Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Sewagati

Kajian Pengelolaan Kawasan Mangrove Pesisir Selatan Kabupaten Bangkalan Berdasarkan UU No 1 Tahun 2014 Daniel Mohammad Rosyid; Sujantoko Sujantoko; Haryo Dwito Armono; Eko Budi Djatmiko; Wisnu Wardhana; Rudi Walujo Prastianto; Yeyes Mulyadi; Nani Kurniati; Maulinna Kusumo Wardhani
Sewagati Vol 5 No 3 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.925 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v5i3.26

Abstract

Implementasi UU No 1 tahun 2014 dan UU No 23 tahun 2014 terlihat dalam pengelolaan kawasan hutan mangrove berada di bawah kewenangan Provinsi Jawa Timur. Namun demikian, masyarakat pesisir selatan Kabupaten Bangkalan dapat memanfaatkan sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. Penerapan Perpres No 80 tahun 2019 dapat menjadi pendorong terbangunnya kawasan wisata di pesisir Kecamatan Modung melalui pemanfaatan sumberdaya alamnya. Pesisir Selatan Kabupaten Bangkalan berupaya membangun desa pesisir dengan zona-zona wisata. Perencanaan pengelolaan kawasan mangrove di pesisir selatan Kabupaten Bangkalan dalam revisi RTRW tahun 2020 ini diharapkan dapat dilakukan kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah propinsi sebagai bentuk implementasi UU No 1 tahun 2014 dan UU No 23 tahun 2014 dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Pengembangan Bahan Literasi Bertema Teknologi Kelautan bagi Siswa SD dalam Membentuk Pribadi Cinta Laut Sejak Dini Rudi Walujo Prastianto; Daniel Mohammad Rosyid; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; Yeyes Mulyadi; Mahmud Mustain
Sewagati Vol 6 No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1615.395 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i1.205

Abstract

Kejayaan nenek moyang bangsa Indonesia seperti kerajaan Majapahit dan Sriwijaya telah membuktikan eksistensinya sebagai bangsa maritim yang berhasil dalam mengelola laut dan memanfaatkan potensinya. Ironisnya saat ini, menurut seorang staf ahli menteri bidang Sosio-Antropologi Kemenko, tingkat ocean literacy sangatlah memprihatinkan yaitu hampir 0. Dari sudut pandang akademis, salah satu penyebabnya adalah kurangnya isu-isu kelautan di dalam kurikulum pendidikan yang diajarkan di sekolah-sekolah di Indonesia. Salah satu upaya mengembalikan marwah dan kejayaan bangsa Indonesia dalam dunia kelautan adalah harus diawali dengan membangun paradigma dan mindset bahari/maritim/kelautan pada jiwa generasi muda sejak usia dini. Untuk itu tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abmas) ini adalah untuk menyediakan bahan literasi berupa buku bertema bidang teknologi kelautan/maritim yang dapat dipakai dalam proses pembelajaran siswa kelas V dan VI di SD Yapita dan SD Luqman Al-Hakim, Kota Surabaya. Siswa sebanyak 205 anak disurvei dengan angket untuk mengetahui minat mereka saat ini pada bidang maritim. Hasil abmas berupa buku, makalah ilmiah dalam jurnal dan pemberitaan kegiatan di media masa. Dengan buku tersebut diharapkan pengetahuan dan minat siswa kelas V dan VI dari SD mitra terhadap bidang kelautan/maritim akan meningkat. Sehingga kita akan memiliki generasi penerus yang cinta laut sebagai warisan jiwa bahari nenek moyang, dan di masa depan siap membangun kelautan demi kemajuan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pelatihan Ketrampilan Pengelasan Tingkat Dasar Lanjutan (SMAW 2G & 2F) untuk Keluarga Pra-Sejahtera Di Sekitar Kampus ITS Surabaya Nur Syahroni; Handayanu; Yeyes Mulyadi; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; M. Zikra Yuniarto; Rudi Walujo P; Yoyok Setyo H; Sholihin
Sewagati Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.466 KB)

