Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

DESIGN, MODELLING DAN STRESS ANALYSIS PADA FRAME INCINERATOR DENGAN VARIASI BEBAN DARI SAMPAH ANORGANIK Praharsa, Rinaldi; Asroni, Asroni; Surono, Bambang
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.3008

Abstract

Alat Incinerator adalah tempat pembakaran sampah dengan temperature suhu yang tinggi dan terintegrasi dalam ruangan bakar yang tertutup serta terisolasi dengan baik [1]. Design alat incinerator bersistem wet scrubber ini bertujuan untuk mengurangi limbah sampah anorganik pada rumah tangga [2], serta mengurangi polusi asap pada saat proses pembakaran khususnya di wilayah Kota Metro, yang terletak di Provinsi Lampung sehingga ramah terhadap lingkungan. Salah satu faktor dalam pembuatan design, modelling diperlukan adanya komputer atau laptop yang memiliki spesifikasi tinggi, serta terpasang software aplikasi Autodesk Inventor Professional dan software SolidWorks, di beri perangkat tambahan seperti keyboard, mouse, cooling pad, dan alat cetak kertas agar memudahkan dalam pembuatan desain modeling. Berdasarkan uraian di atas penelitian akan memfokuskan design, modelling dan stress analysis pada frame incinerator dengan variasi beban dari sampah anorganik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui design modelling incinerator, serta jenis dan geomteri dari material frame yang akan digunakan, dan simulasi analisa tegangan, regangan, deformasi pada frame incinerator. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat design modelling menggunakan software Autodesk Inventor Professional dan simulasi analisa frame menggunakan software SolidWorks. Pengujian yang dilakukan dengan variasi beban pada frame yaitu beban dari alat incinerator, beban dari alat incinerator dengan kapasias sampah 250 kg dan beban dari alat incinerator dengan kapasitas sampah 500 kg. Dari design modelling incinerator memiliki dimensi (PxLxT) 276,87 x 90,2 x 193,5 cm, geometri frame 50 x 50 mm dengan tebal plat 5 mm, jenis material steel ASTM A36, dari hasil simulasi analisa tegangan, regangan dan deformasi pada frame incinerator dapat disimpulkan bahwa dengan berat ruang chamber, ruang burner dan wet scrubber diberi kapasitas sampah 500 kg maka frame yang digunakan masih di bawah tegangan ijin material, sehingga aman untuk digunakan.
Pengaruh Filter Proses Elektroplating Terhadap Hasil Kekasaran Permukaan, Biaya Oprasional dan Uji Pantul Cahaya Rae, Ade; asroni, asroni; wahyudi, tri cahyo
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 2 (2024): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i2.3778

Abstract

Elektroplating merupakan teknik pelapisan logam dengan memanfaatkan prinsip elektrolisis, di mana satu logam dilapisi dengan logam lain dalam larutan elektrolit mempergunakan arus listrik, serta menghasilkan lapisan yang lebih seragam, adhesi yang kuat, dan tampilan permukaan yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini Untuk mengetahui pengaruh filter terhadap hasil kekasaran permukaan, biaya oprasional serta nilai pantul cahaya pada proses elektroplating. Metode penelitian yang dipergunakan ialah metode eksperimental diamana,material dengan ukuran 70 mm x 35 mm x 3 mm dilakukan proses elektroplating selama 30 menit setelah itu dilakukan pengujian kekasaran permukaan, uji pantul cahaya serta mengitung biaya oprasional. Hasil dari pengaruh filter terhadap nilai kekasaran didapatkan nilai (Ra) 0,219 µm (filter digunakan) serta (non-filter) dengan nilai Ra 0,376 µm. Sedangkan biaya oprasional untuk sekali peroses pelapissan pada elektroplating yakni sebesar Rp 52.145. Nilai reflektansi cahaya terdapat korelasi positif antara kebersihan larutan elektrolit dan nilai reflektansi lapisan, di mana semakin bersih larutan elektrolit, semakin tinggi nilai reflektansinya
Analisis Pengaruh Suhu Terhadap Kuat Lekat Powder Coating Baja Astm A36 Pada Alat Incinerator Bramestyo, El Alan; wahyudi, tri cahyo; Asroni, Asroni Asroni; Thohirin, Muh Thohirin
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 1 (2025): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i1.4195

