Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Social Engagement as an Initial Capital for the Development of Civic Engagement Students in Boarding Schools Ikrimah Saputra; Moch. Muchtarom; Triyanto Triyanto
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 3, No 2 (2020): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, May
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v3i2.947

Abstract

Civic engagement is defined as the active participation of citizens individually or collectively in community life based on skills, expertise, knowledge, which combines with values, motivation and commitment to make changes in order to improve the quality of people's lives for the better. The progress of information technology and the very rapid development of science in the current era of globalization, have a negative impact on social change in society. Today's young generation tends to be individualistic and hedonistic. They focus life orientation more on self-achievement rather than being involved in social problems in society. Boarding schools are a suitable environment in an effort to develop civic engagement, especially among boarding students because they have a good social attachment to one another. This study aims to find out how social engagement of students in boarding schools is an important initial capital for the development of civic engagement. This research uses a qualitative method using purposive sampling technique. The subjects of this study include Civics Education teachers, Boarding Advisors, and students. Data collection was carried out using document study techniques, interviews, and observations. Data analysis technique is done by data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The results of this study indicate that social engagement among boarding students is influenced by factors of fate, equality of interest, and the presence of intense and continuing interactions. This social attachment is the initial capital for the development of civic engagement, especially in the stages of growing empathy.
KEEFEKTIVAN PROGRAM GENERASI BERENCANA (GenRe) KOTA SURAKARTA DALAM PENGUATAN CIVIC RESPONSIBILITY Triyanto Triyanto; Alifi Kurnia Dzulhijjah
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Volume 9 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Prodi PPkn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.897 KB) | DOI: 10.33061/jgz.v9i2.4616

Abstract

The purpose of this research is to find out the effectiveness of the Surakarta City GenRe Program in strengthening civic responsibility. The research method used in qualitative research with a case study method. GenRe Program is able to be a good forum for the formation of adolescent characters, especially in strengthening civic responsibility. This success can certainly be achieved by various factors. As for one of the factors that influence that is related to strategy. Some of the strategies needed are (1) Maximizing SDM by managing GenRe Program services; (2) Establishing and developing PIK R in several regions; (3) Developing the GenRe Program; (4) Increasing the GenRe program partnership; (5) Develop coaching and evaluation periodically. Thus the GenRe program is able to produce teenagers who can be educated consistently and in accordance with their capacities through maximizing their potential while forming civic responsibility Keywords: GenRe Program, Raising Potential for Youth
ANALISIS GANGGUAN MEKANISME BERBICARA PADA ANAK CADEL Elin Priyatin Jaelani; Triyanto Triyanto
E- ISSN : 2684-8
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.401 KB) | DOI: 10.33751/jurnal salaka.v2i2.2488

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan bentuk gangguan reseptif simbol, gambar, dan suara pada anak AA dan (2) mendeskripsikan bentuk gangguan ekspresif (produktif) dalam gangguan fonologis AA. Berdasarkan rumusan masalah, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang merupakan studi kasus pada anak yang masih mengalami fase cadel. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan subjek penelitian. Dalam penelitian ini, subjek adalah seseorang yang berinisial AA. AA berusia 4 tahun. Ia berbicara cadel. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah alat bantu yang berupa alat tulis sebagai alat dalam penggunaan teknik simak libat cakap (SLC), rekam, dan catat dalam proses pengambilan data di lapangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk-bentuk gangguan dari data-data tersebut dapat disimpulkan sebagai bentuk gangguan reseptif pada AA tidak terdapat gangguan dalam persepsi sensoris (pengenalan simbol-simbol), visual (gambar), maupun auditorik (suara). Gangguan ekspresif dalam fonologis yang ditemukan berupa penggantian yang diikuti oleh penghilangan. Penambahan bunyi dan ketidakteraturan bunyi tidak ditemukan dalam tuturan AA. Kata kunci: cadel; fonologis; gangguan mekanisme berbahasa.
BAHASA SEBAGAI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA Triyanto Triyanto; Fuzi Afiza Fauziyah; Muhammad Tesar Hadi
E- ISSN : 2684-8
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.551 KB) | DOI: 10.33751/jurnal salaka.v1i1.1145

Abstract

ABSTRAKTulisan ini menggambarkan kaitan antara bahasa sebagai pendidikan budaya dan karakter bangsa. Pendidikan budaya berkaitan erat dengan karakter bangsa sebab sebagian nilai-nilai karakter terdapat dalam pendidikan budaya. Sekolah berperan penting sebagai wahana memperteguh nilai budaya dan karakter bangsa. Pendidikan budaya termasuk salah satu wahana untuk membentuk bahasa dan karakter siswa. Dalam pembelajaran bahasa perlu dioptimalkan baik strategi, metode, media, serta bahan ajar yang bermuatan nilai pendidikan dan kebajikan sehingga membentuk karakter peserta didik. Pendidikan bahasa sebagai budaya dan karakter bangsa bukan hanya tugas dan tanggung jawab guru bahasa, melainkan tanggung jawab semua guru bidang studi karena semua guru pasti menggunakan bahasa. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pendidikan karakter siswa adalah dengan pembelajaran bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunkan teknik studi pustaka untuk mengambil data dari berbagai sumber bacaan. Hasilnya, bahasa merupakan media penyampai ilmu pengetahuan dan informasi. Bahasa juga menjadi alat komunikasi antarindividu atau pun antarkelompok. Dalam praktik komunikasi yang terjadi, masyarakat menggunakan bahasa dalam “membangun kebudayaannya”. Oleh sebab itu, pembentukan karakter bangsa pun dapat dilakukan dengan sarana bahasa. Kata Kunci :Bahasa, Pendidikan Budaya, Karakter Bangsa
BAHAN AJAR SEBAGAI BAGIAN DALAM KAJIAN PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Siti Aisyah; Evih Noviyanti; Triyanto Triyanto
E- ISSN : 2684-8
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.205 KB) | DOI: 10.33751/jurnal salaka.v2i1.1838

