Syarifa Hanoum
Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Studi Literatur Mengenai Evaluasi Mutu Sekolah Menengah Kejuruan dengan Baldrige Excellence Framework Maulana Paldia Samil; Syarifa Hanoum; Nabila Silmina Hakim
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i1.70445

Abstract

Menciptakan penyediaan layanan pendidikan membutuhkan berbagai peningkatan mutu. Dalam meningkatkan mutu sekolah terhadap konsumen mereka yaitu peserta didik, terdapat berbagai indikator yang mempengaruhi mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) itu sendiri. Malcolm Baldrige for Performance Excellence (MBfPE) yang menjadi bagian dari salah satu penilaian Malcolm Baldrige National Quality Award (MBNQA) dan literasi mengenai dokumen yang memuat penilaian sekolah antara lain akreditasi, PMP (Penjamin Mutu Pendidikan) dan PKKS (Penilaian Kinerja Kepala Sekolah) yang sudah dilakukan oleh sekolah sebagai data awal yang dihubungkan dengan penilaian MBfPE. MBfPE dilakukan karena kerangka penilaian ini teruji memiliki indikator penilaian yang spesifik untuk kriteria mutu sekolah yang terukur, fleksibel dan komperhensif. Studi literatur memuat mengenai berbagai keterikatan antara penilaian mutu sekolah yang dilakukan saat ini dengan metode Malcolm Baldrige for Performance Excellence for education yang memuat berbagai kriteria dan sub-kriteria penilaian yang dapat digunakan sebagai tolok ukur penilaian yang dilakukan oleh sekolah di Indonesia selama ini.
Evaluasi dan Rancangan Perbaikan Kepuasan Kerja Tenaga Pengajar pada Perguruan Tinggi (Studi Kasus: Universitas X Kabupaten Jombang) Barbarossa Muhammad Farros; Syarifa Hanoum; Prahardika Prihananto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54780

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kapasitas pendidikan terbesar di dunia. Namun indeks Pendidikan di indonesia cukup rendah dengan menempati peringkat 113 dari 187 negara. Salah satu cara untuk memperbaiki indeks pendidikan dari sudut pandang sumber daya manusia yaitu dengan mengoptimalkan potensi dari tenaga pengajar dengan memaksimalkan kepuasan karyawan melalui perencanaan yang tepat sehingga dapat menghasilkan proses belajar mengajar yang baik. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Universitas X. Selama 5 tahun terakhir Universitas X memiliki tingkat turnover tenaga pengajar yang cukup tinggi sehingga tujuan penelitian ini memaksimalkan kepuasan karyawan dengan harapan dapat mengurangi tingkat turnover. penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi atribut kepuasan karyawan dalam teori dimensi kebutuhan Maslow.  Atribut- tersebut kemudian dianalisis menggunakan metode Importance Satisfaction Analysis (ISA) dilanjutkan menggunakan metode House of Quality (HOQ). Hingga langkah terakhir dilakukan pengukuran efisiensi menggunakan Data Envelopment Analysis (DEA). Hasil dari penelitian ini didapatkan 21 atribut kepuasan karyawan dimana dari hasil ISA diketahui 13 atribut kepuasan karyawan perlu untuk diperbaiki. Hasil HOQ menunjukan terdapat 11 langkah perbaikan dengan prioritas utama hingga akhir. Disisi lain hasil DEA menunjukan Fakultas Agama Islam dan Fakultas Ilmu Pendidikan telah mencapai efisiensi. Prioritas ulang berdasarkan hasil HOQ dan DEA menunjukan tidak ada perubahan yang signifikan karena perubahan hanya terjadi pada prioritas terakhir.
Pengukuran Efisiensi dan Pemodelan Proses Bisnis Usaha Subsektor Fashion di Industri Kreatif (Studi Kasus: Kota Surabaya) Christanti Angelia Elizabeth; Syarifa Hanoum; Reny Nadlifatin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v9i2.54836

Abstract

Industri kreatif telah menjadi alternatif untuk dijadikan sebagai tulang punggung perekonomian negara karena memiliki sumber daya yang terbarukan berdasarkan kreativitas, kemampuan intelektual ide dan talenta. Oleh karena itu, Indonesia mulai mengembangkan ekonomi kreatif sejak tahun 2009 sampai saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi model proses bisnis untuk usaha subsektor fashion di kota Surabaya. Tujuan ini diangkat karena sesuai dengan arah pengembangan ekonomi kreatif yang telah dibuat oleh BEKRAF. Penelitian ini berawal dari pencarian usaha yang efisien untuk dapat dijadikan contoh dalam pembuatan model proses bisnis, pembuatan model proses bisnis, analisis model proses bisnis dan perancangan ulang. Dalam keseluruhan proses diketahui bahwa ada enam UMKM yang didapati efisien. Permasalahan yang sering terjadi pada UMKM terpilih ialah permasalahan mengenai persediaan dan pengiriman pesanan kepada pelanggan sebelum pelanggan membayar menjadi aktivitas krusial disetiap UMKM. Oleh karena itu, rekomendasi proses model bisnis diberikan, baik untuk masing-masing UMKM maupun untuk seluruh UMKM fashion. Rekomendasi model proses bisnis yang diberikan lebih berfokus pada dimensi waktu dan biaya dari dimensi kinerja the devil’s quadrangle untuk dapat mengatasi aktivitas krusial dan permasalahan yang sering terjadi.
Efficiency Evaluation of Primary and Secondary Education Sector Performance in East Java Using Data Envelopment Analysis Bahalwan Apriyansyah; Syarifa Hanoum; Prahardika Prihananto; Siti Lailatul Mukaromah
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v13i2.7967