Abstract

Cat serbuk atau biasa disebut Powder  coating merupakan salah satu sistem pengecatan yang berkembang pesat pada saat ini, serta memotivasi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas dan harga yang memuaskan bagi masyarakat. Sistem Powder  coating tidak menggunakan bahan cair atau pengencer yang biasa dilakukan pada cat konvensional lainnya. Untuk mencapai daya rekat yang maksimal maka sebelum melakukan Powder  coating, bahan yang akan di cat dibersihkan dan diberikan beberapa media treatment tertentu.Tujuan dari penelitian yaitu Mengetahui hasil ketebalan cat pada Powder  Powder  coating baja ASTM A36 pada alat incinerator dan pengaruh variasi pada Powder  coating baja ASTM A36 pada alat incinerator.  Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membuat spesimen plat baja ukuran 10cm x 5cm dengan ketebalan 6mm. Pengujian dilakukan dengan mengecek ketebalan lapisan dan kuat lekat pada cat Powder  coating menggunakan alat uji thickness gauge dan pull-of test. variasi ketebalan cat 2 layer dan 4 layer. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa meningkatnya suhu pengovenan dapat menyebabkan melelehnya cat sehingga ketebalan dan kelekatan cat kurang baik
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Penguatan Kewirausahaan Guna Meningkatkan Perekonomian Keluarga Iwan Zulfikar; Sri Zanariyah; Asroni Asroni; Angga Firnandi; Oktiardi Naduta; Ravelina Oktavia
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7917

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini dilaksanakan di Desa Rejomulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, sebagai upaya mengatasi permasalahan utama masyarakat, yaitu keterbatasan pakan alternatif ikan dan ternak, rendahnya keterampilan manajemen pemasaran, serta minimnya pencatatan keuangan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan validasi penerapan teknologi, dengan fokus pada budidaya maggot sebagai pakan ikan, pembuatan pakan fermentasi untuk sapi dan kambing, strategi pemasaran produk lokal, serta pengelolaan keuangan rumah tangga. Kegiatan PMM di Desa Rejomulyo terbukti efektif, ditunjukkan dengan peningkatan signifikan pada budidaya maggot, pelatihan lanjutan, penggunaan mesin pencacah, dan praktik langsung. Manajemen pemasaran serta keuangan keluarga juga meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi awal. Program ini tidak hanya meningkatkan kemandirian pakan dan keterampilan usaha, tetapi juga mendorong penguatan daya saing produk lokal. Kesimpulannya, keberhasilan PkM ini menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Pengaruh temperatur elektrolit terhadap ketebalan dan kuat lekat baja karbon rendah pada proses elektroplating Asroni Asroni; Eko Budiyanto; Tri Cahyo Wahyudi; I Wayan Suarca
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 10 No 2 (2021): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v10i2.1755

Abstract

The development of industry as well as science and technology requires humans to fulfill various kinds of needs in their lives. One of them is the need for metal-based goods. Many objects around us, both in the automotive industry and in the steel-based industry for household purposes, etc., are given a metallic finish to protect and beautify the metal. The metal coating technique that is often used in the metal industry is electroplating. Electroplating comes from two words, namely electro and plating or electricity and coating that uses a deposition system. The purpose of this study was to determine the effect of electrolyte temperature on the thickness and adhesive strength of low carbon steel in the electroplating process. The cathode used is low carbon steel with dimensions of 70 mm x 25 mm x 20 mm, while the anode used is Nickel (Ni) and the bath for plating is 60 cm long, 30 cm depth, and 30 cm wide. Two anodes on the right and left side of the anode with an anode-cathode distance of 10 cm, and using an electric voltage of 7.5 Volts, and using variations in electrolyte temperature of 450C, 500C, 550C, 600C, 650C and room temperature. From the results of the study found the optimal thickness value with 0.021 mm at a temperature of 600C. Meanwhile, the optimal value for coating adhesive strength from electroplating research is 60℃ with a very high adhesive strength value of 26.53 MPa.
Pembuatan dan pengujian spot welding menggunakan travo daur ulang Tri Cahyo Wahyudi; Asroni Asroni; Bahtiar Abdul Rahman
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 11 No 1 (2022): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v11i1.2087

Abstract

Spot welding is very much needed for the home industry, but the expensive welding price and large welding power make spot welding less efficient for small industries. Therefore, spot welding with small power and easy-to-carry design is needed. Spot welding design process is carried out in stages, namely planning, explaining component functions, and testing variations in the welding time used. The method used is experimental by making and testing. The specimen used is a type 304 stainless steel plate with a thickness of 0.8 mm. selected stainless steel type 304 with a thickness of 0.8 mm using a lap joint, with variations in welding time of 10, 15, and 20 seconds, using a current of 550 Ampere. The test carried out is a shear test with the AWS D8.9-97 test standard, with the aim of this study to determine the optimization of spot welding equipment using a recycled transformer on the test results. From the results of the research that has been carried out, it can be concluded that in variations of electric current and welding time, the highest average shear stress value is found at 550 A electric current by welding for 10 seconds the average shear stress is 1,060,164 (N/mm²) and the lowest average shear stress at an electric current of 550 A welding for 20 seconds the average shear stress is 564.578 (N/mm²).
Analisa variasi temperatur terhadap nilai kekerasan aluminium pada proses squeeze casting Tri Cahyo Wahyudi; Asroni Asroni
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 11 No 2 (2022): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v11i2.2338

