Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

ANALISIS TREND POPULASI DAN PEMETAAN WILAYAH BASIS PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU DI KABUPATEN BREBES Halimah, Nur; Hidayat, Nunung Noor; Yuwono, Pambudi
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 6 No 2 (2024): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.angon.2024.6.2.p224-230

Abstract

NURHALIMAH, Analisis Trend Populasi dan Pemetaan Wilayah Basis Pengembangan Ternak Kerbau di Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 desember 2022 sampai 13 Juli 2023 di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dengan tujuan mengetahui dan menganalisis trend populasi ternak kerbau di Kabupaten Brebes selama 10 tahun terakhir dan mengetahui basis pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama. Data pendukung dapat menggunakan data primer dengan metode purposive sampling yaitu berdasarkan wilayah yang mempunyai indeks LQ>1. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana dan indeks LQ. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahun 2022 populasi ternak kerbau di Kabupaten Brebes mencapai 6.553 ekor dan populasi ternak ruminansia sebanyak 227.293 ekor. Hasil analisis trend dapat menghasilkan persamaan regresi Y=7964,3-79,933x. Hasil tersebut menunjukan bahwa populasi ternak kerbau dari tahun 2013 sampai dengan 2022 menunjukan trend yang negatif atau mengalami penurunan 80 ekor untuk setiap tahunnya. Kecamatan yang merupakan wilayah basis pengembangan ternak kerbau dengan kriteria LQ>1 antara lain Kecamatan Salem, Bantarkawung, Tonjong, Larangan, dan Songgom.
ANALISIS TREND JUMLAH PEMOTONGAN SAPI DAN HARGA DAGING SAPI DI KABUPATEN BANYUMAS Septian, Arman Bahar Dwi; Hidayat, Nunung Noor; Widiyanti, Rahayu
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 1 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Trend Jumlah Pemotongan Sapi dan Harga Daging Sapi di Kabupaten Banyumas” bertujuan untuk menganalisis trend jumlah pemotongan sapi dan harga sapi di Kabupaten Banyumas dan menganalisis hubungan antara jumlah pemotonan sapi dengan harga daging di Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan menggunakan data utama yaitu data sekunder, metode yang digunakan berupa dokumenter dari Dinas Perikanan dan Peternakan dan KEPOKMAS, data yang diambil yaitu 24 bulan terakhir (2023-2024). Lokasi Penelitian di wilayah Kabupaten Banyumas. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear dan korelasi. Hasil analisis didapatkan persamaan regresi jumlah pemotongan Y = 415.79 + 1.1204X dengan koefesien determinasi sebesar 0.0082 dan harga daging sapi Y = 132.286 + 641.99X dengan koefesien determinasi sebesar 0.3984. Hasil korelasi antara keduanya menunjukkan hubungan yang lemah dengan nilai korelasi Rxy = 0,3821. Menunjukkan tidak berhubungan nyata antara jumlah pemotongan dengan harga daging sapi
ANALISIS KEBUTUHAN MODAL USAHA TERNAK SAPI POTONG PERANAKAN ONGOLE (PO) KEBUMEN Rasyad, Fakhri Akmal; Hidayat, Nunung Noor; Wakhidati, Yusmi Nur
ANGON: Journal of Animal Science and Technology Vol 7 No 2 (2025): ANGON: Journal of Animal Science and Technology
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha peternakan sapi potong di pedesaan Indonesia sering menghadapi kendala pada modalnya terutama karena sifatnya masih tradisional dan turun temurun. Peternak belum memiliki informasi yang jelas tentang kebutuhan modal yang pasti. Tujuan penelitian ini adalah: (1). Mengetahui besarnya kebutuhan modal investasi dan modal kerja pada usaha ternak sapi potong di Kabupaten Kebumen.; (2). Mengetahui modal yang paling dibutuhkan dalam usaha ternak sapi potong di Kabupaten Kebumen.; (3). Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya modal investasi dan modal kerja pada usaha ternak sapi potong di Kabupaten Kebumen. Penelitian dilaksanakan dengan metode survei terhadap peternak sapi potong PO di Kabupaten Kebumen. Sampel wilayah diambil dengan metode purposive sampling yaitu memilih enam kecamatan dengan populasi sapi PO terbanyak, yaitu Kecamatan Buluspesantren, Puring, Ambal, Klirong, Mirit, dan Petanahan. Jumlah responden dipilih menggunakan kuota sampling, diperoleh 90 peternak. Variabel yang diteliti yaitu penerimaan dari usaha ternak, umur peternak, pendidikan peternak, jumlah ternak, dan pekerjaan utama peternak. Analisis data meliputi analisis deksriptif untuk mendeskripsikan modal dan analasis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh dari faktor-faktor yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Nilai rata-rata kebutuhan modal investasi peternak sapi potong PO di Kabupaten Kebumen yaitu sebesar Rp. 49.667.748 dan kebutuhan modal kerja yaitu sebesar Rp. 10.722.198.; 2). Modal yang paling dibutuhkan oleh peternak sapi potong PO di Kabupaten Kebumen adalah modal investasi untuk pembelian ternak indukan; 3). Modal investasi peternak sapi potong PO di Kabupaten Kebumen dipengaruhi signifikan oleh penerimaan (P<0,01), umur peternak (P<0,05), pendidikan peternak (P<0,05), dan jumlah ternak (P<0,01) sedangkan modal kerja peternak sapi potong PO di Kabupaten Kebumen dipengaruhi signifikan oleh penerimaan (P<0,01), dan jumlah ternak (P<0,01).