Abstract

Jumlah keluarga pra-sejahtera di dua kelurahan sekitar ITS, yaitu Kelurahan Keputih dan Gebang Putih masih cukup banyak, dimana terdapat indikasi kuat bahwa faktor pengangguran menjadi penyebab utamanya. ITS bisa berperan untuk mengatasi hal tersebut dengan melakukan pelatihan ketrampilan khusus kepada masyarakat di sekitar ITS terutama untuk keluarga pra-sejahtera, sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Laboratorium Struktur, Material dan Produksi Bangunan Laut (SMPBL) di Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS mempunyai peralatan pengelasan yang cukup lengkap serta didukung teknisi dan instruktur yang berpengalaman bisa digunakan untuk mendukung program pelatihan khususnya di bidang pengelasan tingkat dasar. Program pelatihan pengelasan tingkat dasar telah sukses dilakukan pada tahun 2015, 2016 dan 2017 serta mendapatkan respon yang sangat positif dari para peserta yang mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan ini. Tingkat ketrampilan yang didapatkan peserta pada pelatihan tersebut masih sangat dasar, sedangkan untuk menghadapi persaingan kerja di bidang pengelasan diperlukan ketrampilan yang lebih tinggi. Untuk itu ketrampilan peserta yang telah mengikuti pelatihan dasar sebelumnya perlu diupgrade ke tingkat yang lebih tinggi dengan memberikan pelatihan pengelasan dasar lanjutan sampai dengan posisi horizontal 2G dan 2F yang diusulkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2018 ini.
Pelatihan Ketrampilan Pengelasan untuk Keluarga Pra-Sejahtera di Sekitar Kampus ITS Surabaya Handayanu; Nur Syahroni; Yeyes Mulyadi; Imam Rochani; Kriyo Sambodho; M. Zikra; Rudi Walujo P; Yoyok Setyo H; Sholihin
Sewagati Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1118.653 KB)

Abstract

Jumlah keluarga pra-sejahtera pada dua kelurahan dekat ITS, yaitu Kelurahan Keputih dan Gebang Putih masih banyak, didapatkan fakta kuat bahwa faktor pengangguran menjadi faktor utamanya. ITS ingin ikut mengatasi masalah tersebut dengan memberikan pelatihan ketrampilan khusus kepada masyarakat di kedua kelurahan tersebut khusus untuk keluarga pra-sejahtera, sehingga bisa member ketrampilan yang memungkinkan pada lapangan pekerjaan yang sesuai dengan ketrampilan yang didapatkan dari pelatihan tersebut. Laboratorium Struktur, Material dan Produksi Bangunan Laut di Departemen Teknik Kelautan FTK-ITS memiliki peralatan pengelasan yang cukup lengkap, didukung dengan teknisi dan instruktur yang berpengalaman bisa dimanfaatkan untuk mendukung program pelatihan khususnya di bidang pengelasan tingkat dasar. Program pelatihan pengelasan tingkat dasar telah sukses dilakukan pada tahun 2015, 2016 dan 2017, dengan respon yang sangat positif dari para peserta yang mendapatkan manfaat langsung dari pelatihan ini. Tingkat ketrampilan yang didapatkan pada pelatihan pengelasan dasar meliputi, penyalaan busur, pengelasan posisi horizontal 1G dan 1F, keamanan, perlengakapan/pakaian dan perlindungan mata. Pelatihan pada tahun 2018 diikuti oleh 9 peserta. Sehingga total sejak angkatan pertama 2015 ada 38 peserta pelatihan yang telah mengikuti. Dari survey terakhir untuk angkatan 2016 dan 2017 dengan total peserta 17 orang, didapat informasi ada 4 orang (23,5%) yang mengalami perubahan pekerjaan terkait dengan dibidang pengelasan.
Penerapan Literasi Bertema Teknik Kelautan dalam Proses Pembelajaran Siswa SMPIT Al Uswah Surabaya Rudi Walujo Prastianto; Daniel Mohammad Rosyid; Kriyo Sambodho; Yeyes Mulyadi; Murdjito; Abdul Azhim; Sri Sumardiani
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.520

Abstract

Indonesia adalah negara maritim terbesar di dunia dengan potensi kelautan yang sangat besar. Dahulu, kerajaan Nusantara seperti Majapahit dan Sriwijaya telah berhasil mengelola laut untuk kejayaan dan kemakmuran rakyatnya. Ironisnya saat ini secara umum tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap bidang maritim atau kelautan sangat rendah. Salah satu penyebabnya ditengarai karena di dalam kurikulum pendidikan dan proses pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia kurang membahas bidang kelautan. Untuk itu perlu diawali dengan membangun kembali paradigma dan pemikiran maritim/kelautan/bahari pada jiwa generasi muda sejak dini. Makalah ini menyajikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abdimas) yang bertujuan untuk menyediakan bahan literasi berupa buku bertema bidang teknik kelautan/maritim dan menerapkannya dalam proses pembelajaran siswa kelas VII SMPIT Al Uswah Surabaya. Metode kegiatan abdimas ini terdiri dari penyusunan buku bertema Teknik Kelautan, pembelajaran bidang kelautan melalui guru tamu di sekolah, dan kegiatan outbound di obyek wisata kelautan. Dengan cara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa terhadap bidang kelautan/maritim dan akan merangsang minat siswa pada bidang ini; sehingga akan terbentuk generasi masa depan yang berwawasan kelautan sebagai warisan jiwa bahari nenek moyang bangsa Indonesia dan siap belajar serta menekuni bidang kelautan untuk masa depannya kelak demi kemajuan bidang kelautan/maritim di Indonesia.