Abstract

Aluminum is a non-ferrous metal and has the advantages of light specific gravity, corrosion resistance. Aluminum can also be used in the manufacture of pistons, engine blocks, wheels, drums. Squezze casting is a casting process, where molten metal is poured and pressure is applied until the solidification process is complete. Using hydraulic pressure, this technique is able to improve the physical and mechanical properties, especially on aluminum base material. The research method uses the Squeeze Casting process with temperature variations of 300ºC, 400ºC, 500ºC, the pressure is 60 seconds,the pressure is 5 tons. Pressing time for 75 seconds and Vickers hardness test. The results of the highest hardness value are in specimens with a temperature of 500ºC, namely with a value of 60.2 HVN, and for the lowest hardness value are found in specimens with a temperature of 300ºC with a value of 48.9 HVN. As well as the results of the hardness test another is at a temperature of 400ºC to get a hardness value of 51.1 HVN. Based on the hardness test that has been carried out the most optimal hardness value is on a specimen with a temperature of 500ºC.
Analisa porositas alumunium alloy terhadap variasi temperatur pada proses squeeze casting semi solid Asroni Asroni; Tri Cahyo Wahyudi; Adek Tri Setiawan
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12 No 1 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i1.2587

Abstract

Direct squeeze casting is a process in which molten metal is cooled by applying pressure directly which aims to prevent gas porosity and shrinkage in a material. This process has the advantage of minimizing the occurrence of gas porosity and shrinkage, so there is no material disposal. The purpose of this study to determine the results of good porosity in aluminum Alloy materials with squeeze casting process. The research method is experimental by designing and making test samples of laboratory scale casting squeeze casting. The test was conducted with a variation of 300oC, 400oC, and 500oC pressure of 176 MPa, long pressing 75 seconds, holding time 9 minutes, the specimen was then tested to determine how the influence of mold temperature variations on the results of porosity and density. From the results of the study it can be concluded that the porosity defects of the casting are influenced by the given temperature variation and constant pressing. Many air cavities are trapped in the object product, the more porosity defects that will affect the resistance of the specimen, because the more the object product is solid or reduced porosity defects, the resistance of the specimen will increase. The smallest or good porosity value is shown by specimens with a temperature variation of 5000C which is 17.96%.
Analisis Eksperimental Performa Panel Surya 50 Wp menggunakan Solar tracker dual-axis dan Panel Tetap dengan Berbagai Sudut Kemiringan Nurlaila Rajabiah; Asroni; Tino Aldi Kusuma
J-Proteksion: Jurnal Kajian Ilmiah dan Teknologi Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2026): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v11i1.6051

Abstract

Kebutuhan energi dan isu lingkungan mendorong pemanfaatan energi surya, namun kinerjanya dipengaruhi posisi matahari dan sudut kemiringan, sementara studi komparatif masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis performa panel surya 50 Wp menggunakan solar tracker dual-axis dan panel tetap dengan berbagai sudut kemiringan berdasarkan parameter tegangan, arus, daya keluaran, energi listrik, dan efisiensi konversi energi. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan selama lima hari pengujian dengan pengukuran parameter listrik secara berkala pada kedua sistem. Efisiensi panel (µ) dihitung menggunakan persamaan µ=(P/(GxA))x100%, dengan (P) sebagai daya keluaran, (G) sebagai intensitas radiasi matahari yang diukur pada waktu yang sama, dan (A) sebagai luas permukaan panel surya monokristalin 50 Wp sebesar 0,27 m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya dengan solar tracker dual-axis menghasilkan daya rata-rata sebesar 9,46 W, lebih tinggi dibandingkan panel tetap sebesar 5,34 W. Efisiensi sistem solar tracker mencapai 3,79%, sedangkan panel tetap sebesar 1,90%, dengan peningkatan efisiensi sekitar 1,89%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan solar tracker dual-axis lebih efektif dalam meningkatkan performa dan efisiensi panel surya dibandingkan panel tetap dengan variasi sudut kemiringan, sehingga berpotensi mendukung pengembangan teknologi green energy secara berkelanjutan