Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Literature Review on the Effectiveness of Various Filtration Media in Reducing Manganese Content (Mn) of Well Water Emy Nofa Santi; Dwi Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.359 KB)

Abstract

Keberadaan kandungan mangan (Mn) dalam air dapat menimbulkan keracunan kronis pada manusia dan menyebabkan keracunan lanjutan seperti lambat dalam berbicara. Selain menimbulkan keracunan juga dapat membuat kulit menjadi kusam dan membuat noda pada benda yang berwarna putih. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam untuk menurunkan kadar mangan (Mn) air sumur adalah dengan filtrasi. Filtrasi merupakan proses pemisahan padatan dengan cairan. Jenis penelitian ini adalah kajian literatur tentang masalah keefektifan berbagai media filtrasi dalam menurunkan kadar mangan (Mn) air sumur. Hasil kajian menunjukkan bahwa media filter yang dapat digunakan untuk menurunkan kadar Mn air sumur adalah karbon aktif dengan metode kombinasi tray aerator dan filtrasi dengan persentase penurunan 98,25 %. Filtrasi dengan pasir pantai Maromo dengan ketebalan 45 cm penurunan Mn sebesar 98,82 %. Filtrasi variasi resin-zeolit-karbon aktif penurunan Mn sebesar 98,90 %. Simpulan dari kajian ini, efektivitas penurunan kadar mangan (Mn) yang paling tinggi adalah penggunaan media paralel resin – zeolit – karbon aktif dengan efektivitas penurunan sebesar 98,90 %.
Studi Literatur Efektivitas Metode Bioremediasi Terhadap Penurunan Kromium Pada Air Limbah Penyamakan Kulit Inayah Khuzaimah; Dwi Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri penyamakan kulit merupakan industri yang mengolah kulit hewan menjadi suatu kerajinan, proses penyamakan kulit membutuhkan air dalam jumlah yang cukup besar sehingga menghasilkan limbah cair yang cukup besar, pada air limbah terdapat konsentrasi kromium, berbahaya jika dibuang ke lingkungan tanpa adanya pengolahan, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih lanjut untuk mencari mikroorganisme yang efektif untuk menurunkan kadar kromium tersebut. Tujuan dari studi literatur ini yaitu untuk menganalisis artikel terkait pengujian bioremediasi terhadap penurunan kadar kromium pada air limbah penyamakan kulit. Metode penelitian menggunakan desain studi literatur yang menggunakan database PubMed, Science Direct, dan Google Scholar, penelusuran artikel dimulai pada tahun terbit 2012 sampai tahun 2022, kata kunci menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yaitu penyamakan kulit, air limbah penyamakan kulit, bioremediasi, kromium, menggunakan kata hubung β€œAND”, kriteria inklusi pada pencarian yaitu variabel bebas kadar kromium pada air limbah penyamakan kulit, variabel terikat bioremediasi oleh mikroorganisme, dapat diakses secara full text, metode eksperimen, jurnal ber-ISSN atau terindeks SINTA maupun Scopus. Berdasarkan 6 jurnal yang telah dikaji, didapatkan 3 mikroorganisme berhasil menurunkan kadar kromium yaitu bakteri, jamur dan mikroalga. Mikroorganisme yang paling efektif untuk menurunkan kadar kromium adalah bakteri Marinobacter hydrocarbonoclasticus. Lama waktu penelitian adalah 5 hari dan penurunan kadar kromium secara aerob sebesar 49,25 mg/L (88%) sedangkan secara anaerob sebesar 49,35 mg/L (89%). Bioremediasi menjadi metode yang efektif dan ramah lingkungan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk mencegah pencemaran lingkungan akibat dari limbah penyamakan kulit.