Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENERAPAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR: TINJAUAN PUSTAKA SISTEMATIK Annisa Nur Azkia; Yurida Junaidah; Ani Fadhilah; Darwanto Darwanto
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 4 No 2 (2025): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v4i2.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media audiovisual dalam meningkatkan keterampilan berbahasa siswa sekolah dasar melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini dilakukan secara sistematis dengan menelusuri artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “audio visual”, “bahasa Indonesia”, dan “sekolah dasar”. Dari total 9.970 artikel yang terbit pada rentang tahun 2020–2025, dilakukan proses penyaringan dan uji kelayakan hingga diperoleh 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian 11 artikel melaporkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menyimak siswa, 6 artikel menunjukkan peningkatan keterampilan menyimak, dan 5 artikel terkait peningkatan kemampuan membaca dan menulis. Selain itu, media audiovisual juga terbukti meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, dan pemahaman siswa terhadap materi. Meski demikian, keterbatasan studi ini mencakup ruang lingkup geografis yang sempit, dominasi metode eksperimen tanpa studi longitudinal, serta kurangnya variasi konteks pendidikan. Implikasi praktis dari studi ini adalah perlunya pelatihan guru dan pengembangan bahan ajar berbasis audiovisual secara sistematis di sekolah dasar. Disarankan agar penelitian selanjutnya memperluas cakupan wilayah dan menggunakan pendekatan mixed methods untuk menghasilkan temuan yang lebih representatif dan aplikatif terhadap kebijakan pendidikan nasional.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Video Pembelajaran Terhadap Kemandirian Belajar Matematik Sania Zahra; Darwanto Darwanto
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4993

Abstract

Fakta bahwa kemandirian siswa dalam belajar matematika masih relatif rendah, dibuktikan dengan kurangnya inisiatif, ketergantungan yang besar pada guru, dan kurangnya akuntabilitas dalam menyelesaikan tugas, menjadi motivasi penelitian ini. Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) merupakan salah satu strategi pengajaran yang dianggap mampu meningkatkan kemandirian belajar, terutama jika disertai dengan film edukatif. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana kemandirian siswa dalam belajar matematika dipengaruhi oleh penggunaan pendekatan PBL dengan penggunaan video pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif, quasi-eksperimental, yaitu desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Anak Ratu Aji pada tahun ajaran 2025–2026. Kelas VIII-A berfungsi sebagai kelompok kontrol dan kelas VIII-B sebagai kelompok eksperimen dalam sampel. Nilai t_hitung = 2,925, yang lebih besar dari t_tabel = 1,670, dan nilai p-value sebesar 0,002, yang kurang dari 0,05, menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan PBL yang didukung oleh video pembelajaran memiliki dampak signifikan terhadap kemandirian belajar siswa. Hasil ini menyiratkan bahwa kemandirian siswa dalam belajar matematika dapat berhasil ditingkatkan dengan memasukkan video pendidikan ke dalam pendekatan pembelajaran berbasis masalah.
THE INFLUENCE OF THE OPEN-ENDED LEARNING MODEL ON CREATIVE THINKING ABILITY IN TERMS OF ADVERSITY QUOTIENT Darwanto Darwanto; Intan Nurmala
Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME) Vol 8, No 2 (2025): Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/hjrme.v8i2.3765

Abstract

Creative thinking ability is one of the essential skills that students must possess and is also a mandatory competence in accordance with educational objectives. The low level of creative thinking ability among Grade X students at MAN 2 Lampung Utara is one of the main concerns of this study. The aim of this research is to determine how students' creative thinking ability is influenced by the open-ended learning paradigm and Adversity Quotient (AQ), and to examine how the interaction between the learning model and AQ affects creative thinking ability. All Grade X students at MAN 2 Lampung Utara were involved as research subjects, with Class X-4 serving as the control group and Class X-5 as the experimental group, selected through cluster random sampling. An essay test consisting of four questions, validated both by experts and empirically, was used to measure creative thinking ability. The Adversity Response Profile (ARP) instrument, consisting of 30 items, was used to assess AQ. Two-way ANOVA was employed to evaluate the data. The conclusions drawn from the analysis are as follows: (1) students' creative thinking ability is significantly influenced by the use of the open-ended learning model; (2) students' creative thinking ability is significantly influenced by AQ; and (3) no interaction was found between the variables.
SINERGI GENERATIVE AI DAN GAMIFIKASI DALAM LITERASI DIGITAL: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW MODEL PEDAGOGI INOVATIF 2021-2025 Arisa Nur Anggraini; Intan Fadhilah Sahri; Hafidatul Sahiba; Darwanto Darwanto
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.941