Abstract

ABSTRAKMakalah ini menelaah problematika pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan unsur bahan ajar. Bahan  ajar yang  dikaji  dalam  penelitian  ini  adalah buku  ajar yang digunakan oleh guru sebagai bahan ajar yang dominan. Selain itu terdapat diktat dan modul sebagai bahan ajar lainnya untuk implementasi penyampaian materi. Berdasarkan penelaahan yang dilakukan, buku menjadi bahan ajar yang dominan digunakan oleh guru bahasa Indonesia. Kata kunci: bahan ajar, buku, problematika pembelajaran bahasa
Penggunaan Bahasa Persuasif dalam Peran Mahasiswa saat Mengedukasi Masyarakat tentang Pentingnya Menjaga Protokol Kesehatan Triyanto Triyanto; Risa Prayudhi; Nana Mulyana; Dafit Maulana
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jsalaka.v4i1.5673

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) berdampak kepada hampir seluruh sektor kehidupan dan membuat setiap orang harus beradaptasi pada kondisi ini. Terjadi berbagai peristiwa seperti tebaran ketakutan di media, aturan yang membuat masyarakat tidak nyaman, dan ekonomi masyarakat yang menurun. Oleh karena itu, kami selaku tim dosen dan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor yang bekerja sama dalam pelaksanaan KKN di Desa Leuwiliang harus memiliki peran dalam penanggulangan persoalan akibat Covid-19. Peran tersebut diimplementasikan dengan mengedukasi masyarakat sekitar mengenai Covid-19 dan cara untuk mencegah bahkan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Hal itu mendorong kami untuk mengabdi di desa yang kami jajaki dalam agenda KKN-Dik. Pendekatan yang dilakukan dengan terjun langsung dan bercengkrama dengan warga sekitar untuk membentuk kedekatan emosional sehingga kami dengan mudah mengedukasi masyarakat di Desa Leuwiliang mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan dan bagaimana cara menanggulangi penyebaran virus corona yang saat ini melebar dengan sangat luas. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan bahasa persuasif. Berdasarkan pendekatan tersebut, terjadi hubungan yang dekat antara tim pengabdi dengan masyarakat sehingga proses edukasi lebih diterima dan sampai kepada masyarakat.
The Ceramics of Singkawang: Dayak Kanayatn’s Cultural Perceptions in Kalimantan Barat Iwan Pranoto; Vitta Diana Siahaan; Triyanto Triyanto; Tjetjep Rohendi Rohidi
Mudra Jurnal Seni Budaya Vol 35 No 1 (2020): Februari
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/mudra.v35i1.1006

Abstract

This study examines the cultural perceptions of Dayak Kanayatn community on Singkawang ceramics. The scope of the problem includes, aesthetic, community perception, and ceramics function based on cultural perception. The research location was in Sebetuk, Antan Rayan Village, Ngabang District, Landak Regency, Kalimantan Barat. A qualitative design in the form of case studies was used. Data were gathered using observation, interviews, and documents. The findings of this study overall proved that Singkawang ceramics owned by Dayak Kanayatn community influenced by Chinese culture as seen on boko’o, siam, jampa, tajau, karokot, siton, twakag ba’butuh, banyanyi, karere, balangkas, oncok tabu, plate variants, tetek ijo. Dayak Kanayatn community believe on ceramics as an incarnation of the ancestors and referred as a tangah symbolized by the variety of decoration and form. The ceramics are used by the community as media for several activities as well on law regulations and are considered as a link between humans and ancestral spirits of the Dayak Kanayatn tribe.
EVALUASI BANGUNAN RUANG KEGIATAN BELAJAR TERHADAP STANDARKETENTUAN BANGUNAN SEKOLAH TAHAN GEMPA Nurmansyah Alami; Agung Nusantoro; Triyanto Triyanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.892 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) kesesuaian bangunan ruang kegiatan belajar sekolah SMP sederajat dan SMA sederajat di Purworejo terhadap Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010, (2) persentase kesesuaian sekolah tahan gempa di Purworejo, dan (3) Untuk mengetahui bagian struktur bangunan yang paling dominan, yang tidak sesuai dengan Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder.Objek penelitian in iadalah ruang kegiatan belajar SMP sederajat dan SMA sederajat di kabupatenPurworejo .Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik studi pustaka, wawancara, kuisioner, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode skoring. Hasil penelitian Struktur bangunan yang paling dominan tidak sesuai Pedoman Teknis Bangunan Sekolah Tahan Gempa tahun 2010 pada bangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Purworejo adalah angkur pada kolom dengan dinding pengisi, yaitu sebanyak 54 bangunans ekolah . Kesimpulan dari penelitian adalah: bangunan ruang kegiatan belajar SMP dan SMA yang sesuai adalah 35 sekolah atau 54,69%, kurang sesuai 20 sekolah atau 31,25%, dan tidak sesuai adalah 9 sekolah atau 14,06%.
FEED EFFICIENCY AND GROWTH OF CATFISH (Clarias sp.) FED WITH THE ADDITION OF IMMUNE-BOOSTING FERMENTED EARTHWORMS Mukhlisnah Djalil; Alim Isnansetyo; Triyanto Triyanto; Tito Arya Nugraha
Indonesian Aquaculture Journal Vol 17, No 2 (2022): (December, 2022)
Publisher : Center for Fisheries Research, Agency for Marine and Fisheries Research and Human Resource

