Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Hasil Belajar Matematika di SMPN 2 Mataram Yusnia Alfiani; Junaidi Junaidi; Maksud Maksud
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3861

Abstract

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran penting dalam perkembangan berpikir logis dan sistematis peserta didik. Namun, dalam praktiknya, banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep matematika, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mempengaruhi hasil belajar matematika peserta didik kelas 8 di SMPN 2 Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menggunakan model Kemmis dan MC Taggart yang dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan datanya adalah melalui observasi dan tes hasil belajar. Hasil pra siklus menunjukkan dari 42 peserta didik hanya 20 yang memperoleh nilai di atas KKM dengan persentase . Pada siklus I mengalami peningkatan sebesar  dimana 28 peserta didik mendapat nilai di atas KKM dengan persentase  dan pada siklus II meningkat sebesar , dimana persentase peserta didik mendapat nilai di atas KKM adalah . Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berhasil meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik pada materi lingkaran di kelas VIII F SMPN 2 Mataram.
Etnofisiologi Pertuq sebagai Pengobatan Tradisional Upaya untuk Mewujudkan Good Health and Well-being di Lombok Timur Yunisa Suriani; Ahmad Izzatul Ukhro; Junaidi Junaidi; Zohriani Zohriani; Anindita SHM Kusuma
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4376

Abstract

This study examines the ethnophysiological basis of the Pertuq practice as a form of traditional healing still actively practiced by the people of Sakra District, East Java. Pertuq is performed to treat a condition known as ketemuq, a disorder believed to originate from the influence of ancestral spirits. The study used a qualitative approach with an ethnophysiological design through direct observation, in-depth interviews with Pertuq practitioners, community leaders, and individuals who have undergone the ritual, and instrument review. Thematic analysis shows that the Pertuq practice proceeds through structured stages, including symptom identification, determination of spiritual disorders, pulling the hair at the crown of the head nine times, reciting the intention, saying bismillah (bismillah), Surah Al-Fatihah, reciting the name of the penemuq, and a closing prayer. This practice reflects the Sakra community's understanding of the body as a physical, emotional, and spiritual unity. Physiologically, the sensations that arise during the ritual are related to the activation of the autonomic nervous system in response to stress. Psychologically, Pertuq provides calm, reduces anxiety, and strengthens the patient's faith through culturally based healing mechanisms. The research confirms that Pertuq plays a role as a traditional health strategy that helps maintain physical and mental balance and complements modern medical treatment in supporting good health and well-being.
Concept Image Siswa dalam Materi Barisan dan Deret pada Pembelajaran Berdiferensiasi Dita Oktavihari; Junaidi Junaidi; Gilang Primajati; M. Gunawan Supiarmo; Eka Kurniawan; Alvano Tugas Hendrawan
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 7 No 4 (2025): Desember
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v7i4.11044

