Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN USIA PERNIKAHAN DENGAN POLA ASUH ANAK DI DESA TENGGIRING SAMBENG LAMONGAN Mukhoirotin Mukhoirotin; Titis Eka Ratna Sari
Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Insan Cendekia Vol 3 No 2
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia pernikahan berpengaruh terhadap pola asuh anak, karena usia sangat menentukan tingkat kematangan ibu dalam mendidik anaknya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia pernikahan dengan pola asuh anak di desa Tenggiring Sambeng Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Analitik Observasional dengan pendekatan Cross Sectional, jumlah sampel sebanyak 20 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data ditabulasi dengan menggunakan distribusi frekuensi dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan . Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi  = 0,006 (0,05),  maka dapat disimpulkan bahwa  ditolak dan  diterima artinya ada hubungan yang signifikan antara usia pernikahan dengan pola asuh anak. Usia pernikahan mempengaruhi tingkat emosional seseorang, ibu yang menikah usia muda cenderung pola asuhnya kurang baik. Hal ini bisa berkaitan dengan pemberian kasih sayang, pengetahuan ibu tentang gizi, cara mendidik anak, dan untuk mengetahui perkembangan dan pertumbuhan anak. Tenaga kesehatan hendaknya bekerjasama dengan pemerintah daerah dan KUA untuk memberikan penyuluhan pada masyarakat tentang pentingnya pendidikan dan dampak pernikahan dini terhadap pola asuh anak sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan mampu menekan angka kejadian pernikahan dini.Kata Kunci : Kematangan Ibu, Pendidikan Anak, Pola Asuh, Usia Pernikahan
PERBEDAAN PENGARUH AKUPRESUR PADA TITIK BL67(ZHIYIN) DAN BL60 (KUNLUN) TERHADAP PENURUNAN NYERI PERSALINAN Inayatul Karimah; Mukhoirotin Mukhoirotin
Jurnal Insan Cendekia Vol 7 No 2, Septemb (2020): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan Nyeri persalinan adalah suatu keadaan fisiologis, umumnya dialami oleh hampir seluruh ibu bersalin pada kala 1 fase aktif. Upaya non farmakologi untuk menurunkan nyeri persalinan dengan memberikan akupresur BL67 (Zhiyin) dan BL60 (Kunlun). Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi perbedaan pengaruh akupresur pada titik BL67 (Zhiyin) dan BL60 (Kunlun) terhadap penurunan nyeri persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Eksperiment dengan menggunakan pendekatan Two Group Pre-Post Test Design dengan teknik purposive Sampling. Populasi Semua ibu bersalin di PMB Klinik bidan Siti Rofi’atun Sambirejo Jogoroto sebanyak 20 responden (Kelompok perlakuan akupresur BL67 n=10, BL60 n=10) yang memenuhi kreteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan Independent Sampel T-Test, Paired Sampel T-Test dengan α ≤ 0.05. Hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh terapi akupresur BL67 (Zhiyin) dan BL60 (Kunlun) terhadap penurunan nyeri persalinan dengan nilai p <0.05 dan kedua kelompok tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (5.60 ± 8.43 VS 5.90 ± 1.853; p≥0.05). Kesimpulan Akupresur pada titik BL67 (Zhiyin) dan BL60 (Kunlun) sama-sama efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan dan dapat dijadikan sebagai alternative untuk menurunkan nyeri persalinan. Kata kunci: Nyeri persalinan, Akupresur, BL67 (Zhiyin), BL60 (Kunlun).
Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan, Sikap dan Kemampuan Praktik Remaja Tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri Naimah Naimah; Mukhoirotin Mukhoirotin
Jurnal Insan Cendekia Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Insan Cendekia
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jic.v8i2.924

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Prevalensi kanker payudara di dunia cukup tinggi dan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Selain itu, kurangnya pengetahuan dan pemahaman remaja tentang cara pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) juga merupakan salah satu faktor penyebab peningkatan jumlah penderita kanker payudara. Oleh karena itu, SADARI sangat penting dilakukan pada remaja sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan kemampuan praktik remaja tentang SADARI. Metode: Desain Penelitian menggunakan quasy-exsperiment dengan Pretest-Postest Control Group Design. Populasi penelitian adalah semua sisiwi SMA Darul Ulum 1 dengan sampel sejumlah 60 responden yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Data dianalisis menggunakan wilcoxon dan mann whitney dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan kemampuan praktik remaja tentang SADARI dengan nilai p=0.000 (p<α), ada perbedaan pengaruh pendidikan kesehatan metode demonstrasi dan media audio visual terhadap pengetahuan, sikap dan kemampuan praktik remaja tentang SADARI pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p=0.001 (p<α). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi dan media audiovisual efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan kemampuan praktik remaja tentang SADARI sehingga dapat digunakan sebagai media alternatif dalam memberikan pendidikan kesehatan. ABSTRACT Background: The prevalence of breast cancer in the world is quite high and increases with age. In addition, the lack of knowledge and understanding of adolescents about breast self-examination (BSE) is also a contributing factor to the increasing number of breast cancer sufferers. Therefore, BSE is very important for adolescents to detect breast cancer early. Objective: This study aims to determine the effect of health education on the knowledge, attitudes, and practical abilities of adolescents about BSE. Methods: The research design used a quasi-experiment with a pretest-posttest control group design. The study population was all female students of SMA Darul Ulum 1 with a sample of 60 respondents who were taken using the Stratified Random Sampling technique. Data were analyzed using Wilcoxon and Mann-Whitney with a significance level of α ≤ 0.05. Results: The results showed that there was an effect of health education demonstration methods and audio-visual media on knowledge, attitudes, and practice abilities of adolescents about BSE with a value of p = 0.000 (p<α). There were differences in the effect of health education demonstration methods and audio-visual media on the knowledge, attitudes, and practical abilities of adolescents about BSE in the treatment group and the control group with a value of p = 0.001 (p<α). Conclusion: Health education with demonstration method and audiovisual media is effective in increasing the knowledge, attitudes, and practical abilities of adolescents about BSE so that it can be used as an alternative medium in providing health education.
PENGARUH AROMATERAPI LAVENDER DAN MURROTAL AL-QURAN TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI PADA PASIEN POST OPERASI SECTIO CEASEREA Diah Ayu Fatmawati; Mukhoirotin Mukhoirotin; Septia Rahmawati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 4 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i4.327