Abstract

Education has an important role in creating excellent human resources for the advancement of national development. However, in Indonesia, there are still gaps in equal access to education. This study aims to evaluate the performance efficiency of the education sector to provide recommendations of which considered inefficient by using the Data Envelopment Analysis (DEA) method. This study measures the technical efficiency of primary and secondary schools (junior and senior high school) in 38 regencies/cities in East Java Province for three academic years (2016-2019). The results showed that technical inefficiency still occurs in the implementation of education in East Java. In addition, peer groups and improvement targets were obtained for the inefficient regencies/cities. The indicators that most influence the efficiency value of the education sector in East Java are the Education Fund Allocation as the input variable and the School Continuing Rate as the output variable. The scale efficiency analysis shows that most of the education sector in East Java operates in decreasing returns to scale
Improving Packaging Logistics System: A Study Case of Camembert Cheese Mushonnifun Faiz Sugihartanto; Syarifa Hanoum; Nalaputi Basoeki; Elif Tiryakioglu; Cynthia Ferrier
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v14i1.8945

Abstract

cheese using the packaging evaluation method and to propose suggestions to improve the efficiency of packaging logistics that would impact the efficiency of the entire supply chain. We engage all supply chain actors for evaluating the packaging features. The first packaging is not convenient as its weight and cost are quite high for cheese, the secondary packaging is deemed less efficient, whilst the tertiary packaging is not optimal in terms of traceability. Speaking of cost, environmental impacts, especially impact on other features in the supply chain, we propose solutions to replace the circular wooden box of the cheese with a cardboard box with a round shape. Then, only the cardboard trays will be used as secondary packaging all along the supply chain. These combined solutions reduce the handling work, the packaging material cost and provide more convenience for all actors.
Perkembangan Rantai Pasok Sirkular: Kajian Literatur Fadhila Abidah; Syarifa Hanoum; Mushonnifun Faiz Sugihartanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 11, No 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v11i5.90758

Abstract

Circular economy (CE) saat ini semakin diakui sebagai alternatif atas model ekonomi linear yang mengutamakan aktivitas “take-make-dispose”. Dengan mengintegrasikan prinsip CE pada rantai pasok, muncullah konsep circular supply chain (rantai pasok sirkular atau CSC) yang dapat meningkatkan sustainability organisasi serta mengurangi potensi disrupsi di rantai pasok. CSC sebagai bidang penelitian yang mengalami perkembangan dengan pesat menunjukkan peningkatan publikasi dalam jumlah yang besar sehingga dapat menyebabkan sulitnya melacak perkembangan di bidang penelitian ini. Dengan sumber database Scopus dan Web of Science, penelitian ini menggunakan metode bibliometric untuk mengetahui perkembangan jumlah publikasi, produktivitas dan pengaruh konstituen riset, serta jaringan co-citation 643 artikel di bidang CSC dari tahun 2009 – 2021. Dari hasil analisis ini, ditemukan bahwa jumlah publikasi di bidang CSC mengalami tren yang terus meningkat. Dari sisi konstituen riset, jurnal yang paling produktif dan paling berpengaruh adalah Journal of Cleaner Production; negara yang paling produktif adalah Britania Raya, Republik Rakyat Cina, dan Italia; dan sepuluh publikasi paling berpengaruh juga telah diidentifikasi. Hasil co-citation analysis menunjukkan adanya tiga klaster pada bidang CSC.
Model Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Cloud Bagi Pelaku UMKM Berto Mulia Wibawa; Imam Baihaqi; Syarifa Hanoum; Dewie Saktia Ardiantono; Aang Kunaifi; Satria Fadil Persada; Puti Sinansari; Ninditya Nareswari
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.281 KB)