Abstract

This study aims to describe students' concept images on sequences and series in differentiated learning and to examine the concept image gap between students, teachers, and mathematicians. This study used a qualitative approach with a didactic design and a hermeneutic phenomenology method. The research subjects included students, teachers, and mathematicians, who were selected purposively. Data were collected through learning observations, questionnaires, and in-depth interviews, and then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion-drawing techniques. The results showed that students' conceptual images of sequences and series were dominated by intuitive, visual, and procedural understandings. Students were able to recognize real-world patterns and contexts, but tended to rely on repeated addition or multiplication rather than using formal definitions and symbolic formulas. In geometric sequences and series, a concept image conflict was found due to students' difficulty in understanding exponential growth patterns. Although differentiated learning provides space for diverse student learning styles, the results show that this approach does not fully guarantee the formation of a complete formal conceptual understanding. Therefore, strengthening conceptual scaffolding is needed so that students' concept images are more aligned with the correct concept definition. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan concept image siswa pada materi barisan dan deret dalam pembelajaran berdiferensiasi serta mengkaji kesenjangan concept image antara siswa, guru, dan matematikawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain didaktis dan metode fenomenologi hermeneutik. Subjek penelitian meliputi siswa, guru, dan matematikawan, yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pembelajaran, kuesioner, serta wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa concept image siswa pada materi barisan dan deret didominasi oleh pemahaman intuitif, visual, dan prosedural. Siswa mampu mengenali pola dan konteks nyata, namun cenderung mengandalkan penjumlahan atau perkalian berulang dibandingkan penggunaan definisi formal dan rumus simbolik. Pada barisan dan deret geometri, ditemukan conflict concept image akibat kesulitan siswa dalam memahami pola pertumbuhan eksponensial. Meskipun pembelajaran berdiferensiasi memberikan ruang bagi keberagaman cara belajar siswa, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini belum sepenuhnya menjamin terbentuknya pemahaman konseptual formal yang utuh. Oleh karena itu, diperlukan penguatan scaffolding konseptual agar concept image siswa lebih selaras dengan concept definition yang benar.
Efektivitas Problem Based Learning Berbantuan Photomath Terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa SMP Ni Putu Diva Nitiputri; Junaidi Junaidi; Sri Subarinah
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.11704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Photomath terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Praya Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain posttest only control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas. Kelas VIII.3 ditetapkan sebagai kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran menggunakan PBL tanpa Photomath. Kelas VIII.4 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan PBL berbantuan Photomath. Setiap kelas terdiri dari 35 siswa. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes prestasi belajar (posttest), serta didukung observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa yang menggunakan PBL berbantuan Photomath lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan PBL tanpa bantuan Photomath, yaitu  dan rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakan PBL berbantuan Photomath lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan PBL tanpa bantuan Photomath yaitu . Uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi dan prestasi belajar dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa PBL berbantuan Photomath efektif terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Photomath terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Praya Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental) melalui desain posttest only control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas. Kelas VIII.3 ditetapkan sebagai kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran menggunakan PBL tanpa Photomath. Kelas VIII.4 ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran menggunakan PBL berbantuan Photomath. Setiap kelas terdiri dari 35 siswa. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar dan tes prestasi belajar (posttest), serta didukung observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata motivasi belajar siswa yang menggunakan PBL berbantuan Photomath lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan PBL tanpa bantuan Photomath, yaitu  dan rata-rata prestasi belajar siswa yang menggunakan PBL berbantuan Photomath lebih tinggi dibandingkan siswa yang menggunakan PBL tanpa bantuan Photomath yaitu . Uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi dan prestasi belajar dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar . Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa PBL berbantuan Photomath efektif terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Terintegrasi Teknologi dan Budaya Berorientasi Pemahaman Konsep Gabungan dan Irisan Himpunan Ulfa Lu'luilmaknun; Junaidi Junaidi; Gilang Primajati; Eka Kurniawan; Dita Oktavihari; Putri Surya
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12572

Abstract

Students' low level of mathematical conceptual understanding remains one of the major challenges in mathematics education, leading to difficulties in solving mathematical problems accurately. One effort to address this issue is to develop learning media that integrate digital technology with local cultural contexts, thereby creating more meaningful learning experiences. This study aimed to develop an ethnomathematics-based interactive learning media that meets the criteria of validity and practicality. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the Four-D (4D) development model, consisting of the define, design, develop, and disseminate stages. However, the research was limited to the develop stage, which involved validation by media experts and subject matter experts, as well as practicality assessment by practitioners. The research instruments included media expert validation sheets, material expert validation sheets, and practitioner response questionnaires. The data were analyzed quantitatively using descriptive statistics in the form of mean scores and feasibility percentages. The findings indicate that the developed ethnomathematics-based interactive learning media achieved valid criteria based on expert evaluations and practical criteria based on practitioners' assessments. Therefore, the developed media can serve as an alternative mathematics learning resource to support students' conceptual understanding.
Kepraktisan Worksheet Statistika berbasis Model Problem Based Learning berdasarkan Respon Guru Nilza Humaira Salsabila; Sripatmi Sripatmi; Junaidi Junaidi; Nourma Pramestie Wulandari; Ulfa Lu'luilmaknun; Winda Hafifa
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepraktisan worksheet statistika berbasis Problem Based Learning (PBL) berorientasi pada kemampuan numerasi berdasarkan respon guru SMP. Penelitian merupakan bagian dari penelitian pengembangan yang berfokus pada tahap uji kepraktisan produk. Subjek penelitian terdiri atas delapan guru matematika SMP yang memberikan penilaian terhadap worksheet menggunakan angket respon guru. Instrumen penelitian berupa angket dengan 25 butir pernyataan menggunakan skala Likert empat tingkat yang mencakup aspek tampilan, penyajian materi, penerapan Problem Based Learning, pengembangan kemampuan numerasi, dan kemudahan penggunaan. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan skor rata-rata dan diklasifikasikan berdasarkan kategori kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa worksheet memperoleh skor rata-rata sebesar 81,33 dari skor maksimum 100 dengan kategori sangat praktis. Guru menilai bahwa worksheet mudah digunakan, memiliki penyajian yang sistematis, mendukung penerapan pembelajaran berbasis masalah, serta berpotensi membantu mengembangkan kemampuan numerasi peserta didik. Beberapa masukan yang diberikan guru berkaitan dengan penyempurnaan materi, aktivitas penemuan konsep, dan peningkatan kualitas tampilan. Dengan demikian, worksheet yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran statistika di SMP.
Inovasi Pembelajaran Numerasi Melalui Pelatihan Augmented Reality Berbasis Assemblr EDU Bagi Guru Matematika Dwi Novitasari; Sudi Prayitno; Amrullah Amrullah; Junaidi Junaidi; Deni Hamdani; M Khoirul Hafizin
Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rengganis.v6i1.1206