Abstract

DITERMINANT FAKTOR PERILAKU PERAWAT DALAM PELAKSANAAN PRIMARY SURVEY BERDASARKAN TEORI KINERJA GIBSON Niken Setia Rini; Muhammad Zulfikar Asumta; Mukhoirotin Mukhoirotin
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.409

Abstract

Peningkatan Kemampuan Literasi Pemanfaatan Simplisia Tanaman Obat Herbal untuk Kesehatan Keluarga: Improvement of Literacy Skills in the Utility of Herbal Simplicia Medicine for Family Health Purba, Abdul Khairul Rizki; Sakina, Sakina; Hasanatuludhhiyah, Nurina; Fatimah, Nurmawati; Paramitha, Nabilah; Mukhoirotin, Mukhoirotin; Toyib, Muchammad
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 9 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i9.6971

Abstract

Indonesia has a variety of plants with various health benefits. Communities in small linkages such as families, RT, and RW can utilize family medicinal plants (TOGA) to maintain stamina so that immunity remains optimal. Educational efforts to utilize TOGA simplisia were carried out in the form of community service in Sumorame, Candi District, Sidoarjo Regency. A total of 38 participants attended the training. The methods used in this activity include counseling and workshops. The knowledge domain of traditional medicine increased by 47.6 points higher than the pretest. A total of 26 participants (68.4%) stated that they often used TOGA. The reasons for using TOGA include natural remedies (n = 22; 57.9%), maintaining stamina and health (n = 12; 31.6%), and first aid when sick before seeing a doctor (n = 4; 10.5%). During the training, participants mentioned 2 to 6 parts of TOGA with their properties. Participants received information about TOGA and its utilization from social media (15%), and mass media (10-14%). The information sources from academics are still low (3%). The community has the potential to use TOGA which can be considered to maintain health in the long term. They already know its utilization from generations and mass media information. Continuous education by academics and health workers is needed for public health and to drive the economy.
The Effected of Curcuma to Dysmenorrhea: A Systematic Review Mukhoirotin; Herin Mawarti; Siti Urifah; Hamimatus Zainiyah
Journal Of Nursing Practice Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v7i2.494

Abstract

Background: Dysmenorrhea or menstrual pain is a common health problem among reproduction women. The prevalence of dysmenorrhea was high in many countries including in Indonesia. Some previous studies showed that curcumin was effective reduced menstrual pain. Purpose: The aim of this study was to determine the effected of curcumin to dysmenorrhea. Method: This study used systematic review method with Randomize Control Trial (RCT) design. The data was collected by using electronic databases such as Google Scholar, Science Direct, Pubmed, Scopus, Web of Science, SpringerLink and EBSCOhost in last 10 years, or in 2013-2023. The keywords used curcumin, turmeric, curcuma longa, dysmenorrhea, menstrual pain. Results: There were 7 selected articles in this literature study. Curcumin reduced intensity and duration of dysmenorrhea; the increasing of vitamin D; the reducing of serum IgE, serum aspartate transaminase (AST) and direct bilirubin levels among women with dysmenorrhea. Conclusion: Curcumin was affected to reducing the severity and symptoms of dysmenorrhea.
Non Adherence to Fluid Restriction among Patients who Undergoing Hemodialysis and Influencing Factors: Study at RSI Sakinah Mojokerto Muhammad Zulfikar Asumta; Herin Mawarti; Siti Urifah; Yuni Ernawati; Mukhoirotin
Journal Of Nursing Practice Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jnp.v7i2.502

Abstract

Background: Nonadherence to Fluid Restriction is main problem among chronic renal failure patients who undergoing hemodialysis, it causingan undesirable effect on health and risk of death. Several factors such as sociodemographic, knowledge, susceptibility of illness, perceived treat, perceived controlare some factors influencing Nonadherence behavior. Purpose: The aim of this study was to analyze the factors influencing Non-adherence to Fluid Restriction who undergoing hemodialysis at RSI Sakinah Mojokerto. Methods: A descriptive analytic with crossectional techniques was conducted among 73 patients undergoing hemodialysis at RSI Sakinah Mojokerto by using purposive sampling technique. Data were collected through checklist and questionnaires. Descriptive statistic was used for data analysis and logistic regression test was used analysis the predictor of factors relating with Non-adherence to Fluid Restriction who undergoing hemodialysis. Results: The results of this study showed 37% patients were Non-adherence to Fluid Restriction and 63% patients were adherence. There were three risk factors for non-adherencee, namely (Health Belief Model) HBM, history of disease and length of time undergoing hemodialysis. HBM 0.132 times higher (95% CI: 0.132, 0.035), history of disease 0.072 times higher (95% CI: 0.072, 0.012), and length of time undergoing hemodialysis 0.071 times higher (95% CI: 0.071, 0.016). Conclusion: HBM, history of disease and length of time undergoing hemodialysis were risk factors for Non-adherence to Fluid Restriction. The nurse should consider the patient's adherence with fluid restrictions in providing nursing care.