Articles
PENYULUHAN IJIN USAHA MIKRO DAN KECIL BAGI PELAKU USAHA “TAHU PAK ATMO” DI KRAJAN, MOJOSONGO, JEBRES, SURAKARTA
Triyanto Triyanto;
Sudarmadi Sudarmadi;
Wagiyem Wagiyem
JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Vol 4, No 1 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA
Publisher : STIE Atma Bhakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36600/janaka.v4i1.308
Pada era sekarang perijinan merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari kegiatan usaha yang dijalankan oleh pengusaha. Di samping sebagai pemenuhan dari peraturan pemerintah juga sebagai syarat penting untuk mengajukan kredit ke perbankan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk memberi informasi dan bantuan bagi pelaku usaha “TAHU PAK ATMO” agar segera melengkapi usahanya dengan mengajukan perijinan usaha mikro kecil (IUMK) sebagai syarat pengajuan kredit di perbankan guna pengembangan usahanya. Saat ini mitra sedang menyiapkan untuk mencari perijinan usaha agar memudahkan dalam pengembangan usahanya. Persoalan yang dihadapi mitra adalah bagaimana cara mengurus perijinan bagi usaha yang dijalankannya, agar dapat digunakan untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan bank. Kemudian dana pinjaman tersebut untuk merealisir rencana pengembangan usahanya khususnya untuk membeli peralatan produksi yang baru. Melalui tim pengabdian kepada masyarakat mitra diberi penyuluhan tentang kesulitan yang dihadapi saat ini, yaitu bagaimana cara mengurus perijinan, langkah-langkah beserta syarat yang harus dilengkapi. Dari metode penyuluhan, dan tanya jawab yang dilaksanakan tim pengabdian masyarakat, maka persoalan mitra sudah dapat diselesaikan dengan baik. Mitra secara meyakinkan dapat memahami keseluruhan materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Tim pengabdian sekaligus mendampingi mitra untuk mengurus IUMK di Desa Krajan RT 03 RW 03, Mojosongo, Jebres, Surakarta. Kata Kunci : Usaha Mikro Kecil, IUMK, Pengabdian Masyarakat
Penggunaan Bahasa Persuasif dalam Peran Mahasiswa saat Mengedukasi Masyarakat tentang Pentingnya Menjaga Protokol Kesehatan
Triyanto Triyanto;
Risa Prayudhi;
Nana Mulyana;
Dafit Maulana
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.438 KB)
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v4i1.5673
Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) berdampak kepada hampir seluruh sektor kehidupan dan membuat setiap orang harus beradaptasi pada kondisi ini. Terjadi berbagai peristiwa seperti tebaran ketakutan di media, aturan yang membuat masyarakat tidak nyaman, dan ekonomi masyarakat yang menurun. Oleh karena itu, kami selaku tim dosen dan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bogor yang bekerja sama dalam pelaksanaan KKN di Desa Leuwiliang harus memiliki peran dalam penanggulangan persoalan akibat Covid-19. Peran tersebut diimplementasikan dengan mengedukasi masyarakat sekitar mengenai Covid-19 dan cara untuk mencegah bahkan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Hal itu mendorong kami untuk mengabdi di desa yang kami jajaki dalam agenda KKN-Dik. Pendekatan yang dilakukan dengan terjun langsung dan bercengkrama dengan warga sekitar untuk membentuk kedekatan emosional sehingga kami dengan mudah mengedukasi masyarakat di Desa Leuwiliang mengenai pentingnya menjaga protokol kesehatan dan bagaimana cara menanggulangi penyebaran virus corona yang saat ini melebar dengan sangat luas. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan bahasa persuasif. Berdasarkan pendekatan tersebut, terjadi hubungan yang dekat antara tim pengabdi dengan masyarakat sehingga proses edukasi lebih diterima dan sampai kepada masyarakat.
ANALISIS GANGGUAN MEKANISME BERBICARA PADA ANAK CADEL
Elin Priyatin Jaelani;
Triyanto Triyanto
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 2, No 2 (2020): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (117.401 KB)
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v2i2.2488
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan bentuk gangguan reseptif simbol, gambar, dan suara pada anak AA dan (2) mendeskripsikan bentuk gangguan ekspresif (produktif) dalam gangguan fonologis AA. Berdasarkan rumusan masalah, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang merupakan studi kasus pada anak yang masih mengalami fase cadel. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari tuturan subjek penelitian. Dalam penelitian ini, subjek adalah seseorang yang berinisial AA. AA berusia 4 tahun. Ia berbicara cadel. Instrumen kunci dalam penelitian ini adalah alat bantu yang berupa alat tulis sebagai alat dalam penggunaan teknik simak libat cakap (SLC), rekam, dan catat dalam proses pengambilan data di lapangan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa bentuk-bentuk gangguan dari data-data tersebut dapat disimpulkan sebagai bentuk gangguan reseptif pada AA tidak terdapat gangguan dalam persepsi sensoris (pengenalan simbol-simbol), visual (gambar), maupun auditorik (suara). Gangguan ekspresif dalam fonologis yang ditemukan berupa penggantian yang diikuti oleh penghilangan. Penambahan bunyi dan ketidakteraturan bunyi tidak ditemukan dalam tuturan AA. Kata kunci: cadel; fonologis; gangguan mekanisme berbahasa.
