Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Tataloka

Pemetaan Komoditas Basis di Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar Muhammad Anshar; Irsyadi Siradjuddin
TATALOKA Vol 23, No 3 (2021): Volume 23 No. 3, August 2021
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.23.3.354-362

Abstract

The policy for commodity development in Polongbakeng Utara District has not been able to optimize its natural resource potential. One of the efforts to optimize this potential is the identification of food crops basis commodities by potential mapping in each village in Polongbangkeng Utara District. This study aims to identify the food crops commodity which is a basis commodity and to make the basis commodities mapping in Polongbangkeng Utara District. The analytical method used is LQ analysis and Ar-GIS mapping. The results showed that the food crops commodities which were the basis commodities in Polongbangkeng Utara District were rice, corn, green beans, cassava and sweet potatoes. Palleko is a village that has the most basis commodities with 4 basis commodities, namely rice, green beans, cassava and sweet potato. Rice and sweet potato commodities are the most basis commodities because they are the basis for 12 villages out of 18 villages in Polongbangkeng Utara district. Base commodity mapping was carried out on 5 food crop commodities. Mapping results show that there are more non-basis commodity polygons (50 polygons) than basis commodity polygons (40 polygons).
Strategi Pengembangan Infrastruktur Perdesaan Dalam Mendukung Pengembangan Kawasan Pertanian Di Kecamatan Lappariaja Kabupaten Bone Indriani, Iin; Siradjuddin, Irsyadi; Usman, Khairul Sani; Anshar, Muhammad
TATALOKA Vol 27, No 2 (2025): Volume 27 No. 2 May 2025
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.27.2.138-160

Abstract

Kebijakan pengembangan infrastruktur kawasan perdesaan di Kecamatan Lappariaja belum mampu mengoptimalkan potensi sumber daya alamnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Hal tersebut terlihat dari beberapa sarana seperti gudang pangan yang belum tersedia, jaringan jalan yang rusak, pemanfaatan jaringan telekomunikasi belum merata, serta ketersediaan jalan tani yang masih sulit di akses oleh para petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kondisi infrastruktur dan fasilitas wilayah perdesaan di Kecamatan Lappariaja, dan merumuskan strategi pengembangan infrastruktur perdesaan dalam mendukung pengembangan kawasan pertanian. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Analisis kuantitatif yang digunakan adalah analisis skoring, sedangkan analisis deskriptif kualitatif yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil analisis tingkat kondisi infrastruktur di Kecamatan Lappariaja dalam kategori terpenuhi yaitu jaringan listrik, jembatan, irigasi, air bersih dan telekomunikasi. Sedangkan infrastruktur kategori sedang yaitu infrastruktur jalan dan jalan tani. Infrastruktur yang tidak terpenuhi yaitu gudang pangan. Strategi pengembangan, yaitu (a) memanfaatkan dan meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai arus distribusi perekonomian dibidang pertanian maupun perdagangan dan jasa. (b) rutin melakukan pemasokan kebutuhan air pada tanaman agar meningkatkan jumlah produktivitas pertanian secara cepat. (c) memanfaatkan ketersediaan listrik untuk menjalankan aktivitas disektor pertanian seperti penggunaan mesin pompa air irigasi ke lahan pertanian. (d) membangun infrastruktur gudang pangan untuk menyimpan dan memproses hasil-hasil tani. (e) perbaikan infrastruktur jalan penghubung antar desa serta perbaikan jalan tani agar dapat memperlancar prosesĀ  pengangkutan hasil produksi maupun mobilisasi alat-alat dan mesin pertanian.