Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Modul Kewirausahaan Berbasis Project Based Learning (PjBL) Untuk Meningkatkan Minat Berwirausaha Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Pritandhari, Meyta; Sandi, Galuh; Rusman, Tedi; Winatha, I Komang
urn:nbn:de:0000-jips.v5i28
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul kewirausahaan berbasis proyek yang mendorong minat mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung untuk berwirausaha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE. (Analysis, Design, Develop, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dibuat telah memenuhi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Modul ini disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang diintegrasikan dengan metode pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Dengan hadirnya modul ini diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk berwirausaha dan memberikan pengalaman langsung dalam mengelola proyek kewirausahaan.Kata kunci: Kewirausahaan, Minat Berwirausaha, Project Based LearningDoi: https://doi.org/10.23960/JIPS/v5i2.89-95
Peran Biaya Tetap dan Biaya Variabel dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi Galuh Sandi; Syifa Hesti Pratiwi; Rieke Nindita Sari; Tazki Alfikri; Selvidar Armalia; Intan Ruliana; Dela Novita
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6619

Abstract

Keputusan ekonomi yang diambil oleh perusahaan tidak terlepas dari peran struktur biaya, terutama biaya tetap dan biaya variabel. Pemahaman yang baik terhadap kedua jenis biaya tersebut menjadi landasan penting bagi manajemen dalam menyusun kebijakan produksi, menetapkan harga jual, serta merencanakan perolehan laba. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana biaya tetap dan biaya variabel berkontribusi dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai jurnal nasional maupun internasional yang berkaitan dengan akuntansi biaya dan keputusan manajerial. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa biaya tetap memiliki peranan dalam menentukan perencanaan jangka panjang dan kapasitas usaha, sementara biaya variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan operasional jangka pendek, seperti penentuan tingkat produksi dan pengendalian biaya. Analisis yang terintegrasi antara biaya tetap dan biaya variabel membantu manajemen dalam meningkatkan ketepatan perencanaan, mengurangi potensi kerugian, serta mendorong efisiensi dan peningkatan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, pemahaman yang menyeluruh mengenai biaya tetap dan biaya variabel menjadi faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan ekonomi yang efektif dan berkelanjutan.
Studi Literatur: Pengendalian Bahan Baku dan Biaya Tenaga Kerja terhadap Efisiensi Biaya Produksi Galuh Sandi; Rahma Noviyana; Dia Ravikasari; Ranum Sri Rahayu; Andani Tanemu
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6679

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran pengendalian biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung terhadap efisiensi biaya produksi pada perusahaan manufaktur melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu, baik nasional maupun internasional, yang relevan dengan topik pengendalian biaya produksi. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa pengendalian biaya bahan baku yang efektif melalui perencanaan kebutuhan bahan, penetapan standar biaya, pengawasan persediaan, serta pemanfaatan teknologi informasi mampu menekan pemborosan dan menurunkan biaya produksi per unit. Sementara itu, pengendalian biaya tenaga kerja langsung yang berfokus pada peningkatan produktivitas, pengaturan jam kerja, sistem insentif, dan penerapan prinsip lean manufacturing terbukti berkontribusi signifikan terhadap efisiensi biaya produksi. Studi ini juga menegaskan bahwa integrasi teknik manajemen biaya modern, seperti standard costing, activity-based costing, dan target costing, dengan sistem akuntansi biaya yang memadai dapat meningkatkan efektivitas pengendalian biaya secara menyeluruh. Dengan demikian, pengendalian biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung merupakan elemen strategis dalam manajemen biaya yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi dan keberlanjutan perusahaan manufaktur.
DAMPAK TRANSFORMASI DIGITAL DAN AI TERHADAP PRAKTIK AKUNTANSI BIAYA DI PERUSAHAAN INDONESIA Galuh Sandi; Zulfaa Salsabillah; Qonita Nurul Izzah; Nela Amelia; Fajriyatur Rohmah; Adea Aprilia; Irenius Juni Nugroho
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i3.6750