BAHASA SEBAGAI PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
Triyanto Triyanto;
Fuzi Afiza Fauziyah;
Muhammad Tesar Hadi
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 1, No 1 (2019): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (586.551 KB)
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v1i1.1145
ABSTRAKTulisan ini menggambarkan kaitan antara bahasa sebagai pendidikan budaya dan karakter bangsa. Pendidikan budaya berkaitan erat dengan karakter bangsa sebab sebagian nilai-nilai karakter terdapat dalam pendidikan budaya. Sekolah berperan penting sebagai wahana memperteguh nilai budaya dan karakter bangsa. Pendidikan budaya termasuk salah satu wahana untuk membentuk bahasa dan karakter siswa. Dalam pembelajaran bahasa perlu dioptimalkan baik strategi, metode, media, serta bahan ajar yang bermuatan nilai pendidikan dan kebajikan sehingga membentuk karakter peserta didik. Pendidikan bahasa sebagai budaya dan karakter bangsa bukan hanya tugas dan tanggung jawab guru bahasa, melainkan tanggung jawab semua guru bidang studi karena semua guru pasti menggunakan bahasa. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pendidikan karakter siswa adalah dengan pembelajaran bahasa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunkan teknik studi pustaka untuk mengambil data dari berbagai sumber bacaan. Hasilnya, bahasa merupakan media penyampai ilmu pengetahuan dan informasi. Bahasa juga menjadi alat komunikasi antarindividu atau pun antarkelompok. Dalam praktik komunikasi yang terjadi, masyarakat menggunakan bahasa dalam membangun kebudayaannyaâ€. Oleh sebab itu, pembentukan karakter bangsa pun dapat dilakukan dengan sarana bahasa. Kata Kunci :Bahasa, Pendidikan Budaya, Karakter Bangsa
BAHAN AJAR SEBAGAI BAGIAN DALAM KAJIAN PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
Siti Aisyah;
Evih Noviyanti;
Triyanto Triyanto
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 2, No 1 (2020): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (86.205 KB)
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v2i1.1838
ABSTRAKMakalah ini menelaah problematika pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan unsur bahan ajar. Bahan ajar yang dikaji dalam penelitian ini adalah buku ajar yang digunakan oleh guru sebagai bahan ajar yang dominan. Selain itu terdapat diktat dan modul sebagai bahan ajar lainnya untuk implementasi penyampaian materi. Berdasarkan penelaahan yang dilakukan, buku menjadi bahan ajar yang dominan digunakan oleh guru bahasa Indonesia. Kata kunci: bahan ajar, buku, problematika pembelajaran bahasa
Problematika pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan unsur evaluasi
Risa Prayudhi;
Triyanto Triyanto;
Ridha Meidina Putri
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8511
Sebuah pembelajaran di kelas memang tidak terlepas dari evaluasi belajar dan pada kenyataannya evaluasi belajar memang sangat dibutuhkan untuk mengetahui keberhasilan dalam melaksanakan program yang sudah dirancang oleh guru, salah satu hal yang perlu dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini. Seperti penelitian-penelitian sebelumnya bahwa evaluasi belajar mencakup banyak bahasan, seperti problematika yang dihadapi guru dan siswa. Evaluasi belajar tidak terlepaskan dari dunia pendidikan, begitu pun problematika di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika ketika melaksanakan evaluasi belajar dan di barengi dengan solusinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dimana metode ini dipakai untuk menghasilkan sebuah data dari hasil wawancara, teknik studi kasus juga dipakai yaitu melalui observasi. Ditemukan lima problematika evaluasi belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia terdiri dari tiga problematika guru dan dua problematika siswa. Untuk memperbaiki problematika yang ditemukan tersebut guru harus memberikan solusi dan siswa pun harus bisa membantu guru dalam hal tersebut.
