Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : REKA RUANG

Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pertanian Siradjuddin, Irsyadi
REKA RUANG Vol 6 No 1 (2023): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33579/rkr.v6i1.2275

Abstract

The village of Pa'rappunganta has a large agricultural area, but there is no sustainable agricultural zone development. Establishing a sustainable rural zone requires identifying the main crops and creating strategies and guidelines for sustainable rural zone development. The purpose of the research is to identify main crops and create strategies and guidelines for sustainable rural zone development in Pa'rappunganta village. The research was conducted from March to June 2019 using LQ, Shift Share, Classification Typology, and SWOT analysis methods. The results showed that the main crop is sugarcane, while corn and chili are the secondary crops. Sugarcane is used to supply the Takalar Sugar Factory, while corn and chili are consumed by households and also supplied to other areas for food and horticulture needs. The strategy for developing Pa'rappunganta village as a sustainable agricultural zone is by developing the potential sector, which is the agricultural sector (sugarcane, corn, and chili), as it has suitable land resources. The guidelines for development in Pa'rappunganta village include the establishment of agroindustrial infrastructure, empowering the community, developing basic crops and high-value crops to increase export value outside the region, diversifying agricultural products to increase sales value, and establishing rural zone organizations/communities.
STRATEGI KETERSEDIAAN LAHAN TERHADAP PENGEMBANGAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN KEERA Alvia, Melani; Siradjuddin, Irsyadi; Usman, Khairul Sani; A.P., Andi Idham
REKA RUANG Vol. 8 No. 1 (2025): Reka Ruang
Publisher : Institut Teknologi Nasional Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketersediaan dan kebutuhan lahan dalam pengembangan pertanian pangan berkelanjutan di Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo. Dengan latar belakang penurunan luas lahan pertanian dan pertumbuhan populasi yang meningkat, penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan ketahanan pangan. Metode yang digunakan meliputi analisis kuantitatif dan kualitatif, termasuk analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan yang tersedia di Kecamatan Keera sebesar 11.643,35 ha, sedangkan kebutuhan lahan mencapai 13.758 ha, mengindikasikan defisit lahan di delapan desa. Namun, dua desa, yaitu Desa Ciromanie dan Desa Keera, mengalami surplus lahan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa Kecamatan Keera berada di Kuadran I, mencerminkan kondisi yang menguntungkan untuk pengembangan pertanian berkelanjutan. Rekomendasi strategi mencakup pemanfaatan lahan tidak terpakai, penerapan praktik pertanian berkelanjutan, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi kebijakan tata guna lahan dan pengembangan pertanian di Kecamatan Keera, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.