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/iaj.17.2.2022.157-163

Abstract

A fermented earthworm (FEW) is reported to be an alternative to an immune-modulator feed additive in catfish. However, the effects on growth and feed efficiency have not been reported yet. The present study aimed to evaluate the effects of fermented earthworms (FEW) on the growth and feed efficiency of catfish (Clarias sp.). A feeding trial was conducted in a completely randomized design with five treatments of diet in quadruplicate. The trial was conducted for 78 days. The observed parameters comprised of survival rate (SR), specific growth rate (SGR), feed conversion ratio (FCR), feed efficiency (FE), protein efficiency ratio (PER), and total biomass. The results revealed that the FEW at up to 5% did not affect (P>0.05) the growth rate of catfish, but FEW gave a negative effect on the growth rate (P>0.05) at the addition rate higher than 5%. The highest growth rate was found at the addition rate of 2.5%. FEW also did not affect the survival rate (SR), FCR, PER, and total biomass (P>0.05). This study successfully confirmed that FEW could be used as an alternative to immuno-modulator ingredient without any negative impact on the growth of catfish when FEW was added to the feed at as high as 5%. These findings give a new perpective in utilizing FEW as a fuctional aqua-feed ingredient to increase immune response without alteration of the fish growth.
PENYULUHAN PERKOPERASIAN BAGI KELOMPOK PKK WARGA RT 05 RW 06 KELURAHAN JOYOSURAN KECAMATAN PASAR KLIWON SURAKARTA Sudarmadi Sudarmadi; Triyanto Triyanto; Hidup Marsudi
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36600/janaka.v3i2.300

Abstract

ABSTRACT The role of the cooperative is very important because the priority for welfare is the members of the cooperative first, and cooperatives also contribute as much as possible to the surrounding community. The contribution of small-scale cooperatives in the circle of mothers who are members of the PKK needs to be increased to increase family income. Community service activities for victims by mothers who are members of the PKK group RT 05/RW 06, Joyosuran Village, Pasar Kliwon District, Surakarta. The purpose of this activity is to add insight and knowledge in the field of cooperatives. The method used is socialization using power point slides and an LCD projector. In addition, a discussion forum for sharing experiences between participants and the service team; Finally, practice directly creating accounts on social media. The activity was carried out on May 15-16 2022. The results of the activity showed that there was harmony in the material delivered by the service team with the needs of mothers to become reliable cooperators. The number of participants who meet the target is expected to show a positive response from the PKK mothers to take part in this activity. Keywords: Counseling, Cooperative Management, Wirakoperative ABSTRAKSI Peran koperasi ini sangat penting karena yang menjadi prioritas untuk disejahterakan adalah anggota koperasi terlebih dahulu, dan koperasi juga semaksimal mungkin memberikan kontribusi  untuk masyarakat disekitarnya. Kontribusi koperasi dalam lingkup kecil dilingkungan ibu-ibu anggota PKK perlu untuk ditingkatkan untuk menambah penghasilan keluarga. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dihadiri oleh pada ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK RT 05/ RW 06 Kelurahan Joyosuran Kecamatan Pasar Kliwon Surakarta. Tujuan dilakukan kegiatan ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang koperasi. Metode yang digunakan adalah dalam melakukan sosialisasi menggunakan slide power point dan proyektor LCD. Selain itu forum diskusi untuk berbagi pengalaman antara peserta dan tim pengabdi; terakhir dilakukan praktik langsung membuat akun di media sosial. Kegiatan dilakukan pada tanggal 15-16 Mei 2022. Hasil kegiatan menunjukkan adanya keselarasan materi yang disampaikan oleh tim pengabdi dengan kebutuhan para ibu untuk menjadi seorang wirakoperasi yang handal. Jumlah peserta yang memenuhi target yang diharapkan menunjukkan respon positif dari para Ibu PKK tersebut untuk mengikuti kegiatan ini. Kata Kunci  : Penyuluhan, Manajemen Koperasi, Wirakoperasi