Problematika pembelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan pendekatan unsur evaluasi
Risa Prayudhi;
Triyanto Triyanto;
Ridha Meidina Putri
Jurnal Salaka : Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pakuan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33751/jsalaka.v5i1.8511
Sebuah pembelajaran di kelas memang tidak terlepas dari evaluasi belajar dan pada kenyataannya evaluasi belajar memang sangat dibutuhkan untuk mengetahui keberhasilan dalam melaksanakan program yang sudah dirancang oleh guru, salah satu hal yang perlu dibahas lebih lanjut dalam penelitian ini. Seperti penelitian-penelitian sebelumnya bahwa evaluasi belajar mencakup banyak bahasan, seperti problematika yang dihadapi guru dan siswa. Evaluasi belajar tidak terlepaskan dari dunia pendidikan, begitu pun problematika di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika ketika melaksanakan evaluasi belajar dan di barengi dengan solusinya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dimana metode ini dipakai untuk menghasilkan sebuah data dari hasil wawancara, teknik studi kasus juga dipakai yaitu melalui observasi. Ditemukan lima problematika evaluasi belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia terdiri dari tiga problematika guru dan dua problematika siswa. Untuk memperbaiki problematika yang ditemukan tersebut guru harus memberikan solusi dan siswa pun harus bisa membantu guru dalam hal tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI KONSUMEN PADA APOTEK MBENGKAL SEHAT
Hidup Marsudi;
Triyanto Triyanto
MUARA Vol 5, No 1 (2022): MUARA
Publisher : Akademi Pelayaran Nasional Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62826/muara.v5i1.55
Terjadinya trend penurunan pembelian di Apotek Mbengkat Sehat menjadi indikasi menurunnya minat konsumen, dan jika hal ini dibiarkan akan berpengaruh terhadap kelangsungan apotek. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan, keberagaman produk dan harga terhadap minat beli.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel adalah 100 orang konsumen Apotek Mbengkal Sehat, yang diperoleh secara incidental sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian adalah kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen apotek Mbengkal Sehat (t hitung = 4,035 dan p = 0,000), keberagaman produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen apotek Mbengkal Sehat (t hitung = 2,956 dan p = 0,004), harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen apotek Mbengkal Sehat (t hitung = 3,202 dan p = 0,004). Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen apotek Mbengkal Sehat dari urutan yang dominan adalah kualitas pelayanan, harga dan keberagaman produk.
PERANCANGAN SISTEM ABSENSI KEHADIRAN KARYAWAN MENGGUNAKAN BARCODE BERBASIS CLIENT SERVER
Budi Santoso;
Triyanto Triyanto
Jurnal Publikasi Teknik Informatika Vol 1 No 1 (2022): Januari : Jurnal Publikasi Teknik Informatika
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1347.951 KB)
|
DOI: 10.55606/jupti.v1i1.96
The attendance system aims to make it easier in terms of employee attendance at the office and this system uses visual basic software. The problem why you have to use this system is because the employee attendance method still uses the manual method so that it cannot be effective and efficient at work. The advantage that can be obtained by using this system is that it can make it easier for employees in terms of attendance at the office by using computer facilities using barcodes. The benefits provided to the company are to simplify and speed up the work of employees so that they can improve employee discipline at the company PT. Priorit
Analisis Miskonsepsi Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan pada Mata Kuliah Pengantar Dasar Matematika Pokok Bahasan Logika Ditinjau dari Gaya Kognitif Mahasiswa
Edi Irawan;
Riyadi Riyadi;
Triyanto Triyanto
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 4 No 1 (2012): Jurnal Penelitian Pendidikan
Publisher : LPPM Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstract: Misconceptionis a notion which is contradictory with the scientific one or the idea claimed by expertsin a certain Field; the notion is inaccurateup on a concept, the concept use is false, it sex emplification sare wrong, the different concept sare confusing, and the hierarchi calrelation of the concepts is wrong. Therefore, information about misconception is required so as to avoid a continuous misconception. One of the factors which affect the mastery of concept by the students deals with their cognitive style. The objective of this research is to identify and describe the existence of misconception in the subject matter of Basic Introduction to Mathematics with the topic of discussion of Logics viewed from the students’ cognitive style. This research used a descriptive qualitative methodwith a casestudyapproach. The subjects of theresearchwerethefirst semester students of the Study Program of Mathematics Education of STKIP PGRI Pacitan, Year 2011. The samples of theresearchweretakenbyusingthepurposive sampling technique. The identification of theexistence of misconceptionwasdonebyusingtheCertainty of ResponseIndex (CRI) developedbySaleem Hasan, andtheidentification of thestudents’ cognitivestylewasconductedbyusingtheinstrument of Group EmbeddedFigures Test (GEFT) developedbyWitkin. The data of theresearchwereanalyzedbyusingthe model claimedbyMilesandHuberman. The results of theresearchshowthattheproportion of misconceptionbythestudentswiththecognitivestyle of Fielddependent (FD) ishigherthanthat of studentswiththecognitivestyle of Fieldindependent (FI). The studentswith FD undergomoremisconceptionsininversion, conversion, andcontraposition (38%) whereasthestudentswith FI undergomoremisconceptionsin plural statementnegationsandinnegationswithquantifiers (32%). The misconceptionsbythestudentswith FD arelargelycausedbytheirwrongpre-conceptionandlowability. Meanwhile, themisconceptionsbythestudentswith FI aremostlyduetotheirwrongsimplificationandintuition.