Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Karakteristik Spiritual Pegawai dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Lingkungan Universitas di Kota Palembang Muhammad Fathan Barkan Mubin; Maulana; Yulia Fitriani
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 7 No 01 (2025): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v7i01.102

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh karakteristik spiritual pegawai dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai di universitas-universitas di Kota Palembang. Kinerja pegawai sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi, terutama di lembaga pendidikan. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun karakteristik spiritual pegawai, seperti nilai-nilai, keyakinan, dan tujuan hidup yang terkait dengan agama, memiliki pengaruh positif terhadap kinerja, pengaruhnya tidak signifikan secara statistik. Di sisi lain, lingkungan kerja, yang mencakup kondisi fisik, hubungan sosial, dan dukungan organisasi, memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini menekankan bahwa meningkatkan lingkungan kerja—dengan memperbaiki fasilitas, membina hubungan positif, dan menciptakan atmosfer yang mendukung—dapat secara efektif meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan universitas
PERSEPSI ENTREPRENEURIAL LEADERSHIP TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN: STUDI KASUS PADA CNC LAUNDRY Deva Aulianda Permata; Chyntia Angelina Foedarsono; Clarissa Angela Viany; Yulia Fitriani
Jurnal Integritas Serasan Sekundang Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Integritas Serasan Sekundang
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah KabupatenMuara Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64987/jiss.v5i2.72

Abstract

Loyalitas merupakan hal yang sangat penting bagi keberlangsungan bisnis terutama loyalitas karyawan. Subjek dalam penelitian ini adalah pemilik dari CNC Laundry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi seorang entrepreneurial leader terhadap loyalitas karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, melalui wawancara dan studi literatur. Hasil analisis menunjukan bahwa gaya kepemimpinan kewirausahaan mempengaruhi persepsi pemimpin terhadap loyalitas karyawan. Seorang entrepreneurial leader mampu memperhatikan dan mengenal setiap karyawannya, mulai dari cara bekerja, kebutuhan karyawan, hingga cara berpikir karyawannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa seorang entrepreneurial leader selain dapat memiliki persepsi baik terhadap karyawannya, juga dapat menghasilkan karyawan yang loyal terhadap pimpinan atau atasannya. Kepemimpinan ini tidak hanya dibutuhkan dalam usaha laundry sebagaimana yang dibahas dalam penelitian ini, melainkan juga dibutuhkan dalam menjalankan berbagai usaha baik usaha jasa maupun non-jasa (produk). Agar dapat menjaga loyalitas karyawan, pemimpin diharapkan mampu menjaga kepemimpinannya dan meningkatkan hubungan kerja dengan karyawan.
Masalah Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Dewi Puspita Sari; Yulia Fitriani; Maysan Oktavia; Yuni Sasera
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v2i3.111

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa, yang dimulai pada saat terjadinya kematangan seksual. Remaja tidak mempunyai tempat yang jelas, yaitu bahwa mereka tidak termasuk golongan anak-anak tetapi tidak juga termasuk golongan dewasa.Memasuki masa remaja yang diawali dengan terjadinya kematangan seksual, maka remaja akan dihadapkan pada keadaan yang memerlukan penyesuaian untuk dapat menerima perubahan-perubahan yang terjadi. Dalam hal ini, kesehatan reproduksi sangat penting bagi remaja. Beberapa masalah kesehatan reproduksi remaja seperti aborsi, sex bebas, hiv/aids, sifilis, dan sindrom pra menstruasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui berbagai macam masalah kesehatan reproduksi pada remaja, faktor penyebab nya, dan bagaimana cara mengatasi nya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka. Hasil dari kajian ini didapatkan bahwa masa remaja merupakan periode penting di mana kesehatan reproduksi menjadi perhatian utama, yang dipengaruhi oleh faktor demografis, budaya dan lingkungan , psikologis, serta biologis. Adapun penanganan dalam masalah ini perlu pendekatan komprehensif, termasuk edukasi kesehatan reproduksi, pencegahan perilaku beresiko, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan sosial
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE TYPE GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 09 AIA JANIAH LOLO Yulia Fitriani; Esa Yulimarta; Desmaneni
Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia Vol. 1 No. 3 (2025): JPWI-NOVEMBER
Publisher : Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63879/jpwi.v1i3.118

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Salah satu solusi permasalahan tersebut menggunakan model cooperative type group investigation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana proses peningkatan hasil belajar pada pembelajaran IPAS dengan menggunakan model cooperative type group investigation di kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo, pada semester II tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, setiap siklus diadakan dua kali pertemuan. Setiap akhir pertemuan dilaksanakan tes tertulis dalam bentuk essay untuk melihat peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini berhasil dalam peningkatan hasil belajar IPAS siswa dan sejalan dengan proses pengamatan aktivitas guru siklus I dengan persentase 72% dan siklus II dengan persentase 91% terdapat peningkatan sebesar 19%. Hasil pengamatan aktivitas siswa siklus I dengan persentase 67% dan siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 23%. Hasil penelitian siklus I terdapat ketuntasan hasil belajar IPAS siswa dengan persentase71% dan pada siklus II dengan persentase 90% terdapat peningkatan sebesar 19%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type group investigation ini dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 09 Aia Janiah Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok.
Gender as a moderator in the relationship between interest in learning religion and religious discipline toward pesantren regulations Fitriani, Yulia; Sari, Wina Diana; Yulia Fitriani; Amilda
Psikis : Jurnal Psikologi Islami Vol 11 No 2 (2025): Vol. 11 No. 2 (2025): Psikis : Jurnal Psikologi Islami
Publisher : Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/psikis.v11i2.30504

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between religious learning interest and religious discipline of Islamic boarding school students in obeying Islamic boarding school regulations, by including gender as a moderator variable. A total of 127 Islamic boarding school students were selected through cluster random sampling technique. Data collection was conducted using two psychological instruments. Religious learning interest was measured using the Attitudes Toward Religion Scale (Wang et al., 2019) which consists of 10 items with two factors, namely Interest and Position, and has a Cronbach's alpha reliability between 0.75 and 0.85. Religious discipline was measured using the Measure of Islamic Religiousness (Raiya et al., 2018) which consists of 60 items on seven subscales covering three dimensions, with a Cronbach's alpha value above 0.70 indicating strong internal consistency. Moderated Regression Analysis (MRA) showed that interest in religious learning significantly influenced religious discipline (β = 0.68, p < 0.001), and gender moderated the relationship (ΔR² = 0.04, p < 0.05). The effect of this relationship was stronger for female students, indicating that they tend to have higher levels of religious discipline when their interest in religious learning is also high. MANOVA results confirmed a significant effect on seven discipline subscales, especially on prayer discipline and participation in Islamic boarding school activities (p < 0.001). These findings implied that pesantren-based educational strategies should consider gender-responsive approaches to foster religious discipline, particularly by enhancing learning interest through tailored pedagogical and mentoring methods.