajar memiliki tugas wajib dalam memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat belajar bagi siswa. Tujuan dari keikutsertaan mahasiswa dalam program Kampus Mengajar ini adalah untuk menambah relasi, menambah pengalaman di luar lingkungan perkuliahan, meningkatkan wawasan, karakter dan soft skills, menumbuhkan motivasi siswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan pendidikan di Indonesia. Memberikan pelatihan kepda siswa dan guru dengan menggunakan platform Google Form, Zoom.us, dan Google Meet. Google Form digunakan untuk ulangan siswa. Keywords: Kampus Mengajar, Adaptasi Teknologi, Google Form, Zoom.us, Google Meet.
Pelatihan Pemanfaatan Media Digital Untuk Berwirausaha Di Masa Pandemi Covid-19 Bagi Ibu-Ibu PKK Dan Karang Taruna Desa Aikmel Utara Ariyan Zubaidi; Andy Hidayat Jatmika; Wirarama Wedashwara; Ahmad Zafrullah Mardiansyah; Ramaditia Dwiyansaputra; Raphael Bianco Huwae
Jurnal Begawe Teknologi Informasi (JBegaTI) Vol. 4 No. 1 (2023): JBegaTI
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbegati.v4i1.973

Abstract

Terjadinya pandemi Covid-19 memberikan pengaruh yang signifikan khususnya bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Pandemi yang terjadi merubah pola kehidupan ekonomi masyarakat di NTB, mulai dari pendapatan yang didapatkan, lapangan kerja, cara masyarakat melakukan pengeluaran sehari-hari, dan cara berbelanja yang paling banyak yaitu belanja makanan, serta munculnya cara belanja online. Kebiasan baru masyarkat berbelanja online dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha atau yang akan memulai usaha untuk melibatkan media digital dalam meningkatkan usahanya sehingga dapat diakses secara online. Kegiatan ini bertujuan mengedukasi dan memberikan keterampilan kepada mitra untuk dapat menganalisis usaha dan terampil membuat konten digital menggunakan aplikasi. Materi yang disampaikan adalah Business Model Canvas (BMC) dan Copywriting. Mitra sangat antusias dengan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dan mendapat pengetahuan baru untuk memulai usaha dan mempromosikan usahanya. Pelatihan dilanjutkan dengan melakukan pembimbingan secara online selama 2 (dua) minggu pasca pelaksanaan pelatihan
RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING MASSA INFUS BERBASIS IOT MENGGUNAKAN SENSOR LOAD CELL DAN VIBRATION MOTOR UNTUK NOTIFIKASI Juan Dwiky Liestanto; I Gede Putu Wirarama Wadashwara Wirawan; Andy Hidayat Jatmika
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 5 No 1 (2023): March 2023
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v5i1.240

Abstract

Berdasarkan kuesioner yang disebarkan kepada 52 responden tenaga medis dari berbagai rumah sakit yang berada di Kota Mataram dan di luar Kota Mataram, melalui kuesioner tersebut ditarik kesimpulan bahwa lebih dari 50% responden mengaku memiliki kendala mengenai proses pengecekkan infus pada pasien secara manual, hal ini disebabkan oleh ketersediaan infus pada pasien tidak dapat dipastikan karena laju infus pada pasien berbeda-beda, sehingga saat infus pasien habis memiliki waktu berbeda dan dapat menyebabkan keterlambatan pergantian infus. Akibat yang diterima oleh pasien jika pergantian infus terlambat dapat menyebabkan pergumpalan darah di sekitar daerah pemasangan infus dan dapat beresiko fatal dikemudian hari. Oleh karena itu, penulis melakukan penelitian untuk merancang suatu sistem monitoring massa infus berbasis IoT menggunakan load cell dan vibration motor untuk notifikasi. Penelitian ini menggunakan sensor load cell, vibration motor, dan 7 segment dengan protokol komunikasi data MQTT dan website sebagai antarmuka sistem. Penelitian terbagi menjadi 3 tahap pengujian yaitu pengujian black box, pengujian kalibrasi Sensor Load Cell, pengujian notifikasi, dan pengujian tahap akhir. Dari pengujian yang dilakukan menghasilkan kalibrasi Sensor Load Cell berada pada nilai -1090 dan dibandingkan dengan nilai pada timbangan digital terbukti valid. Serta notifikasi dapat diterima oleh user ketika persentase kapasitas infus berada pada angka 10%.
EVALUASI PERFORMANSI PROTOKOL 6LOWPAN TERHADAP CSMA/CA PADA PERANGKAT IOT Raphael Bianco Huwae; Andy Hidayat Jatmika; Noor Alamsyah
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 5 No 1 (2023): March 2023
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v5i1.289

Abstract

The Internet of Things (IoT) has unique design requirements compared to typical network devices, particularly regarding energy efficiency and performance expectations. To meet the need for low power consumption and easy integration with existing IP network devices, 6LoWPAN is a viable option. 6LoWPAN is an adaptation layer that enables efficient transport of IPv6 packets within small link layer frames, such as those defined by IEEE 802.15.4. In this study, we conducted experiments to compare the delay and throughput performance of 6LoWPAN to the legacy CSMA/CA protocol, which uses IPv4 for addressing. In the experiment, NS3 was utilized to construct separate network system architectures for 6LoWPAN and CSMA/CA. The tests were conducted individually based on various research scenarios, with each scenario comprising 50 to 750 nodes and utilizing the same traffic type. The results were visualized for ease of comparison and analysis. Our experiment revealed that CSMA/CA outperforms 6LoWPAN in terms of both throughput and delay. Specifically, the average throughput of CSMA/CA was 2.345 times greater than that of 6LoWPAN, while the average delay was 2.54 times shorter.
ANALISIS PERBANDINGAN KONSUMSI ENERGI PADA PROTOKOL ROUTING PA-AOMDV DAN AOMDV STANDAR DI JARINGAN MANET Andy Hidayat Jatmika; Noor Alamsyah; Raphael Bianco Huwae
JTIKA (Jurnal Teknik Informatika, Komputer dan Aplikasinya) Vol 5 No 1 (2023): March 2023
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jtika.v5i1.293

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan konsumsi energi protokol routing Path Aware - Ad hoc On-Demand Multipath Distance Vector (PA-AOMDV) dan AOMDV standar pada jaringan Mobile Ad hoc Network (MANET). Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan konsumsi energi antara kedua protokol routing tersebut dan menentukan protokol routing mana yang lebih efisien dalam penggunaan energi di situasi tertentu. Penelitian ini menggunakan network simulator NS-2 untuk mensimulasikan jaringan dengan parameter skenario simulasi yang telah ditentukan kemudian membandingkan konsumsi energi dari kedua protokol routing tersebut. Data yang dihasilkan dari simulasi kemudian dianalisis dan dibandingkan untuk menentukan protokol routing yang lebih efisien dalam penggunaan energi pada jaringan MANET. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa protokol routing PA-AOMDV memiliki konsumsi energi yang lebih rendah dibandingkan dengan AOMDV standar pada skenario jumlah node 50 dan 100. Namun, pada skenario jumlah node 25, perbandingan konsumsi energi kedua protokol routing tersebut tidak terlalu signifikan. Oleh karena itu, untuk topologi jaringan dengan jumlah node yang sangat banyak dengan network area yang luas, penggunaan protokol routing PA-AOMDV lebih disarankan untuk menghemat konsumsi energi. Keywords: Node energy, path shortcut, PA-SHORT, AOMDV, MANET