Abstract

Numeracy is a fundamental competency that should be developed through innovative mathematics learning. However, the use of digital technology by teachers to support numeracy learning remains limited. This community service program aimed to enhance the competencies of junior high school mathematics teachers in West Lombok Regency in developing and implementing numeracy learning through Augmented Reality (AR) using Assemblr EDU. The program involved 20 mathematics teachers who are members of the Mathematics Teachers Association (MGMP) of West Lombok Regency through training, media development practice, mentoring, and evaluation. The evaluation results showed that participants were able to independently develop AR-based learning media. A total of 95% of participants stated that the training materials met their needs, improved their skills in utilizing educational technology, and helped visualize abstract mathematical concepts in a more concrete and engaging way. In addition, 90% of participants expressed satisfaction with the implementation of the program. This activity contributed to strengthening teachers’ digital competencies and supporting the implementation of more innovative and interactive numeracy learning.
Desain E-LKPD Berbasis Concept Image Siswa pada Materi Barisan dan Deret Dita Oktavihari; Junaidi Junaidi; Gilang Primajati; M. Gunawan Supiarmo; Eka Kurniawan
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v6i2.1329

Abstract

This study aims to develop a concept image-based E-LKPD on sequences and series using the ADDIE model.This development research was carried out up to the Development stage, which includes Analysis, Design,and Development. In the analysis stage, learning needs were identified through concept image tests,interviews, and documentation studies. The results of the analysis showed that students still had difficultyin understanding the concepts of sequences and series in depth, differentiating the concepts of sequences andseries, and connecting various mathematical representations. Based on these needs, an E-LKPD was designedthat included problem-oriented activities, pattern exploration, concept construction, concept reflection, andcontextual application. In the development stage, the E-LKPD prototype was compiled and validated bymaterial experts and media experts to assess the feasibility of content, presentation, language, andappearance. The validation results showed that the developed E-LKPD met the valid criteria and was suitablefor use as a supporting teaching material for mathematics learning. The concept image-based E-LKPD isexpected to help students build a better conceptual understanding of sequences and series through theintegration of visual, verbal, numeric, and symbolic representations.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Berbantuan PPT Interaktif terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Ratna Dwi Aryani; Baidowi Baidowi; Junaidi Junaidi; Nani Kurniati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.2043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) berbantuan powerpoint interaktif terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanasaba. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan bentuk Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Wanasaba yang berjumlah 225 siswa, sampel terdiri dari kelas VII G sebagai kelas kontrol sebanyak 26 siswa dan kelas VII H sebagai kelas eksperimen sebanyak 27 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal posttest untuk mengukur hasil belajar matematika siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) dan uji hipotesis (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa posttest hasil belajar matematika siswa berdistribusi normal dan varian datanya homogen. Hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) berbantuan powerpoint interaktif terhadap hasil belajar matematika siswa VII SMPN 1 Wanasaba Tahun Ajaran 2023/2024.