Abstract

Bagi sebagian besar UMKM, penyusunan laporan keuangan adalah momok yang menakutkan sekaligus tidak dapat dihindari. Banyak pelaku usaha yang mengeluh bahwa seringkali laporan keuangan yang disusun, realitanya berbeda dengan ketersediaan uang yang dikelola. Pengabdian masyarakat ini akan membantu para pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana yang dibantu dengan sistem aplikasi pada smartphone menggunakan teknologi cloud. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para pelaku UMKM yang berdomisili di Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Adapun model pelatihan dan pendampingan yang dilakukan terdiri dari aktivitas : (1) Pelatihan Penentuan Harga Pokok Produksi dan Penyusunan Laporan Keuangan Manual, (2) Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dan Arus Kas Menggunakan Microsoft Excel, (3) Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Menggunakan Aneka Aplikasi Berbasis Cloud, dan (4) Pendampingan Usaha (Klinik Bisnis). Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, karena setelah mengikuti program pelatihan dan pendampingan mereka tidak lagi kesulitan dalam mengelola laporan keuangannya dan dapat fokus mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Melalui bantuan aplikasi keuangan berbasis cloud, pelaku UMKM dapat merasakan kemudahan-kemudahan dalam hal mengetahui jumlah keuntungan/kerugian usaha secara tepat, mengetahui status kemajuan usaha dengan cepat dan terukur, memudahkan dalam menentukan perencanaan usaha, dan memiliki dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan bisnis.
Pendirian Spin-off Kafe Kebon Tunggul: Sebuah Studi Observasi pada Kafe Titik Temu Kebontunggul - Desa Wisata Kebontunggul Dewie Saktia Ardiantono; Syarifa Hanoum; Mariyanto; Bustanul Arifin Noer; Salsabila Usra; Larassayu Arvaneira Avanthe; Dipa Ontowiryo Kusumo; Annisa Kintan Sari; Yuninda Nur Aini; Achmad Amin Faizal; Jihan Fatimah; Zahril Maulana Jilham Al’ula; Destisa Zahra Nursiya; Saviera Mutiara Putri
Sewagati Vol 7 No 4 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v7i4.536

Abstract

Tren agrowisata di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang positif. Pengembangan pariwisata dikembangkan dengan berbagai pendekatan ekonomi meliputi berbagai aspek mulai dari sumber daya manusia, ilmu pengetahuan, teknologi, serta pemberdayaan usaha lokal. Untuk mencapai keberlanjutan pariwisata, tidak hanya pihak-pihak tertentu saja yang bertanggungjawab untuk mengusahakan keberlanjutan tersebut. Pada tahun 2022, pemerintah desa Kebontunggul berencana untuk mengembangkan wisata tanaman obat keluarga (TOGA) di Lembah Mbencirang yang menjadi produk unggulan dari desa Kebontunggul, Mojokerto. Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) berencana untuk mendirikan kafe dengan beberapa tenant untuk menunjang pendirian wisata tersebut, Penelitian ini berfokus pada pengembangan konsep usah kafe Kebontunggul untuk menarik minat wisatawan serta usulan spin-off dari BUMDES sehingga dapat menjalankan operasional bisnisnya secara mandiri sebagai upaya untuk dapat mengembangkan kafe serta tempat wisata Titik Temu Kebontunggul secara masif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan melihat, mengamati, dan juga menganalisis kondisi lingkungan Desa Kebontunggul yang dapat dijadikan potensi dalam pengembangan kafe serta menjabarkan konsep usaha dalam Business Model Canvas (BMC) dan usulan spin-off kafe.
Human Resources Planning Using Workload and Job Analysis as The Basis of Improving the Organizational Structure in The Marketing (Case Study of Pt. IMST) Ni Gusti Made Rai; Amanullah Baihaqi; Prahardika Prihananto; Syarifa Hanoum
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v16i1.17970

Abstract

Strategic planning is crucial for every company to achieve organizational goals, with a focus on effectiveness, efficiency, and productivity in human resource management. Human resource planning involves analyzing workloads in alignment with job descriptions for each position. This research was carried out within PT IMST's Marketing Division, a company operating in the railroad component distribution and trading industry. The primary objective was to examine employee workloads and integrate the findings with job analysis to inform human resource planning. The study revealed that increased market penetration and project demand have led to higher physical and mental workloads for workers. The NASA TLX method was employed to conduct the workload analysis. Based on the research results, it is recommended that the optimal number of personnel be five for each position of Head and Junior Specialist, four for Project Achievement Staff I, three for Project Achievement Staff II, and six for Administrative Staff. To address these staffing needs, human resource planning should prioritize recruiting or adding personnel who possess the requisite qualifications and competencies in accordance with the established positions. By aligning recruitment efforts with the workload analysis and job descriptions, the company can ensure that its workforce is appropriately sized and equipped to efficiently meet market demands and achieve organizational success
The Role of Strategic Flexibility on Business Survival Harisatul Agustin; Syarifa Hanoum; Tasya Arihul Wardah
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24433527.v16i1.18058

Abstract

The COVID-19 pandemic has had severe consequences across various aspects of life, significantly impacting the culinary sector, which is a crucial part of the tourism industry. Restrictions on dine-in services compelled businesses to adapt to take-out options, resulting in significant repercussions. To navigate these challenging times and ensure the survival and growth of the culinary industry, entrepreneurs and restaurant managers had to adopt innovative strategies. Income reductions affected nearly 43% of culinary businesses during this period. To investigate the dynamics further, the research conducted a PLS-SEM analysis, surveying 163 MSME owners or restaurant managers operating in the Surabaya city region, who had received government support and continued their business operations amidst the pandemic. The analysis revealed that strategic flexibility played a pivotal role in influencing marketing innovation and process innovation. However, the impact of marketing innovation on business survival was not direct, while process innovation significantly influenced business survival. Interestingly, the study observed that government support did not alter the relationships between marketing innovation, process innovation, and business survival.