Abstract

Transformasi pendidikan di era kecerdasan buatan menuntut model pedagogi yang mampu meningkatkan literasi digital secara berkelanjutan. Generative AI (GenAI) dan gamifikasi masing-masing telah terbukti efektif secara terpisah, namun sintesis komprehensif yang menghubungkan keduanya dalam konteks literasi digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi sinergi GenAI dan gamifikasi sebagai model pedagogi inovatif dalam memperkuat literasi digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis protokol PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Google Scholar dengan kata kunci "generative AI" AND "gamifikasi" AND "literasi digital" untuk publikasi tahun 2021–2025. Melalui tahap identifikasi, penyaringan, dan uji kelayakan, diperoleh 7 artikel final yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran telah berevolusi dari sekadar alat bantu administratif menjadi mitra kognitif (AI-Empowered) yang memungkinkan personalisasi pembelajaran secara dinamis, dengan model Project-Based Learning yang dipadukan elemen gamifikasi terbukti paling efektif meningkatkan keterlibatan dan retensi pengetahuan siswa. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi penguatan kurikulum literasi AI yang etis bagi pendidik dan pembuat kebijakan, khususnya dalam membekali guru mengelola personalisasi pembelajaran secara bertanggung jawab serta mengadopsi PBL berbasis gamifikasi sebagai model pedagogis unggulan. Sinergi ini juga memperluas cakupan literasi digital ke arah literasi sains dan kewarganegaraan digital, meski masih diiringi tantangan kerentanan moral pada Generasi Z dan kesenjangan akses antarwilayah urban-rural. Penelitian ini merekomendasikan studi longitudinal untuk mengukur dampak jangka panjang GenAI terhadap kemampuan berpikir kritis siswa.
IMPLEMENTATION OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENTS' LEARNING INTEREST Dila Hana Isromi; Darwanto Darwanto
Jurnal Numeracy Vol 12 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v12i2.3403

Abstract

his research was conducted at MTs Negeri 2 North Lampung in class VIII 2. which was conducted on July 21, 2025-July 31, 2025. The type of research used was Classroom Action Research (CAR) which was conducted in 2 cycles, each cycle consisting of 4 stages: (1) Planning, (2) Implementation, (3) Observation, and (4) Reflection. Data collection can be done through three steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the classical completeness of students' interests in Cycle I reached 82%, increasing by 7% in Cycle II to 89%. Student learning outcomes in the cognitive domain of Cycle I classical completeness reached 73%, increasing by 1% in Cycle II to 74%. Thus, it can be concluded that the application of the Discovery Learning learning model can increase the learning interest of class VIII 2 students at MTs Negeri 2 North Lampung.
PENGARUH LATIHAN PUSH UP TERHADAP DAYA TAHAN OTOT LENGAN PADA SISWA PROGRAM KEAHLIAN TATA BOGA SMK NEGERI 1 ABUNG SELATAN Putri Dea Pelangi; Adinda Siti Arafah; Putri Destawati; Darwanto
JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT Vol. 3 No. 2 (2026): September
Publisher : KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jirs.v3i2.12185

Abstract

Arm muscular endurance is one of the physical fitness components that plays an important role in supporting the practical activities of Culinary Arts students, particularly in tasks that involve lifting kitchen equipment, stirring dough, and standing for extended periods in the production area. This study aims to examine the influence of push-up training on arm muscular endurance among Culinary Arts students at SMK Negeri 1 Abung Selatan, while also exploring its relationship with general physical endurance capacity as represented by a running test. The study employed a quantitative descriptive-correlational approach involving 30 students (15 male and 15 female) who were assessed through a one-minute push-up test and a three-minute running test. Data were analyzed descriptively and tested for association using Pearson's correlation coefficient. The results show that the average push-up capacity was 21.6 repetitions per minute, with male students (mean 25.7) consistently achieving a higher number of repetitions than female students (mean 17.5). A moderate positive correlation was also found between push-up capacity and running distance (r = 0.55), indicating that arm muscular endurance contributes to broader physical work capacity. Drawing on the principles of overload, physiological adaptation, and specificity of training, these findings reinforce the argument that structured and sustained push-up training has the potential to improve arm muscular endurance among vocational high school students, thereby supporting their physical readiness for Culinary Arts practice. This study recommends integrating arm-strengthening exercises into physical education and extracurricular programs at SMK Negeri 1 Abung Selatan.