Abstract

Transformasi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah lanskap praktik akuntansi biaya secara fundamental. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai dampaknya dalam konteks Indonesia masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak transformasi digital dan AI terhadap praktik akuntansi biaya di perusahaan Indonesia, yang meliputi pengaruhnya terhadap akurasi dan efisiensi, perubahan peran dan kompetensi akuntan biaya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR) dengan menganalisis 14 artikel jurnal yang dipublikasikan pada periode 2024–2025 dan relevan dengan transformasi digital, AI, serta praktik akuntansi biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital dan AI memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan akurasi dan efisiensi praktik akuntansi biaya melalui otomasi proses, analisis prediktif, dan pelaporan real-time. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya pergeseran peran akuntan biaya, dari sekadar pencatat data menjadi strategic business partner, dengan kompetensi baru yang mencakup data analytics, interpretasi teknologi, dan strategic thinking. Faktor-faktor kritis keberhasilan implementasi meliputi kesiapan infrastruktur teknologi, kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi yang mendukung inovasi, serta manajemen risiko yang efektif. Meskipun demikian, masih terdapat tantangan berupa kesenjangan keterampilan (skill gap), resistensi terhadap perubahan, serta ketidaksesuaian antara ketersediaan teknologi dan kemampuan implementasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis melalui integrasi Technology Acceptance Model (TAM) dengan Cost Accounting Theory dalam konteks penerapan AI, serta kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis bagi perusahaan, profesi akuntan, lembaga pendidikan, dan regulator dalam menghadapi transformasi digital pada praktik akuntansi biaya.
Job Order Costing dalam Era Digital: Tinjauan Konseptual dan Tantangan Implementasi Galuh Sandi; Catur Febriyan; Yesi Novia Pitriani; Annisa Luthfiyyah; Marista Febria Safutri; Khoirun Nisa; Rizka Mufidah; Diah Arum Sari Nawang Ulan
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/aq5f5r39

Abstract

Job Order Costing (JOC) merupakan metode penentuan biaya produksi yang digunakan untuk menghitung harga pokok berdasarkan pesanan secara spesifik. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep Job Order Costing dalam era digital serta menganalisis tantangan implementasinya berdasarkan tinjauan berbagai penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa JOC sangat relevan diterapkan pada perusahaan dengan karakteristik produksi berbasis pesanan atau produk tidak standar, seperti digital printing, konveksi, manufaktur komponen, sablon, dan industri meubel. Penerapan JOC memungkinkan pencatatan biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik secara lebih rinci sehingga menghasilkan perhitungan harga pokok produksi (HPP) yang lebih akurat. Perkembangan teknologi informasi, khususnya sistem berbasis web, terbukti meningkatkan efektivitas JOC melalui otomatisasi perhitungan, pengurangan kesalahan input, integrasi data biaya, serta penyediaan laporan yang cepat dan informatif. Namun demikian, berbagai penelitian juga menemukan bahwa banyak perusahaan belum menerapkan JOC secara optimal, terutama dalam pengklasifikasian dan pengalokasian biaya overhead seperti penyusutan mesin, listrik produksi, dan biaya pemeliharaan. Ketidaklengkapan pencatatan biaya tersebut menyebabkan HPP yang dihasilkan lebih rendah dari biaya produksi sebenarnya dan berdampak pada ketidaktepatan penetapan harga jual serta laba perusahaan. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa digitalisasi Job Order Costing mampu meningkatkan akurasi perhitungan biaya, memperkuat pengendalian biaya, dan mendukung pengambilan keputusan manajerial, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan teknologi dan kompetensi sumber daya manusia.
Studi literatur: Peran Akuntansi Biaya dalam Mendukung Sustainability dan Pengurangan Limbah Produksi Galuh Sandi; Yogi Rohani; Igha Mawardhani; Adella Putri Rizkia; Nur Ayu Dila
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zze6ha79

Abstract

Akuntansi biaya lingkungan merupakan instrumen penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis di tengah meningkatnya tuntutan perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap dampak lingkungan dari aktivitas operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual peran akuntansi biaya lingkungan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah yang relevan dengan topik akuntansi biaya lingkungan dan keberlanjutan bisnis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi biaya lingkungan memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan mengendalikan biaya-biaya lingkungan secara lebih sistematis, seperti biaya pencegahan pencemaran, pengelolaan limbah, dan pemulihan lingkungan. Informasi biaya lingkungan tersebut berperan penting dalam mendukung pengambilan keputusan strategis, meningkatkan efisiensi operasional, mengelola risiko lingkungan, serta mendorong inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Selain itu, akuntansi biaya lingkungan juga memperkuat akuntabilitas perusahaan kepada pemangku kepentingan melalui transparansi informasi biaya lingkungan. Dengan demikian, akuntansi biaya lingkungan tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan biaya, tetapi juga sebagai bagian integral dari strategi bisnis berkelanjutan yang mendukung keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.